3 Cerita tentang Blue Ocean Strategy

ocean-re.jpgBlue Ocean Strategy, kita tahu, merupakan salah satu tema penting dalam wacana manajemen strategi lima tahun belakangan. Digagas oleh profesor asal Korea, Chan Kim dan rekannya dari Perancis Renee Mauborgne, tema ini hendak mengajarkan kepada kita tentang bagaimana memenangkan kompetisi bisnis yang kian dinamik.

Lalu apa itu sejatinya blue ocean strategy? Apa saja contoh konkrit perusahaan yang telah menerapkannnya? Dan tahapan apa saja yang mesti dilakoni guna menjalankannya dengan berhasil? Kita akan berikhtiar menjawab semua pertanyaan ini sembari menikmati kopi hangat di Senin pagi yang cerah.

Blue ocean strategy pada dasarnya merupakan sebuah siasat untuk menaklukan pesaing melalui tawaran fitur produk yang inovatif, dan selama ini diabaikan oleh para pesaing. Fitur produk ini biasanya juga berbeda secara radikal dengan yang selama ini sudah ada di pasar.

Dengan cara seperti diatas, blue ocean mendorong pelakunya untuk memasuki sebuah arena pasar baru yang potensial, dan yang selama ini “dilupakan” oleh para pesaing. Hal ini tentu berbeda dengan red ocean, dimana semua kompetitor memberikan tawaran fitur produk yang seragam, sama, dan semua saling memperebutkan pasar yang juga sama. Alhasil, yang acap terjadi adalah pertarungan yang berdarah-darah, lantaran arena persaingan diperebutkan oleh para pemain yang menawarkan keseragaman produk dan pendekatan.

Contoh yang paling fenomenal dari dari kisah blue ocean ini misalnya dapat dilihat pada kisah keberhasilan Yamaha dengan skutik Mio-nya. Dulu sebelum motor jenis ini muncul, pasar sepeda motor didominasi oleh jenis konvensional dengan Honda sebagai penguasanya.

Melalui skutik Mio, Yamaha mengintroduksi motor dengan fitur yang berbeda secara radikal dengan produk yang selama ini ada di pasaran. Ia juga segera membidik segmen pasar baru (new market segment) yakni para pelanggan perempuan (female bikers). Dengan pendekatan blue ocean ini, saat itu praktis Yamaha berenang dalam arena pasar baru, yang tidak ada players lain didalamnya. Dengan mudah Yamaha memimpin pasar baru itu, dan itu terus bertahan hingga kini. Keberhasilan ini memang fenomenal, sebab melalui Mio-lah, Yamaha kemudian pelan-pelan merangsek singgasana yang sudah puluhan tahun digenggam sang jawara, Honda.

Contoh blue ocean strategy yang juga legendaris adalah drama kemenangan produk iPod dari Apple yang merebut habis pasar musik digital. Produk iPod ini sungguh inovatif, dan sama sekali berbeda dengan produk sebelumnya, seperti walkman atau CD music player yang dikuasai oleh Sony. Digitalisasi musik adalah fitur kunci dari iPod, selain kemudahan penggunaannya. Dengan segera iPod menguasai pasar baru musik digital, dan jauh meninggalkan Sony yang terpuruk dalam debu keterpurukan dan luka kekalahan.

Contoh lain blue ocean strategy yang tak kalah dramatis tentu saja adalah kisah mendiang mbah Surip dengan lagu Tak Gendong-nya. Ketika arena musik tanah air didominasi oleh musik pop yang mendayu-dayu, ia hadir menawarkan produk dengan fitur yang secara radikal berbeda dengan yang selama ini ada di pasaran : sepotong lagu reggae yang jenaka dalam balutan gaya bohemian. Plus selarik tagline yang amat brilian : I love you full. Dengan segera ia menjelma menjadi ikon baru, menciptakan new market space, dan dalam arena ini ia dengan mudah menaklukkan pasar.

Kisah Yamaha Mio, iPod, dan mbah Surip adalah sepenggal kisah tentang bagaimana konsep blue ocean strategy dibentangkan dalam kenyataan. Semua kisah ini selalu diawali dengan kejelian melihat potensi pasar yang selama ini diabaikan oleh para kompetitor. Dan kemudian semuanya segera disertai dengan tawaran produk dengan fitur yang unik, inovatif dan berbeda (different) dengan yang selama ini ada di pasar.

