Get Rich Slowly : Solusi Jitu untuk Melawan Jebakan Mentalitas Instan

Minggu lalu kita sudah mengulas tentang jebakan mentalitas instan, atau keinginan untuk cepat kaya dan cepat sukses.

Padahal kita tahu, sebuah sukses yang epik sangat membutuhkan proses yang panjang nan melelahkan.

Proses tak akan pernah menghianati hasil, demikian sebuah pepatah bilang.

Tanpa ketekunan menjalani proses dengan konsisten, sebuah hasil kesuksesan hanya akan menjadi sekeping ilusi.

Namun di tengah kultur smartphone yang serba bergegas dan penuh distraksi, maka ketekunan menjalani proses yang panjang itu makin lenyap ditelan gemuruh fatamorgana.

Lalu di tengah ritme hidup yang serba penuh distraksi itu, muncul juga mentalitas lain yang tak kalah kelam. Namanya mentalitas mager – sejenis insting untuk lebih nyaman rebahan di kasur sambil scroll-scroll hape, tanpa pernah mau berjibaku melakukan proses yang panjang.

Para pakar human behavior menyebut mentalitas mager itu dengan sebutan “inersia” : atau kecenderungan kita manusia untuk enggan dan malas melakukan action yang rumit dengan penuh konsistensi.

Namun ada kabar baik disini. Kita semua bisa melawan kutukan inersia dan mentalitas instan yang tak menghargai proses itu melalui sebuah prinsip baru.

Prinsip baru ini namanya : Get Rich Slowly. Mari menjadi kaya dengan pelan-pelan. Tidak usah grusa grusu. Tidak usah ingin kaya mendadak yang akhirya hanya akan bikin kita terjebak dalam fantasi kosong.

Bagaimana prinsip Get Rich Slowly ini diterjemahkan dalam langkah yang kongkrit, membumi dan juga simpel dilaksanakan?

Disinilah kita lalu berkenalan dengan konsep yang dirumuskan oleh seorang pioner perilaku dari Stanford University bernama Profesor BJ Fogg. Konsep simpel dan praktikal itu bernama TINY HABITS. Bahasa lainnya small habits.

Riset yang dilakukan BJ Fogg dan juga dikonfirmasi oleh serangkaian riset human behavior lainnya menujukkan fakta yang unik : ternyata perubahan perilaku Anda untuk meraih sukses masif itu jauh lebih efektif jika dimulai dari tiny habits yang dilakukan secara rutin.

Langkah untuk merumuskan tiny habits dimulai dengan apa tujuan epik yang ingin Anda raih, sehingga Anda pelan-pelan kelak akan bisa menjadi lebih sukses dan lebih kaya.

Selanjutnya, rumuskan tindakan konkrit dan kecil skalanya yang bisa Anda lakukan untuk wujudkan tujuan itu. Mulailah tindakan ini dengan skala yang sangat kecil, dan kemudian jadikan tindakan ini sebagai sebuah habit.

Itulah kenapa kemudian disebut dengan Tiny Habits. Maksudnya : tindakan tersebut dimulai dengan skala yang kecil (tiny), dan lalu ubahlah menjadi habits agar bisa dilakukan secara rutin.

Contohnya begini. Kebetulan sudah lama saya punya impian heroik untuk bisa menulis 30 buku bisnis yang legendaris (dan semoga bisa menjadi best sellers).

Namun seperti kebanyakan orang, saya terjebak lama dalam lamunan kosong. Impian itu hanya ada di kepala, tapi tak pernah ada action untuk mewujudkannya. Sampai kemudian saya bertemu dengan teknik Tiny Habits.

Melalui teknik Tiny Habit, saya akhirnya tahu bahwa saya harus menerjemahkan impian itu ke dalam tiny habit yang harus saya lakukan secara berulang.

Dari proses analisa, saya merumuskan tiny habit yang harus saya lakukan, yakni setiap pagi saya cukup menulis sebanyak 1 halaman saja. Kalau saya bisa melakukan tiny habit ini dengan rutin, maka lama-lama akan jadi buku juga.

Begitulah, tiny habit yang simpel ini lalu saya jalani, dan akhirnya pelan-pelan menjadi bola salju, dan kini saya bisa menulis minimal 5 halaman tiap hari (artinya saya bisa menulis sebuah buku hanya dalam 2 bulan).

