Gratis Untuk Anda : Bonus Buku 9 Kunci Sukses Entrepreneur

20161001_082345 re9 Kunci Sukses Entrepreneur adalah buku terbaru karangan mas Agus Santoso (dia pernah jadi guest blogger di Blog Legendaris ini juga).

Buku ini menarik dan isinya inspiring : membentangkan berkeping narasi gurih tentang jalan menuju entrepreneurial stardom.

Kabar bagusnya : mas Agus akan memberikan bonus buku bagus 9 Kunci Sukses Entrepreneur ini kepada Anda yang beruntung. Gratis pula ongkos kirimnya. Mau?

Bagaimana cara mendapatkan buku keren ini secara gratis? Berikut informasinya.

Caranya mudah. Anda cukup memberikan komentar di kolom komentar artikel ini, tentang isi buku yang sebentar lagi akan saya narasikan.

Dua komentar terbaik akan saya pilih, dan kemudian akan diberi hadiah buku 9 Kunci Sukses Entrepreneur. Simpel bukan.

Komentaranya bebas. Boleh panjang, boleh pendek. Yang akan saya lihat lebih ke kualitas komentar Anda. Bagi yang selama ini jadi silent reader, monggo, silakan komen juga yak. Siapa tahu Anda jadi pemenangnya.

Nah, sebelum komen, baiklah mari coba kita ulik dulu isi buku menawan ini. Dan seperti biasanya, ulasan atau resensi yang saya tulis juga akan sama gurihnya. Dijamin maknyuss.

Dalam buku ini sejatinya ada 9 kunci yang dibentangkan untuk menggapai jalan indah nan gemilang bernama kesuksesan berbisnis.

Saya akan mencoba mengulas 3 diantaranya, yang menurut saya sangat esensial. Kalau Anda mau lengkap dan mau tahu 6 yang lainnya, ya silakan saja beli bukunya langsung di toko buku terdekat. Wokeee?

Kunci Sukses Entrepreneur # 1 : Entrepreneur Mindset
Bahasa kampung dari entrepreneur mindset itu : pinter golek duwit. Pandai mencari uang.

Pinter golek duwit : ini dia mindset dan kecakapan yang mungkin jarang diajarkan di kampus-kampus. Yang lebih menonjol mungkin pengajaran tentang konsep dan teori. Bukan “skills to generate massive income”.

Entrepreneur mindset ini bisa dilatih asal kita punya kesempatan untuk mempraktekkannya : berkali-kali sembari membentur kegagalan demi kegagalan yang pahit.

Entrepreneur mindset mungkin berbeda dengan employee mindset (kecuali mungkin para karyawan yang bekerja di bagian Sales). Bekerja sebagai karyawan acap hanya berorientasi pada seperangkat jobdes dalam kubus besar bernama birokrasi kantor.

Itulah kenapa terlalu lama bekerja sebagai karyawan bisa membuat Anda terjebak dalam comfort zone, dan pelan-pelan entrepreneur mindset dalam raga Anda lenyap.

Karena itu, bagi Anda yang kelak ingin berwirausaha (sebagai persiapan pensiun), ada baiknya melakukan ekseperimen merintis bisnis sejak masih bekerja. Selain untuk mencari income sampingan, proses itu mungkin juga penting untuk terus menjaga entrepreneur mindset Anda.

Agar mindset itu tidak pelan-pelan lenyap disapu fatamorgana.

Kunci Sukses Entrepreneur # 2 : Focus on Bright Spot
Banyak orang yang mau memulai bisnis, langsung takut : jangan-jangan rugi, jangan-jangan gagal. Kenapa tidak dibalik : jangan-jangan saya akan sukses besar.

Jalani saja impian bisnismu itu dengan DAYA RESILIENSI yang membuncah; nanti pelan-pelan PROFIT akan menjemputmu di ujung sana dengan sepercik senyuman.

