4 Tren Bisnis Penting yang Layak Disimak di Tahun 2013

Minggu pertama bulan Januari sudah kita jemput, mungkin dengan segumpal harapan. Mungkin juga dengan setangkup optimisme : bahwa tahun ini mestinya kita semua bisa menjelahahi perjalanan waktu dengan penuh kesuksesan.

Lalu tren bisnis apa yang layak dicermati di tahun ini? Tren yang mungkin akan terus bergerak, membawa perubahan dalam cara kita mengolah hidup dan menjemput rezeki. Tren yang mungkin akan terus menyeruak, menghadirkan sejumlah peluang yang layak di-ringkus.

Di hari Senin pertama tahun ini, di tengah rintik hujan yang terus merinai, sambil di temani secangkir teh yang masih hangat, saya mau menghadirkan sajian tentang 4 Tren Utama. Sajian yang akan mengajak kita menjelajah 4 tren bisnis penting yang layak disimak di tahun 2013 ini.

Berikut 4 Tren yang mestinya kudu dicermati. Siapa tahu dibaliknya ada peluang yang bisa ditangkap.

TREN # 1 : The Explosion of Mobile Internet. Tren ini adalah tentang your digital behaviors. Sejumlah lembaga riset memprediksi suatu saat akan jauh lebih banyak orang yang meng-akses internet via smartphone, bukan melalui PC ataupun laptop.

Faktanya, dengan kian canggihnya Android, BB dan Other Smartphones; kita melihat dimana-mana orang begitu asyik dengan gadgetnya itu. Apa yang mereka lakukan, kala mata mereka begitu asyik dengan screen smartphone : browsing berita sepakbola terkini, menelisik timeline di media sosial, ataupun sekedar berbalas email penting dari kantor mereka.

Saya sendiri begitu : sudah lama saya membaca berita-berita bola Detik.com dari smartphone yang saya miliki; tidak pernah lagi dari laptop. Begitu juga, kegairahan saya untuk berbagi ilmu di Twitter juga dipicu oleh tren itu : tentang the explosion of mobile internet.

Tentu saja tren ini akan membawa implikasi, antara lain : kian lenyapnya koran/majalah model lama nan jadul yang memakai kertas; juga peluang bagaimana cara memasang iklan di mobile internet secara lebih efektif; atau juga tentang makin hilangnya relasi sosial yang hangat (sebab semua orang sudah terlalu asyik dengan mobile internet phone mereka).

TREN # 2 : Apartemen di Pinggiran Kota. Dulu, apartemen hanya ada di pusat kota (Jakarta/Surabaya). Kini, makin banyak apartemen yang dibangun di kota pinggiran (hinterland city) seperti Bekasi, Tangerang dan Depok. Dan tren ini akan makin berkembang di masa mendatang.

Kenapa bisa seperti itu? Sebab : harga tanah dan rumah yang kian melangit, bahkan di wilayah kota pinggiran. Harga rumah ukuran 70 M2 di Bekasi sekarang sudah menembus 400 jutaan. Kapan Anda bisa beli rumah kalau gajinya cuman 5 juta/bulan?

Sementara, apartemen dengan ukuran yang sama di Bekasi Barat, bisa ditebus dengan harga “hanya” 150 jutaan. Jauh lebih murah dibanding landed house.

Tren harga rumah dan apartemen yang terus melambung akan jadi problem serius bagi jutaan pasangan muda yang baru menikah. Tanpa penghasilan memadai, selamanya mereka akan tetap tinggal di Pondok Mertua Indah atau Griya Kontrakan Kencana.

TREN # 3 : Entrepreneurship becomes lifestyle. Tiga empat tahun belakangan ini, gairah entrepreneurship atau wirasauah memang seperti tengah menanjak. Buku, kursus dan seminar tentang wirausaha selalu laris dimana-mana. Festival wirausaha juga terus berlangsung.

TREN diatas tampaknya akan terus melambung di tahun ini. Komunitas khusus wirausaha seperti Komunitas Tangan Di Atas akan terus berkembang pesat sejalan dengan tren ini.

Tren ini akan makin bagus jika juga merasuk ke dunia kampus. Dengan begitu akan lebih mudah dikembangkan sarjana dengan gelar job creators, bukan sarjana job seekers.

TREN # 4 : E-Commerce – It’s Time. Oke, gelombang e-commerce dan online business itu mungkin tak lagi terbendung. Tren ini, dikombinasikan dengan ledakan mobile internet, akan makin memberikan lentingan yang ampuh bagi munculnya ribuan pebisnis online yang sukses.

Memang kisah spektakuler seperti Amazon.com (yang diprediksi suatu saat akan mengalahkan retailer offline terbesar di dunia, Walmart, dari sisi penjualan) belum terjadi di tanah air. Namun ini mungkin hanya soal waktu. Akan ada masa dimana orang berbelanja tidak lagi ke Giant atau Carrefour, namun cukup mengklik smartphone mereka dari rumah sambil duduk leyeh-leyeh.

Demikianlah 4 TREN penting yang layak disimak di tahun 2013. Kita melihat 4 Tren ini mungkin akan terus mewarnai jagat kehidupan bisnis hingga beberapa tahun ke depan.

