<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Strategi Bisnis Lion Air Menembus Langit Biru</title>
	<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/</link>
	<description>Sajian renyah tentang management skills + business strategy</description>
	<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 22:32:41 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: anna</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6474</link>
		<author>anna</author>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 15:43:49 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6474</guid>
		<description>kejadian yg saya alami terjadi tgl 27 april 2010.
perjalanan balik dari vietnam/ho chi minh ke jakarta.
saya membawa ibu berumur 86 thn dalam kondisi dorong dgn kursi roda.
ketika chek-in di bandara,saya dibantu kakak ipar yg asli orang vietnam,karena saya tak paham bhs vietnam dan inggris vietnam,maka petugas chek-in wanita vietnam bertanya bertele2 yg dijawab kakak saya dgn bahasa mereka.
terjadi adu mulut dalam bahasa mereka yg intinya tidak diperkenankan orang lain yg menjawab pertanyaan dia,misalnya siapa nama saya,dan menyodorkan sebuah kertas yg tak tau apa isinya utk ditandatangani ibu saya,padahal di pasport sudah tertera TAK BISA T&#62;TANGAN.
setelah keributan tersebut,barulah saya mengetahui wakil lion air di ho chi minh bernama ADY WARDYTO,karena merasa kesal dipersulit petugas tadi,mengetahui ada wakil lion air orang sendiri,maka saya langsung berkata pada si ady ini.....PAK,SAYA HANYA MAU CHEK-IN DAN TIMBANG BAGASI SAYA,KENAPA KOQ DIPERLAKUKAN SEPERTI INI.
lalu soal bagasi yg 48 kg/utk ber-2,harus bayar kelebihan 8 kg,saya katakan perorang kan hanya 24 kg,berarti kelebihan tak sampai 5 kg,utk international kan biasa.....wah..kagetnya saya,si ady ini sangat tidak sopan danmenantang saya utk mengadukannya di jakarta nanti.
mengapa orang kecil/yg hanya perwakilan lion air di luar negeri bisa sesombong itu? bukannya menolong sesama bangsa sendiri diluar sana yg terhambat bahasa asing.
bagaimana jika ady ini jadi orang penting/duta besar di negara lain?
wah bisa2....terlantarlah warga kita diluar negeri ady....ady.
tentang lion air tujuan ho chi minh.
selama penerbangan saya beritahukan pada pramugari,tolong suruh matikan HP.
tapi tak ada pengumuman juga,karena banyak orang vietnam yg tak mengerti inggris,walaupun didepan tempat duduk ada gambar matikan HP.
semestinya manajemen lion air tujuan vietnam harus MEREKAM dalam recorder,MATIKAN HP selama penerbangan dan disiarkan sebelum pesawat take off.
demi keamanan bersama,dengan pelayanan dan keadaan seperti ini,harga tiket tidak terhitung murah .
jakarta-ho chi minh PP rp 3.600.000.
dulu saya naik Garuda mahal sedikit tapi tenang dan puas.
sayang sekarang Garuda tak melayani rute ini lagi,tak tau kenapa....
sekali lagi saya mungkin akan coba Air asia..yg tiketnya lebih murah,siapa tau lebih ramah para petugasnya.

