<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Sekeping Kebahagiaan dibalik PHK</title>
	<link>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/</link>
	<description>Sajian renyah tentang management skills + business strategy</description>
	<pubDate>Sat, 31 Jul 2010 21:36:09 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: Donny</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-6303</link>
		<author>Donny</author>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 03:04:55 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-6303</guid>
		<description>Sekali lagi dari starbucks.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sekali lagi dari starbucks&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: linda</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5807</link>
		<author>linda</author>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 21:00:48 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5807</guid>
		<description>secara teori sih gampang... tapi terimakasih atas motivasinya ... walaupun saya sedih karena di PHK ttapi saya tetap akan semangat berusaha mencari tempat kerja yang lain atau kalaupu belum ada yang menerima saya akan membuka lapangan kerja sendiri</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>secara teori sih gampang&#8230; tapi terimakasih atas motivasinya &#8230; walaupun saya sedih karena di PHK ttapi saya tetap akan semangat berusaha mencari tempat kerja yang lain atau kalaupu belum ada yang menerima saya akan membuka lapangan kerja sendiri</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Daniel</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5694</link>
		<author>Daniel</author>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 17:08:03 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5694</guid>
		<description>Saya juga pernah mengalami hal "di-PHK" dari pekerjaan , yakni saat kerusuhan 1998. Sebagai pebisnis, saya mengalami masa-masa yang mencekam karena bisnis saya hilang dalam waktu 1 hari. Syukurlah masih ada yang tersisa yakni : otak dan pengalaman yang tidak bisa diambil dari kita. Setelah berjuang di berbagai perusahaan konsultan dan pengajar di berbagai Universitas , akhirnya saya merasa tiba kini saaatnya membagi pengalaman bisnis ini kepada rekan2. Silahkan mampir dan tukar pikiran ke www.konsultasibisnis.com.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya juga pernah mengalami hal &#8220;di-PHK&#8221; dari pekerjaan , yakni saat kerusuhan 1998. Sebagai pebisnis, saya mengalami masa-masa yang mencekam karena bisnis saya hilang dalam waktu 1 hari. Syukurlah masih ada yang tersisa yakni : otak dan pengalaman yang tidak bisa diambil dari kita. Setelah berjuang di berbagai perusahaan konsultan dan pengajar di berbagai Universitas , akhirnya saya merasa tiba kini saaatnya membagi pengalaman bisnis ini kepada rekan2. Silahkan mampir dan tukar pikiran ke <a href="http://www.konsultasibisnis.com." rel="nofollow">www.konsultasibisnis.com.</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kacong</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5681</link>
		<author>kacong</author>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 02:22:07 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5681</guid>
		<description>emang berat bila mengalami phk (walau saya belum pernah mengalami tapi saya ikut merasakan krn lingkungan saya kebanyakan "orang pabrik" yg kena phk), yang sy amati adalah mereka sulit untuk merubah gaya hidup atau pola konsumsi. bagi yg bersangkutan mungkin "mudah" tapi bagi anak dan istri cukup sulit. kemudian mereka coba bangkit dengan berwirausaha dari uang pesangon tapi karena minim pengalaman dan tidak ada "jiwa" usaha, mereka jatuh dan terpuruk. dalam kondisi seperti ini perlu dukungan orang-orang disekitarnya dan yang terpenting adalah merubah mindsite diri.
