Kenapa Layanan Online Travel Traveloka Makin Melesat?

Woman searching a hotel for vacation. Booking template designed on the screen.Di antara start up players di tanah air, mungkin nama Traveloka termasuk salah satu yang paling mencorong.

Bersama Tokopedia dan Gojek, nama Traveloka memang acap dimasukkan dalam kategori TRIO UNICORN Indonesia. Unicorn adalah sebutan bagi start up yang valuasinya sudah tembus diatas USD 1 Milyar (atau setara Rp 13 triliun).

Mampukah Traveloka terus melejit, dan menjadi the next Icon of Indonesia online company?

Salah satu pendiri Traveloka adalah Fery Unardi, anak asli Padang yang pernah kuliah di Harvard Business School (sekolah bisnis paling prestisius di dunia). Nadiem Makarim, pendiri Gojek juga alumnus Harvard Business School, Boston, USA.

Traveloka yang didirikan pada tahun 2012 kini telah menjelma menjadi situs pemesanan hotel dan tiket pesawat terbang dan hotel no. 1 se-Indonesia.

Bulan April lalu, total pengunjung situs mereka berjumlah 15,2 juta – tertinggi diantara online travel web di Indonesia; dan diatas trafik Tiket.com – pesaing dekat mereka.

Artinya visitor harian mereka berjumlah lebih dari 500 ribu orang. Sebuah angka yang amat impresif untuk situs yang baru berdiri 5 tahun lalu.

Sementara angka yang mendownload aplikasi mobile Traveloka telah tembus angka lebih dari 10 juta kali.

Traveloka sendiri termasuk perusahaan online yang rajin promosi. Iklannya di televisi dan Youtube sangat masif. Tahun ini mereka juga mulai menjadi sponsor Liga Indonesia (olahraga sepakbola adalah hiburan sejuta umat di negeri ini).

Iklan yang masif dan sponsorship itu mungkin langkah Traveloka yang jitu untuk membangun brand awareness yang kuat diantara calon pelanggan mereka.

Online booking tiket dan hotel sendiri merupakan model bisnis online yang menurut saya paling elegan dibanding jenis bisnis lainnya.

Dengan kekuatan algoritme dan inovasi teknologi, mereka mampu menjual tiket dan kamar hotel secara masif, dengan komisi yang menguntungkan. Tidak perlu ribet mengurusi gudang, pengiriman barang atau ribuan karyawan (seperti bikers) yang kadang bikin pusing.

Harus diakui, online booking tiket dan kamar hotel ini memang makin memudahkan pelanggan yang sudah terbiasa dengan digital lifestyle dan smartphone mereka. Ribuan agen travel offline mungkin akan berguguran karena digital revolution semacam ini.

Semenjak adanya layanan online seperti Traveloka ini, saya memang tidak pernah lagi booking tiket dan hotal secara offline. Sebab hanya dengan klik klik, saya sudah bisa pesan tiket atau kamar hotel apapun yang saya mau. Ngapain harus repot telpon dan booking secara offline. So jadul.

Untuk layanan booking tiket online, pesaing terdekat Traveloka mungkin adalah Tiket.com. Namun salah satu fitur inovasi yang akan membuat Traveloka unggul adalah menu reschedule yang mereka rilis belum lama ini. Perubahan jadwal terbang mendadak tak lagi harus bikin pusing.

Sementara untuk layanan booking hotel secara online, pesaing lokal adalah PegiPegi dan Rajakamar. Sementara untuk rival dari luar negeri ada nama Agoda dan Bookingdotcom.

Untuk pasar hotel domestik, kita berharap Traveloka bisa menjadi market leader, melibas Agoda dari luar negeri yang selama ini mungkin cukup mendominasi.

Sejumlah fitur unggulan hotel booking Traveloka barangkali bisa membuat mereka menjadi pilihan terdepan.

Salah satu yang saya suka adalah fitur StayGuarantee yang menjamin saya pasti bisa dapat kamar jika saya menemui kesulitan check in.

Saya pernah menemui pengalaman dalam hal ini. Entah karena otak lagi hang atau karena sering traveling ke luar kota, saya pernah salah pesan hotel. Maksudnya saya mau booking ke Hotel Aryaduta Medan (ini hotel paling saya suka kalau ke Medan), tak taunya saya malah pesan Swissbell Hotel.

Alhasil saat check in ke Aryaduta, petugasnya bilang saya belum booking. Nah dengan fitur Stay Guarantee Traveloka itu, problem semacam ini bisa diatasi dengan mudah (dan open 24 jam).

Fitur StayGuarantee membuat proses check in hotel menjadi lebih nyaman karena kita mendapat kepastian menginap.

Bayangkan kalau Anda baru landing jam 11 malam, dan saat mau check in petugas hotelnya bilang Anda belum booking dan kamar hotel sudah penuh. Mau menginap di emperan toko sebelah hotel?

