5 Buku Manajemen Terbaik Sepanjang Masa
Yodhia Antariksa March 10th, 2008
Setiap tahun ribuan buku manajemen diterbitkan dan didistribusikan. Sebagian menjelma menjadi best-sellers, sebagian lainnya hanya teronggok disudut terpencil rak-rak toko buku, dan sebagian besar lainnya segera dilupakan orang.
Lalu, LIMA buku manajemen apa yang kira-kira layak dinobatkan sebagai the best of all times, buku manajemen terbaik sepanjang masa?
Pilihan yang saya lakukan disini mungkin tidak lepas dari elemen subyektivitas; namun setidaknya terdapat dua acuan kriteria penting yang dijadikan dasar. Yang pertama, buku itu mesti memberikan sumbangan yang signifikan bagi pengembangan ilmu dan praktek manajemen. Dan kedua, ide yang digagas dalam buku itu tetap relevan hingga hari ini, dan kiranya tetap akan relevan hingga masa-masa jauh di depan.
Tanpa perlu berpanjang-panjang lagi, inilah 5 buku manajemen yang saya kira layak dinobatkan sebagai buku manajemen terbaik sepanjang masa.
1. The Practice of Management by Peter F. Drucker
Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1954, namun isinya tetap memiliki relevansi yang kuat dengan realitas manajemen mutakhir, dan boleh jadi akan tetap relevan hingga beberapa dekade mendatang. Isi buku ini secara jernih dan tajam mengeksplorasi tiga tema sentral dalam manajemen : managing business, managing managers; dan managing employees and works. Lewat analisanya yang jitu dan mendalam, buku ini tak pelak telah memberikan batu pijakan yang sedemikian kokoh bagi perkembangan praktek manajemen.
Semua buku yang ditulis Peter Drucker pasti bagus (ia telah menulis lebih dari 15 judul buku); namun buku ini rasanya merupakan yang terbaik, masterpiece. Dan lewat buku ini pulalah, Drucker kemudian dikenang sebagai “dewa diantara para dewa manajemen dunia”.
2. Good to Great by Jim Collins
Buku yang berbulan-bulan menduduki peringkat best-seller ini pada dasarnya ingin menjawab satu pertanyaan fundamental : apa sih sebenarnya key succes factors untuk membangun great company? Demikianlah, melalui serangkaian observasi yang mendalam, serta riset yang panjang dan melibatkan ribuan orang, buku ini kemudian berhasil membongkar faktor-faktor kunci yang – secara empirik – terbukti menjadi pemicu tumbuhnya great companies.
Buku yang ditulis dengan elegan ini berkisah tentang strategi dan proses penciptaan great organization. Dan tampaknya kita akan sepakat kalau buku ini juga layak dikategorikan sebagai salah satu a GREAT management book of all times.
3. Juran’s Quality Handbook by Joseph Juran
Josep Juran – penulis buku ini – dan juga Edwards Deming acap disebuat sebagai Duet Guru Mutu yang paling berpengaruh dalam era manajemen modern. Dan predikat itu rasanya tetap relevan hingga hari ini.
Juran melalui bukunya yang fenomenal ini memberikan eksplanasi yang menyeluruh dan mendalam mengenai apa itu manajemen mutu, serta bagaimana aplikasinya dalam strategi bisnis. Buku ini telah memberikan sumbangan yang amat berharga bagi sejarah dan praktek manajemen mutu. Hampir semua perusahaan besar, mulai dari Toyota hingga Nokia, dari Samsung hingga Sony, mestinya menaruh hutang budi yang teramat besar dengan buku legendaris ini. Dan, siapapun yang berhasrat membangun keunggulan mutu – termasuk para peminat gerakan Six Sigma – mestinya tak melewatkan buku ini sebagai salah satu bacaan wajib.
4. The Human Side of Enterprise by Douglas McGregor
Satu lagi buku klasik yang ditulis pada tahun 1960 oleh seorang tokoh raksasa dalam bidang psikologi organisasi. Isinya berfokus pada pada sebuah isu penting dan tetap relevan hingga saat ini, yaitu : bagaimana menstimulasi potensi yang paling optimal dari seorang insan sehingga ia mampu tumbuh menjadi individu yang happy, productive dan satisfied. Dan sungguh, tema fundamental semacam ini pasti akan terus relevan hingga peradaban manusia masih eksis.
