<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>blog strategi + manajemen</title>
	<link>http://strategimanajemen.net</link>
	<description>Sajian renyah tentang management skills + business strategy</description>
	<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 14:08:01 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Blackberry,  Social Proof dan Positive Labeling</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/07/26/blackberry-social-proof-dan-positive-labeling/</link>
		<comments>http://strategimanajemen.net/2010/07/26/blackberry-social-proof-dan-positive-labeling/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 17:00:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yodhia Antariksa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Management BOOKS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategimanajemen.net/2010/07/26/blackberry-social-proof-dan-positive-labeling/</guid>
		<description><![CDATA[Blackberry, kita tahu, kini telah menjadi salah satu gadget yang digandrungi banyak orang.  Tentu saja, larisnya produk ini ditopang oleh fitur-fiturnya yang user-friendly.  Beragam fiturnya membikin para penggunanya bisa saling ber-BBM, dan juga amat praktis untuk ber-FB atau ber-tweet ria.
Namun dibalik meledaknya penjualan gadget BB itu, terselip sebuah fenonema psikologis yang acap disebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/07/lady-re.jpg" title="lady-re.jpg"><img src="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/07/lady-re.jpg" alt="lady-re.jpg" style="border: 1px solid #cccccc; margin: 0pt 12px 5px; padding: 5px; float: right" /></a>Blackberry, kita tahu, kini telah menjadi salah satu gadget yang digandrungi banyak orang.  Tentu saja, larisnya produk ini ditopang oleh fitur-fiturnya yang user-friendly.  Beragam fiturnya membikin para penggunanya bisa saling ber-BBM, dan juga amat praktis untuk ber-FB atau ber-tweet ria.</p>
<p>Namun dibalik meledaknya penjualan gadget BB itu, terselip sebuah fenonema psikologis yang acap disebut sebagai “sikap latah”. Kalau orang lain atau teman-teman saya pakai BB, saya saya harus pakai juga dong; begitu kira-kira bunyi sikap tersebut.</p>
<p>Dalam ilmu perilaku (behavior science), kejadian ini disebut sebagai “<strong>social proof</strong>”. Atau sebuah perilaku individu yang dipicu semata-mata karena orang lain juga melakukan hal yang sama.  <a href="http://strategimanajemen.net/2010/07/26/blackberry-social-proof-dan-positive-labeling/#more-832" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategimanajemen.net/2010/07/26/blackberry-social-proof-dan-positive-labeling/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengais Rezeki dari Penghasilan Sampingan, Kenapa Tidak?</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/07/19/mengais-rezeki-dari-penghasilan-sampingan-kenapa-tidak/</link>
		<comments>http://strategimanajemen.net/2010/07/19/mengais-rezeki-dari-penghasilan-sampingan-kenapa-tidak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 17:00:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yodhia Antariksa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Human CAPITAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategimanajemen.net/2010/07/19/mengais-rezeki-dari-penghasilan-sampingan-kenapa-tidak/</guid>
		<description><![CDATA[Biaya hidup rasanya terus mendaki dari tahun ke tahun, dengan kecepatan yang acap membikin kita terkaing-kaing. Biaya belanja sehari-hari,  biaya anak sekolah (lengkap dengan seabrek kursus-kursunya),  biaya tak terduga (ah, betapa banyaknya pos yang satu ini!), rasanya terus melambung.
Bagi Anda yang bekerja sebagai karyawan kantoran, dimana kenaikan gaji sering cuman segitu-segitu saja, tentu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/07/pohon-uang.jpg" title="pohon-uang.jpg"><img src="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/07/pohon-uang.jpg" alt="pohon-uang.jpg" style="border: 1px solid #cccccc; margin: 0pt 12px 5px; padding: 5px; float: right" /></a>Biaya hidup rasanya terus mendaki dari tahun ke tahun, dengan kecepatan yang acap membikin kita terkaing-kaing. Biaya belanja sehari-hari,  biaya anak sekolah (lengkap dengan seabrek kursus-kursunya),  biaya tak terduga (ah, betapa banyaknya pos yang satu ini!), rasanya terus melambung.</p>
<p>Bagi Anda yang bekerja sebagai karyawan kantoran, dimana kenaikan gaji sering cuman segitu-segitu saja, tentu melambungnya biaya hidup itu acap membikin kepala kliyengan. Belum tiba tanggal gajian, lho kok uangnya sudah habis duluan. Boro-boro liburan sekeluarga ke Bali, uang buat beli susu saja kadang ndak cukup. Doh !</p>
<p>Bagi sebagian besar orang, konsep kebebasan financial (financial freedom) memang masih terasa sebagai sebuah fantasi. Jadi bagaimana dong? Bagaimana agar tidur kita lebih nyenyak, ndak diganggu dengan beban finansial keluarga yang rasanya kian berat?</p>
<p>Dilatari oleh kondisi seperti itulah, lalu muncul gagasan tentang mencari rezeki tambahan dari penghasilan sampingan. Maksudnya, selain gaji sebagai pekerja kantoran, bisa ndak ya kira-kira kita bisa mengais sejumput rezeki tambahan yang halal, dari usaha sampingan?  <a href="http://strategimanajemen.net/2010/07/19/mengais-rezeki-dari-penghasilan-sampingan-kenapa-tidak/#more-829" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategimanajemen.net/2010/07/19/mengais-rezeki-dari-penghasilan-sampingan-kenapa-tidak/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gaji dan Karir Saya Tidak Naik-naik, So What?</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/07/12/gaji-dan-karir-saya-tidak-naik-naik-so-what/</link>
		<comments>http://strategimanajemen.net/2010/07/12/gaji-dan-karir-saya-tidak-naik-naik-so-what/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 17:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yodhia Antariksa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Human CAPITAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategimanajemen.net/2010/07/12/gaji-dan-karir-saya-tidak-naik-naik-so-what/</guid>
		<description><![CDATA[Secara berkala, saya kadang menerima email dari para pembaca blog ini. Isinya bermacam-macam. Ada yang sekedar ingin menanyakan judul buku manajemen yang paling mutakhir, ada yang minta pendapat  mengenai strategi pengembangan SDM, hingga konsultasi minta advis bagaimana caranya membesarkan bisnis.