Fitur lain yang menurut saya krusial dan cukup berani dari Traveloka adalah Traveloka Best Price Guarantee. Maksudnya mereka berani memberi uang pengganti jika ada situs lain yang bisa menyediakan harga kamar hotel lebih murah dari yang mereka tawarkan.

Fitur itu menurut saya amazing juga. Jadi saat kita booking kamar hotel via Traveloka, kita bisa yakin bahwa kita akan mendapatkan penawaran harga yang paling ekonomis. Mereka menyebutnya sebagai “honest price” – harga final yang murah tanpa ada biaya tersembunyi yang bikin hati terkejut.

Saya sendiri bekerja sebagai konsultan manajemen dengan klien yang tersebar di berbagai pulau di tanah air. Ada klien kebun kelapa sawit di Medan, ladang gas raksasa di Jambi, perusahaan energi di Bali hingga grup bisnis besar di Makasar.

Artinya, saya relatif sering travel ke berbagai kota di Indonesia. Terus terang layanan seperti Traveloka membuat proses pemesanan tiket pesawat dan kamar hotel menjadi mudah.

Saya bisa langsung melakukan booking tiket pesawat dan kamar hotel sekaligus langsung dari satu situs. Praktis dan tidak ribet.

Sebagai business traveler yang hectic (hingga saya bisa sampai kenal nama pilot yang bagus landingnya dan yang tidak; kenal dengan sejumlah pramugari dan petugas resepsionis hotel langganan); saya amat membutuhkan kecepatan dalam proses booking tiket dan hotel.

TRAVELOKA tampaknya mampu menawarkan layanan itu dengan elegan dan tangguh. Saya berharap mereka bisa terus menjadi yang terdepan dalam online traveling business di tanah air.

Siapa tahu, suatu saat Traveloka bisa go public di New York Stock Exchange. Kalau kejadian heroik ini terwujud, mungkin saya bisa ikut terbang ke New York menghadiri acara pembukaan IPO-nya.

Dan tentu saya akan booking tiket pesawat dan kamar hotelnya via Traveloka :) :)

banner 6 banner 7

37 comments on “Kenapa Layanan Online Travel Traveloka Makin Melesat?
  1. fitur best price ini emang luar biasa, saya pernah mau pesan langsung kamar hotel di kasir, tapi ternyata beda harganya jauh sekali dgn booking di traveloka, akhirnya saya booking di traveloka tepat di depan kasirnya, dan kasirnya tersipu2 malu

  2. Jagoan memang promosi yang dilakukan para Unicorn ini, termasuk Traveloka.

    Ngiklan memang harus terus menerus dilakukan agar awareness customer tetap kuat.

    selain rajin ngiklan, traveloka juga kreatif mencari cara ngiklan yang unik.


    Blog Khusus HRD (Free 3 ebook keren)
    http://www.manajemensdm.net

  3. Selalu mencerahkan…..

    Banyak cerita dari kawan-kawan yang memiliki usaha traveling BANGKRUT karena kalah bersaing dengan Traveloka.

    Banyak dari mereka GAGAP dan tidak ber-inovasi menanggapi kemunculan Traveloka. Akhirnya tanpa mereka perkirakan bisnisnya KOLAPS.

    Tapi bagi mereka yang sadar perubahan jaman, pelan dan pasti melakukan inovasi, bisnisnya terus berjalan, bahkan bersinergi dengan bidang lain.

    Mereka memperkuat sistem pengelolaan bisnisnya dengan tepat dan akurat, apalagi sistem keuangannya… itu mah WAJIB. lalu

    Bagaimana caranya?

    nggak usah lama-lama, langsung saja ke http://manajemenkeuangan.net/ semua cara sederhana, simpel, dan aplikatif untuk mengelola sistem akuntansi keuangan & SOP ada…

    so berinovasi atau WAFAT selamanya…

    Maturnuwun Kang

  4. Dibanding yg lain, interface nya jg paling ramah n enak dijamah..

    Sama jg dg Tokopedia, sjak pertama belanja dsini langsung ketagihan

    Salut untuk Trio Unicorn.. canggih dan inovatif saja tdk ckup tp jg hrus paham kenyamanan konsumen..

  5. Traveloka melesat selain karena faktor keberanian mengeluarkan budget besar buat promosi, pelayanan prima yang diberikan traveloka memenuhi kriteria harapan pelanggan yaitu:
    – kecepatan
    – ketepatan
    – keramahan
    – kenyamanan

    Keempat hal itu ‘mendoktrin’ pelanggan menjadi loyal. Tak heran Mas Yodhia Antariksa yang notabene orang sibuk menyempatkan diri menulis testimoni cetar membahana khusus buat traveloka :D
    Itulah kekuatan pelanggan yang puas dengan pelayanan penyedia jasa. Mereka akan dengan suka rela merekomendasikan pada orang terdekat. Dan rekomendasi dari orang yang dikenal, lebih dipercaya ketimbang iklan paling menarik sekalipun.
    Tak heran jika banyak yang berpendapat, pelanggan adalah marketer paling handal!!