Kini kian banyak buku manajemen praktis tentang people management. Namun buku yang ditulis lebih dari 40 tahun silam ini rasanya tetap yang terbaik dibanding ribuan buku serupa yang diterbitkan kemudian hari. Dan bagi Anda yang ingin mendalami “human side of enterprise” secara bening dan inspiratif, buku ini mestinya tidak boleh dilewatkan.
5. Winning by Jack Welch
Kekuatan utama buku ini mungkin terletak pada isinya yang berdasar pengalaman yang amat kaya dari penulisnya, Jack Welch – bos GE dalam era sepanjang 1981 – 2001, seorang praktisi manajemen yang pernah dinobatkan oleh majalah BusinessWeek sebagai salah satu Best CEO in Century.
Jack ternyata bukan hanya seorang great CEO. Melalui buku ini, ia dengan amat lugas dan brilian membagi serangkaian gagasan dan pengalamannya bagaimana seharusnya mengelola bisnis dan manajemen. Secara ekspansif ia mengeskplorasi tema-tema penting dalam praktek manajemen, seperti bagaimana cara terbaik mengelola great people dan juga bagaimana strategi mengembangkan future leaders.
Kedalaman analisa, gaya penulisan yang inspiratif serta kekuatan pengalaman yang solid tak pelak telah membuat buku ini sebagai salah satu karya yang mungkin akan tetap dikenang dalam waktu yang amat panjang di era mendatang.
Demikianlah, lima buku yang menurut saya layak ditempatkan sebagai 5 Buku Manajemen Terbaik Sepanjang Masa. Tentu, masih ada banyak buku manajemen lain yang bermutu yang juga sebenarnya layak dicatat, namun karena jatahnya hanya lima, ya hanya lima buku diatas yang dipilih.
Kalau kelak Anda ingin membangun perpustakaan keluarga, pastikan bahwa kelima buku brilian itu ada dalam koleksi yang menghias rak buku di rumah Anda.
- Management Books
- Comments(42)


Info yang menarik. Trims atas referensinya
Iya mazz
Matur nuwun banget
Bang Yodhia, terima kasih untuk referensinya untuk buku wajib manajemen
Kebetulan buku nomor 1,2 dan 5 saya sudah punya. Buku 3 dan 4, dimana bisa carinya ya? Di Gramedia Pekanbaru nggak ada kayaknya. Trims.
# Zal, semua buku bisa diperoleh di Amazon.com - klik saja judul buku diatas, Anda akan langsung tiba di kios Amazon. Rata-rata harga buku $ 20-an (kecuali yang tentang Quality Handbook — kalo yang ini company aja yang suruh beli).
Ongkos kirim Amazon untuk satu buku sekitar $ 6; plus sekitar $ 3 untuk buku kedua dan seterusnya. 10 hari sudah nyampe.
Saya biasa membeli buku dari Amazon sejak 10 tahun lalu; dan selama ini tidak pernah ada masalah. Layanannya memuaskan dan cepat.
Untuk buku-buku import terbaru, Gramedia cukup lengkap koleksinya. Namun untuk buku-buku manajemen klasik, Gramedia tidak punya.
Untuk koleksi buku manajemen terlengkap se Indonesia, silakan berkunjung ke Perpustakaan Sekolah Bisnis IPPM, Kwitang, Jakarta. Saya anggota perpustakaan ini juga, dan koleksinya terbilang lengkap.
Kalau menurut mas Yodhia, yang paling menarik sepanjang tahun lalu apa?
thank for reference mas Yodhia
# Pak Nukman, untuk tahun 2007, yang bagus mungkin ini pak : “Toyota Talent” by Jeffrey Liker and David Meier. Dan juga “The Self-Destructive Habits of Good Companies: …And How to Break Them” by Jagdish N. Seth (dua-duanya ada di Gramedia Matraman).
