Yodhia Antariksa June 30th, 2008
You can not manage what you can not measure, demikian guru manajemen Peter Drucker pernah berujar. Spirit kalimat itu mengindikasikan bahwa pengelolaan kinerja manajemen atau kinerja bisnis selalu mesti dilakoni melalui proses dan hasil yang terukur. Tanpa manajemen yang berbasis pada indikator yang terukur dan objektif, sebuah gerak organisasi bisnis bisa terpeleset menjadi sejenis paguyuban yang tak produktif.
Dalam konteks pengukuran kinerja perusahaan ini, sekarang kita mengenal adanya sebuah pendekatan yang disebut sebagai balanced scorecard. Pendekatan ini sendiri dipopulerkan oleh Kaplan and Norton melalui bukunya yang fenomenal itu, Balanced Scorecard : Translating Strategy Into Action. Pengertian balanced scorecard sendiri jika diterjemahkan bisa bermakna sebagai rapot kinerja yang seimbang (balanced). Kenapa disebut seimbang karena pendekatan ini hendak mengukur kinerja organisasi secara komprehensif melalui empat dimensi utama, yakni : dimensi keuangan, pelanggan, proses bisnis internal dan dimensi learning & growth. Continue Reading »
Yodhia Antariksa June 2nd, 2008
Inovasi – inilah sepenggal mantra sakti yang mungkin mesti terus dilafalkan tatkala sebuah perusahaan hendak menjadi pemenang dalam sirkuit persaingan bisnis yang kian brutal. Tanpa kepiawaian merajut proses inovasi secara konstan, sebuah organisasi bisnis bisa tewas terkapar dalam dinamika perubahan yang bergerak dengan cepat. Innovate or die, begitu sebuah slogan yang pernah dipekikkan oleh para pakar manajemen.
Pertanyaannya kini adalah : perusahaan apa yang kira-kira layak dinobatkan sebagai paling inovatif didunia, yakni perusahaan yang selalu mempu mengelola proses inovasi dengan brilian? Setiap tahun majalah Business Week melakukan survei ekstensif kepada ribuan eksekutif di seluruh dunia. Kepada mereka ditanyakan pertanyaan tentang perusahaan apa saja yang menurut mereka paling inovatif di dunia? Berikut daftar ranking 10 pemenangnya. Continue Reading »
Yodhia Antariksa May 26th, 2008
Hewlett Packard, kita tahu, merupakan salah satu perusahaan legendaris dalam bidang teknologi. Dua pendirinya, yakni Bill Hewlett dan Dave Packard, dikenal sebagai dua figur menentukan dalam penciptaan kawasan Sillicon Valley, sebuah tempat yang telah puluhan tahun menjadi kiblat bagi perkembangan industri komputasi global (dua orang ini pulalah yang menjadi mentor bagi Steve Jobs, pendiri Apple, ketika Steve masih menjadi anak ingusan).
Semenjak merger dengan Compaq, HP makin meneguhkan dirinya sebagai perusahaan teknologi rakasasa yang amat tangguh. Pada tahun ini pula, dari aspek nilai penjualan, HP menjelma menjadi perusahaan teknologi nomer SATU dunia, mengalahkan sang raksasa lainnya, yakni IBM dan Intel, serta jauh meninggalkan rival beratnya, Dell dan Samsung. Nilai penjualan tahunan global HP pada tahun 2007 lalu berada pada angka US$ 104 milyar, sementara IBM “hanya” US$ 98 milyar. Continue Reading »
Yodhia Antariksa May 19th, 2008
Chindianesia – China, India, dan Indonesia. Apa yang akan terjadi jika tiga raksasa Asia ini bersatu erat dan bersama-sama mengepakan sayapnya? Impian tentang Kejayaan Asia Raya yang dipekikkan puluhan tahun silam oleh Nehru, Soekarno dan Paman Mao mungkin akan benar-benar menjadi kenyataan yang teramat indah. Inilah impian tentang kejayaan Asia Raya dalam dinamika ekonomi global – dan sebuah hasrat terpendam untuk merobohkan dominasi Amerika dan Eropa yang telah ratusan tahun menguasai peradaban dunia.
Dan aha, impian itu ternyata kian dekat menjadi kenyataan. Simaklah prediksi dari Goldman Sach, sebuah lembaga keuangan terkemuka, berikut ini : pada tahun 2025, ekonomi Indonesia diprediksi akan berada pada peringkat 14 dunia, melibas Kanada. Dan pada tahun 2050, ekonomi China akan menjadi nomer satu dunia, ekonomi India menjadi nomer tiga, dan ekonomi Indonesia menjadi nomer tujuh dunia. Pada tahun itu, ekonomi Indonesia akan mengalahkan ekonomi Jepang, Inggris, dan Jerman. Continue Reading »
Yodhia Antariksa March 24th, 2008
Beberapa hari lalu, saya diundang oleh Kantor Kementerian Menko Perekonomian untuk memberikan workshop didepan para pejabat di lingkungan kantor mereka. Sebagian besar pesertanya adalah para perumus kebijakan yang mungkin akan ikut menentukan arah masa depan ekonomi bangsa ini.
Topik yang saya bawakan dalam kegiatan itu adalah tentang proses penyusunan government performance scorecard. Performance scorecard sendiri dapat diartikan sebagi upaya untuk mengelola kinerja organisasi melalui serangkaian key performance indicators yang jelas, terukur dan kredibel. Kata kunci disini adalah key performance indicators (KPI). Ada juga yang menyebutnya sebagai key performance metrics atau juga performance measurement. Continue Reading »
Yodhia Antariksa February 4th, 2008
Saya lahir dan dibesarkan di kota Pekalongan, sebuah kota yang dikenal sebagai kota batik. Orang tua, adik, dan kakak ipar saya yang masih tinggal di kampung halaman, hampir semuanya bekerja sebagai produsen batik. Nah, untuk membantu memasarkan produk-produk batik mereka ke seantero nusantara (atau bahkan seantero jagat), salah satu adik saya, Adhika bin Farid Akhwan, berinisiatif membuka pasar batik online. Nama pasarnya : www.pasarbatik.com. Nah jika Anda atau pasangan Anda ingin membeli batik – baik secara retail ataupun grosir – silakan saja berkunjung ke situs tersebut. Dijamin oke !!
Jadi silakan berbondong-bondong datang ke www.pasarbatik.com
Yodhia Antariksa January 28th, 2008
I love Sonny Ericsson. Begitulah tagline yang acap kita dengar dari produsen ponsel blasteran Jepang/Swedia ini. Iklan beragam lini produknya yang rancak hadir menyapa kita melalui layar kaca dan papan reklame di sudut-sudut jalanan. Bendera Sony Ericsson (SE) memang tengah berkibar menjulang. Di pasar domestik, serbuan ponsel ini pelan-pelan mampu menggoyang singgasana sang dewa dari Finlandia. Dalam pasar global, pangsa pasar SE terus merangkak naik, meski masih nomer tiga dibawah Samsung dan Nokia. Continue Reading »