<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Grand Livina dan Kisah Revolusi Manajemen di Nissan</title>
	<link>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/</link>
	<description>Sajian renyah tentang management skills + business strategy</description>
	<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 14:58:16 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: aatblog</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-5957</link>
		<author>aatblog</author>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 09:34:42 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-5957</guid>
		<description>very very very nice and inspiring article,...

izin untuk dipublish di blog saya ya mas,..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>very very very nice and inspiring article,&#8230;</p>
<p>izin untuk dipublish di blog saya ya mas,..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: song seung heon</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-5440</link>
		<author>song seung heon</author>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 09:23:27 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-5440</guid>
		<description>hi, saya suka dengan gaya tulisan anda,...kesannya ringan tapi sangat berbobot,..love it,...keep up the good work ya, ^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hi, saya suka dengan gaya tulisan anda,&#8230;kesannya ringan tapi sangat berbobot,..love it,&#8230;keep up the good work ya, ^_^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Berapa Besar Gaji Anda untuk Bisa Hidup dengan Layak? &#124; strategi + manajemen</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-2337</link>
		<author>Berapa Besar Gaji Anda untuk Bisa Hidup dengan Layak? &#124; strategi + manajemen</author>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 17:22:14 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-2337</guid>
		<description>[...] uang yang mesti kita keluarkan untuk mobil bagi keluarga muda seperti Avanza, Toyota Rush, atau Nissan Grand Livina). Jika Anda membelinya dengan kredit (65 % masyarakat kita membeli mobil dengan kredit) serta dalam [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[&#8230;] uang yang mesti kita keluarkan untuk mobil bagi keluarga muda seperti Avanza, Toyota Rush, atau Nissan Grand Livina). Jika Anda membelinya dengan kredit (65 % masyarakat kita membeli mobil dengan kredit) serta dalam [&#8230;]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MAKKY Gresik</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-2157</link>
		<author>MAKKY Gresik</author>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 15:47:33 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-2157</guid>
		<description>to goro..
avanza-xenia murah bukan soal utama, banyak mob murah sekelas bahkan dibawah av-xe yg gak sukses (bayangin tuk merek laen), sukses av-xe sekali lagi karena jaringan dan ketersediaan spare-part yang semakin mudah/luas, toyota sudah luas ditambahlagi daihatsu tuambah luas ya gak ?? dan no 2 desain, soal murah bisa jadi no 3 atou 4...
Sekarang coba tanya/cari bagaimana penjualan livina xr seimbangkah dengan G-Livina??, 
Coba tawarin LIvina xr sekond ke pembeli di daerah terpencil misalnya Kota PONOROGO, orang kota PONOROGO pasti mikir, kalo punya Livina XR masak nyervis aja ke Semarang/Surabaya jauh amat...
lain dengan AV-XE bisa lihat lalu-lalangnya di kota-kota kecil semcam PONOROGO...

Dibalik sukses karena kejelian TOYOTA membidik pasar dengan ngeluarin avanza-xenia, ada sisi buruk yakni konsumen terpaksa terima avanza-xenia dengan banyak kekurangannya, tapi hati tetap lega tidak perlu repot nyervis jauh-jauh dari kediamannya. lalu... livina xr..???? 1/2../1/2....1/2... !!tapi tetap masih kalah bagus dg 1/2..1/2..nya avanza-xenia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>to goro..<br />
avanza-xenia murah bukan soal utama, banyak mob murah sekelas bahkan dibawah av-xe yg gak sukses (bayangin tuk merek laen), sukses av-xe sekali lagi karena jaringan dan ketersediaan spare-part yang semakin mudah/luas, toyota sudah luas ditambahlagi daihatsu tuambah luas ya gak ?? dan no 2 desain, soal murah bisa jadi no 3 atou 4&#8230;<br />
Sekarang coba tanya/cari bagaimana penjualan livina xr seimbangkah dengan G-Livina??,<br />
Coba tawarin LIvina xr sekond ke pembeli di daerah terpencil misalnya Kota PONOROGO, orang kota PONOROGO pasti mikir, kalo punya Livina XR masak nyervis aja ke Semarang/Surabaya jauh amat&#8230;<br />
lain dengan AV-XE bisa lihat lalu-lalangnya di kota-kota kecil semcam PONOROGO&#8230;</p>
<p>Dibalik sukses karena kejelian TOYOTA membidik pasar dengan ngeluarin avanza-xenia, ada sisi buruk yakni konsumen terpaksa terima avanza-xenia dengan banyak kekurangannya, tapi hati tetap lega tidak perlu repot nyervis jauh-jauh dari kediamannya. lalu&#8230; livina xr..???? 1/2../1/2&#8230;.1/2&#8230; !!tapi tetap masih kalah bagus dg 1/2..1/2..nya avanza-xenia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: goro</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-2153</link>
		<author>goro</author>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 04:51:00 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-2153</guid>
		<description>to makky gresik:
innova &#38; avanza kelemahan toyota?? engga banget deh, secara di kelas bawah avanza-xenia merajai pasar, bagi mereka yg pengen toyota kijang baru (innova) cuman ga cukup duit, maka pilihan jatuhnya ke avanza...