Yang berjudul Self-Destructive kayaknya cocok untuk para business owners seperti Bapak….mudah-mudah perusahaan Pak Nukman, Virtual Consulting, tidak akan pernah kena virus self-destructive habits….dan semoga bisa tetap lestari sepanjang zaman….hahahaha.
Yht. Pak Yodhian. Terimakasih atas referensi bukunya. apakah ada versi bahasa Indonesia (terjemahannya)? Kalo Jack Welch, itu udah punya, tapi yang lainnya belum.
# Brian, hanya Good To Great yang sudah ada versi Indonesia-nya. Yang lain belum.
Untuk para pembaca blog ini, membaca buku berbahasa Inggris mestinya bukan masalah lagi….:)
Bang Yodh, satu pertanyaan lagi. Kalo bang Yodh baca buku, apa dibaca semua atau baca poin-poin pentingnya saja? Karena baca buku begini jujur sajasaya suka ga selesai atau lama banget selesainya, suka diselang-seling dengan buku lain. Tp kalo novel, cepat habisnya. Hehe.. Ada tips bang?
# Zal, saya kalau membaca buku memakai metode “speed reading”…..langsung masuk ke elemen-elemen kunci dari sebuah buku; tanpa harus mengeja satu per satu kalimatnya.
Metode ini mengandaikan kepekaan untuk menangkap gagasan pokok buku secara akurat — dan ketajaman untuk melihat mana esensi dari isi buku, dan mana yang hanya sekedar pelengkap saja. Substansi dari isi buku dibaca secara cermat, namun narasi yang hanya pelengkap kita skip (tidak usah dibaca).
Pengalaman saya — dan ini didukung dengan riset — metode semacam diatas justru mampu meningkatkan pemahaman kita atas buku dengan lebih kuat.
Ya, lain kali, mungkin saya akan menulis topik khusus tentang metode “speed reading”. Saya kira ini topik yang menarik dan bermanfaat juga.
Perasaan buku no.5 Winning udah ada dech terjemahan di gramed..
Ini hanya perasaan aq saja kalo mau kepastiannya cek aja sendiri k gramed hehe..
But thanks atas referensinya
Thank’s bangets mas Yhod, atas referensi bukunya. Selama ini sih yang paling saya kenal baru Peter D buku yang laen saya belum baca.
Kira2 buku tersebut dapat kami peroleh dimana mas? Mohon dibantu buat literatur di kantor kami
# Koko, silakan lihat komentar saya diatas (nomer empat dari atas). Disitu saya menjelaskan dimana saja buku2 tsb bisa diperoleh.
buku nomer 2 itu bagus sekali, kalo nomer 3 dan 4 saya belum pernah baca :-). Kalau buku tentang manajemen yang terbaik di Indonesia menurut pak Yodhia apa ya ?
btw, saya malah nunggu tulisan pak Yodhia tentang “speed reading”
# Andri, untuk buku manajemen bagus terbitan dalam negeri ya buku-bukunya Rhenald Kasali (yang berjudul Change dan Recode DNA).
Saya punya nomor 2 dan nomor 3. Tapi belum sempat baca. Hehe… Re-Code juga sudah lama menunggu giliran.
Gimana ya supaya membaca itu bisa fokus? Saya gampang berganti-ganti buku. Begitu ada yang baru, yang lama langsung ditinggal.
Buku di rak saya menumpuk, banyak sekali yang belum sempat dibaca. Minat baca saya cukup luas.
Ada kata-kata bijak: “Don’t take more than you can chew”.
Tapi, kalau udah di toko buku, biasanya nggak nahan pak.
Ada kiat2nya Pak?
Mungkin tantangannya adalah bagaimana agar puluhan — atau ratusan — buku yang tersimpan di rak itu bisa semua dibaca dan diserap esensinya secara tuntas.