Memang, kadang sulit untuk memprediksi masa depan. Maka cara paling mudah untuk meramal masa depan adalah dengan menjadi trend-makers, bukan sekedar penonton.

The Best Way to Predict the Future is to Invent It.

Photo credit by Paul Bica @flickr.com

NOTE :
Anda ingin mendapatkan update artikel2 mencerahkan seperti diatas langsung melalui smartphone Anda? Langsung saja invite PIN BBM saya : 2B18E347. Atau invite + save no WA saya di 0812 8644 8789. Bagi yg invite, akan saya berikan BONUS tiga ebook bagus tentang mindset, kebebasan finansial dan cara meraih karir impian. Slide BiruPakar Hijau

42 comments on “4 Tren Bisnis Penting yang Layak Disimak di Tahun 2013
  1. Terimakasih atas inspirasi renyah pagi ini Pak, sepertinya poin 3 & 4 memang saat ini paling banyak menjadi pililhan para pegawai kantoran untuk membuka bisnis sampingan melalui media online…

  2. Dua ranah online masuk jadi trend. Ini luar biasa mengingat masih banyak trauma kehancuran bisnis dotcom pada akhir 90-an.

    Banyak orang masih “malas” melakukan transaksi online yg dianggap tidak aman.

    Tapi bila benar jadi tren, bisa menjadi harapan banyak orang dan untuk Indonesia

  3. iya nih pak, temen saya baru kerja di perusahaan BUMN di jakarta juga mengeluh harga rumah benar-benar melambung tinggi.

    Untuk gajinya sekarang juga tidak mungkin langsung membeli (program kredit rumah).

    Tren bisnis memang lagi marak pak, apalagi di bidang internet, menjadi atmosfer bagus nantinya bahwa bisnis tidak hanya dikenal yang offline saja, tapi juga online semakin dipahami sebagai bisnis.

  4. Artikel yang mantap pak Yodhia.

    Khusus tren no 4, tak dapat dipungkiri Amazon akan segera menjadi retailer terbesar sedunia mengalahkan Wal Mart.

    Dan uniknya, tren e-commerce yang dulunya dimulai dari jualan buku, produk elektronik, dll seperti yang dilakukan oleh Amazon sekarang telah merambah ke dunia consumer goods.

    Di beberapa negara tren ini sudah mulai terjadi di mana orang beli shampoo, deterjen, sabun, dan keperluan rumah tangga tidak lagi dengan datang langsung ke Supermarket atau Hypermarket, melainkan membeli secara online.

    Saya yakin tren ini akan terus menguat termasuk ke negara yang terus tumbuh seperti Indonesia.

  5. Pak Yod, dengan semakin cepatnya dunia ini bergerak, apakah masih relevan hasil sebuah riset empiris ttg sesuatu hal untuk dijadikan dasar merancang strategi?

    Apa hasil riset tersebut ga malah membatasi kreatifitas imajinasi seseorang?

    Saya sangat setuju kalo cara termudah bukan meramal, tapi jadi tren setter.

    Gimana caranya jadi tren setter tanpa meramal apa yg akan jadi tren?

  6. Saya suka kalimat ini, “Memang, kadang sulit untuk memprediksi masa depan. Maka cara paling mudah untuk meramal masa depan adalah dengan menjadi trend-makers, bukan sekedar penonton”.

    Menginspirasi saya untuk memikirkan sesuatu yang inovatif.

    Thanks Pak Yodhia.

  7. salam kenal Bang Yod,,

    saya hanya ingin kasih wacana realistis.. Khusus untuk bisnis yang memerlukan fasilitas online, untuk mereka yang bermukim di kota besar memang akan mudah dan cepat berkembang

    tapi bagaimana dengan kita yang mukim atau bert4 tinggal di Kota Agraris, seperti Kabupaten Pekalongan bagian selatan misalnya..
    jangankan mendirikan toko online, masyarakat yang online di Internet saja masih bisa dihitung dengan jari..

    dan yang lebih mencengangkan lagi ternyata warnet yang merupakan sarana utama online (karena masih jarang juga masyarakat yang mengakses Speedy di rumah) setiap harinya memang penuh, tetapi yang memenuhi itu mayoritas Remaja dan pelajar, bahkan anak seusia SD juga marak datang ke warnet..

    satu sisi itu positif karena mereka antusias dengan layanan Internet, akan tetapi menjadi ironi ketika yang mereka akses lebih banyak dihabiskan untuk Game Online..

    jadi untuk perkembangan bisnis online di kota agraris seperti kabupaten pekalongan bagian selatan memang masih sangat jauh dari kata-kata best trend..

    Ini sekadar wacana.. trimz

  8. Rono (7) : caranya simple. Kembangkan gagasan inovatif. Lalu wujudkan gagasan itu. Kalau gagasan itu INOVATIF, pasti akan jadi tren baru.

    Contoh : inovasi Apple dalam membuat iPad (tablet). Ini gagasan inovatif. Lalu kemudian Apple bisa mewujudkannya secara nyaris sempurna. Sim salabim; jadilah tren yang kemudian di-tiru produsen lain.