sekarang grand livina dimaksudkan untuk mukul innova secara telak (dan memang terbukti ampuh), nah untuk mukul avanza apa?
itulah adanya livina xr...

jadi baik strategi toyota dengan adanya innova-avanza dan diikuti oleh nissan dengan grand livina-livina xr, maka sebetulnya ini adalah kejelian mereka dalam melihat pangsa pasar indonesia... di mata saya, ini bukanlah kelemahan atau bukti mereka setengah hati, justru ini merupakan kelebihan mereka dalam melihat pasar/peluang dan berhasil memanfaatkannya dengan baik sesuai dengan kondisi fakta riil yg ada di sini...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>to makky gresik:<br />
innova &amp; avanza kelemahan toyota?? engga banget deh, secara di kelas bawah avanza-xenia merajai pasar, bagi mereka yg pengen toyota kijang baru (innova) cuman ga cukup duit, maka pilihan jatuhnya ke avanza&#8230;</p>
<p>sekarang grand livina dimaksudkan untuk mukul innova secara telak (dan memang terbukti ampuh), nah untuk mukul avanza apa?<br />
itulah adanya livina xr&#8230;</p>
<p>jadi baik strategi toyota dengan adanya innova-avanza dan diikuti oleh nissan dengan grand livina-livina xr, maka sebetulnya ini adalah kejelian mereka dalam melihat pangsa pasar indonesia&#8230; di mata saya, ini bukanlah kelemahan atau bukti mereka setengah hati, justru ini merupakan kelebihan mereka dalam melihat pasar/peluang dan berhasil memanfaatkannya dengan baik sesuai dengan kondisi fakta riil yg ada di sini&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MAKKY Gresik</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-1897</link>
		<author>MAKKY Gresik</author>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 14:32:30 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-1897</guid>
		<description>saya agak heran dan mikir lagi nich, renault denagn Charles Ghosn orang 'luar' ngotot minta jadi CEO perusahaan jepang 'Nissan' walaupun sahamnya bukan mayoritas cuma 37 %, pertanyaan muncul apa orang jepang sangat sedikit yang mumpuni seperti orang-orang di toyota dan honda, kalau saya jadi charles ghosn maka muncul dibenak saya orang-orang Nissan itu sebenarnnya tidak kalah dibandingkan orang-orang Toyota atau honda toh teknologi mereka juga teknologi jepang semua komponen spare part mereka juga teknologi jepang dari denso, mitsui, dst.. jepang semua. sama seperti toyota dan honda, dan lagi orang (perusahaan) jepang itu patriotismenya tinggi sekali, sangat mustahil di Nissan orang-orangnya ketinggalan, Nah.. dugaan saya Nissan itu di jepang 'sengaja' di nomor sekiankan no 4 atau 10 lah, harus dikorbankan untuk tujuan kepentingan nasional jepang ( dengan memenangkan toyota dan honda) biar persaingan lebih sehat yang mengarah pada keuntungan nasional jepang. Nah inilah yang menjadikan Renault gerah syarat mutlak biar keluar 'kemelut lingkaran maut patriotisme jepang' Nissan harus pasang CEO dari orang-orangnya Renault. viva renault... tapi hati-hati formasi TOYOTA-HONDA-NISSAN persaingan menjadi tidak sehat ini merugikan Jepang dan antek-anteknya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya agak heran dan mikir lagi nich, renault denagn Charles Ghosn orang &#8216;luar&#8217; ngotot minta jadi CEO perusahaan jepang &#8216;Nissan&#8217; walaupun sahamnya bukan mayoritas cuma 37 %, pertanyaan muncul apa orang jepang sangat sedikit yang mumpuni seperti orang-orang di toyota dan honda, kalau saya jadi charles ghosn maka muncul dibenak saya orang-orang Nissan itu sebenarnnya tidak kalah dibandingkan orang-orang Toyota atau honda toh teknologi mereka juga teknologi jepang semua komponen spare part mereka juga teknologi jepang dari denso, mitsui, dst.. jepang semua. sama seperti toyota dan honda, dan lagi orang (perusahaan) jepang itu patriotismenya tinggi sekali, sangat mustahil di Nissan orang-orangnya ketinggalan, Nah.. dugaan saya Nissan itu di jepang &#8217;sengaja&#8217; di nomor sekiankan no 4 atau 10 lah, harus dikorbankan untuk tujuan kepentingan nasional jepang ( dengan memenangkan toyota dan honda) biar persaingan lebih sehat yang mengarah pada keuntungan nasional jepang. Nah inilah yang menjadikan Renault gerah syarat mutlak biar keluar &#8216;kemelut lingkaran maut patriotisme jepang&#8217; Nissan harus pasang CEO dari orang-orangnya Renault. viva renault&#8230; tapi hati-hati formasi TOYOTA-HONDA-NISSAN persaingan menjadi tidak sehat ini merugikan Jepang dan antek-anteknya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MAKKY Gresik</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-1896</link>
		<author>MAKKY Gresik</author>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 14:03:54 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2007/12/03/grand-livina-dan-revolusi-manajemen-di-nissan/#comment-1896</guid>
		<description>ya...h grand livina saya yakin akan jadi putra fajarnya otomotif yang sudah kayaknya beku oleh toyota. Dengan adanya teknologi informasi internet seperti sekarang maka modifikasi dan penyempurnaan produk grand livina akan semakin teliti mendekati keinginan pasar. Berbagai hal masih perlu perbaikan: distribusi, after sales servis, keunggulan komparatif dari grand livina perlu semuanya dipertegas. 