Saya akan membahas tips membaca buku secara cepat/efisisien namun tetap mampu menyerap esensinya secara maksimal pada postingan mendatang (Senin/17/3). Dengan cara ini, mungkin kita bisa menuntaskan satu buku setebal 300-an halaman hanya dalam waktu 1 - 2 jam saja.
terima kasih infonya, kebetulan saya berminat di bidang manajemen. say telah membaca tulisan renald kasali, roy senbel, bondan winarno, sedikit beberapa nama orang luar. hanya saja, mungkin yang saya baca merupakan pengembangan dari beberapa buku yang disebutkan di atas. tentang metode membaca saya kira tiap orang berbeda, shg semuanya berpulang pada masing-masing orang itu. namun, sebagai pengetahuan tak salah bila kita mengetahui metode membaca, dan juga metode-metode yang lain.
hmm bagaimana dengan Fifth Discipline-nya Peter Senge mas?
# Wazeen…yeah, tadinya saya juga mau memasukkan buku fenomenal itu — sebuah buku hebat tentang isu yang amat penting yakni, inovasi. Namun pada menit-menit terakhir, akhirnya saya memilih Winning-nya Jack Welch.
Mengapa? Karena bukunya Peter Senge itu tampaknya too theoretical….Untuk tema inovasi, mungkin ada satu buku yang lebih bagus, berjudul Innovator’s Dilemma karya Clayton Christensen (Harvard Business School).
terimakasih atas referensinya, beberapa yang diatas akan langsung sy hunting…:D
Saya lagi suka “The Future of Management” karya Gary Hamel. “The Intelligent Investor” punya Benjamin Graham juga bagus.
# Nofie, tadinya saya berharap banyak dengan The Future of Management Gary Hamel ini. Namun kok rasanya buku ini sedikit kurang eksploratif ya. Buku Gary yang sebelumnnya, Leading the Revolution, kayaknya lebih ciamik.
Ben Graham memang jaminan mutu. Nabi tentang Manajemen Investasi.
Mas Yodhia,
Ada pernah baca ini nggak: “The Art of De motivation” kayanya intriguing banget. Mungkin kasih ulasan?
Salam.
Indra
Jazakallah khoiron. makasih atas pencerahannya. Terus terang saya belajar dari NOL tentang manajemen ini. Maklum saya orang teknik dan terpaksa harus banyak belajar manajemen karena sekarang jadi CEO sebuah sekolah swasta . Pusing juga awalnya…. 7 habits , Winning , good to great , kaizen , Gemba Kaizen , the secret ,Change adalah buku-buku yang telah dan sedang saya baca. Mas Yodhia, BEDA JAUHKAH manajemen sebuah sekolah dengan manajemen Perusahaan ? Mohon bantuan penjelasannya ? Smoga Allah memudahkan urusan hambaNya yang memudahkan urusan sodaranya. Amiin.
#KSMuhi, secara prinsip sama….artinya kaidah manajerial, seperti clear goals, good planning, continous monitoring, time management, dll, tetap harus diberlakukan ketika kita mengelola sekolah.
Salam kenal. gimana caranya saya bisa mendapatkan 5 buku manajemen terbaik seperti yang anda tampilkan di atas. maklum saya gak tau sama sekali tentang ilmu manajemen jadi mohon pengarahannya. terima kasih
# Achmad Taufiq, jika anda ingin membelinya, Anda bisa menuju ke toko http://www.amazon.com - disini semua buku diatas tersedia.
Anda juga meminjam buku-buku diatas di perpustakaan Lembaga Manajemen PPM, Kwitang, Jakarta. Nomer telpon yang bisa dihubungi : 021–3902572 ext 1163.
Mas Yodhia , dalam buku Good to great memasukkan ‘Level 5 Leadership’ : an individual who blends extreme personal humility with intense professional will- . Bagaimanakah dengan pemimpin-pemimpin seperti Jack Welch . Apakah termasuk kategori Level 5 ataukah Narcissism Leader ? Bukankah dia juga sukses memimpin dalam kurun yang panjang ? Mengapa perusahaan “GE” tidak termasuk didalam riset g2G (small G to big G , maaf ini hanya istilah saya untuk mengartikan Good To Great) ? Saya sangat terinspirasi dengan buku tersebut, kayaknya dari kalifah Abu Bakar,Umar , Usman,Ali dan Umar bin Abdul Aziz memiliki karakter Level 5 Leadership atau bahkan mungkin level 6 (kalo ada), karena motivasi utama mereka dalam extreme humility dan intense professional will sudah tidak tergantung dengan cita-cita great company tapi RIDHO ALLAH. Jazakallah Khoiron .
