<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Diskriminasi Diperlukan dalam Talent Management</title>
	<link>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/</link>
	<description>Sajian renyah tentang management skills + business strategy</description>
	<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 08:36:47 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: Nor Hasan Alrasid</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-5471</link>
		<author>Nor Hasan Alrasid</author>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 02:52:18 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-5471</guid>
		<description>Sepertinya kalau kita terlalu mementingkan posisi kunci jelas akan sangat memakan waktu, tapi jangan lupa pula posisi kunci pun tak akan berjalan/sukses bila tidak ada dukungan dari posisi lainnya sebagai pendukung atau support. Sehingga dalam hal ini penerapan talent pool tentunya harus melihat proporsi nya masing-masing sehingga pengembangan tidak hanya untuk posisi kunci melainkan semua Sumber Daya tetap menjadi focus yang pentung untuk menjamin sebuah organisasi berjalan dengan baik.....,

Salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya kalau kita terlalu mementingkan posisi kunci jelas akan sangat memakan waktu, tapi jangan lupa pula posisi kunci pun tak akan berjalan/sukses bila tidak ada dukungan dari posisi lainnya sebagai pendukung atau support. Sehingga dalam hal ini penerapan talent pool tentunya harus melihat proporsi nya masing-masing sehingga pengembangan tidak hanya untuk posisi kunci melainkan semua Sumber Daya tetap menjadi focus yang pentung untuk menjamin sebuah organisasi berjalan dengan baik&#8230;..,</p>
<p>Salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: R. Hidajat G</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-4350</link>
		<author>R. Hidajat G</author>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 00:29:03 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-4350</guid>
		<description>Saya berpendapat konsep talent management tidak bisa bulat2 diterapkan pada semua organisasi bisnis. Talent management mungkin cocock untuk organisasi skala besar dan hi-tech sehingga memiliki daya saing kelas dunia. Lain halnya untuk organisasi bisnis skala kecil yang kelas lokal, cukup hanya menggunakan konsep competency management. 
Manusia dalam ukuran normal memungkinkan untuk didevelop competency-nya, sehingga pada akhirnya memiliki kinerja unggul. Kinerja unggul ini yang mesti punya ukuran yang benar2 sesuai dengan ukuran keberhasilan  bisnis organisasi bisnis tersebut. 
Di Indonesia kalau sudah ada namanya diskriminasi, lalu timbul kecemburuan dan ujung2nya iklim kerja tidak kondusif. Kalau sudah begini timbul permasalah baru dalam budaya perusahan... hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya berpendapat konsep talent management tidak bisa bulat2 diterapkan pada semua organisasi bisnis. Talent management mungkin cocock untuk organisasi skala besar dan hi-tech sehingga memiliki daya saing kelas dunia. Lain halnya untuk organisasi bisnis skala kecil yang kelas lokal, cukup hanya menggunakan konsep competency management.<br />
Manusia dalam ukuran normal memungkinkan untuk didevelop competency-nya, sehingga pada akhirnya memiliki kinerja unggul. Kinerja unggul ini yang mesti punya ukuran yang benar2 sesuai dengan ukuran keberhasilan  bisnis organisasi bisnis tersebut.<br />
Di Indonesia kalau sudah ada namanya diskriminasi, lalu timbul kecemburuan dan ujung2nya iklim kerja tidak kondusif. Kalau sudah begini timbul permasalah baru dalam budaya perusahan&#8230; hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abiasya</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-4160</link>
		<author>abiasya</author>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 04:30:18 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-4160</guid>
		<description>Mas Yodhia, hampir smua konteksnya org bisnis, gmn klo tuk org nir-laba? pa mungkin talent-management diterapkan? pa perlu modif khusus? kebetulan say berkecimpung di PT dlm bid yg terkait manajemen, meski sy sendiri tdk punya lb manajemen.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Yodhia, hampir smua konteksnya org bisnis, gmn klo tuk org nir-laba? pa mungkin talent-management diterapkan? pa perlu modif khusus? kebetulan say berkecimpung di PT dlm bid yg terkait manajemen, meski sy sendiri tdk punya lb manajemen.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Joe lee</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-3730</link>
		<author>Joe lee</author>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 09:24:49 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-3730</guid>
		<description>Mencapai visi misi perusahaan dengan pendekatan talent management tentu akan menjadi lebih efektif.  Tapi tunggu, jika  implementasinya dengan cara yang dipaparkan pak Yodhia, jelas tidak populer. Why? becouse as a leader we have to know a little about human body chemistry. The peopple paradigm says     " The justiced and equality for all peopple ".