Kekurangan grand livina seperti kelegaan interior, perbandingan dimensi panjang dan lebar, memutuskan untuk menerapkan FWD tapi titik berat kendaraan tidak di majukan kedepan, kelengkapan ABS+EBD electric miror yang mestinya menjadi nilai plus malah 'diincrit-incrit' ditaruh pada strategi produk variannya. saya yakin seandenya GL yang tipe 1,5XV sudah lengkap dg abs-ebd electric mirror selisih harga sebenarnya sedikit saja mungkin hanya 2-4 jt an, itu bisa menjadi kekuatan pukul yang luar biasa pada TOYOTA (avansa dan innova).

Ada langkah keliru Nissan yakni mengeluarkan LIVINA (versi chasis pendek grand livina) kelihatan ini dipaksakan "biar tempe lebih besar omzetnya jualan tempe dipotong kecil jadi tahu" bagi kita tempe tetep tempe apapun bentuknya dan tidak akan berubah jadi tahu... konsumen paham itu dan tidak akan bisa disiasati dipaksa-paksakan.

Livina (GL chasis pendek) terlihat sangat jelek, saya tidak tau apa yang jadi pikiran utama untuk mengeluarkan LIVINA, Nissan tidak akan sukses meniru langkah strategi Toyota yang mengincrit-incrit teknologi dan inovasi produk mereka, karena sebenarnya inilah kelemahan toyota(avansa&#38;innova) Kita sudah mahfum Toyota tidak sepenuh hati mengumbar inovasi dan kecangihan produk mereka, karena yang mereka andalkan adalah jaringan dan pelayanan yang luas, itu ikon toyota. sedang teknologi dan inovasi toyota (kijang/avansa)masih 'merah', konsuman terpaksa menerima kekurangan ini, tapi dilain pihak memperoleh kepuasan jaminan pelayanan dan servis diwilayah yang luas inilah yang menjadikan harga sekond produk toyota masih tinggi yg menjadi salah satu point pertimbangan bagi konsumen.

jadi Livina akan membuat nilai merah nissan di mata konsumen, lebih baik nissan perbaiki pelayanan dan perluas jaringan, bila tidak bisa gandeng dengan perusahaan lain, ini jelas akan menohok toyota. apabila langkah ini belum optimal berikan kelebihan inovasi dan teknologi semaksimal mungkin pada konsuman dan jangan di 'incrit-incrit' karena kalau nissan melakukan strategi 'incrit-incrit' maka dua kelemahan akan muncul sekaligus dimata konsuman. (sudah jaringannya gak luas, gak canggih lagi...)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya&#8230;h grand livina saya yakin akan jadi putra fajarnya otomotif yang sudah kayaknya beku oleh toyota. Dengan adanya teknologi informasi internet seperti sekarang maka modifikasi dan penyempurnaan produk grand livina akan semakin teliti mendekati keinginan pasar. Berbagai hal masih perlu perbaikan: distribusi, after sales servis, keunggulan komparatif dari grand livina perlu semuanya dipertegas. </p>
