<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: 3 Jawaban Kenapa Karir Anda Mentok</title>
	<link>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/</link>
	<description>Sajian renyah tentang management skills + business strategy</description>
	<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 06:30:45 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: R. Hidajat G</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-4353</link>
		<author>R. Hidajat G</author>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 01:21:13 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-4353</guid>
		<description>Mas Yodhia, wah artikel anda terlalu Locus of Control External... nanti bisa tubrukan dengan artikel anda dalam mengelole stress

Saya berpendapat lain, kenapa karir kita mentok...
Jawaban pertama : Kita tidak punya keyakinan 100% untuk tujuan karir yang telah kita tetapkan, kalaupun ada keyakinan tersebut masih ada keragu-raguan.
Jawaban kedua : Kita kurang banyak berdoa kepada Allah, yang kta lakukan hanya ihtiar saja (peningkatan kompetensi, kinerja unggul dlsbnya)

Mungkin cukup 2 itu saya

Ketika kita yakin akan Pinciptaan Allah dan kita meminta kepadaNya dengan penuh keyakinan serta berusaha secara nyata, maka : Kita akan mendapatkan rezeki yang tak terduga dari arah yang yang terduga. 

Karir adalah bagian dari rejeki</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Yodhia, wah artikel anda terlalu Locus of Control External&#8230; nanti bisa tubrukan dengan artikel anda dalam mengelole stress</p>
<p>Saya berpendapat lain, kenapa karir kita mentok&#8230;<br />
Jawaban pertama : Kita tidak punya keyakinan 100% untuk tujuan karir yang telah kita tetapkan, kalaupun ada keyakinan tersebut masih ada keragu-raguan.<br />
Jawaban kedua : Kita kurang banyak berdoa kepada Allah, yang kta lakukan hanya ihtiar saja (peningkatan kompetensi, kinerja unggul dlsbnya)</p>
<p>Mungkin cukup 2 itu saya</p>
<p>Ketika kita yakin akan Pinciptaan Allah dan kita meminta kepadaNya dengan penuh keyakinan serta berusaha secara nyata, maka : Kita akan mendapatkan rezeki yang tak terduga dari arah yang yang terduga. </p>
<p>Karir adalah bagian dari rejeki</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sugi</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-4334</link>
		<author>sugi</author>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 06:04:20 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-4334</guid>
		<description>mak nyus.
Saya tunggu "impression management" nya, mas Yod.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mak nyus.<br />
Saya tunggu &#8220;impression management&#8221; nya, mas Yod.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yodhia Antariksa</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-3989</link>
		<author>Yodhia Antariksa</author>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 04:32:03 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-3989</guid>
		<description>@ Hadi, ya saya kira keputusan Anda oke juga, lalu apakah kinerja bisnis perusahaan itu kini makin bagus dengan kehadiran Anda. Goodluck.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Hadi, ya saya kira keputusan Anda oke juga, lalu apakah kinerja bisnis perusahaan itu kini makin bagus dengan kehadiran Anda. Goodluck.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hadi</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-3987</link>
		<author>hadi</author>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 01:25:07 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-3987</guid>
		<description>Artikel ini mengingatkan saya pada keputusan yang saya ambil sekitar setahun yang lalu, saat saya yang masih terbilang freshgraduate dan harus mengambil keputusan yang penting untuk menentukan karir saya sendiri.

Saat saya diterima di suatu bank pemerintah skala nasional, bersamaan itu; saya juga baru saja diterima di sebuah perusahaan baru berskala kecil. Teori yang saya pakai justru berbanding terbalik dengan pendapat Pak Yodh, pendapat saya; saat saya masuk di industri skala nasional maka saya hanyalah bagian "sulit terlihat" dari rumah yang sangat gemuk. Namun ketika saya masuk di industri skala kecil maka saya merupakan bagian yang "langsung terlihat" sehingga perubahan yang saya lakukan untuk membuat perusahan ini menjadi gemuk akan cepat mendorong saya untuk mendapat karir yang lebih baik.