Melalui cara itulah, para pelaku blue ocean strategy kemudian bisa menciptakan ruang pasar baru, menjangkau new market demand dan sekaligus membuat kompetisi menjadi tidak relevan. Atau mungkin lebih tepatnya : mereka kemudian bisa meninggalkan para pesaingnya dalam rintihan kekalahan. Mio melesat jauh meninggalkan Honda Beat. iPod membuat produk audio Sony tergeletak sekarat dalam ambang kehancuran. Dan nama mbah Surip tiba-tiba melambung, sebelum akhirnya benar-benar melesat menembus langit tuju bidadari.

Strategi blue ocean tak pelak merupakan salah satu siasat yang barangkali mesti dilakukan manakala sebuah perusahaan hendak terus memenangkan kompetisi bisnis yang kian keras. Sebab dengan inilah, mereka kemudian bisa terus menciptakan produk inovatif yang akan digemari para pelanggannya. Dengan cara ini pula, para pelanggan akan senantiasa bisa jatuh hati dengan beragam produk yang ditawarkan; dan kemudian secara serentak berseru “We love your products full !

Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi tentang blue ocean strategy yang lengkap, silakan KLIK DISINI.

Photo credit by ThePres6 @flickr.com

NOTE :
Mau update artikel2 mencerahkan seperti diatas langsung melalui smartphone Anda? Langsung saja invite PIN BBM saya : 583 4191B. Atau invite + save no WA saya di 0812 8644 8789. Bagi yg invite, akan saya berikan BONUS tiga ebook bagus tentang mindset, kebebasan finansial dan cara meraih karir impian. Slide BiruPakar Hijau

50 comments on “3 Cerita tentang Blue Ocean Strategy
  1. Blue Ocean sebenarnya hadir untuk mengayomi dahaga masyarakat atas keluarbiasaan…Mbah Surip mampu melakukan itu ditengah kebosanan masyarakat atas lagu-lagu menye-2 yang begitu hegemonik..Disanalah dia menciptakan tren baru dalam masyarakat yang mendekonstruksi selera masyarakat selama ini.

    Namun, Blue Ocean ini juga seringkali menghasilkan celah kelemahan. Pihak yang menerapkan ini adalah pioneer dalam pasar. Tatkala benar-2 menguasai pasar terkadang kita kelimpungan atas celah yang tidak terpikirkan sebelumnya. Contohnya Apple dengan iPod-nya.. Dulu Apple yakin user akan mengisi content iPod-nya dengan membeli trek di iTunes..Kini pada kenyataanya, banyak user yang melakukannya secara ilegal= meminjam iPod temen untuk kemudian mengkopinya…

    Jika apple gak mampu mengakali, yakinlah sang pioneer hendak terjungkal di kemudian hari.

  2. Produk motor matik Mio saat ini apa sudah bisa dibilang mulai memasuki Red Ocean lagi Mas Yodh? karena kompetitornya (Honda, Suzuki, dll) juga mulai mengikuti kesuksesan Yamaha dengan memproduksi produk sejenis Mio.

  3. Lalu bedanya apa blue ocean dan menemukan unique selling point ? smoga ada pembahasannya :)

    soal Mio skutik, sbnernya bagus secara penjualan tapi jelek secara lalu lintas dan polusi. kalau warga jakarta pasti tau deh sebelnya liat motor :D kecuali sama sama pengendara motor :)

    • Unique selling point atau ups dan blue ocean straregy sebenarnya sama aja. Intinya adalah berbeda dan unik. Tentu saja dalam hal positif.
      Sebenernya teknik ini udah lama ada sejak puluhan tahun lalu. Hanya saja sekarang dikemas dengan penyampaian dan bahasa yg berbeda.

      Salam bisnis

  4. Kreatifitas dan inovasi menopang blue ocean strategy. Blue ocean seiring dengan waktu akan menjadi red ocean, jadi kreatifitas dan inovasi harus tetap dipertahankan bagi perusahaan-perusahaan yg mengambil strategi blue ocean ini.