<p>Kekurangan grand livina seperti kelegaan interior, perbandingan dimensi panjang dan lebar, memutuskan untuk menerapkan FWD tapi titik berat kendaraan tidak di majukan kedepan, kelengkapan ABS+EBD electric miror yang mestinya menjadi nilai plus malah &#8216;diincrit-incrit&#8217; ditaruh pada strategi produk variannya. saya yakin seandenya GL yang tipe 1,5XV sudah lengkap dg abs-ebd electric mirror selisih harga sebenarnya sedikit saja mungkin hanya 2-4 jt an, itu bisa menjadi kekuatan pukul yang luar biasa pada TOYOTA (avansa dan innova).</p>
<p>Ada langkah keliru Nissan yakni mengeluarkan LIVINA (versi chasis pendek grand livina) kelihatan ini dipaksakan &#8220;biar tempe lebih besar omzetnya jualan tempe dipotong kecil jadi tahu&#8221; bagi kita tempe tetep tempe apapun bentuknya dan tidak akan berubah jadi tahu&#8230; konsumen paham itu dan tidak akan bisa disiasati dipaksa-paksakan.</p>
<p>Livina (GL chasis pendek) terlihat sangat jelek, saya tidak tau apa yang jadi pikiran utama untuk mengeluarkan LIVINA, Nissan tidak akan sukses meniru langkah strategi Toyota yang mengincrit-incrit teknologi dan inovasi produk mereka, karena sebenarnya inilah kelemahan toyota(avansa&amp;innova) Kita sudah mahfum Toyota tidak sepenuh hati mengumbar inovasi dan kecangihan produk mereka, karena yang mereka andalkan adalah jaringan dan pelayanan yang luas, itu ikon toyota. sedang teknologi dan inovasi toyota (kijang/avansa)masih &#8216;merah&#8217;, konsuman terpaksa menerima kekurangan ini, tapi dilain pihak memperoleh kepuasan jaminan pelayanan dan servis diwilayah yang luas inilah yang menjadikan harga sekond produk toyota masih tinggi yg menjadi salah satu point pertimbangan bagi konsumen.</p>
<p>jadi Livina akan membuat nilai merah nissan di mata konsumen, lebih baik nissan perbaiki pelayanan dan perluas jaringan, bila tidak bisa gandeng dengan perusahaan lain, ini jelas akan menohok toyota. apabila langkah ini belum optimal berikan kelebihan inovasi dan teknologi semaksimal mungkin pada konsuman dan jangan di &#8216;incrit-incrit&#8217; karena kalau nissan melakukan strategi &#8216;incrit-incrit&#8217; maka dua kelemahan akan muncul sekaligus dimata konsuman. (sudah jaringannya gak luas, gak canggih lagi&#8230;)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