Namun tak jarang saya menerima email yang isinya curhat dan keluhan yang sarat dengan sembilu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/07/limbo-re.jpg" title="limbo-re.jpg"><img src="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/07/limbo-re.jpg" alt="limbo-re.jpg" style="border: 1px solid #cccccc; margin: 0pt 12px 5px; padding: 5px; float: right" /></a>Secara berkala, saya kadang menerima email dari para pembaca blog ini. Isinya bermacam-macam. Ada yang sekedar ingin menanyakan judul buku manajemen yang paling mutakhir, ada yang minta pendapat  mengenai strategi pengembangan SDM, hingga konsultasi minta advis bagaimana caranya membesarkan bisnis.</p>
<p>Namun tak jarang saya menerima email yang isinya curhat dan keluhan yang sarat dengan sembilu kegusaran.  Isinya terpaku pada sebuah isu klasik : kenapa gaji dan karir saya tidak naik sepesat yang saya harapkan.</p>
<p>Seperti minggu lalu, saya menerima sebuah email yang isinya kurang lebih seperti ini : pak, saya sudah bertahun-tahun bekerja di perusahaan ini dan telah memberikan kerja terbaik; namun kenapa gaji yang diberikan perusahaan rasanya tidak sebanding dengan apa yang telah saya kerjakan.  Di perusahaan ini, karir saya sepertinya mentok, berjalan ditempat, karena manajemen tidak punya kebijakan karir yang jelas. Semuanya serba tertutup dan remang-remang.  Jadi kira-kira apa yang harus saya lakukan, pak?  <a href="http://strategimanajemen.net/2010/07/12/gaji-dan-karir-saya-tidak-naik-naik-so-what/#more-827" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategimanajemen.net/2010/07/12/gaji-dan-karir-saya-tidak-naik-naik-so-what/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>4 Top Public Speakers di Tanah Air</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/07/05/4-top-public-speakers-manajemen-dan-bisnis-di-tanah-air/</link>
		<comments>http://strategimanajemen.net/2010/07/05/4-top-public-speakers-manajemen-dan-bisnis-di-tanah-air/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 17:00:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yodhia Antariksa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Human CAPITAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategimanajemen.net/2010/07/05/4-top-public-speakers-manajemen-dan-bisnis-di-tanah-air/</guid>
		<description><![CDATA[Jagat pengetahuan manajemen dan bisnis di tanah air terus tumbuh dengan sumringah. Pelan-pelan, jagat pengetahuan itu kemudian juga menjelma menjadi sebuah industri yang tak kalah sumringahnya.  Dalam gemerlap “bisnis pengetahuan” itulah, muncul deretan para public speakers yang terus datang menghentak.
Masing-masing datang dengan keunikan gaya dan talentanya. Masing-masing mungkin juga memberikan sumbangan yang penting bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/07/speaking-re.jpg" title="speaking-re.jpg"><img src="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/07/speaking-re.jpg" alt="speaking-re.jpg" style="border: 1px solid #cccccc; margin: 0pt 12px 5px; padding: 5px; float: right" /></a>Jagat pengetahuan manajemen dan bisnis di tanah air terus tumbuh dengan sumringah. Pelan-pelan, jagat pengetahuan itu kemudian juga menjelma menjadi sebuah industri yang tak kalah sumringahnya.  Dalam gemerlap “bisnis pengetahuan” itulah, muncul deretan para public speakers yang terus datang menghentak.</p>
<p>Masing-masing datang dengan keunikan gaya dan talentanya. Masing-masing mungkin juga memberikan sumbangan yang penting bagi kemajuan ilmu manajemen dan bisnis. Namun yang pasti, bagi mereka,  “bisnis pengetahuan” adalah sebuah profesi yang elegan, dan ternyata mendatangkan financial benefit yang mak nyus.</p>
<p>Mari kita simak kiprah empat public speakers yang tergolong top dalam jagat “bisnis pengetahuan” di tanah air.  <a href="http://strategimanajemen.net/2010/07/05/4-top-public-speakers-manajemen-dan-bisnis-di-tanah-air/#more-825" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategimanajemen.net/2010/07/05/4-top-public-speakers-manajemen-dan-bisnis-di-tanah-air/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berjibaku menjadi Manusia Pembelajar</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/06/28/menjadi-manusia-pembelajar/</link>
		<comments>http://strategimanajemen.net/2010/06/28/menjadi-manusia-pembelajar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 17:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yodhia Antariksa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Human CAPITAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategimanajemen.net/2010/06/28/menjadi-manusia-pembelajar/</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan hidup terus menggelinding; dan roda peradaban zaman terus bergerak menyusuri jalan yang teramat panjang.  Dalam putaran itu, pengetahuan terus bermekaran dan rajutan ilmu tiap hari selalu hadir menyapa tanpa kenal letih.
