<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: PortalHR.com : Sebuah Oase Ditengah Keringnya Informasi Online Bermutu</title>
	<link>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/</link>
	<description>Sajian renyah tentang management skills + business strategy</description>
	<pubDate>Thu, 17 May 2012 11:29:09 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3</generator>
		<item>
		<title>By: JSatriadi</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-1050</link>
		<dc:creator>JSatriadi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 07:37:51 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-1050</guid>
		<description>Menurut saya kenapa tulisan-tulisan yang bagus tidak Mas temukan di Website mereka :
1. Menulis butuh keahlian khusus yang belum merek kuasai, lho tapi kan ada juga diantara mereka yang memiliki Jurnal yang masih untuk intern mereka saja..
2. Belum Internet Mindet, INternet masih untuk mencari-cari informasi terbaru lalu mereka rangkum dan selanjutnya mereka sampaikan di depan mahasiswa mereka seolah-olah itu gagasan/ide baru yang mereka cetuskan.
3. Tidak ada waktu, karena kesibukan mengajar di beberapa tempat sehingga waktu habis di Offline.
4. Tidak mau berbagi ilmu biar tetap dianggap diatas Menara Gading, yang makin lama makin bertambah banyak retakannya dan lama-lama ambruk.
5. Kalo banyak materi yang di Online-kan siapa lagi yang mau daftar ke situ Mas, entar yang daftar cuma mau ambil ijasah saja dong.
Itu aja pendapat dari saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya kenapa tulisan-tulisan yang bagus tidak Mas temukan di Website mereka :<br />
1. Menulis butuh keahlian khusus yang belum merek kuasai, lho tapi kan ada juga diantara mereka yang memiliki Jurnal yang masih untuk intern mereka saja..<br />
2. Belum Internet Mindet, INternet masih untuk mencari-cari informasi terbaru lalu mereka rangkum dan selanjutnya mereka sampaikan di depan mahasiswa mereka seolah-olah itu gagasan/ide baru yang mereka cetuskan.<br />
3. Tidak ada waktu, karena kesibukan mengajar di beberapa tempat sehingga waktu habis di Offline.<br />
4. Tidak mau berbagi ilmu biar tetap dianggap diatas Menara Gading, yang makin lama makin bertambah banyak retakannya dan lama-lama ambruk.<br />
5. Kalo banyak materi yang di Online-kan siapa lagi yang mau daftar ke situ Mas, entar yang daftar cuma mau ambil ijasah saja dong.<br />
Itu aja pendapat dari saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yadi</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-481</link>
		<dc:creator>yadi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 06:33:13 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-481</guid>
		<description>@ # Yodhia Antariksaon 29 Nov 2007 at 4:00 pm

Mas Yodhia saya kira masalah para dosen yang berhubungan dengan IT ialah "Believe in what they are teaching". Kalau tidak percaya akan apa yang terjadi di luar sana (about IT) akhirnya cuman jadi penerus/corong informasi saja, bukannya aktif paling nggak coba bikin sesuatu yang IT-minded sehingga mahasiswa bisa lihat contoh real case(panutan). 

Untuk PortalHR saya kira masih belum bisa dibandingkan dengan website HR dari luar sana. Isinya masih datar, paling-paling mengutip trend dari luar. Tapi sebagai permulaan menurut saya mereka cukup bagus. At least they set up the bar untuk calon website HR yang lain.