Sebagian yang lain fokus pada kekurangan : ndak punya modal-lah, belum punya kompetensi-lah, dan beragam elemen kelam lainnya.

Fokus pada kekurangan yang berlebihan acap justru membuat kita “malas bergerak”. Dan akhirnya nasib Anda terus terbujur kaku di sudut kenestapaan.

Bentangkan optimisme-mu untuk meraih harapan bisnis yang diangankan. Optimis dan yakin bahwa proses perjuangan yang panjang nan melelahkan itu, pada akhirnya akan bisa ditaklukkan.

Namun segera harus saya sampaikan : agar optimisme itu juga berpijak pada bumi. Jadilah optimist yang realistic.

Dalam VIDEO WOW pekan lalu (bisa Anda simak disini), saya sudah menceritakan kesalahan pola pikir positif yang terlalu naif.

Terlalu yakin dan pede dengan rencana bisnismu kadangkala membuatmu mudah kecewa saat ada jalan terjal menghadang.

Optimisme berlebihan bisa membawa Anda dalam jebakan halusinasi yang kelam dan menyakitkan.

Itulah kenapa, selain menjadi optimis realis, Anda harus segara membayangkan TANTANGAN (OBSTACLES) apa yang akan menghadang ditengah jalan.

Dan yang lebih penting : apa rencana tindakan atau SOLUSI Anda untuk mengatasi tantangan itu.

Contoh : Anda punya mimpi jualan kaos dengan desain unik secara online dengan target profit 50 juta per bulan.

Segera petakan tantangan apa saja yang akan Anda hadapi.

Lalu yang krusial : langkah apa saja yang harus Anda lakukan untuk mengatasi tantangan itu; skills apa yang harus Anda kuasai, dan kompetensi bisnis apa yang layak dipeluk, agar impian itu bisa menjelma menjadi fakta.

Agar impian yang acap Anda lamunkan itu tidak hanya terpelanting beku dalam sebongkah ilusi.

Kunci Sukses Entrperenuer # 3 : You Need COACH
Mark Zuckerberg jadi legenda karena saat culun dia punya coach hebat bernama Peter Thiel (venture capitalist).

Mendiang Steve Jobs jadi legenda karena saat muda punya coach super bernama Andy Groove (pendiri Intel).

Business coach mungkin sejenis makhluk yang dibutuhkan agar Anda bisa menjadi entrepreneur sukses.

Menurut saya, tugas business coach tidak hanya memberikan bimbingan teknis bisnis yang memang krusial bagi kelanjutan sebuah usaha.

Menurut saya, ada yang tak kalah penting dari seorang coach : ialah yang bertugas MENGGEDOR dirimu untuk terus bergerak disaat kamu lelah dalam menapak perjalanan panjang mendaki puncak kesuksesan bisnis.

Menggedor jiwamu untuk terus keep moving. Menggedor dan terus menagih janjimu untuk melaksanakan apa yang sudah direncanakan.

Show me the results. Jangan malas. Ayo bergerak. Tunjukkan kalau kamu bisa berhasil.

Kadang kalimat-kalimat seperti itu perlu terus disuarakan oleh seorang coach yang penuh empati. Agar pesan itu terus terngiang dan bersemayam dalam sekujur sanubarimu.

Sebab tanpa business coach yang terus dengan intens menyemangati, begitu banyak orang yang berhenti di tengah jalan.

Ya, berhenti di tengah jalan.

Membiarkan segenap impian bisnisnya pingsan dalam keheningan. Dan pelan-pelan mati digilas roda waktu yang terus berjalan ke masa depan.

DEMIKIANLAH, sekilas 3 pilar kesuksesan entrepreneur yang dibentangkan dengan detil dan menarik dalam buku berjudul 9 Kunci Sukses Entrepreneur karangan Agus Santoso.

Kalau Anda ingin tahu 6 kunci lainnya, bukunya sudah bisa Anda beli di toko buku terdekat.