  5. blue ocean strategy mengedepankan inovasi dan kreativitas.. bukti bahwa bukan hanya costumer driven new innovation.. but new innovation driven costumer..

  6. Mbah Surip mengenal Blue Ocean Strategy, dan bahkan menerapkannya…???
    Yang bener ajaa… Atau malah dia tdk mengenal sedikitpun teori marketing…?? Ataukah dia hanya mengenal secangkir kopi dan gitar butut…??

  7. Betul yg dikatakan Charles Darwin : “It is not the strongest of the species that survive, nor the most intelligent, but the one most responsive to change”.
    Kata kuncinya adalah innovation & creativity, be different.

  8. Strategi Bisnis Laut Biru (Blue Ocean Strategy) berakar dari inovasi dan kreatifitas, Jika kita tidak kreatif dan inovatif dalam mengelola bisnis maka ujung2nya akan tenggelam dalam ’laut merah’ (Red Ocean) … yang perlu diingat disini bahwa kunci inovasi dan kreatifitas tidak hanya terletak pada inovasi teknologi saja, namun juga perlu menonjolkan karakteristik ’ciri khas’ produk yang unique, eksentrik yang tidak dimiliki oleh kompetitor … kita bisa belajar hal tersebut dari fenomena Mbah Surip, Aqua, Yamaha Mio, Soto Gebrag, Pisang Ponti, dll …

  9. Betul sekali apa yang ditulis ciya. Dari semula blue ocean bila kompetitor sudah masuk bisa jadi red ocean. Mungkin menarik pula dibahas “to keep blue remaining blue”.
    Tentang Mbah Surip memang masih bisa diperdebatkan. Yang jelas sebenarnya beliau sudah lama malang melintang di jagad musik (rekaman pertama tahun 1997) dan beliau tidak sendirian. Kalau beliau tidak paham bisa jadi sang produser yang mengangkat dan mengarahkan.
    Contoh lain adalah mendiang Elvis Presley. Seorang bule dengan timbre negro. Sejak awal sang produser memang telah mensetingnya seperti ini.
    Bintang empat untuk artikel ini …

  10. sebenarnya utk strategi blue ocean…, bagus sebgai pioner awal dalam menemukan pasar baru…,
    tapi jangan lupa kadang-kadang butuh energi dan biaya yang sangat besar, belum lagi ketika market sudah mulai ada dan terbuka…, kompetitorpun mulai berenang ke arah yang sama.., sehingga akan jadi read ocean seperti yang dibilang bang Dje…dan ini hukumnya halal dan sah-sah saja. Dan lebih gawatnya lagi kompetitor masuk dengan beberapa perbaikan yang masih ada pada produk kita.
    Belum lagi tidak sedikit produk baru yang diharapkan menjadi blue ocean tapi layu sebelum berkembag.
    Akhirnya yang dibutuhkan memang akan sangat diperlukan continues improvement….

  11. tentang Mio vs Beat, menurut saya kog justru belakangan Beat lebih unggul dibanding Mio yah ?
    btw, untuk tetap berada di blue ocean dibutuhkan kreativitas, inovasi dan tingkat energi yg tinggi. dengan kata lain SDM yg handal, ujung-ujungnya nyampe juga ke fenomena war for talent :D

  12. Kesadaran untuk berpikir strategik dan bertindak taktis dalam konteks penerapan Blue Ocean Strategy harus selalu dirawat dan dikembangkan, mengingat gerak langkah kompetitor tentu tidak akan pernah diam. Hari ini kita memenangkan pertempuran bisnis dengan “damai”, belum tentu besok kita tidak “berdarah-darah”. Menurut saya, kunci membangun continues improvement adalah terlebih dahulu harus dibangun climate openess dan “chemistry” komunikasi di seluruh level karyawan dalam berbagi tacit-eksplisit knowledge

  13. Pak Yodhia, mantap reviewnya. Saya udah punya buku ini lama, tapi belum sempet baca..hihi..maklum sibuk. JAdi tertarik baca lagi. Thanks a lot. Sukses pak.