anna</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kejadian yg saya alami terjadi tgl 27 april 2010.<br />
perjalanan balik dari vietnam/ho chi minh ke jakarta.<br />
saya membawa ibu berumur 86 thn dalam kondisi dorong dgn kursi roda.<br />
ketika chek-in di bandara,saya dibantu kakak ipar yg asli orang vietnam,karena saya tak paham bhs vietnam dan inggris vietnam,maka petugas chek-in wanita vietnam bertanya bertele2 yg dijawab kakak saya dgn bahasa mereka.<br />
terjadi adu mulut dalam bahasa mereka yg intinya tidak diperkenankan orang lain yg menjawab pertanyaan dia,misalnya siapa nama saya,dan menyodorkan sebuah kertas yg tak tau apa isinya utk ditandatangani ibu saya,padahal di pasport sudah tertera TAK BISA T&gt;TANGAN.<br />
setelah keributan tersebut,barulah saya mengetahui wakil lion air di ho chi minh bernama ADY WARDYTO,karena merasa kesal dipersulit petugas tadi,mengetahui ada wakil lion air orang sendiri,maka saya langsung berkata pada si ady ini&#8230;..PAK,SAYA HANYA MAU CHEK-IN DAN TIMBANG BAGASI SAYA,KENAPA KOQ DIPERLAKUKAN SEPERTI INI.<br />
lalu soal bagasi yg 48 kg/utk ber-2,harus bayar kelebihan 8 kg,saya katakan perorang kan hanya 24 kg,berarti kelebihan tak sampai 5 kg,utk international kan biasa&#8230;..wah..kagetnya saya,si ady ini sangat tidak sopan danmenantang saya utk mengadukannya di jakarta nanti.<br />
mengapa orang kecil/yg hanya perwakilan lion air di luar negeri bisa sesombong itu? bukannya menolong sesama bangsa sendiri diluar sana yg terhambat bahasa asing.<br />
bagaimana jika ady ini jadi orang penting/duta besar di negara lain?<br />
wah bisa2&#8230;.terlantarlah warga kita diluar negeri ady&#8230;.ady.<br />
tentang lion air tujuan ho chi minh.<br />
selama penerbangan saya beritahukan pada pramugari,tolong suruh matikan HP.<br />
tapi tak ada pengumuman juga,karena banyak orang vietnam yg tak mengerti inggris,walaupun didepan tempat duduk ada gambar matikan HP.<br />
semestinya manajemen lion air tujuan vietnam harus MEREKAM dalam recorder,MATIKAN HP selama penerbangan dan disiarkan sebelum pesawat take off.<br />
demi keamanan bersama,dengan pelayanan dan keadaan seperti ini,harga tiket tidak terhitung murah .<br />
jakarta-ho chi minh PP rp 3.600.000.<br />
dulu saya naik Garuda mahal sedikit tapi tenang dan puas.<br />
sayang sekarang Garuda tak melayani rute ini lagi,tak tau kenapa&#8230;.<br />
sekali lagi saya mungkin akan coba Air asia..yg tiketnya lebih murah,siapa tau lebih ramah para petugasnya.</p>
<p>anna</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: medianto</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6446</link>
		<author>medianto</author>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 03:03:57 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6446</guid>
		<description>Wow nice discussion,

Saya lihat Lion Air sangat baik dalam merancang strategi bisnisnya untuk menguasai pasar domestik. Terkait dengan strategi sdm, saya lihat detailnya dan beberapa percakapan saya dengan pilot dan pramugarinya. Lion Air menggunakan prinsip transaksional atau lebih fokus pada strategi hr yang hanya dilihat pada transaksi saja dan strategi retensi pegawai lebih cenderung dengan value of money. Terlepas dari baik atau buruknya, Lion Air telah mampu untuk menerapkan Performance Based Culture dengan baik. Artinya apabila pegawai tersebut tidak mematuhi target atau perintah maka akan sangat mudah dikeluarkan dan lebih fokus pada produksi. Pegawai yang produksi lebih akan diberikan sejumlah nilai (uang) yang lebih.

Berbeda dengan sesama low cost airline sperti Air Asia, dimana sama2 fokus pada performance based culture namun berbeda pendekatan dimana fix value lebih kecil dibandingkan dengan lion air dan variable value lebih besar dibanding lion air. berbeda dengan lion, value of working life sangat tinggi di Air Asia.

dari pelajaran tersebut, saya teringat bahwa no best fit hr strategy, it depend on how company want to create value and culture. Dua2 nya sama2 low cost airline, performance based hr strategi, namun beda value,

