Dua Penyakit Inventory Bisnis yang Bisa Membuat Kinerja Bisnis Kolaps

Ada dua jenis penyakit bisnis yang jika terlalu lama dibiarkan akan membuat sebua bisnis bisa kolaps. Penyakit ini jarang disadari orang, dan sering diabaikan, padahal dampaknya sangat buruk bagi kinerja bisnis.

Kedua penyakit ini berhubungan dengan pengelolaan inventory ketersediaan barang. Ya benar, masalah inventory ini sejatinya merupakan elemen esensial bagi kelangsungan sebuah bisnis. Tanpa pengelolaan inventori yang solid, sebuah bisnis bisa terjungkal dalam kerugian.

Secara spesifik ada dua penyakit inventory yang acap membuat para pelaku bisnis pening. Yang pertama adalah over-stock, atau terlalu banyak stock barang yang menumpuk di gudang. Kejadian semacam ini tentu saja membuat boros biaya, sebab ibaratnya ada “dead stocks” yang tidak bisa menghasilkan uang.

Pada sisi lain, gudang juga menjadi terlalu penuh dengan stock barang yang menumpuk. Pengelolaan gudang menjadi sangat tidak efisien. Continue reading

3 Pelajaran Marketing dari Sukses Menjual 3600 Buku Bisnis Sold Out Hanya dalam Sehari

Minggu lalu, saya me-launch trilogi 3 buku saya yang pertama saya tulis. Ternyata hanya dalam sehari, total 3600 buku terjual habis alias sold out.

Apa pelajaran marketing yang bisa dipetik dari kasus ini? Dan juga apa pelajaran social media promotion yang bisa diulik?

Studi kasus semacam ini mungkin bisa memberikan informasi yang aplikatif bagi siapa saja yang kelak akan me-launch sebuah produk bisnis.

Dari proses review dan evaluasi yang saya lakukan, setidaknya terdapat 3 pelajaran marketing krusial yang layak direnungkan.

Mari kita bedah satu demi satu sambil ditemani secangkir kopi susu gula aren yang maknyuss. Continue reading

Growth Hacking – 5 Perusahaan yang Sukses Besar dengan Growth Hacking Strategy

Artikel ini merupakan kontribusi dari Start Up AGATE LEVEL UP (https://agatelevelup.id/)

Maksimalkan potensi bisnismu dengan growth hacking dan raih user sebanyak-banyaknya!

Growth hack erat kaitannya dengan dunia internet. Bagi perusahaan yang baru dirintis atau yang lebih kita kenal dengan perusahaan startup, strategi growth hack sangat disarankan untuk diaplikasikan.

Apa Itu Growth Hacking?

Growth hacking merupakan sebuah teknik marketing yang dapat diterapkan tidak hanya dalam sebuah bisnis startup ataupun e-commerce, tetapi juga dalam bisnis dan industri manapun yang digunakan untuk menentukan cara yang paing efektif untuk mengembangkan bisnis, dimana dalam prosesnya tidak melibatkan marketing saja tetapi juga meliputi proses pengembangan produk, teknik, dan data analitik.

Mengapa Growth Hacking diperlukan Bagi Bisinis?

Strategi growth hack ini sangat diperlukan bagi bisnis khususnya bagi bisnis-bisnis rintisan atau yang lebih dikenal dengan bisnis startup. Karena fokus dari strategi ini adalah memperlihatkan hasil dengan cepat dengan pengeluaran yang minimal. Growth hack cenderung memanfaatkan cara-cara pemasaran yang murah tetapi memiliki dampak yang signifikan seperti menggunakan media sosial atau targeted ads. Continue reading

3 Pelajaran Marketing yang Wow dari Peringkat 20 Brand Indonesia Terbaik

Apa saja 20 Brand Indonesia yang terbaik dan paling mahal nilainya?

Dalam sajian pagi ini kita akan mengulik barisan brand-brand lokal atau juga brand legendaris yang terkenal di tanah air, dan kemudia menelisik berapa brand value mereka.

Setelah membedah peringkat brand paling mahal di Indonesia, maka kita juga akan menelusuri sejumlah pelajaran marketing penting yang bisa kita petik. Continue reading

Perang Pemasaran Big Brands Indonesia

Pakar pemasaran Al Ries & Jack Trout dalam karyanya yang fenomenal berjudul “Positioning : the Battle for Your Mind” menuliskan : perang bisnis itu sejatinya sangat simpel, yakni perang untuk memenangkan persepsi yang ada di benak pelanggan.

Brand bisnis yang unggul selalu adalah brand yang mampu merebut persepsi positif dalam benak para calon konsumen. Positioning mereka kuat menancap dalam sel saraf para pelanggannya.

Lalu bagaimana kiprah BIG Brands di Indonesia dalam melakukan perang untuk menguasai persepsi jutaan calon pelanggannya? Mari kita ulas dalam sajian pagi ini. Continue reading