Anda Puas dengan Karir Anda Sekarang?

prian-berdasi.jpgMeretas karir dari lajur paling bawah, untuk kemudian menapak secara pasti menuju jabatan puncak dalam sebuah organisasi bisnis, barangkali merupakan sejumput angan bagi sebagian besar orang. Sementara sebagian yang lain mungkin akan memilih berkarir sebagai wirausaha : mencoba berjuang untuk membangun nasib diatas kaki sendiri. Yang lainnya lagi mungkin memilih berkarir sebagai independent professional semacam menjadi arsitek, dokter spesialis, atau konsultan manajemen; meraih nafkah atas dasar keahlian spesifik yang dimilikinya. Continue reading

Human Capital : Sepenggal Dongeng tentang John Lennon dan Bill Gates

beatles-re.jpgSiapa yang tak kenal mendiang John Lennon? Musisi jenius ini dikenal sebagai salah satu seniman terbesar abad 20. Bersama tiga sobatnya, Paul Mc Cartney, Ringo Starr dan George Harrison, ia membangun the Beatles sebagai grup musik paling legendaris di dunia, dan juga salah satu band terkaya di muka bumi. Lewat kecerdasannya, ia meracik lagu-lagu abadi semacam Come Together dan Imagine. Tak heran, jutaan orang menangisi kepergiannya yang tragis di tahun 1980, 8 Desember, tepat jam 10.50 malam ketika empat peluru revolver menembus tubuhnya. Continue reading

PortalHR.com : Sebuah Oase Ditengah Keringnya Informasi Online Bermutu

work-and-beach-re.jpgJika Anda seorang praktisi HR, besar kemungkinan Anda pernah menjelajah sebuah situs bagus berbahasa Indonesia mengenai HR, yakni PortalHR.com. Bagi para praktisi HR sendiri, kehadiran portal ini barangkali merupakan sebuah fenomena yang layak untuk dibanggakan. Sebab setahu saya, para praktisi dan kaum profesional dibidang lain – misal bidang pemasaran, keuangan, produksi, ataupun manajemen strategi – belum ada satupun yang memiliki sebuah situs profesi yang sebaik PortalHR. Dan bagi saya, ini sebuah tragedi…...an online information tragedy. Mengapa? Continue reading

Great Organization, Great People

working-people.jpgGreat organizations are always built by great people. Kejayaan Google misalnya lahir dari visi brilian Sergey Brin dan rekannya Larry Page. Apple menjadi kian berkibar karena kejeniusan Steve Jobs. Pun demikian, kesebelasan Belanda pernah menjadi super team pada era 70-an lantaran kumpulan manusia didalamnya : mulai dari seniman bola Johan Cryuff hingga sang pelatih bergelar jendral Rinus Michel.

Ilustrasi diatas menunjukkan dengan jelas bahwa kisah keharuman suatu organisasi – entah organisasi itu berupa perusahaan atau kesebelasan sepakbola – selalu ditebarkan oleh kumpulan great people, barisan sumber daya manusia yang mumpuni dan bertalenta tinggi. Persoalannya, melahirkan barisan great people ternyata tidak gampang. Lahirnya sang legenda Steve Jobs atau Johan Cryuff tentu tak tiba-tiba datang dari langit ketujuh. Continue reading

Mengisi Acara Workshop tentang HR Scorecard

spiderweb.jpgPada hari Jumat dan Sabtu (9 – 10 November) kemarin, saya diundang oleh HRD Club untuk mengisi workshop dengan tema HR Scorecard. HRD Club sendiri adalah perkumpulan para praktisi SDM yang telah berdiri sejak tahun 1992 dan diasuh oleh PQM – sebuah lembaga konsultan manajemen mutu dan manajemen SDM. Acaranya diselenggarakan di Lembah Hijau, Puncak dan berlangsung dua hari, dimana pada hari pertama diisi dengan workshop di kelas dan kemudian dilanjutkan dengan acara outdoor activity for fun and refreshment (foto-foto yang ditampilkan disini adalah gambaran kegiatan outdoor yang kami lakukan). Terdapat 32 peserta para praktisi manajemen SDM dari beragam perusahaan yang mewakili aneka industri seperti elektronik, farmasi, perkebunan, IT, dan televisi. Lalu, bagaimana liputan isi dan acaranya? Continue reading

Customer Satisfaction or Employee Satisfaction?

angkat-gedung1.jpgMemberikan pelayanan yang memuaskan pelanggan barangkali merupakan pilihan mutlak yang kudu diambil ketika sebuah entitas bisnis hendak melestarikan kejayaannya. Pertanyannya kemudian adalah : langkah strategis apa yang semestinya diambil agar mantra kepuasan pelanggan tak berhenti pada mantra belaka? Dari sejumlah wacana, kita mungkin bisa menyebut beragam item : mulai dari pengembangan visi yang berfokus pada pelanggan; penumbuhan benih-benih inovasi buat menghasilkan high value added products hingga perintisan budaya service excellence, dan juga perampingan proses bisnis untuk mempercepat pelayanan. Lalu, apakah beragam item ini cukup untuk mewujudkan impian tentang satisfied customers? Jawabannya barangkali tidak. Continue reading

Bagaimana Rasanya Bekerja di Google ?

google_logos1.jpgVery fun and very productive…..begitu jawaban yang kira-kira akan diberikan jika judul tulisan ini ditujukan kepada para pekerja Google. Mungkin jawaban seperti inilah yang akhirnya menobatkan mereka sebagai jawara nomer satu dalam survei The Best Place To Work For, sebuah survei tahunan yang diselenggarakan oleh Majalah Fortune buat memilih perusahaan terbaik untuk dijadikan tempat bekerja.

Jika ditelisik lebih dalam mengapa para pekerja di Google begitu enjoy bekerja di perusahaan itu, maka mereka akan memberikan jawaban pada dua hal : fasilitas layanan karyawan yang amat menggiurkan dan – jangan kaget – mutu makanan yang luar biasa sedap. Continue reading

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!