<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Menyelami Action-based Training</title>
	<link>http://strategimanajemen.net/2007/07/27/menyelami-action-based-training/</link>
	<description>Sajian renyah tentang management skills + business strategy</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 10:25:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: Bagus</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/07/27/menyelami-action-based-training/#comment-1040</link>
		<author>Bagus</author>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 09:11:42 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/07/27/menyelami-action-based-training/#comment-1040</guid>
		<description>Bp Yodia Bgm caranya saya bisa bergabung dg blog ini via subscribe, stlh sy coba sesuai dengan petunjuk ko ga bsa2, terus disruh type huruf sandi,trus terang sy sangat respect n apreciate dg topik2 yg disajikan, triam kasih sebelumnya atas infonya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bp Yodia Bgm caranya saya bisa bergabung dg blog ini via subscribe, stlh sy coba sesuai dengan petunjuk ko ga bsa2, terus disruh type huruf sandi,trus terang sy sangat respect n apreciate dg topik2 yg disajikan, triam kasih sebelumnya atas infonya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yodhia Antariksa</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/07/27/menyelami-action-based-training/#comment-693</link>
		<author>Yodhia Antariksa</author>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 03:20:21 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/07/27/menyelami-action-based-training/#comment-693</guid>
		<description># Michael, inisiatif yang Anda lakukan itu sangat bagus. Ya, kita memang harus juga mengedukasi klien untuk lebih tekun dalam melakoni proses training ini. 

JAdi ndak hanya memakai metode  "hit and run approach" saja -- bikin training, setelah itu ya sudah....ndak ada tindak lanjutnya sama sekali.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p># Michael, inisiatif yang Anda lakukan itu sangat bagus. Ya, kita memang harus juga mengedukasi klien untuk lebih tekun dalam melakoni proses training ini. </p>
<p>JAdi ndak hanya memakai metode  &#8220;hit and run approach&#8221; saja &#8212; bikin training, setelah itu ya sudah&#8230;.ndak ada tindak lanjutnya sama sekali.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Michael Antony</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/07/27/menyelami-action-based-training/#comment-690</link>
		<author>Michael Antony</author>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 01:56:12 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/07/27/menyelami-action-based-training/#comment-690</guid>
		<description>Saya juga setuju sekali dengan action based training dan tentunya dengan pengukuran efektifitas training yang dapat dipertanggungjawawabkan. Perusahaan kami juga sudah melakukannya sejak awal kami terjun ke dunia training, namun kenyataan di lapangan banyak klien yang justru tidak siap ketika kita sodori kontrak sampai dengan monitoring selama sekian waktu dengan alasan keterbatasan anggaran. Kemudian hal lain yang kami temuia di lapangan banyak juga klien yang tidak dapat mengikuti proses pengukuran efektifitas training dan monitoring. Contoh yang pernah kami temui adalah ketika pre test fase 0 kami jalankan (2 minggu - 1 bulan sebelum training) yang seharusnya hasilnya dikirim pada kami paling tidak 1 minggu sebelum training ternyata banyak juga yang malah sampai saat pelaksanaan training belum di buat, padahal saat mulai pelaksanaan training harusnya masuk ke pre test fase 1 yang bertujuan mengukur base line peserta yang valid dengan membanding kan hasil fase 0 dan fase 1. Juga saat post test , yang bisa di kerjakan peserta hanya saat akhir training saja (fase 2). Ketika kami hendak melakukan monitoring dan post test fase 3 yang dilaksanakan 2 minggu - 1 bulan setelah training dengan tujuan melihat seberapa jauh penyerapan peserta akan materi training dan implementasinya di dalam pekerjaannya dengan cara membandingkan post test fase 2 dengan fase 4, ternyata juga tidak semua klien dapat melaksanakannya. Padahal ini kita dedikasikan agar investasi yang dikeluarkan klien tidak sia sia (gone with the wind). Bahkan sekalipun monitoring tersebut saya tawarkan gratis tanpa biaya tambahan, banyak klien yang ngga siap.

Namun begitu, kami tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi klien dengan cara melakukan edukasi pada klien akan pentingnya pengukuran efektifitas dan monitoring sebab training harus selalu dipandang sebagai investasi dan setiap investasi harus menghasilkan revenue.