So artinya kita sedang melawan hukum alam,  diakhir permainan kita tentu akan tahu bentuk kesudahannya.

Perhatikanlah alam ini dengan seksama, kita akan menemukan bahwa keseimbangan adalah rahasia untuk mendapatkan outcome dengan cara yang elegant and smart.

Namun sebagai pelaku bisnis tentu masih ada cara mensiasati pencapaian visi misi perusahaan. Jika dengan talent management telah dibuktikan bahwa pekerja akan productive dan maximal. Bagaimana jika posisi non core di outsorce keperusahaan yang men-corekan posisi tersebut. Tentu semua akan mendapatkan the best outcome and the justiced for all...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mencapai visi misi perusahaan dengan pendekatan talent management tentu akan menjadi lebih efektif.  Tapi tunggu, jika  implementasinya dengan cara yang dipaparkan pak Yodhia, jelas tidak populer. Why? becouse as a leader we have to know a little about human body chemistry. The peopple paradigm says     &#8221; The justiced and equality for all peopple &#8220;.<br />
So artinya kita sedang melawan hukum alam,  diakhir permainan kita tentu akan tahu bentuk kesudahannya.</p>
<p>Perhatikanlah alam ini dengan seksama, kita akan menemukan bahwa keseimbangan adalah rahasia untuk mendapatkan outcome dengan cara yang elegant and smart.</p>
<p>Namun sebagai pelaku bisnis tentu masih ada cara mensiasati pencapaian visi misi perusahaan. Jika dengan talent management telah dibuktikan bahwa pekerja akan productive dan maximal. Bagaimana jika posisi non core di outsorce keperusahaan yang men-corekan posisi tersebut. Tentu semua akan mendapatkan the best outcome and the justiced for all&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yohanes</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-2924</link>
		<author>yohanes</author>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 02:32:34 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-2924</guid>
		<description>memang benar apa yang dikatakan pak yodia,., namun kita juga harus melihat bahwa company adalah satu kesatuan yang mendukung...
Seorang koki pun tanpa adanya marketing tidak akan mampu menghasilkan sebuah restoran seperti buffet,ataupun restoran lainnya yang sejenis.
Setiap orang mmpunyai job functionnya masing-masing sesuai dengan comptency nya dan harus saling mendukung demi terciptanya satu visi dan misi perusahaan, jadi dapat dikatakan bahwa hampir semua elemen di perusahaan adalah core.
Terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang benar apa yang dikatakan pak yodia,., namun kita juga harus melihat bahwa company adalah satu kesatuan yang mendukung&#8230;<br />
Seorang koki pun tanpa adanya marketing tidak akan mampu menghasilkan sebuah restoran seperti buffet,ataupun restoran lainnya yang sejenis.<br />
Setiap orang mmpunyai job functionnya masing-masing sesuai dengan comptency nya dan harus saling mendukung demi terciptanya satu visi dan misi perusahaan, jadi dapat dikatakan bahwa hampir semua elemen di perusahaan adalah core.<br />
Terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Shanty Mahanani</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-2519</link>
		<author>Shanty Mahanani</author>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 02:59:25 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-2519</guid>
		<description>Masalahnya, mental "calon pengkhianat" susah diterawang! Karyawan posisi strategis yang sudah terlanjur dimanja, ternyata seorang mata-mata..!