POINNYA adalah : temukan tiny habit yang kecil skalanya, mudah bagi Anda untuk memulai dan melakukannya secara rutin.

Contoh tiny habits lain misalnya : membaca buku cukup 10 menit tiap malam (10 menit saja!!); atau jalan kaki 5 menit saja tiap pagi (just 5 minutes!!); atau belajar tentang FB Ads cukup 7 menit setiap habis shalat Isya; atau tiap pagi meluangkan waktu cukup 5 menit untuk menyusun daily plan; dst, dst.

Tentu saja jenis tiny habits bisa berlainan, tergantung situasi yang Anda hadapi.

Tiny Habits yang pada mulanya kecil ini, ternyata berdasar riset, sangat efektif untuk membawa perubahan perilaku yang masif bagi diri Anda, dan akhirnya sangat membantu Anda untuk menjadi lebih sukses dan lebih kaya.

Ada dua penjelasan ilmiah (based on science) kenapa metode Tiny Habits sukses bawa efek dramatis bagi perilaku perilaku orang.

Reason Tiny Habits #1 : Sebab Pada Dasarnya Manusia itu Malas dan Mager

Puluhan riset saintifik tentang human behavior menunjukkan memang kita manusia itu punya kecenderungan untuk mager, dan merasa nyaman dalam zona nyamannya. Kita itu cenderung enggan untuk melakukan sebuah habit baru yang merepotkan.

Berapa banyak orang yang punya resolusi awal tahun ingin rajin olahraga, tapi akhirnya hanya jadi resolusi omong kosong?

Kenapa begitu banyak orang ingin melakukan sesuatu, tapi akhirnya nggak jalan-jalan? Ya karena memang kita manusia itu punya “sikap inersia” tadi (atau malas melakuka action baru yang tidak sesuai zona nyamannya).

Nah cara ampuh untuk melawan kutukan inersia ini adalah dengan memulai sebuah action baru (atau habit baru) dengan skala yang paling kecil dan paling mudah dilakukan. Take tiny actions. Make baby steps.

Prosefor BJ Fogg bilang, mulailah action atau habit baru dengan langkah yang sedemikian mudahnya, sehingga Anda tampak bodoh kalau tetap tak bisa melakukannya. Contoh ekstrem, kalau mau mulai olahraga tapi agak malas, ya mulai saja jalan kaki cukup 1 menit saja. SATU MENIT saja.

Ndak masalah memulai action pertama dengan langkah yang sooo small. Sebab ini tetap lebih bagus dari pada zero action sama sekali.

Itulah prinsip utama Tiny Habits.

Sebab bagi sebagian besar orang, yang paling sulit itu adalah memulai melakukan sebuah action atau habit baru. Maka untuk melawan kutukan ini, awali sebuah habit baru dengan langkah yang so simpel dan mudah dilakukan.

Reason Tiny Habits #2 : Kekuatan Motivasi Terbesar adalah Sense of Progress

Profesor Teresa Amabile dari Harvard Business School dalam bukunya yang berjudul The Power of Small Progress, menuliskan hasil temuan risetnya yang menarik : ternyata motivator terbesar diri kita itu adalah saat kita merasakan adanya sense of progress. Saat kita merasakan adanya kemajuan atau progres dari apa yang kita jalani, maka kita akan terus termotivasi untuk menjalaninya.

Nah tiny habits sukses menyediakan sense of progress itu. Kenapa? Sebab dengan membuat action dalam skala yang kecil, maka kemungkinan besar kita akan mampu menjalaninya.

Misal : saat seseorang memulai tiny habit dengan bilang mulai malam ini saya akan baca buku satu halaman saja; dan kemudian dia bisa menjalaninya selama tiga hari berturut-turut (sebab memang mudah dan simpel membaca satu halaman saja), maka ia akan merasakan sense of progress.

Dan sense of progress itu yang kemudian memotivasi orang tersebut untuk terus menjalaninya. Lama-lama, langkah kecil ini akan makin membesar dan membawa efek bola salju.

Snowball effect. Inilah efek dramatis yang akan tercipta melalui kombinasi tiny habits dan sense of progress.

Sebuah action yang pada mulanya kecil, simpel dan mudah dilakukan, akan memberikan sense of pogress saat benar-benar berhasil diwujudkan. Dan akhirnya sense of progress ini ini akan menggulung membawa efek bola salju.