    Maaf jika apa yang saya utarakan salah :D

  6. Saya baru tahu, kalo traveloka bs ngasi harga murah untuk harga hotel. Karena kemarin2 pernah nyari2 harga di traveloka, trnyata harganya lebih mahal dari bookingdotcom, jadi lebih memilih di bookingdotcom aja.

    Dan setelah baca artikel ini saya cek harga hotel lagi, hotel yang sama dan hari yang sama, ternyata traveloka lebih mahal.

    Bagi traveler low budget, silisih 50K pun sangat berarti. Itu bisa di gunakan untuk makan, ato biaya masuk tempat wisata :D

  7. Investasi dari Traveloka ga main-main, Mas. Mereka berani menananmkan uang untuk booking tiket ke maskapai dalam jumlah milyaran sehingga mendapat diskon yang cukup besar dari maskapai. Sedangkan untuk travel2 offline, uang untuk booking ke maskapai paling besar ratusan juta (itupun sudah modal yang cukup besar bagi travel2 offline), sehingga diskon yang mereka dapatkan dibawah traveloka. Sehingga mereka yang tidak kudet akan berpaling ke traveloka. Belum iklan yang masif, yang membuat orang yang gaptek pun jadi mencoba traveloka kemudian mendapat kenikmatan disana dalam bentuk selisih harga yang cukup lumayan.

  8. Yang menakutkan dari Traveloka adalah sistem pembayarannya. Beberapa kali saya membayar via kartu kredit dan mereka tidak memiliki fitur 3D secure seperti toko online lain. Bayangkan setelah input data cc kita langsung redirect ke thank you page.

    Sebaiknya traveloka segera meningkatkan keamanan pembayaran mereka, jangan sampai ada kejadian pencurian kartu kredit baru mau repot nambal sana sini.

  9. Saya sih kebetulan bukan tipe traveller (walaupun jarang jalan-jalan juga hehe) yang suka nge-hotel sih tapi setelah dapet recomend sama review dari mas yodhia kayanya bisa masuk list aplikasi booking hotel yang kece nih hehe.

  10. Tokopedia, Bulakapak seharusnya juga bisa menjual tiket pesawat ….
    Kalau saja Toped, BL menjual tiket pesawat, Traveloka bakal terancam.
    trafik mereka tinggi ….

  11. Geram sekali terhadap traveloka. Melejit dan menyebar bagaikan Virus . Edan tenan siapa di balik inves dan otak strategi di balik site ini. Alhasil pesaing siap ngantri tumpahan dari Travlka. Heboh sekali.

  12. selalu inspiratif..
    pak saya sudah menjadi pengikut setia pembaca bapak sejak maret 2017.. semua materinya luar biasa dan gampang di serap..

    disini saya sebagai pengikut baru.. apakah saya boleh request untuk artikel motivasi gratis minggu depan..?

    gini pak. saya sekalian mau curhat nih..
    mungkin juga sebagian dari suara para pembaca yang ga bisa tersampaikan

    saya adalah mahasiswa yang sudah tingkat ujung. saat ini saya sudah mempunyai projek bisnis jangka panjang kedepan..

    maksudnya jenis bisnis ini mau saya jadikan sbg ladang penghasilan utama (tanpa kerja yang sebulan di gaji dan ini adalah bisnis skala menengah).. tetapi yang namanya manusia pasti mudah rapuh..

    di saat itu juga saya masih pesimis dgn status keberhasilan bisnis 50% cerah 50% gelap..

    begitu juga yang terjadi pada bisnis saya yang skala kecil ini sedang berjalan tidak mulus..

    ingin berusaha membagi waktu kuliah dgn bisnis ini yang tak bisa di jadikan penghasilan utama. alhasil sekarang saya masih di kirimin pasokan kebutuhan (materi) setiap bulan padahal dalam hati saya ingin benar-benar mandiri :) dari orang tua..

    jadi saya memohon kepada bapak untuk memberi motivasi bagi saya (dan pembaca yang merasakan hal yang sama) melalui artikel minggu depan :)..
    terima kasih

  13. Traveloka ini startup anak bangsa yang membanggakan.. Sepertinya tidak berlebihan kalau saya bilang mereka perusahaan teknologi no. 1 di Indonesia..

  14. Jadi inget sama bapak2 yg curhat kehabisan tiket kereta buat mudik.

    Kata bapak2nya: KAI curang, masa sekarang orang lg nongkrong di WC ympun bisa pesen tiket.

    Saya bilang: itu bukan salah KAInya pak

    Tapi bapaknya tetep ngotot wkwkwk

  15. Iklan yang masif ditambah menjadi sponsor Liga Indonesia merupakan faktor utama mengapa traveloka naik kelas. Notabene sepak bola merupakan olahraga no.1 di masyarakat Indonesia, jadi wajar jika menjadi sponsor di bagian ini akan menaikan branding.

  16. inovasi memang akan selalu membawa perubahan besar.. yang jadul jadul harus siap mengikuti sebelum tenggelam dalam gelapnya dunia inovasi hehe..

    -tempat service laptop makassar terpercaya -

Comments are closed.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!