"Happy New Year 2008", keep your spirit high to get what you wish.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ # Yodhia Antariksaon 29 Nov 2007 at 4:00 pm</p>
<p>Mas Yodhia saya kira masalah para dosen yang berhubungan dengan IT ialah &#8220;Believe in what they are teaching&#8221;. Kalau tidak percaya akan apa yang terjadi di luar sana (about IT) akhirnya cuman jadi penerus/corong informasi saja, bukannya aktif paling nggak coba bikin sesuatu yang IT-minded sehingga mahasiswa bisa lihat contoh real case(panutan). </p>
<p>Untuk PortalHR saya kira masih belum bisa dibandingkan dengan website HR dari luar sana. Isinya masih datar, paling-paling mengutip trend dari luar. Tapi sebagai permulaan menurut saya mereka cukup bagus. At least they set up the bar untuk calon website HR yang lain.</p>
<p>&#8220;Happy New Year 2008&#8243;, keep your spirit high to get what you wish.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Reqiya</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-412</link>
		<dc:creator>Reqiya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Dec 2007 16:34:20 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-412</guid>
		<description>Ada juga sih guru manajemen kita yang punya blog yaitu Tuan Hermawan Kertajaya, tapi sepertinya rubrik komentar tidak dikelolanya langsung; buktinya saya 2 kali kasih komentar malah ngga dimuat-muat( sensor?)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada juga sih guru manajemen kita yang punya blog yaitu Tuan Hermawan Kertajaya, tapi sepertinya rubrik komentar tidak dikelolanya langsung; buktinya saya 2 kali kasih komentar malah ngga dimuat-muat( sensor?)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mukhlis Maralewa</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-375</link>
		<dc:creator>Mukhlis Maralewa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 23:13:39 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-375</guid>
		<description>Menurut saya benar sekali apa yang dikatakan mas Yodia di atas. Bahwa, kita akui atau tidak, kita memang miskin dalam hal "menciptakan tradisi ilmiah" seperti membaca, berdiskusi dan menulis. Mengapa? karena kultur pendidikan yang terbangun saat ini tidak memberi ruang untuk itu atau belum memberi "tekanan" ke arah itu. Yang terjadi adalah kecenderungan "take for granted" terhadap teori yang dipelajari. Padahal, ilmu itu lahir karena adanya proses penggalian secara terus menerus termasuk "mempertanyakan" relevansi ilmu tersebut dengan masalah yang ada dalam konteks realita. Karena umumya dari situlah teori-teori baru lahir.

Saya saat ini sedang kuliah SI ekonomi. Disini saya diajak untuk menjadi pecundang, disini saya diajari bagaimana hanya sekedar mendapatkan nilai bagus tanpa diimbangi dengan kapasitas intelektual, dengan segala cara yang tidak seharusnya seperti "ncontek, plagiat, bersikap manis terhadap dosen, tidak banyak bertanya, dsb. Sekali lagi sistem pendidikan saat ini yang menciptakan itu, dan aktornya adalah tentu saja dosen. Dengan kata lain, ia (dosen dan sistem yang ia buat) tidak saja gagal membuat saya cerdas tapi telah berhasil membuah saya bodoh.

Mungkin, titik balik dalam hidup saya adalah ketika saya secara kebetulan menemukan website HBS (Harvard business School). Saat itu saya belum bisa bahasa Inggris, tapi beberapa kalimat yang saya temukan telah berhasil memompa semangat saya. Saya tertarik ketika saya membaca frase seperti "intellectual capacity, long-life learning, capacity building, intellectual capital, human power dan sebagainya. Bagi saya kata-kata seperti itu punya efek magis yang sangat kuat dan tidak akan pernah saya temukan di website MM-UI, Prasetya Mulya, IPPM, MM-UGM ataupuan MM-Binus sampai 10 tahun yang akan datang. Disana juga saya menemukan konsep-konsep baru manajemen, keuangan dsb. 