terima kasih mas yodhia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>emang berat bila mengalami phk (walau saya belum pernah mengalami tapi saya ikut merasakan krn lingkungan saya kebanyakan &#8220;orang pabrik&#8221; yg kena phk), yang sy amati adalah mereka sulit untuk merubah gaya hidup atau pola konsumsi. bagi yg bersangkutan mungkin &#8220;mudah&#8221; tapi bagi anak dan istri cukup sulit. kemudian mereka coba bangkit dengan berwirausaha dari uang pesangon tapi karena minim pengalaman dan tidak ada &#8220;jiwa&#8221; usaha, mereka jatuh dan terpuruk. dalam kondisi seperti ini perlu dukungan orang-orang disekitarnya dan yang terpenting adalah merubah mindsite diri.<br />
terima kasih mas yodhia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Alfarik Marta</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5673</link>
		<author>Alfarik Marta</author>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 19:49:56 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5673</guid>
		<description>Apapun keadaan yang kita alami di dunia ini adalah manifestasi dari dunia pikiran kita..jadi,apabila kita berpikir bahwa PHK ada sesuatu yang positif bagi kita,maka kita akan ditunjukkan jalan oleh sistem Semesta kepada titik pencapaian yang kita inginkan. Dan jangan lupa...niatkan segala sesuatu dengan Ikhlas :-)
Salam kenal pak Yodhia..sukses selalu untuk bapak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apapun keadaan yang kita alami di dunia ini adalah manifestasi dari dunia pikiran kita..jadi,apabila kita berpikir bahwa PHK ada sesuatu yang positif bagi kita,maka kita akan ditunjukkan jalan oleh sistem Semesta kepada titik pencapaian yang kita inginkan. Dan jangan lupa&#8230;niatkan segala sesuatu dengan Ikhlas <img src='http://strategimanajemen.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Salam kenal pak Yodhia..sukses selalu untuk bapak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: trigus</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5672</link>
		<author>trigus</author>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 16:26:59 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5672</guid>
		<description>mantap, hal tersebut sudah saya alami, kerja dsebuah perusahaan bonafit yang lumayan gede penghasilan tapi sangat rentan dengan stress. diusia yang relatif muda (20) tahun, Tuhan memberikan saya hepatitis yang pada akhirnya menghasilkan phk bagi ku. seperti kisah pakde mike, aku bekerja pada warung internet, keajaiban yang bisa ku dapat adalh, aku menemukan dunia ku, hidup dengan bersosialisasi setiap hari dengan orang2 baru kenal. melapskan tawa keras tnpa beban berat. terima kasih tulisanya pak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mantap, hal tersebut sudah saya alami, kerja dsebuah perusahaan bonafit yang lumayan gede penghasilan tapi sangat rentan dengan stress. diusia yang relatif muda (20) tahun, Tuhan memberikan saya hepatitis yang pada akhirnya menghasilkan phk bagi ku. seperti kisah pakde mike, aku bekerja pada warung internet, keajaiban yang bisa ku dapat adalh, aku menemukan dunia ku, hidup dengan bersosialisasi setiap hari dengan orang2 baru kenal. melapskan tawa keras tnpa beban berat. terima kasih tulisanya pak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: to be number one</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5637</link>
		<author>to be number one</author>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 13:05:21 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/01/11/sekeping-kebahagiaan-dibalik-phk/#comment-5637</guid>
		<description>artikel yang enak dibaca sehingga memberikan inspirasi yang mendalam....

