<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Chindianesia : Sebuah Impian tentang Kebangkitan Asia Raya</title>
	<link>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/</link>
	<description>Sajian renyah tentang management skills + business strategy</description>
	<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 06:47:06 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: tharmizi hakim</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-2186</link>
		<author>tharmizi hakim</author>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 08:56:26 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-2186</guid>
		<description>benar dan betul bahwa 2025 Indonesia bisa leading dari negara-negara maju, dan menurut saya bahkan bisa lebih cepat yang diprediksi oleh goldman sach, karena dengan 2 komoditas aja bisa memainkan industri hulu dan hilir, karena selama ini juga kita dipermainkan negara maju dengan turun drastisnya CPO, karena masih mengandalkan eksport CPO. Tapi kalau kita kelola CPO menjadi industri hilir dengan bahan baku CPO tentu dan pasti kita akan cepat maju, contoh : sabun, kosmetik, margarine, minyak makan, bahan bakar nabati (kenderaan), dll. contoh seperti negara Swiss yang komoditinya kerajinan dan susu yang diproses hilir menjadi jam tangan mewah dan keju. saya juga termasuk yang menginvestasikan kebun sawit tapi masih skala kecil.
Bravo Petani, Bravo Sawit, Bravo Indonesiaku !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>benar dan betul bahwa 2025 Indonesia bisa leading dari negara-negara maju, dan menurut saya bahkan bisa lebih cepat yang diprediksi oleh goldman sach, karena dengan 2 komoditas aja bisa memainkan industri hulu dan hilir, karena selama ini juga kita dipermainkan negara maju dengan turun drastisnya CPO, karena masih mengandalkan eksport CPO. Tapi kalau kita kelola CPO menjadi industri hilir dengan bahan baku CPO tentu dan pasti kita akan cepat maju, contoh : sabun, kosmetik, margarine, minyak makan, bahan bakar nabati (kenderaan), dll. contoh seperti negara Swiss yang komoditinya kerajinan dan susu yang diproses hilir menjadi jam tangan mewah dan keju. saya juga termasuk yang menginvestasikan kebun sawit tapi masih skala kecil.<br />
Bravo Petani, Bravo Sawit, Bravo Indonesiaku !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rifky</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-2154</link>
		<author>rifky</author>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 09:56:38 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-2154</guid>
		<description>Mudah2an bidang usaha saya kecipratan rezekinya dari pengusaha2 kelapa sawit dan karet.
Btw Bung Yodhia, punya pandangan mengenai Brand Consultant dan seperti apa kira2 peranannya saat ini dan di masa mendatang? Saya dan beberapa teman merintis usaha di bidang desain komunikasi visual (nama keren desain grafis;D). Alhamdulillah, kalau hanya untuk merancang grafis saja pekerjaan selalu ada. Tapi, saya selalu merasa tertarik mempelajari mengenai brand building mulai dari basic-nya.
Menurut saya, branding sangat menantang. Di dalamnya bukan hanya soal perancangan corporate identity atau product identity semata, strategic thinking dan insight yg tepat dalam menentukan arah brand ditunjang oleh estetika yg baik saya percaya dapat menambah daya saing dan value sebuah brand.
Selama ini sumber informasi terbesar mengenai branding saya dapat dari brand consultant luar seperti Landor, Wolff Olins, Interbrand, Brand Union, etc. sedangkan di Indonesia sendiri ada Makki-Makki, BD+A Design, dan beberapa biro desain yang fokus sbg brand consultant yang visual branding based.
Sayang sekali kalau Bank Danamon, Bank Mandiri, Pertamina, dan duluuu sekali, maskapai penerbangan kita Garuda, ditangani oleh brand consultant dari luar. Kita, orang Indonesia sendiri, seharusnya punya SDM yg cukup untuk bisa bersaing di bidang ini. Atau jangan2 sudah dibajak semua oleh perusahaan asing?!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mudah2an bidang usaha saya kecipratan rezekinya dari pengusaha2 kelapa sawit dan karet.<br />
Btw Bung Yodhia, punya pandangan mengenai Brand Consultant dan seperti apa kira2 peranannya saat ini dan di masa mendatang? Saya dan beberapa teman merintis usaha di bidang desain komunikasi visual (nama keren desain grafis;D). Alhamdulillah, kalau hanya untuk merancang grafis saja pekerjaan selalu ada. Tapi, saya selalu merasa tertarik mempelajari mengenai brand building mulai dari basic-nya.<br />
Menurut saya, branding sangat menantang. Di dalamnya bukan hanya soal perancangan corporate identity atau product identity semata, strategic thinking dan insight yg tepat dalam menentukan arah brand ditunjang oleh estetika yg baik saya percaya dapat menambah daya saing dan value sebuah brand.<br />
Selama ini sumber informasi terbesar mengenai branding saya dapat dari brand consultant luar seperti Landor, Wolff Olins, Interbrand, Brand Union, etc. sedangkan di Indonesia sendiri ada Makki-Makki, BD+A Design, dan beberapa biro desain yang fokus sbg brand consultant yang visual branding based.<br />
Sayang sekali kalau Bank Danamon, Bank Mandiri, Pertamina, dan duluuu sekali, maskapai penerbangan kita Garuda, ditangani oleh brand consultant dari luar. Kita, orang Indonesia sendiri, seharusnya punya SDM yg cukup untuk bisa bersaing di bidang ini. Atau jangan2 sudah dibajak semua oleh perusahaan asing?!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sukhoi 150</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-2059</link>
		<author>sukhoi 150</author>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 04:45:38 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-2059</guid>
		<description>Long Live Farmer... tanpa mereka sadari dan tanpa saya sadari puLa... kita dibesarkan oLeh energi Pangan yang dikeLoLa petani, sampai kepada zaman CABEL ERA or WireLess ERA !!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Long Live Farmer&#8230; tanpa mereka sadari dan tanpa saya sadari puLa&#8230; kita dibesarkan oLeh energi Pangan yang dikeLoLa petani, sampai kepada zaman CABEL ERA or WireLess ERA !!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: santomtl</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-1954</link>
		<author>santomtl</author>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 08:53:10 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-1954</guid>
		<description>Saat ini saya bekerja di group perusahaan agrobisnis palm oil yg terkemuka di Medan. Saya ditempatkan di bagian Strategic Management dgn atasan expatriate (Malaysian). Job saya berhubungan dgn Balanced Scorecard, strategi bisnis, financial modelling dan budgeting. Background edukasi &#38; work experience saya adalah accounting &#38; finance planning. Adakah teman2 yg saat ini punya job dgn environment yg similar dgn saya? sharing bisa dikirim di santomtl@hotmail.com… I’m waiting for your sharing</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini saya bekerja di group perusahaan agrobisnis palm oil yg terkemuka di Medan. Saya ditempatkan di bagian Strategic Management dgn atasan expatriate (Malaysian). Job saya berhubungan dgn Balanced Scorecard, strategi bisnis, financial modelling dan budgeting. Background edukasi &amp; work experience saya adalah accounting &amp; finance planning. Adakah teman2 yg saat ini punya job dgn environment yg similar dgn saya? sharing bisa dikirim di <a href="mailto:santomtl@hotmail.com…">santomtl@hotmail.com…</a> I’m waiting for your sharing</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ryu xavana</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-1853</link>
		<author>ryu xavana</author>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2008 12:02:40 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-1853</guid>
		<description>setuju banget gw dg tulisan ini tapi kalau mau benar-benar negara ini menjadi besar seperti yg digambarkan mas yodia harus di tambah satu syarat lagi. yaitu seluruh penduduk indonesia yang berumur 10 tahun keatas harus di pindahkan keluar dari indonesia. agar otak dan pikiran korupsi yg sudah mendarah daging sejak zaman  belanda tidak tertular ke generasi yg siap memimpin negara ini utk menjadi besar...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju banget gw dg tulisan ini tapi kalau mau benar-benar negara ini menjadi besar seperti yg digambarkan mas yodia harus di tambah satu syarat lagi. yaitu seluruh penduduk indonesia yang berumur 10 tahun keatas harus di pindahkan keluar dari indonesia. agar otak dan pikiran korupsi yg sudah mendarah daging sejak zaman  belanda tidak tertular ke generasi yg siap memimpin negara ini utk menjadi besar&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Riawan</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-1852</link>
		<author>Riawan</author>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2008 08:47:08 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-1852</guid>
		<description>Komen yang terlambat nih :D