  14. pemikiran radikal sepeti blue ocean ini sangatlah bagus dilihat dari sisi ide dan konseptual, menemukan blue ocean sendiri juga tidak gampang, tapi juga sebenarnya tidak sulit…cuman ya itu tadi perlu resources yang cukup banyak, karena istilahnya jadi sama dengan “babat alas”…jadi mikir samudra biru apa lagi yang bisa saya olah ya?? berpikir.berpikir.dan berpikir..hehehe. thx mas

  15. Menurut saya,
    Blue ocean ini cocok untuk company yang udah solid. Solid di sini bukan company yg memimpin industri, kaya dan maju tetapi solid di sini dalam artian company dan orang-orang di dalamnya sudah sadar akan 7 tanda kehancuran bisnis (Jagdish N Sheth: Pengingkaran, Arogansi, Sikap Puas Diri, Ketergantungan Kompetensi, Rabun Jauh Persaingan, Obsesi Volume, dan Fanatisme Wilayah). Karena Blue ocean yang diciptakan lebih siap & sempurna, dan senantiasa terjaga hingga terjadinya perubahan market dan penciptaan blue ocean berikutnya.
    Seperti contoh untuk saat ini: Bank Mandiri, BRI, Astra, Garuda Indonesia, Aple, GE, Samsung, IBM (Setelah re-organisasi), dll

    Namun blue ocean ini justru malah menjadi boomerang untuk company yang belum solid. Karena mereka belum siap end to end atas blue ocean yang diciptakannya. Bisa product blue ocean yang diciptakan tidak sempura, bisa operasional yang kurang mendukung, organisasi yg kurang siap, budaya kurang bagus di dalam yang terlanjur mengakar, orientasi yang berbeda satu unit dng yg lainnya, dll (efek dari 7 tanda kehancuran bisnis). Sehingga justru blue ocean yang ada diambil alih kompetitor solid yang lebih siap dan menyempurnakannya.
    Seperti contoh untuk saat ini: Pertamina (masih proses re-organisasi), Telkom (masih proses re-organisasi), BNI, Motorola, Sony, Ericson, BCA, dll => harus hati-hati dalam memutuskan untuk menciptakan blue ocean, perlu perbaikan terlebih dulu strategi di dalamnya, jika perlu, re-organisasi !!

  16. Untuk bidang pendidikan,
    Salah satu contoh yang sudah menciptakan Blue Ocean adalah STT Telkom (Bandung) mungkin Gunadarma & Binus juga sudah.

    Untuk STT Telkom => Fokus pada Pertelekomunikasian
    PENGHAPUSAN, PENGURANGAN, & PENINGKATAN: Berhubungan dengan fasilitas yang ditawarkan (sekolah high teknologi yang serba online, Perpustakaan Modern yang nyaman dan terlengkap, ikatan alumni yang sangat kuat yang sudah menempati posisi penting di sejumlah company ternama hanya dalam waktu singkat bahkan di luar negeri, dosen-dosen berkelas yg diakui internasional, kegiatan extrakulikuler yg beraneka ragam dan mampu menyabet beberapa penghargaan, kurikulum dan gaya mengajar yg diadaptasi dr universitas2 ternama di dunia, Kerjasama penyediaan tenaga kerja untuk company ternama di indonesia maupun di luar negeri seperti Telkom-Telkomsel, Indosat, XL, ZTE, Huawei, Ericson, Kenwood, dll), bahkan secara internasional STT Telkom masuk dalam urutan 1960 Webometrics dan urutan 6 Webometrics untuk skala nasional (Prestasi yang sangat cemerlang untuk sekolah yang baru didirian sekitar tahun 1990-an).

    PENCIPTAAN: Sekolah Khusus Pertelekomunikasian, Laboratorium telekomunikasi terlengkap di ASEAN, Kerjasama Research dng Perusahaan Ternama (Telkom pastinya, Microsoft, Motorola, ZTE, dll), Keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan bergengsi dan kemampuan menyabet beberapa penghargaan (Imagine CUP-Microsift,Youth Forum ITU, Scientific Olympiad, Kompetisi Dikti,dll). dan lain sebagainya

    Sehingga posisi STT Telkom sekarang => walaupun termasuk sekolah termahal di Indonesia namun tetap diburu banyak calon Mahasiswa, walaupun termasuk sekolah termuda di indonesia, tidak hanya membuat persaingan tidak relevan namun juga loyalitas customer & pemasok jg tidak relevan (baik calon mahasiswa maupun pemasok lapangan kerja). Saya rasa kurang dari 10 tahun sudah menjadi World Clas University (seperti Visinya menjadi World Clas University di 2013). Pokoknya 2 jempol dweh buat STT Telkom.