memang benar adanya, point yang sangat berkesan menurut saya pada kesediaan sebagai pelayan kedai kopi, bahkan dengan kesederhanaan dia dan lingkungan kerja serta interaksi dengan teman kerja yang begitu hangat, menunjukkan sebuah iklim kerja, budaya kerja yang solid dan kondusif, meskipun hanya sebatas dilingkungan ngopi dan bukanlah diperusahaan yang buueesarrrrrrrr, implikasinya seperti itu... 

fenomena yang terjadi pada tempat kerja saya mungkin berbanding terbalik dengan kondisi seperti dikedai kopi tersebut, disini saya kerja di perusahaan manufactur ( consumer goods kaya gitulah kira2) disalah satu kota di jawa timur... suasana kerja yang tidak nyaman karena dari komposisi sdm yang ada saling berkompetisi dengan berbagai cara, mungkin seperti marketer gimana caranya biar produknya laku.... 

sama halnya ditempat kita, mereka saling memasarkan dirinya asal pimpinan bisa lebih deket, yang ujung-ujungnya nepotisme yang saling mengklaim, job description divisi lain dicaplok, dan juga kualitas dari leadership pimpinan kita yang tidak ada ketegasan dalam hal pendelegasian tugas, dan juga andaikan untuk mengukur kinerja prestasi, kenapa harus dibikin kaya gitu, apakah tidak lebih baik dicoba pendelegasian yang terstruktur yang akhirnya bisa dievaluasi hasilnya....... 

ini masih jauh dari pemikiran PHK, tetapi sekarang saya punya wacana ingin wirausaha sendiri, karena kerja sebagai karyawan diperusahaan yang guedeeeee.... tapi iklim kerja yang tidak kondusif.... apa jadinya.... karena kita kerja sebagai karyawan yang dibutuhkan iklim dan budaya kerja yang solid dan kondusif serta bersifat teamwork...... kalau yang terjadi sebaliknya... sampai kapankah bertahan..... 

dapat bayaran tapi hati dan perasaan kita setiap harinya tidak nyaman... gimana coba.... kalau konsep - konsep wirausaha ne... sudah ada tinggal membulatkan tekad dan keberanian untuk buka usaha.... mungkin ada yang bisa kasih saran tentang kiat2 pemantaban tekad untuk usaha...
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>artikel yang enak dibaca sehingga memberikan inspirasi yang mendalam&#8230;.</p>
<p>memang benar adanya, point yang sangat berkesan menurut saya pada kesediaan sebagai pelayan kedai kopi, bahkan dengan kesederhanaan dia dan lingkungan kerja serta interaksi dengan teman kerja yang begitu hangat, menunjukkan sebuah iklim kerja, budaya kerja yang solid dan kondusif, meskipun hanya sebatas dilingkungan ngopi dan bukanlah diperusahaan yang buueesarrrrrrrr, implikasinya seperti itu&#8230; </p>
<p>fenomena yang terjadi pada tempat kerja saya mungkin berbanding terbalik dengan kondisi seperti dikedai kopi tersebut, disini saya kerja di perusahaan manufactur ( consumer goods kaya gitulah kira2) disalah satu kota di jawa timur&#8230; suasana kerja yang tidak nyaman karena dari komposisi sdm yang ada saling berkompetisi dengan berbagai cara, mungkin seperti marketer gimana caranya biar produknya laku&#8230;. </p>
<p>sama halnya ditempat kita, mereka saling memasarkan dirinya asal pimpinan bisa lebih deket, yang ujung-ujungnya nepotisme yang saling mengklaim, job description divisi lain dicaplok, dan juga kualitas dari leadership pimpinan kita yang tidak ada ketegasan dalam hal pendelegasian tugas, dan juga andaikan untuk mengukur kinerja prestasi, kenapa harus dibikin kaya gitu, apakah tidak lebih baik dicoba pendelegasian yang terstruktur yang akhirnya bisa dievaluasi hasilnya&#8230;&#8230;. </p>
<p>ini masih jauh dari pemikiran PHK, tetapi sekarang saya punya wacana ingin wirausaha sendiri, karena kerja sebagai karyawan diperusahaan yang guedeeeee&#8230;. tapi iklim kerja yang tidak kondusif&#8230;. apa jadinya&#8230;. karena kita kerja sebagai karyawan yang dibutuhkan iklim dan budaya kerja yang solid dan kondusif serta bersifat teamwork&#8230;&#8230; kalau yang terjadi sebaliknya&#8230; sampai kapankah bertahan&#8230;.. </p>
<p>dapat bayaran tapi hati dan perasaan kita setiap harinya tidak nyaman&#8230; gimana coba&#8230;. kalau konsep - konsep wirausaha ne&#8230; sudah ada tinggal membulatkan tekad dan keberanian untuk buka usaha&#8230;. mungkin ada yang bisa kasih saran tentang kiat2 pemantaban tekad untuk usaha&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
