spiderweb.jpgPada hari Jumat dan Sabtu (9 – 10 November) kemarin, saya diundang oleh HRD Club untuk mengisi workshop dengan tema HR Scorecard. HRD Club sendiri adalah perkumpulan para praktisi SDM yang telah berdiri sejak tahun 1992 dan diasuh oleh PQM – sebuah lembaga konsultan manajemen mutu dan manajemen SDM. Acaranya diselenggarakan di Lembah Hijau, Puncak dan berlangsung dua hari, dimana pada hari pertama diisi dengan workshop di kelas dan kemudian dilanjutkan dengan acara outdoor activity for fun and refreshment (foto-foto yang ditampilkan disini adalah gambaran kegiatan outdoor yang kami lakukan). Terdapat 32 peserta para praktisi manajemen SDM dari beragam perusahaan yang mewakili aneka industri seperti elektronik, farmasi, perkebunan, IT, dan televisi. Lalu, bagaimana liputan isi dan acaranya?

Pada hari pertama saya menampilkan presentasi tentang HR Scorecard. Dalam materi ini saya mencoba menjelaskan mengenai bagaimana proses mendesain HR Sorecard. HR Scorecard sendiri dapat diartikan sebagai serangkaian sasaran strategis bidang HR yang dipetakan dalam empat perspektif kunci, yakni perspektif keuangan, pelanggan, proses, dan people development (empat perspektif ini mengacu pada pendekatan balanced scorecard yang dikembangkan oleh Kaplan dan Norton). Masing-masing sasaran strategis dalam empat perspektif itu kemudian juga mesti disertai dengan key performance indicators yang relevan dan terukur.

Proses penyusunan HR scorecard sendiri mesti diawali dengan review terhadap strategi bisnis perusahaan (strategi ini biasanya ditampilkan dalam bentuk dokumen corporate strategic planning, atau jika perusahaan tersebut telah memakai balanced scorecard, maka dokumen itu tertampil dalam bentuk corporate performance scorecard). Review terhadap strategi bisnis ini perlu dilakukan agar terdapat alignment (keselarasan) antara strategi perusahaan dengan strategi divisi/departemen SDM. Dari review ini, kita akan dapat melihat apa yang perlu dilakukan oleh departemen SDM untuk memberikan kontribusi terhadap pencapaiaan strategi perusahaan. Juga, tindakan strategis apa yang mesti diusung oleh departemen SDM untuk mampu memberikan real value added bagi kinerja perusahaan.

Setelah melakukan review terhadap strategi bisnis perusahaan, maka langkah berikutnya adalah melakukan asesmen terhadap proses-proses kunci dalam departemen SDM. Dari asesmen ini, pihak pengelola departemen SDM dapat melihat apa-apa saja yang masih terus disempurnakan berkaitan dengan fungsi utamanya. Dari sini, pihak pengelola juga dapat menyusun inisiatif-inisiatif strategi apa yang perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu dan kinerja SDM secara keseluruhan.

Hasil dari review terhadap strategis bisnis, dan juga hasil asemen atas proses kunci departemen SDM selanjutnya mesti digunakan sebagai dasar penyusunan sasaran-sasaran strategis yang akan dipetakan dalam HR Scorecard. Demikianlah, setelah sejumlah sasaran strategis terpetakan dalam empat perspektif, maka setiap sasaran ini kemudian mesti juga dirumuskan KPI-nya.

Dalam acara workshop tersebut, saya juga memberikan sesi skill practice. Dalam sesi ini tiap kelompok peserta diminta menyusun HR scorecard secara lengkap – yang mencakup perumusan sasaran strategis HR untuk empat perspektif dan disertai dengan KPI yang relevan. Dalam acara workshop ini saya juga memberikan katalog KPI untuk berbagai fungsi – baik untuk fungsi HR, GA, finance, marketing, production, IT, dan lain-lain.

tiarap.jpg

river.jpg

web.jpgPada hari kedua, acara dilanjutkan dengan outdoor activity for fun and refreshment. Seperti yang terekam dalam foto, segenap peserta diajak untuk melakukan berbagai aktivitas outdoor games seperti spider web, traffic jam, donuts, dan lain-lain. Disela rutinitas dan beban pekerjaan yang seolah datang tanpa henti, kegiatan outdoor semacam ini rasanya memang dibutuhkan untuk membawa nuansa kesegaran serta keriangan. Dan memang, semua peserta terlihat mengikuti acara ini dengan penuh antusias, diselingi dengan gelak tawa, spirit keakraban, dan yel-yel kebersamaan. Hidup rasanya memang tidak melulu harus berpikir serius..…..sesekali kita juga perlu berteriak tanpa beban, tertawa penuh keriangan….sambil berseru : yeeeeahhh. Fun dan asyik bangeeetz !!

Note : Jika Anda ingin mendapatkan file powerpoint presentation mengenai management skills, strategy, marketing dan HR management, silakan datang KESINI.