    Be Innovators and Be Trend Makers.

  9. iya, transaksi via online kayaknya makin bersinar.. ada temen saya yang bikin kerajinan flanel, untuk pasal offline malah kurang laku..tapi pasar onlinenya luar biasa kenceng pak..

    yang lucu, pernah ada order dari kota tetangga, saat teman saya kebetulan sedang berkunjung di rumah familinya di kota sebelah, family nya tersebut memamerkan satu set toples flanel yang katanya ‘beli di online ini, gak ada yg jual langsung’

    trus teman saya jawab, ‘Lha..ini khan buatan saya..’ …hehe… padahal waktu dulunya pernah ditawari gk pernah mau..

    Jadi inti dari cerita saya di atas, saat ini transaksi online telah menjadi salah satu TREND pasar.

    Sama seperti TREND belanja di alfamart sma indomaret.. padahal produk di AM dan IM banyak tersedia di warung-warung kecil.. ini cuma masalah trend dan prestise tersendiri..

    mungkin di kota-kota besar ini sudah biasa.. namun perkembangan transaksi online sudah menyebar di daerah..

    dan itu adalah sinyal yang baik bagi perkembangan bisnis dan peningkatan kemampuan dan pengetahuan masyarakat akan tekhnologi internet..

    maaf kalo komennya kepanjangan pak :)

  10. Jadi kita harus cari uang dengan berdagang, memakai kecanggihan teknologi masa kini dengan cara online bisnis;
    dan uangnya buat leyeh leyeh di apartemen pinggiran kota..

    ahaiiii mangstap!

    **************************************************************************

  11. Saya sangat setuju dengan Tren No.1 tentang Mobile Internet.

    Dan semoga tren e-commerce di Indonesia bisa berkembang secara positif, didukung mental yang positif pula. Sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam bertransaksi online.

    Tidak dapat dipungkiri, bahwa dengan adanya Online marketing, dapat meningkatkan penghasilan bagi siapapun yang melakukannya.

    Hanya dengan membuat website, blog atau melalui social media, seseorang sudah dapat melakukan penjualan.

    Jika disikapi secara positif, akan meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia secara signifikan.

  12. Bener pak… saya sudah sedari tahun lalu merintis jualan aneka kebutuhan rumah tangga dan Fashion di Internet, hasilnya cukup lumayan buat bayar SPP kuliah ama menopang hidup sehari-hari.

    Buat yang mau jadi agen saya untuk jualan kaos polos (bahan katun dan combed) bisa langsung follow di twitter saya @tokogrosirasia dan DM untuk bisa saya respon lebih lanjut.
    sory numpang promosi dikit ya pak Yodh ;)

    Terima kasih, semoga tulisan bapak terus menginspirasi kita semua

  13. PAK YOD, MAU TANYA UNTUK BIDANG JASA ,SEPERTI LEMBAGA PENDIDIKAN PELATIHAN BAHASA INGGRIS, POSISI NYA MASIH STRATEGIS NDA UNTUK TREND KEDEPAN? APA YANG HARUS DIPOLES UNTUK JD TREN MAKER? MKSH SARAN2 NYA

  14. Hidayat (32) : ya pasti….bahasa Inggris akan makin dibutuhkan di masa depan seiring globalisasi bisnis.

    Yang harus dipoles…kalau bisa tawarkan juga kursus bahasa Inggris secara online. Dengan video learning. Top markotop.

  15. ****MASIH BINGUNG MENCARI BISNIS ONLINE YANG MANTAP??****

    Banyak Bisnis Online yang silih berganti,

    Yang suka invest saja dengan Profit Tinggi Resiko Hilangnya Tinggi Main HYIP, Anda tahu nggak kemana larinya uang yang di invest di HYIP??, Bukan Untung Yang didapat Kebanyakan Orang Malah Buntung :)
    Yang suka klik2an iklan main PTC, klik terus tiap hari, kalo tidak di upgrade maka profitnya kecil dan kalo lupa ngeklik maka profitnya ilang,

    Kenapa nggak beralih saja ke Bisnis yang sudah jalan hampir 3 Tahun dan rutin membayar member2nya tiap minggu, tanpa WD, tanpa takut SCAM? karena bisnis ini bukan bisnis investasi dibutuhkan kerja yang konsisten butuh waktu ngga sampai 1 jam perhari, yakin dengan tips dan trik yang saya berikan 2-3 tahun insya Allah Anda akan dapat pasif income minimal $2000 perbulan.

    hanya dengan modal pertama Rp 600.000 dan setiap bulannya Rp 100.000, kalau konsisten di bisnis ini bukan tidak mungkin setiap minggu hari kamis malam anda sudah bisa mendapatkan income $100 perminggu juga bisa lebih dari itu tergantung kinerja anda Hebat Bukan?!!

    Segera kuak rahasia pasif income minimal $2000 perbulan, daftarkan diri Anda untuk mencapai impian-impian yang belum diraih.

    silahkan baca tentang stiforp dan testimoninya di http://www.truststiforp.weebly.com

    STOP DREAMING, START ACTION!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!