Jika Anda ingin mendapatkan GRATIS buku ini plus FREE ongkir, maka silakan saja komen di kolom komentar dibawah ini. Komen saya tunggu sampai tanggal 9 Oktober 2016.

Dua komentar terbaik akan saya beri bonus buku 9 Kunci Sukses Entrepreneur. Nama pemenang akan langsung saya hubungi via email.

Celebrate your business ideas. Be resilient. Be richer.

9 Ilmu Online yg Membuatmu Makin Tajir dan Kaya. Pelajari Sekarang.

Laydown

83 comments on “Gratis Untuk Anda : Bonus Buku 9 Kunci Sukses Entrepreneur
  1. Saya merasakan betul kehadiran “coach/mentor” bisnis di dalam bisnis online yang saya coba bangun.

    Walaupun hanya secara online, melalui video, tapi memang arahan arahan dari mentor memang penting dan sudah terbukti benar. Yang seringkali mudah terlupakan jika hanya didengar/dilihat sekali saja.

    Oleh karenanya terobosan pembelajaran melalui video online, seperti yang pernah diluncurkan oleh pak Yodhia, memang sangat powerful sekali.

    Terutama dalam hal mendekatkan coach/mentor bisnis ke dalam keseharian kita, dengan biaya yang relatif rendah (sekali bayar) dengan impact yang luar biasa.

    Terus terang blog saya, http://rumahsyariahberkah.com dibangun dengan “bimbingan” secara tidak langsung oleh Pak Yodhia sendiri. Yang sudah bertahun-tahun membangun blog yang fenomenal ini.

    Alhamdulillah karena belajar dengan mentor yang tepat, perkembangan blog tersebutpun lumayan pesat, padahal baru berumur beberapa bulan. Kurang lebih sama dengan umur kursus onlinenya pak Yodh. Hehe..

    Tentunya dengan kombinasi beberapa ilmu yang yang saya pelajari dari beberapa mentor bisnis lainnya (yang lagi-lagi mentoringnya hanya lewat video saja), membuat blog tersebut menghasilkan income yang lumayan. Alhamdulillah..

    Memang benar, seperti yang sering Pak Yodh singgung, bahwa investasi terbaik adalah investasi untuk leher ke atas. Untuk menajamkan skill dan kompetensi diri.

    Terima kasih pak. Semoga selalu menginspirasi.

    Salam hangat

    • Komen saya :

      1. Bukan soal ada mentor / tidak. Namun apakah kita mampu memotivasi diri sendiri atau tidak ? Ini yg lebih penting. Mentor hanya tambahan ( optional ).

      Carilah lingkungan / pergaulan yg positif dan bersemangat.. Maka motivasi kita relatif lebih konsisten.

      2. Berani take action, berani mencoba, jangan takut gagal ( tapi penuh perhitungan ).

      Hitung dan siapkan resikonya ( jika gagal ). Selama tidak membuat kita jatuh miskin, masih ada modal untuk bertahan. Just do it saja. Jangan banyak mikir, toh jika gagal tidak sampai kita hancur ( masih ada ban serep )

      Risk Management, Money Management, Cashflow Management adalah kunci Utama.

      http://www.SonyTrade.com
      Now Everyone Can Profit

  2. Jika kita berpikir BISA, kita benar. Dan jika kita berpikir TIDAK BISA, kita pun benar. Karena keduanya benar, lebih baik pilih BISA. Sebab bisa atau tidak hanya soal waktu.

    Kadang pikiran negatif menciptakan rasa takut dan kekhawatiran oleh sebab ketidakmengertian dan ketidaksiapan kita.