  17. Oh iya, STT Telkom sudah bermetamorfosis menjadi ITT (Institute Teknologi Telkom) berarti 1 step telah mereka lewati untuk lebih solid dan siap lagi menciptakan ocean blue dan menjadi World Clas University.

  18. Setau saya bukan Mio yang lebih dulu tapi skutik Kymco. Hanya saja modelnya yang bongsor sepertinya nggak cocok dengan orang Indonesia. Juga strategi marketing yang kurang jitu ditambah pasar yang saat itu masih elum percaya produk kendaraan selain buatan Jepang. Lalu muncullah Mio dengan inovasi perampingan body. Entah Mio mengekor, mengamati, dan memodifikasi pada Kymco atau tidak. Namun kemudian Mio tampil terdepan dalam penjualan dan image penggagas motor skutik di Indonesia. Soal strategi Mio yang awalnya ditargetkan pada pangsa Wanita nampaknya ini salah, ternyata pengguna Mio justru sebagian besar Laki-laki. Maka muncullah Mio Soul dan penghilangan tag line ‘Wanita Jangan Mau Ketinggalan’. Sementara itu, sekalipun Kymco yang malah sudah melakukan uji mesin di sirkuit Sentul tetap tidak bisa merangsek melawan penjualan dan nama besar Mio.

    Intinya sepakat dengan yang diatas, inisiatif memasuki ranah Blue Ocean bila tidak dibarengi dengan strategi pendukung jitu lainnya maka kompetitor lain yang lebih siaplah yang justru akan memenangkan persaingan.

  19. HOPPOR.COM = Facebooknya Orang Kerja Mau ??, Dari pada Cuma Baca Saja…Silahkan Posting Lowongan Kerja di Website kami…Dijamin dalam 30 Menit Karyawan Terbaik Sudah anda Peroleh. On Line , Live and kompeten ..

    salam Hangat

    hoppor.com

  20. Sejalan dengan waktu konsep blue ocean akan diuji lagi oleh pesaing yang mulai masuk dalam samudra biru yang kemudian menjadi merah karena mulai terjadi pergesekan.

    Menurut saya… kekuatan samudra biru yang mampu bertahan adalah keunikan dalam kompetensi yang dimiliki sebuah organisasi. Karena hal ini sulit untuk ditiru oleh pesaing.

  21. Blue Ocean Strategy, memang strategi jitu untuk merangsek ke dalam pasar. benar benar sebuah cara yang sangat cerdas.

    Pak Yodhia, mohon ijin untuk menyadur postingan bapak, oya sekaligus Profil bapak. Terimakasih.

  22. permasalahan yang akan muncul kemudian adalah..berapa lama perusahaan yang menerapkan BOS akan bisa mempertahankan ceruk pasarnya…mengingat banyak pesaing baru yang muncul sehingga akan kembali menjadi red Ocean …

  23. beberapa penelitian menyebutkan istilah Blue Ocean Strategy baru dimunculkan di tahun 2005, namun ternyata essence dan eksistensi dari Blue Ocean Strategy itu sendiri telah ada dan berhasil diterapkan di Indonesia sejak tahun 1989, katakanlah apa yang dilakukan oleh sampoerna dengan Amild-nya Melihat kenyataan ini, harus diakui bahwa konsep Blue Ocean Strategy pada dasarnya telah melebur dan menjadi bagian dari dunia bisnis, baik di masa silam, masa kini, dan bahkan untuk masa depan.Pada akhirnya Blue Ocean Strategy yang tampil dengan konsep jauh lebih dalam dari hanya sekedar diferensiasi..

  24. setuju dg Om Wisnu. Jika perusahaan menerapkan Blue Ocean Strategy dan kemudian produknya ditiru oleh pesaing, maka akan terjadi Red Ocean Strategy. Pada intinya kita harus selalu menciptakan inovasi baru dalam produk kita dan tidak cukup hanya dengan diferensiasi saja.

