5 Kesalahan Fatal dalam Menulis Email secara Sopan, Elegan dan Persuasif

Sudah banyak yang komplain dengan kualitas email yang dikirim dedek-dedek muda generasi milenial. Isinya sering nggak sopan dan acap susah dipahami karena pakai bahasa alay. Seringkali mereka menulis email formal dengan gaya seperti chat dengan teman-temannya.

Sejumlah pihak menyebut etika penulisan email yang sopan dan profesional sama sekali tidak dipahami oleh anak-anak muda generasi milenial.

Saya sendiri terus terang sering menerima email yang acap isinya mengandung sejumlah kesalahan serius dalam tata komunikasi yang profesional.

Ingat, cara penulisan email yang buruk — apalagi email untuk mengirim lamaran kerja – dengan segera akan membuat nama Anda tersingkir.

Berikut 5 kesalahan fatal dalam penulisan email, baik email untuk urusan pekerjaan ataupun untuk lamaran kerja.

Kesalahan #1 : Alamat Email

Ini jenis kesalahan yang tampak sepele namun sangat mendasar.

Intinya : saya sering melihat orang mengirim email dengan alamat email yang sangat norak. Misal : pemujaHati@hotmail.com. Atau dengan alamat email katrok seperti : jxc1238**@ymail.com

Bahkan kadangkala ada dedek-dedek muda mengirim email lamaran kerja dengan meminjam alamat email pacarnya. Doh. So unprofessional.

Alamat email yang tidak elegan dengan segera menunjukkan pengirimnya juga tidak elegan.

Jika mengirim email untuk urusan pekerjaan profesional, selalu gunakan nama email yang benar dan profesional.

Disini ada semacam standar dunia penamaan alamat email : yakni sebaiknya menggunakan nama lengkap Anda dengan tanda titik sebagai pemisah.

Misal :
Yodhia.antariksa@yahoo.com

Atau
Dewi.Kumala@gmail.com

Jika nama sudah digunakan bisa memakai nama yang dibalik misal :
Antariksa.yodhia@gmail.com

Hindari nama email dengan kode angka atau tanggal lahir atau kode aneh macam XYZDE.

Sebaiknya, gunakan gmail karena kesannya lebih bagus. Kalau masih pakai yahoo, oke juga. Kalau bisa jangan pakai hotmail d