    Kadang seringkali kita merasa takut salah dalam melakukan hal. Terlebih hal tersebut punya tantangan yang besar. Selama salah tadi tidak mengandung dosa, mengapa tidak untuk mencoba? Misalnya saat ada promosi jabatan untuk level pemimpin di perusahaan kita, mengapa tidak kita mencoba mengajukan diri? Mencoba kan tidak bayar. Berhasil syukur. Kalau pun gagal kita punya bekal dan pengalaman untuk dipelajari dikesempatan berikutnya. Setiap orang pasti bakal mengalami hallo effect pada saat pertama kali menjalankan peran baru. Butuh adaptasi dan pengenalan. Begitu setelahnya, semuanya akan terasa baik-baik saja tidak semenyeramkan dan semenakutkan yang dikira diawal.

    Terkadang kata “Tidak Bisa” sebelum mencobanya akan menghambat proses belajar untuk mendapatkan pengetahuan baru. Seperti halnya jika seorang mahasiswa yang takut menghadapi sidang skripsi karena bingung mengerjakannya dari mulai cara, sistematika, dan yang lainnya. Selama dia bersahabat dengan rasa takut tadi, selamanya dia mungkin tidak akan lulus dan merasakan wisuda. Lain halnya jika dia berani menghadapi dan mengambil kesempatan itu. Sekalipun gagal toh masih ada remidial untuk perbaikan yang hasilnya nanti bisa merasakan kelulusan dan menyandang gelar sarjana. Ya, seperti itulah rasa takut. Selalu muncul menumbuhkan kekhawatiran karena ketidaksiapan kita dalam mempersiapkannya. Setiap waktu adalah baik. Tanpa perlu menunggu hari esok, lusa dan seterusnya. So, jika ada peluang dan kesempatan selama kita punya kemampuan, tinggal kita pilih. Take it or leave it!

    Sejalan dengan 9 kunci sukses entrpreneur, ada sebuah pesan dari seorang sahabat yang juga seorang bussiness coach.

    Jika di pelajaran matematika untuk menghitung volume adalah P x L x T. Maka di kehidupan untuk mendapatkan keberkahan rezeki juga memakai rumus uang sama. Rumus pertama:

    1. P (Panjang). Panjangkan pikiran (ilmu) kita. Dengan cara apa? Perbesar kapasitas yang dimiliki
    2. L (Lebar). Lebarkan amal (action) kita. Setiap impian selain butuh ilmu dan perencanaan juga butuh action. Hukum probabilitas berlaku. Semakin banyak kita mencoba, semakin besar peluang kita untuk memenangkan dan mendapatkan.
    3. T (Tinggi). Tinggikan hati (iman) kita. Dengan menggantungkan harapan pada yang Maha Tinggi kita tidak akan pernah kecewa.

    Inilah 3 dimensi manusia. Memiliki panjang, lebar dan tinggi untuk bisa mengukur isinya. Dengan rumus ini rezeki yang dimiliki akan menjadi berkah dan hidup kita akan semakin lapang.

  3. dari point pertama yg bisa saya simpulkan menurut asumsi saya pribadi adlah kalau ternyata jiwa enterpreneur itu jika tidak di aplikasikan dalam jangka waktu yg cukup lama maka akan hilang, ibarat pisau yg tidak diasah dalam jangka waktu lama maka akan secara perlahan akan berkurang jiwa “kepisauan nya”.

    dari point kedua sesuai dengan arahan dari teman aku, jika ingin sukses berbisnis tanamkan lah pola “Jangan MAMAT”, alias jangan MAlu, jangan MAlas dan juga jangan Takut.

    point ketiga, pentingnya seseorang yang bisa jadi pijakan dan penambah semangat dalam menggapai impian anda.

    intinya kita tidak bisa berjalan sendirian tanpa arahan dari orang lain, carilah seorang inspirator yang tepat yg memungkinkan jiwa anda selalu bersemangat di kala sedang down ataupun tidak.

  4. Buku ini sangat menginspirasi dan memotivasi, saya ingin belajar lebih dan lebih lagi. Saya ingin jadi entrepreneur, itulah impian saya selama ini.

  5. Coach penting, tapi menemukan coach belum dibagikan. Seandainya diulas bagaimana menemukan coach akan lebih maknyus.

    Salam