Blog Cantik
http://pyramid-online.blogspot.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Masalahnya, mental &#8220;calon pengkhianat&#8221; susah diterawang! Karyawan posisi strategis yang sudah terlanjur dimanja, ternyata seorang mata-mata..!<br />
Blog Cantik<br />
<a href="http://pyramid-online.blogspot.com" rel="nofollow">http://pyramid-online.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Harry</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-2176</link>
		<author>Harry</author>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 12:38:11 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2008/09/15/2-filosofi-kunci-mengenai-talent-management/#comment-2176</guid>
		<description>Hallo
Wah menarik sekali diskusi ini, wah ada Mas Imran juga nih, Inco'er kah ??? Hmmm salam untuk teman2 di Sor ya Mas Imran, Mas Darmono, Mas Gustia, Mas Paul, dll...Ok back to the main topic, 
Talent Management memang sangat penting bagi perusahaan yang ingin maju, mampu berkompetisi ditengah era globalisasi, Talent Management pada dasarnya dimulai dari rencana/ target visi dan misi suatu organisasi, bagaimana mencapai visi dan misi tersebut,  berdasarkan hal tsb instrospeksi internal segera dimulai, posisi apa saja yang mendukung visi dan misi perusahaan,  dan menurut saya almost all position sama pentingnya, lalu apakah perusahaan memilki talent people? Talent People dapat diperoleh internally dan externally, umumnya aktifitas Talent Management melalui beberapa proses, contohnya : Plan (Dapatkan resources yang benar2 qualified, melalui proses seleksi rekruitment), Asses serta Develop mereka melalui program pelatihan serta assignment yang terencana dengan baik, siapkan mentor untuk membimbing mereka, Monitor this talented people, cari posisi posisi yang masih vacant, berikan kesempatan resources yang bertalenta ini untuk mengisi kekosongan posisi tsb melalui fit gap analysis, tutup gap mereka dengan program pelatihan, monitor serta evaluasi performance mereka, ini adalah salah satu cara lain untuk menarik tenaga kerja kita untuk memberikan performance terbaiknya bagi perusahaan, retain mereka dengan program pelatihan di posisi ini, berikan reward serta benefit yang menarik atas performance yang telah mereka berikan. Talent Management is one cycle process of getting talented people, manage them, reward them and retain them as our asset, karena konsep Talent Management berkembang dari Human Capital Management dimana kita memperlakukan karyawan sebagai asset/modal/capital perusahaan, once we lost them, we will loose our asset, our capital and this will be a big lost to the company. Ini sekedar komentar sederhana dari saya. Rgrds Harry.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo<br />
Wah menarik sekali diskusi ini, wah ada Mas Imran juga nih, Inco&#8217;er kah ??? Hmmm salam untuk teman2 di Sor ya Mas Imran, Mas Darmono, Mas Gustia, Mas Paul, dll&#8230;Ok back to the main topic,<br />
Talent Management memang sangat penting bagi perusahaan yang ingin maju, mampu berkompetisi ditengah era globalisasi, Talent Management pada dasarnya dimulai dari rencana/ target visi dan misi suatu organisasi, bagaimana mencapai visi dan misi tersebut,  berdasarkan hal tsb instrospeksi internal segera dimulai, posisi apa saja yang mendukung visi dan misi perusahaan,  dan menurut saya almost all position sama pentingnya, lalu apakah perusahaan memilki talent people? Talent People dapat diperoleh internally dan externally, umumnya aktifitas Talent Management melalui beberapa proses, contohnya : Plan (Dapatkan resources yang benar2 qualified, melalui proses seleksi rekruitment), Asses serta Develop mereka melalui program pelatihan serta assignment yang terencana dengan baik, siapkan mentor untuk membimbing mereka, Monitor this talented people, cari posisi posisi yang masih vacant, berikan kesempatan resources yang bertalenta ini untuk mengisi kekosongan posisi tsb melalui fit gap analysis, tutup gap mereka dengan program pelatihan, monitor serta evaluasi performance mereka, ini adalah salah satu cara lain untuk menarik tenaga kerja kita untuk memberikan performance terbaiknya bagi perusahaan, retain mereka dengan program pelatihan di posisi ini, berikan reward serta benefit yang menarik atas performance yang telah mereka berikan. Talent Management is one cycle process of getting talented people, manage them, reward them and retain them as our asset, karena konsep Talent Management berkembang dari Human Capital Management dimana kita memperlakukan karyawan sebagai asset/modal/capital perusahaan, once we lost them, we will loose our asset, our capital and this will be a big lost to the company. Ini sekedar komentar sederhana dari saya. Rgrds Harry.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