Pelan namun pasti, akan tercipta efek perubahan besar dan masif dalam diri Anda — dan acap membuat Anda sendiri merasa tercengang dengan efeknya.

Itulah kekuatan tiny habits. Melalui action dan habit yang so small ini, secara perlahan kita mengubah perilaku diri kita menuju ke arah yang lebih baik.

Tiny habits adalah semacam “jembatan proses” yang akan membantu Anda meraih impian sukses yang didambakan. Tiny habits adalah metode yang proven untuk meraih sukses dan kekayaan secara pelan-pelan, namun ampuh efeknya.

Create your tiny habits.
And do your tiny habits consistently.
Trust the process.
Get Rich Slowly.

See you at the top.

Anda pilih Misqien atau Kaya? Dapatkan Ebook yang Sangat Mencekam tentang Jurus Meraih Kekayaaan dan Financial Freedom. Gratis. Download DI SINI sekarang juga. Atau klik gambar di bawah.

Related Post

Kenapa Mentalitas Instan Ingin Cepat Kaya dan Sukses Makin Merebak? Kenapa tampaknya sebagian orang ingin cepat sukses dan cepat kaya? Kenapa mentalitas instan semacam ini kelihatannya makin tumbuh dengan cukup mengesa...
18 comments on “Get Rich Slowly : Solusi Jitu untuk Melawan Jebakan Mentalitas Instan
  1. Tiny habits, saya setuju banget, dengan action ini, langkah kecil yang dilakukan secara terus menerus hingga menjadi habit kita.

    Dan saat kita bisa melihat hasil dari tiny habits tersebut, kita akan termotivasi untuk terus mengulang dan meningkatkan kuantitas dan kualitas dari aktivitas kecil tersebut.

    Salam produktivitas ..

  2. Betul banget Tiny habits saat ini sedang saya lakukan. Saya saaat ini tengah mendalami dunia content creator untuk bisa menerapkan itu semua, tiap pagi aku mulai dengan mengedit vidio pendek ataupun menulis blog 🙂

    Ternyata mampu memberikan dampak ajib sekalii

  3. Menarik memang tiny habits ini.
    Menurut saya tiny habits ini pun bisa menular positif ke orang lain baik secara langsung maupun tak langsung.

    Contohnya sekarang, saya jadi punya tiny habits membaca blog Anda setiap senin pagi.

    Contoh lainnya ialah saya sedang rutinkan kebiasaan tadarus setelah sholat subuh di dekat anak saya yg masih bayi. Ketika saya membaca Al Quran dengan otomatis anak saya mendengarkan.

  4. Mungkin mirip pribahasa:
    “Sedikit-sedikit, lama-lama jadi bukit”

    Dan salah satu jago menerapkan teori ini, salah satunya adalah peminta-peminta di pinggir jalan,
    “Seperak dua perak, lama-lama bisa jadi semiliar” 🙂

    Tidak perlu teori ndekik-ndekik ala profesor 🙂

    Yang sudah baca puluhan buku motivasi dan ikut seminar/workshop/outbond motivasi, malah gak jalan-jalan dan enjoy aja.

    Salam sukses penuh keberkahan.

  5. Sajian yg maknyuss….
    Kebiasaan kecil yg kontinyu di lakukan akan membuat kita jadi terbiasa, awal harus paksakan spt bangun pagi misalnya..
    Salam sukses penuh keberkaahan!

  6. Nah ini yang kemarin sempat saya tunggu2, setelah mengulas penyebab dan kini kita tiba pada solusinya. Riset selalu berbicara data dan hasil yang tidak instant begitupun dengan artikel ini ditulis, tidak instan…

    Kasih bocoran dong pak dimana aja dapetin sumber riset kayak gini…dan pengen juga nulis yang cetar menggelegar kayak gini…

    udah googling2 eh gak dapet sumber aslinya, apa ini pake berbayar?

    Sementara itu aja dari saya….

  7. Saya baru baca ini malam nya pak Yodh, tapi asli, Tulisan pak memang pas dijadikan afirmasi. Apalagi pas lagi down, saat baca blog ini, kaya nge charge spirit gitu sih. Dan tema malam ini cocok sekali dengan daily plan yang akan saya lakukan. Tiny habbit is small step to success.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pilih Kaya atau Misqien?

Dapatkan Buku yg Sangat Mencekam tentang Jurus Meraih Financial Freedom yg Barokah. GRATIS!