<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Dampak Training : Gone With the Wind?</title>
	<link>http://strategimanajemen.net/2007/08/17/dampak-training-gone-with-the-wind/</link>
	<description>Sajian renyah tentang management skills + business strategy</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 00:03:24 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: Didi Kurniadinata</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/08/17/dampak-training-gone-with-the-wind/#comment-1410</link>
		<author>Didi Kurniadinata</author>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 01:23:26 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/08/17/dampak-training-gone-with-the-wind/#comment-1410</guid>
		<description>Saya kira saat ini yang sering dilupakan adlah level 4 dari evaluasi, padahal justru ini yang paling penting karena merupakan outcome dari suatu proses. level 2 dan 3 baru sebatas input dan output. So, mencari model evaluasi level ke 4 menjadi sangat penting. apakah menggunakan model 360 performance review untuk perilaku atau mengukur dampak dari kegiatan peserta di kantornya yang memerlukan perangkat pengukuran yang biasanya sulit diukur karena banyak faktor yang mempengaruhi pengukuran (bias dari hal-hal lain). 
Kesan yang timbul yang berjangka panjang dan juga respek terhadap trainer berjangka lama mungkin bisa menjadi salah satu unsur keberhasilan dari outcome atau inoput belaka? perlu kita cari jawaban sama-sama. bravo. good article</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya kira saat ini yang sering dilupakan adlah level 4 dari evaluasi, padahal justru ini yang paling penting karena merupakan outcome dari suatu proses. level 2 dan 3 baru sebatas input dan output. So, mencari model evaluasi level ke 4 menjadi sangat penting. apakah menggunakan model 360 performance review untuk perilaku atau mengukur dampak dari kegiatan peserta di kantornya yang memerlukan perangkat pengukuran yang biasanya sulit diukur karena banyak faktor yang mempengaruhi pengukuran (bias dari hal-hal lain).<br />
Kesan yang timbul yang berjangka panjang dan juga respek terhadap trainer berjangka lama mungkin bisa menjadi salah satu unsur keberhasilan dari outcome atau inoput belaka? perlu kita cari jawaban sama-sama. bravo. good article</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: strategi + manajemen &#187; Blog Archive &#187; Seberapa Efektif Training ESQ dan Sejenisnya?</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/08/17/dampak-training-gone-with-the-wind/#comment-685</link>
		<author>strategi + manajemen &#187; Blog Archive &#187; Seberapa Efektif Training ESQ dan Sejenisnya?</author>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2008 18:20:38 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/08/17/dampak-training-gone-with-the-wind/#comment-685</guid>
		<description>[...] Dalam buku ini, secara runtut kedua penulis menyajikan lima tahapan pengukuran efektivitas training: mulai dari tahap pengukuran kepuasan peserta training, tahapan implementasi materi training hingga tahapan untuk mengukur dampak pelatihan terhadap kinerja bisnis perusahaan. (Penjelasan mengenai pengujukuran lima level efektivitas training pernah saya ulas secara rinci disini). [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[&#8230;] Dalam buku ini, secara runtut kedua penulis menyajikan lima tahapan pengukuran efektivitas training: mulai dari tahap pengukuran kepuasan peserta training, tahapan implementasi materi training hingga tahapan untuk mengukur dampak pelatihan terhadap kinerja bisnis perusahaan. (Penjelasan mengenai pengujukuran lima level efektivitas training pernah saya ulas secara rinci disini). [&#8230;]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yodhia Antariksa</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/08/17/dampak-training-gone-with-the-wind/#comment-377</link>
		<author>Yodhia Antariksa</author>
		<pubDate>Fri, 14 Dec 2007 01:16:40 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/08/17/dampak-training-gone-with-the-wind/#comment-377</guid>
		<description>Saya pikir metode level 2 dan terutama leve 3 bisa diaplikasikan untuk mengukur perubahan pola pikir, sikap dan perilaku peserta. Caranya adalah dengan membandingkan apakah ada perubahan pola perilaku peserta antara sebelum dan sesudah training. (sesudah disini periodenya bisa 3, 6 dan 12 bulan setelah training). 
Kriteria perbandingannya mesti dijabarkan dalam sejumlah indikator perilaku yang konkrit dan observable.

Metode perbandingannya kemudian bisa dilakukan melalui asesmen formal, atau melalui observasi langsung dari atasan/rekan kerja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pikir metode level 2 dan terutama leve 3 bisa diaplikasikan untuk mengukur perubahan pola pikir, sikap dan perilaku peserta. Caranya adalah dengan membandingkan apakah ada perubahan pola perilaku peserta antara sebelum dan sesudah training. (sesudah disini periodenya bisa 3, 6 dan 12 bulan setelah training).<br />
Kriteria perbandingannya mesti dijabarkan dalam sejumlah indikator perilaku yang konkrit dan observable.</p>
<p>Metode perbandingannya kemudian bisa dilakukan melalui asesmen formal, atau melalui observasi langsung dari atasan/rekan kerja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Husin</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/08/17/dampak-training-gone-with-the-wind/#comment-372</link>
		<author>Husin</author>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 01:52:39 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/08/17/dampak-training-gone-with-the-wind/#comment-372</guid>
		<description>Gimana teknik evaluasi yang bisa digunakan untuk mengukur motivational training (training- training motivasi) terutama aspek pola berfikir dan sikap para audience/ team yang ditraining?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Gimana teknik evaluasi yang bisa digunakan untuk mengukur motivational training (training- training motivasi) terutama aspek pola berfikir dan sikap para audience/ team yang ditraining?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