Githcu dech</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya benar sekali apa yang dikatakan mas Yodia di atas. Bahwa, kita akui atau tidak, kita memang miskin dalam hal &#8220;menciptakan tradisi ilmiah&#8221; seperti membaca, berdiskusi dan menulis. Mengapa? karena kultur pendidikan yang terbangun saat ini tidak memberi ruang untuk itu atau belum memberi &#8220;tekanan&#8221; ke arah itu. Yang terjadi adalah kecenderungan &#8220;take for granted&#8221; terhadap teori yang dipelajari. Padahal, ilmu itu lahir karena adanya proses penggalian secara terus menerus termasuk &#8220;mempertanyakan&#8221; relevansi ilmu tersebut dengan masalah yang ada dalam konteks realita. Karena umumya dari situlah teori-teori baru lahir.</p>
<p>Saya saat ini sedang kuliah SI ekonomi. Disini saya diajak untuk menjadi pecundang, disini saya diajari bagaimana hanya sekedar mendapatkan nilai bagus tanpa diimbangi dengan kapasitas intelektual, dengan segala cara yang tidak seharusnya seperti &#8220;ncontek, plagiat, bersikap manis terhadap dosen, tidak banyak bertanya, dsb. Sekali lagi sistem pendidikan saat ini yang menciptakan itu, dan aktornya adalah tentu saja dosen. Dengan kata lain, ia (dosen dan sistem yang ia buat) tidak saja gagal membuat saya cerdas tapi telah berhasil membuah saya bodoh.</p>
<p>Mungkin, titik balik dalam hidup saya adalah ketika saya secara kebetulan menemukan website HBS (Harvard business School). Saat itu saya belum bisa bahasa Inggris, tapi beberapa kalimat yang saya temukan telah berhasil memompa semangat saya. Saya tertarik ketika saya membaca frase seperti &#8220;intellectual capacity, long-life learning, capacity building, intellectual capital, human power dan sebagainya. Bagi saya kata-kata seperti itu punya efek magis yang sangat kuat dan tidak akan pernah saya temukan di website MM-UI, Prasetya Mulya, IPPM, MM-UGM ataupuan MM-Binus sampai 10 tahun yang akan datang. Disana juga saya menemukan konsep-konsep baru manajemen, keuangan dsb. </p>
<p>Githcu dech</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bey</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-318</link>
		<dc:creator>Bey</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 13:24:10 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-318</guid>
		<description>Kritikan yang baik mas.
Menurut saya, mengapa para pakar kita belum banyak yang memanfaatkan internet, bukan semata-mata kurangnya visi the power of web, tapi lebih luas lagi, yaitu lemahnya kesadaran akan the power of communication. Bukan begitu mas ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kritikan yang baik mas.<br />
Menurut saya, mengapa para pakar kita belum banyak yang memanfaatkan internet, bukan semata-mata kurangnya visi the power of web, tapi lebih luas lagi, yaitu lemahnya kesadaran akan the power of communication. Bukan begitu mas ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rezki</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-316</link>
		<dc:creator>Rezki</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 15:07:19 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-316</guid>
		<description>Inilah manfaat kebebasan informasi, kita bisa belajar apa saja...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Inilah manfaat kebebasan informasi, kita bisa belajar apa saja&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pandawatiga</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-315</link>
		<dc:creator>Pandawatiga</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 15:01:38 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/11/29/portalhrcom-sebuah-oase-ditengah-keringnya-informasi-online-bermutu/#comment-315</guid>
		<description>Mas Yod
PortalHR ini memang "TeOpe"-lah,banyak memberikan "darah baru" bagi "pampire2 HR Junior" yang haus akan informasi dan perkembangan dunia  kes-sdm-an dengan banyaknya  praktisi2 sdm dengan exp yang segudang bergabung dalam portalHr ini membagikan pengalaman, memberikan advise-nya dll. Ayo ... senior2 kita yang lain yang sudah lama berkecimpung didunia HR bisa gabung dan membagikan ilmunya pada kami2 yang muda2. 

Saya rasa Blog-nya mas Yodia juga bagus sekali, informatif dan update. 

Selam dan sukses mas yodia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Yod<br />
PortalHR ini memang &#8220;TeOpe&#8221;-lah,banyak memberikan &#8220;darah baru&#8221; bagi &#8220;pampire2 HR Junior&#8221; yang haus akan informasi dan perkembangan dunia  kes-sdm-an dengan banyaknya  praktisi2 sdm dengan exp yang segudang bergabung dalam portalHr ini membagikan pengalaman, memberikan advise-nya dll. Ayo &#8230; senior2 kita yang lain yang sudah lama berkecimpung didunia HR bisa gabung dan membagikan ilmunya pada kami2 yang muda2. </p>
<p>Saya rasa Blog-nya mas Yodia juga bagus sekali, informatif dan update. </p>
<p>Selam dan sukses mas yodia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