Salam Sukses

Michael Antony Ugiono
http://amphibious75.multiply.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya juga setuju sekali dengan action based training dan tentunya dengan pengukuran efektifitas training yang dapat dipertanggungjawawabkan. Perusahaan kami juga sudah melakukannya sejak awal kami terjun ke dunia training, namun kenyataan di lapangan banyak klien yang justru tidak siap ketika kita sodori kontrak sampai dengan monitoring selama sekian waktu dengan alasan keterbatasan anggaran. Kemudian hal lain yang kami temuia di lapangan banyak juga klien yang tidak dapat mengikuti proses pengukuran efektifitas training dan monitoring. Contoh yang pernah kami temui adalah ketika pre test fase 0 kami jalankan (2 minggu - 1 bulan sebelum training) yang seharusnya hasilnya dikirim pada kami paling tidak 1 minggu sebelum training ternyata banyak juga yang malah sampai saat pelaksanaan training belum di buat, padahal saat mulai pelaksanaan training harusnya masuk ke pre test fase 1 yang bertujuan mengukur base line peserta yang valid dengan membanding kan hasil fase 0 dan fase 1. Juga saat post test , yang bisa di kerjakan peserta hanya saat akhir training saja (fase 2). Ketika kami hendak melakukan monitoring dan post test fase 3 yang dilaksanakan 2 minggu - 1 bulan setelah training dengan tujuan melihat seberapa jauh penyerapan peserta akan materi training dan implementasinya di dalam pekerjaannya dengan cara membandingkan post test fase 2 dengan fase 4, ternyata juga tidak semua klien dapat melaksanakannya. Padahal ini kita dedikasikan agar investasi yang dikeluarkan klien tidak sia sia (gone with the wind). Bahkan sekalipun monitoring tersebut saya tawarkan gratis tanpa biaya tambahan, banyak klien yang ngga siap.</p>
<p>Namun begitu, kami tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi klien dengan cara melakukan edukasi pada klien akan pentingnya pengukuran efektifitas dan monitoring sebab training harus selalu dipandang sebagai investasi dan setiap investasi harus menghasilkan revenue.</p>
<p>Salam Sukses</p>
<p>Michael Antony Ugiono<br />
<a href="http://amphibious75.multiply.com" rel="nofollow">http://amphibious75.multiply.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yodhia</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/07/27/menyelami-action-based-training/#comment-43</link>
		<author>Yodhia</author>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2007 07:07:44 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/07/27/menyelami-action-based-training/#comment-43</guid>
		<description>Wah bagus sekali pengalaman Mas Iwan. Mungkin suatu saat Mas Iwan perlu sharing dengan para praktisi SDM mengenai pengalamannya menerapkan semacam action-based training. Sebab, menurut pengamatan saya, praktek action-based ini tampaknya masih jarang dilakukan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah bagus sekali pengalaman Mas Iwan. Mungkin suatu saat Mas Iwan perlu sharing dengan para praktisi SDM mengenai pengalamannya menerapkan semacam action-based training. Sebab, menurut pengamatan saya, praktek action-based ini tampaknya masih jarang dilakukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iwan</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/07/27/menyelami-action-based-training/#comment-42</link>
		<author>Iwan</author>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2007 04:50:54 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/07/27/menyelami-action-based-training/#comment-42</guid>
		<description>&lt;p&gt;Salah satu mengapa bisnis kami terus progress adalah melaksanakan action based training, kami menyebutnya post course. ada tiga tahapan dalam pelaksanaan training; pre course-course-post course. kami sudah 14 tahun melakukan hal tersebut, jadi bukanlah hal baru, tentunya bagi kami. kami setuju dengan action based training, karena itu-lah yang seharusnya menjadi tindak lanjut setelah training. &lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu mengapa bisnis kami terus progress adalah melaksanakan action based training, kami menyebutnya post course. ada tiga tahapan dalam pelaksanaan training; pre course-course-post course. kami sudah 14 tahun melakukan hal tersebut, jadi bukanlah hal baru, tentunya bagi kami. kami setuju dengan action based training, karena itu-lah yang seharusnya menjadi tindak lanjut setelah training. </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