# Ksmuhi, saya rasa Jack Welch termasuk Level 5 leaders, meski ia tidak begitu low profile. Namun kapasitas dia dalam memimpin benar-benar visioner.
Buku Good to Great melihat perusahaan dari skala good menjadi great….kalau GE kayaknya sejak dulu sudah great; jadi ndak masuk kriteria Jim Collins.
[…] bersifat subyektif, namun seperti pemilihan lima buku terbaik bidang manajemen (yang bisa Anda baca disini) terdapat dua kriteria yang dijadikan dasar. Yang pertama, buku itu mesti memberikan sumbangan yang […]
Terima kasih atas informasinya?
In my humble opinion, great management books life time (so far) should contribute significant revolution in management theories and approaches, and practices of course (not just theory).
Surprise that you did not put any Michael Porter’s books. As almost management practitioners and theorists know that he is the “prophet” of competitive advantage theory, a significant achievement in management paradigm and theory. And also, you did not put any C. K Prahalad and Gary Hamel book, “Competing of the Future”, for the concept of corporation core competence, or we know as the resource-based theory of management, as the alternative of the market-based theory or industrial organization model of management …
And also, Peter Senge’s book, the Fifth Discipline … as the “holy book” for learning organization, the modern view of organization to gain competitive advantage. Although this book was criticized by Flood for its system dynamics model (rather that soft system methodology), but still this book is a great achievement for organizational studies.
This is my version :
“The Practice of Management” by Peter Drucker, no doubt for this one !
“Competitive Advantages”, by Michael Porter, talks about the value chain, industry analysis, generic strategy model.
“The Human Side of Enterprise”, by Daughlas McGregor … this is a starting point of a more humanist organization, that see people not just a part of production system.
“Competing of the Future”, CK Prahalad and Gary Hamel, talked about the resource-based model of management, as an alternative to market-based model. This is a new paradigm, specially in strategic management.
“The Fifth Discipline”, by Peter Senge, the father of learning organization, the new approach to gain competitive advantages in knowledge-base economy, from traditional Weber organization model to learning organization model.
Ciao Yodh … thank you Bro !! .. salam sukses selalu …
Riri Satria
www.RiriSatria.Net
Thanks Ri for your version of best management books of all times. Yep, Peter Senge and Michael Porter are two greatest management thinkers too.
Mas Yodhi… terimakasih atas tulisan 5 buku terbaik versi mas yodhi, cuma memang sedikit buat saya menjadi mengganjal soalnya saya sepakat dengan Riri Satria bahwa buku Michael Porter “Competitive Adventages” dan buku “Competing of the Future”, CK Prahalad & Gary Hamel sangat-sangat layak dimasukan dalam 5 buku terbaik, bagaimanapun konsep khususnya Porter benar-benar menginspirasi banyak perusahaan untuk bisa memenangkan persaingan. Btw thanks…
Mas Yodhia yg super royal hehehe
Mas ada ga buku tentang training management and evaluation yang bagus tapi ringan, karena harus saya ulas dalam waktu singkat.
Makasie atas bantuannya….:)
# Magie, ada judulnya “How To Measure 5 Levels of Training Evaluation” penulis : Teguh Satriono dan Andree MKP. Bahasa Indonesia. Bisa didapat di Gramedia. Isinya bagus dan ringan untuk dibaca.
Salam Kenal mas yodhia
\blog anda bagus sekali, bisa menambah pengetahuan.
kebetulan dari 5 buku itu saya baru punya 1 itupun bacanya belum sampe habis.
salam kenal mas yodhia
mas saya mau tanya 5 buku itu best seller it u ada ga yang versi bahasa indonesia? klo ga ada menurut mas buku bahasa indonesia yang bgus buat pengembangan diri apa mas? makasih
@ Rudy, hanya ada satu yang sudah ada edisi Indonesianya yakni Good to Great. Yang lain belum. Untuk buku bagus buat pengembangan diri (buku dengan bahasa Indonesia), maka buku Quantum Ikhlas atau Secret edisi Indonesia adalah beberapa contoh yang baik menurut saya.