cheers</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wow nice discussion,</p>
<p>Saya lihat Lion Air sangat baik dalam merancang strategi bisnisnya untuk menguasai pasar domestik. Terkait dengan strategi sdm, saya lihat detailnya dan beberapa percakapan saya dengan pilot dan pramugarinya. Lion Air menggunakan prinsip transaksional atau lebih fokus pada strategi hr yang hanya dilihat pada transaksi saja dan strategi retensi pegawai lebih cenderung dengan value of money. Terlepas dari baik atau buruknya, Lion Air telah mampu untuk menerapkan Performance Based Culture dengan baik. Artinya apabila pegawai tersebut tidak mematuhi target atau perintah maka akan sangat mudah dikeluarkan dan lebih fokus pada produksi. Pegawai yang produksi lebih akan diberikan sejumlah nilai (uang) yang lebih.</p>
<p>Berbeda dengan sesama low cost airline sperti Air Asia, dimana sama2 fokus pada performance based culture namun berbeda pendekatan dimana fix value lebih kecil dibandingkan dengan lion air dan variable value lebih besar dibanding lion air. berbeda dengan lion, value of working life sangat tinggi di Air Asia.</p>
<p>dari pelajaran tersebut, saya teringat bahwa no best fit hr strategy, it depend on how company want to create value and culture. Dua2 nya sama2 low cost airline, performance based hr strategi, namun beda value,</p>
<p>cheers</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Tri</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6386</link>
		<author>Tri</author>
		<pubDate>Sat, 01 May 2010 13:04:49 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6386</guid>
		<description>MURAH KOQ MAU ENAK. Walaupun mungkin Lion Air belum bisa menyaingi pelayanannya Adam Air yang amat sangat terkenal "TERBANG KE MAKASSAR DENGAN BONUS SINGGAH GRATIS DI TAMBOLAKA".</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MURAH KOQ MAU ENAK. Walaupun mungkin Lion Air belum bisa menyaingi pelayanannya Adam Air yang amat sangat terkenal &#8220;TERBANG KE MAKASSAR DENGAN BONUS SINGGAH GRATIS DI TAMBOLAKA&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: miss indo</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6341</link>
		<author>miss indo</author>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 08:51:47 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6341</guid>
		<description>Lion air dari segi ketepatan waktu emang bagus.tp dari segi kenyamanan emang kurang bgt secara murahlah dari segi biaya..tp untuk para pramugarinya tolong dong ramah dikit ama penumpang n parahnya masak mo ke toilet aj pk rebutan ama pramugarinya krn dia mo benerin make up ampun plis deh..udh menor gt mbak..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lion air dari segi ketepatan waktu emang bagus.tp dari segi kenyamanan emang kurang bgt secara murahlah dari segi biaya..tp untuk para pramugarinya tolong dong ramah dikit ama penumpang n parahnya masak mo ke toilet aj pk rebutan ama pramugarinya krn dia mo benerin make up ampun plis deh..udh menor gt mbak..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iman Supriyono</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6325</link>
		<author>Iman Supriyono</author>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 02:46:42 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6325</guid>
		<description>seep! semangat kerja bung rusdi kirana yang suka baru pulang kantor sekitar jam 2 malam perlu diteladani. kerja, kerja, kerja! salam kenal mas erik!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seep! semangat kerja bung rusdi kirana yang suka baru pulang kantor sekitar jam 2 malam perlu diteladani. kerja, kerja, kerja! salam kenal mas erik!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jona</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6260</link>
		<author>Jona</author>
		<pubDate>Mon, 12 Apr 2010 15:08:20 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6260</guid>
		<description>Halo salam kenal pak Yodhia Antariksa
Terima kasih saya bisa membaca analisa yang bagus dan sangat bermanfaat utamanya jika ada pihak yang bekompeten dari Lion air membaca tulisan Bapak.
Strategi low cost ini seharusnya bersifat sementara tanpa mengurangi standar layanan yang menyenangkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo salam kenal pak Yodhia Antariksa<br />
Terima kasih saya bisa membaca analisa yang bagus dan sangat bermanfaat utamanya jika ada pihak yang bekompeten dari Lion air membaca tulisan Bapak.<br />
Strategi low cost ini seharusnya bersifat sementara tanpa mengurangi standar layanan yang menyenangkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Erie</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6244</link>
		<author>Erie</author>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2010 15:13:05 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-6244</guid>
		<description>Saya  yakin   LION   pakai  strategy   sewa  beli  semua  pesawat  barunya, dan  tentu  memasang   target  pendapatan  tinggi  untuk  bayar  angsurannya,  kalau  sampai  ada  target  yang  meleset  satu  tahun   saja ,  saya  kira  seluruh  asumsi &#38;  target  jangka  panjangnya  bisa  gagal  .  Mungkin   LION  memang  ditargetkan  untuk  penumpang  yang  tidak  peduli  service,  dan  hanya  peduli  soal  harga,  delay  pun  tidak  masalah  (   toh  penumpang  pikir  masih lebih  cepat  ketimbang  naik  bis  atau  kereta   dan   di bis  atau  kereta   juga  tidak  ada  pramugari  yang  senyum  koq,  masih  mending  di  LION   bisa  lihat  pramugari   cantik).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya  yakin   LION   pakai  strategy   sewa  beli  semua  pesawat  barunya, dan  tentu  memasang   target  pendapatan  tinggi  untuk  bayar  angsurannya,  kalau  sampai  ada  target  yang  meleset  satu  tahun   saja ,  saya  kira  seluruh  asumsi &amp;  target  jangka  panjangnya  bisa  gagal  .  Mungkin   LION  memang  ditargetkan  untuk  penumpang  yang  tidak  peduli  service,  dan  hanya  peduli  soal  harga,  delay  pun  tidak  masalah  (   toh  penumpang  pikir  masih lebih  cepat  ketimbang  naik  bis  atau  kereta   dan   di bis  atau  kereta   juga  tidak  ada  pramugari  yang  senyum  koq,  masih  mending  di  LION   bisa  lihat  pramugari   cantik).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