Pak Yodh, mohon pencerahan adakah yang salah dari pendapat saya ? 

Regards,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini mengingatkan saya pada keputusan yang saya ambil sekitar setahun yang lalu, saat saya yang masih terbilang freshgraduate dan harus mengambil keputusan yang penting untuk menentukan karir saya sendiri.</p>
<p>Saat saya diterima di suatu bank pemerintah skala nasional, bersamaan itu; saya juga baru saja diterima di sebuah perusahaan baru berskala kecil. Teori yang saya pakai justru berbanding terbalik dengan pendapat Pak Yodh, pendapat saya; saat saya masuk di industri skala nasional maka saya hanyalah bagian &#8220;sulit terlihat&#8221; dari rumah yang sangat gemuk. Namun ketika saya masuk di industri skala kecil maka saya merupakan bagian yang &#8220;langsung terlihat&#8221; sehingga perubahan yang saya lakukan untuk membuat perusahan ini menjadi gemuk akan cepat mendorong saya untuk mendapat karir yang lebih baik.</p>
<p>Pak Yodh, mohon pencerahan adakah yang salah dari pendapat saya ? </p>
<p>Regards,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pakulangit</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-3980</link>
		<author>Pakulangit</author>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 03:02:07 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-3980</guid>
		<description>Mas Yodh, kalau boleh bertanya, bagaimana dengan karyawan seperti saya yang bekerja di perusahaan tanpa ada career coach, supervisor saja tidak ada, padahal perusahaan saya termasuk pemegang proyek nasional berskala besar. Saya 'diarahkan' oleh atasan tertinggi diperusahaan (Dirut) untuk mempelajari pekerjaan yang sebenarnya saya sendiri buta. Padahal idealnya diatas saya ada semacam spv atau project manager yang bisa menstransper keahlian dan memberi pengarahan pada junior. Selama ini belajar hal-hal baru dengan sendiri tanpa sharing dengan rekan kerja. 

Jika Mas Yodh berkenan, mohon kiranya memberi pencerahan, apa yang harus saya lakukan kedepannya?... Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih. Sukses selalu buat Mas Yodhia...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Yodh, kalau boleh bertanya, bagaimana dengan karyawan seperti saya yang bekerja di perusahaan tanpa ada career coach, supervisor saja tidak ada, padahal perusahaan saya termasuk pemegang proyek nasional berskala besar. Saya &#8216;diarahkan&#8217; oleh atasan tertinggi diperusahaan (Dirut) untuk mempelajari pekerjaan yang sebenarnya saya sendiri buta. Padahal idealnya diatas saya ada semacam spv atau project manager yang bisa menstransper keahlian dan memberi pengarahan pada junior. Selama ini belajar hal-hal baru dengan sendiri tanpa sharing dengan rekan kerja. </p>
<p>Jika Mas Yodh berkenan, mohon kiranya memberi pencerahan, apa yang harus saya lakukan kedepannya?&#8230; Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih. Sukses selalu buat Mas Yodhia&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kamal</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-3903</link>
		<author>kamal</author>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 10:32:31 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-3903</guid>
		<description>postingan yang ini koq di feednya gak ada tulsannya ya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>postingan yang ini koq di feednya gak ada tulsannya ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: freddy</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-3856</link>
		<author>freddy</author>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 06:32:49 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2009/03/30/3-jawaban-kenapa-karir-anda-mentok/#comment-3856</guid>
		<description>Artikel yang sangat bagus, kini kita tahu kenapa karyawan dengan prestasi yang bagus tetapi karirnya mentok sampai disitu aja. Apakah ini pertanda bahwa si karyawan ternyata mempunyai bibit-bibit seorang pengusaha,  he2. Sukses!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel yang sangat bagus, kini kita tahu kenapa karyawan dengan prestasi yang bagus tetapi karirnya mentok sampai disitu aja. Apakah ini pertanda bahwa si karyawan ternyata mempunyai bibit-bibit seorang pengusaha,  he2. Sukses!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