  25. memang setiap manusia harus truz berpikir dan belajar untuk dapat membuat inovasi terbaru.. karena manusia itu mahluk yg bertumbuh dan berkembang.. jadi BO mmg merupakan strategi yg baik , yag truz memacu kreatifitas manusia dan menumbuhkan jiwa untuk ber inovasi..
    soal ditiru oleh pesaing itu pasti, tapi ttp menciptakan ide yang lbh baik itu yg lebih penting..

  26. Saya ingin menanyakan hal yang sama seperti pertanyaan Ciya, yaitu Produk motor matik Mio saat ini apakah sudah bisa dibilang mulai memasuki Red Ocean lagi Mas? karena kompetitornya (Honda, Suzuki, dll) juga sudah mulai mengikuti kesuksesan Yamaha dengan memproduksi produk sejenis Mio. Terimakasih.

  27. keren…tapi terkadang tampa sengaja apa yang kita ciptakan cuma bertahan sebentar…lalu dari sana lebih banyak lagi orang2 yang meniru apa yng kita bikin…jadi gimana cara supaya apa yg kita kerjakan tidak ditiru org ya!!

  28. menurut saya, produk pocari sweat itu termasuk Strategi Blue Ocean ya,
    walaupun kemunculan produk ini lebih dulu dari pada kemunculan strategi nya.. belum ada jenis minuman yang berkonsentrasi sebagai pengganti ion tubuh, bahkan sampai sekarang.. berbeda dengan minuman oksigen, yang sudah sangat banyak jenis ragam nya di pasaran..

  29. saya kira pasar motor skutik sudah tidak lagi merupakan blue ocean lagi bagi pabrikan yamaha. karena pemain motor skutik ini telah diisi oleh semua pabrikan motor Jepang di Indonesia bahkan pabrikan motor Korea dan Cina juga sudah mulai memasuki “blue ocean” Yamaha. Jika Yamaha tidak mencari “bule ocean” dalam waktu 1-2 tahun mendatang, bukan tidak mungkin, Honda dengan inovasi skutik Vario dan Scoopy nya akan menggeser Yamaha

  30. mempraktekan BOS setidaknya harus berfikir tentang CHINA..apa seh yang ga bisa dibuat oleh negara itu. meski kwalitas memang jauh dari produk jepang atau eropah.bahkan sekarang untuk mengurangi cost banyak perusahaan jepang bahkan amerika yg membuka pabrik di china. misalnya TOSHIBA dan harley Devidson.

  31. berdasarkan observasi kami kepada pelaku usaha UMKM yang berhasil dengan strategi laut biru, seperti sebuah siklus, laut yang tadinya biru hanya tinggal menunggu waktu laut akan kembali me-merah karena follower (kompetitor anda)akan hadir dan ingin juga menikmati “kekayaan laut” biru yang anda arungi.

    ingin inspirasi lebih dalam, mari berbagi di solusiusahaku.com, kami membawa jutaan orang menuju kesejahteraan. Salam.

  32. ngapain pusing-pusing takut pasar baru yang anda temukan direbut oleh pesaing sih? Kalo memang anda sudah mampu menciptakan market dengan strategi blue ocean itu artinya anda telah siap untuk terus berpikir inovatif dan kreatif.

    Ketika para pesaing sudah mulai mencampuri market yang anda ciptakan, tentunya pada waktu itu anda sudah berada di ujung jalan lain untuk menciptakan market baru kembali.

    Intinya continues improvement dari blue ocean strategy, menjadikan anda selalu barada di depan kompetitor anda.

    Ketika mereka baru menemukan jalan untuk masuk ke market anda, saat itu anda sudah berada di ujung jalan untuk menciptakan pasar baru.

    I like this post, that is the point of “new strategic management”
    Browsing juga varian manajemen strategi “sun tzu art”

  33. Untuk perusahaan kecil lebih baik jangan bermain di laut biru atau laut merah. Tapi saya sarankan di kolam kecil yg penuh dengan ikan. Persaingan dikit, dapat ikan banyak.

    Yg mau ikutan mancing “ikan” silahkan gabung bersama saya. Hehe.

    Salam sukses. Lets do it. Dont just teory.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!