Kejatuhan Tragis Yahoo dan Pelajaran Maut tentang Innovator’s Dilemma

yahoo-careers reMinggu lalu, sang pioner internet yang legendaris itu akhirnya menyerah dalam duka. Bisnis inti Yahoo akhirnya diakuisisi oleh Verizon, raksasa telekomunikasi dari Amerika.

Bagaimana mungkin raksasan Yahoo yang dulu pernah begitu digdaya itu bisa jatuh dalam kenestapaan, dan menjadi tidak lagi relevan dalam ledakan digital?

Pelajaran krusial apa yang layak kita petik dari drama kejatuhan Yahoo ini? Dan hikmah inovasi seperti apa yang layak dikenang? Continue reading

3 Pelajaran Krusial dari Blunder Brand Ambassador

isyanaMinggu lalu terjadi sebuah insiden blunder brand ambassador yang layak dijadikan pelajaran dalam soal business communication management.

Alkisah ada sang brand ambassador yang justru terkesan menyarankan publik untuk TIDAK menggunakan produk yang ia iklankan.

Ajaib bukan? Anda dibayar untuk mempromosikan produk sebuah brand, lalu Anda justru komen enggan memakai produk tersebut. Perfect blunder.

Ada 3 pelajaran kunci tentang brand management di era digital yang layak kita ulik. Continue reading

Crazy Valuation dan Misteri Cash Flow dari Tokopedia, Bukalapak dan Gojek

Cover Photo Sosmed_Isyana_G+ Cover reTokopedia, Bukalapak dan Gojek mungkin tiga online start up yang paling banyak dibicarakan dalam 3 tahun terkakhir, dalam jagat e-commerce tanah air.

Tiga start up itu digadang-gadang bisa menjadi ikon digital economy masa depan Indonesia.

Namun Tokopedia, Bukalapak dan Gojek juga mengabarkan pelajaran amat berharga tentang valuasi dan cash flow.

Dan tiba-tiba kita ingat papatah indah ini : profit is queen, cash flow is king. Continue reading

The Innovator’s Dilemma : Jebakan Inovasi yang Membuat Sebuah Bisnis Terpelanting Mati

innovation2 reThe Innovator’s Dilemma sejatinya adalah sebuah judul buku legendaris yang ditulis oleh Prof Clayton Christensen, guru besar ilmu Strategi dari Harvard Business School.

Innovator dilemma adalah saat sebuah bisnis gamang melakukan inovasi, sebab takut inovasinya ini justru akan meng-kanibal produk utama yang menjadi andalannya.

Banyak bisnis yang terlalu mencintai produknya secara berlebihan dan arogan. Rasa cinta yang berlebihan ini acap membuat mereka terpelanting dalam bibir kematian.

Too much love will kill you. Continue reading

Kenapa Sony, Panasonic dan Toshiba Merana namun Toyota dan Honda Tetap Berjaya?

565e50d997635-12The Death of Samurai : Robohnya Sony, Panasonic, Sharp dan Toshiba. Artikel legendaris yang pernah saya tulis 4 tahun lalu ini minggu lalu kembali bergema.

Kita mengenang kembali artikel monumental itu karena hadirnya sejumlah kabar kelam.

Pabrik Panasonic dan Toshiba di Indonesia dikabarkan akan ditutup dan terpaksa mem-PHK sebagian karyawannya. Secara global, Toshiba mengumumkan kerugian hingga 50 triliun rupiah. Sementara Sharp Jepang sebentar lagi akan mati, dicaplok oleh Foxconn, raksasa elektronik dari China.

Namun pertanyaannya, kenapa sang samurai lain, yakni Toyota dan Honda tetap berkibar gemilang?

Apakah artikel The Death of Samurai itu hanya separo mitos? Ataukah memang sebuah ulasan visioner dari blogger legendaris bernama Yodhia Antariksa? Continue reading

Strategi Melawan Dominasi American Brand : Starbucks, Mc Donalds dan KFC

starbucks rePeristiwa teror ledakan bom di depan gerai Starbucks Sarinah Jakarta Kamis lalu menyisakan duka yang kelam. Ditengah kejadian teror itu, muncul pula himbauan dari pihak kepolisian untuk menghindari gerai-gerai American Brand.

Kejadian itu mungkin juga mengingatkan tentang hegemoni brand-brand kuliner dari Amerika yang terus melaju lima tahun belakangan ini. Dimana-mana kita bisa menyaksikan gerai KFC, Mcd atau Starbucks : di setiap mall baru yang muncul dan di sejumlah titik strategis jalanan.

Sambil menyeruput secangkir Cappucino dari Starbucks, mari kita jelajahi tema menarik ini. Continue reading

Serbuan Netflix dan Ledakan Internet Broadband Indonesia

netflix reBerapa rata-rata konsumsi data internet broadband Anda dalam sebulan? 2, 5 atau 10 giga?

Lalu berapa kecepatan rata-rata koneksi internet yang Anda nikmati? 512 KB per second, 2 MBps atau sudah tembus 10 MBps?

Jawaban dari dua pertanyaan tadi mungkin bisa menjadi celah untuk memahami masa depan internet broadband di Indonesia.

Faktanya, hari-hari ini kita tengah menyaksikan apa yang layak kita sebut sebagai internet broadband explosion. Saat Anda bisa menikmati koneksi internet yang wuzz, wuzz wuzz.

Lalu apa implikasi semua ini bagia kehidupan digital kita? Continue reading

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!