Senang sekali mengetahui hal ini. Dari beberapa tahun lalu, banyak yang telah memprediksi kebangkitan Indonesia. Ditambah dengan fakta-fakta konkrit seperti ini, saya percaya kita bisa. 

Salah satu pe-er yang harus terus dikembangkan adalah membangun mentalitas pemenang dan excellent dalam setiap diri kita, Tidak terintimidasi dengan kedigdayaan negara lain dan Yakin bahwa potensi dalam diri kita mampu menghasilkan karya-karya (baik produk maupun jasa) luar biasa..

Thx for this great blog :))</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Komen yang terlambat nih <img src='http://strategimanajemen.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Senang sekali mengetahui hal ini. Dari beberapa tahun lalu, banyak yang telah memprediksi kebangkitan Indonesia. Ditambah dengan fakta-fakta konkrit seperti ini, saya percaya kita bisa. </p>
<p>Salah satu pe-er yang harus terus dikembangkan adalah membangun mentalitas pemenang dan excellent dalam setiap diri kita, Tidak terintimidasi dengan kedigdayaan negara lain dan Yakin bahwa potensi dalam diri kita mampu menghasilkan karya-karya (baik produk maupun jasa) luar biasa..</p>
<p>Thx for this great blog :))</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: skeptism</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-1306</link>
		<author>skeptism</author>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 12:43:58 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/05/19/chindianesia-sebuah-impian-tentang-kebangkitan-asia-raya/#comment-1306</guid>
		<description>wehh.....
kalo emang gitu,..kenapa harus menunggu 2050 ?

kenapa indonesia dari dulu gitu-gitu aja ?

karena faktor SDM / manusia-nya....

itu aja persoalannya.

meski gemah ripah loh jinawi,...kalo kualitas dan moral manusianya masih seperti sekarang even worst,..maka itu semua hanya impian.

wake up wake up.. :))</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wehh&#8230;..<br />
kalo emang gitu,..kenapa harus menunggu 2050 ?</p>
<p>kenapa indonesia dari dulu gitu-gitu aja ?</p>
<p>karena faktor SDM / manusia-nya&#8230;.</p>
<p>itu aja persoalannya.</p>
<p>meski gemah ripah loh jinawi,&#8230;kalo kualitas dan moral manusianya masih seperti sekarang even worst,..maka itu semua hanya impian.</p>
<p>wake up wake up.. :))</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