Itulah kenapa segenap insan dituntut untuk bisa menjadi manusia-manusia pembelajar  : menjadi insan yang selalu terbuka  dengan segenap wawasan baru dan limpahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/06/read-1-re.jpg" title="read-1-re.jpg"><img src="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/06/read-1-re.jpg" alt="read-1-re.jpg" style="border: 1px solid #cccccc; margin: 0pt 12px 6px; padding: 5px; float: right" /></a>Perjalanan hidup terus menggelinding; dan roda peradaban zaman terus bergerak menyusuri jalan yang teramat panjang.  Dalam putaran itu, pengetahuan terus bermekaran dan rajutan ilmu tiap hari selalu hadir menyapa tanpa kenal letih.</p>
<p>Itulah kenapa segenap insan dituntut untuk bisa menjadi manusia-manusia pembelajar  : menjadi insan yang selalu terbuka  dengan segenap wawasan baru dan limpahan informasi yang terus melaju. Menjadi insan yang selalu rindu untuk merengkuh sejumput pengetahuan, dan menjemput sekeping kebajikan dari bentangan ilmu yang terus mengalir.</p>
<p>Belajar disini tentu saja tidak hanya terbatas pada dinding-dinding sekolah atau kampus atau ruang seminar. Menurut pengalaman saya (yang mungin bersifat subyektif) menjadi pembelajar sejati justru paling efektif dilakukan melalui model <strong>self-directed learning</strong>. Bahasa kampungnya : belajar sendiri secara otodidak. Jika bicara mengenai self-directed learning (atau belajar secara otodidak), maka ada dua sumber fundamental yang hadir untuk merekahkan proses pembalajaran secara optimal.  <a href="http://strategimanajemen.net/2010/06/28/menjadi-manusia-pembelajar/#more-823" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategimanajemen.net/2010/06/28/menjadi-manusia-pembelajar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Google dan Siasat Search Engine Optimization</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/06/21/google-dan-strategi-search-engine-optimization/</link>
		<comments>http://strategimanajemen.net/2010/06/21/google-dan-strategi-search-engine-optimization/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 17:00:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yodhia Antariksa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Business STRATEGY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategimanajemen.net/2010/06/21/google-dan-strategi-search-engine-optimization/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam jagat online yang kian membuncah, Google adalah pendekar yang nyaris tak tertandingi.  Mesin pencari yang mereka ciptakan benar-benar telah mengubah cara netters  menelisik dan bersetubuh dengan dunia maya yang makin eksotis.
Google dengan kata lain telah menjadi gerbang utama ketika setiap orang bermaksud menjulurkan kaki dalam jagat online. Itulah mengapa, sebuah website yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/06/web-resize.jpg" title="web-resize.jpg"><img src="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/06/web-resize.jpg" alt="web-resize.jpg" style="border: 1px solid #cccccc; margin: 0pt 12px 5px; padding: 5px; float: right" /></a>Dalam jagat online yang kian membuncah, Google adalah pendekar yang nyaris tak tertandingi.  Mesin pencari yang mereka ciptakan benar-benar telah mengubah cara netters  menelisik dan bersetubuh dengan dunia maya yang makin eksotis.</p>
<p>Google dengan kata lain telah menjadi gerbang utama ketika setiap orang bermaksud menjulurkan kaki dalam jagat online. Itulah mengapa, sebuah website yang bisa menyeruak dalam peringkat pertama hasil pencarian Google akan sangat merasa tersanjung, dan layak larut dalam sukacita.</p>
<p>Cuman sialnya sungguh tak mudah menembus peringkat atas Google. Sebabnya jelas :  setiap hari ribuan – atau bahkan jutaan website – bertarung, saling menyodok, beradu otot dan kecerdasan untuk melesat menjadi web yang nangkring di urutan pertama (atau kedua dan ketiga) hasil pencarian Google.  <a href="http://strategimanajemen.net/2010/06/21/google-dan-strategi-search-engine-optimization/#more-814" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategimanajemen.net/2010/06/21/google-dan-strategi-search-engine-optimization/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>3 Cara untuk Menjalankan Online Business</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/06/14/3-cara-untuk-menjalankan-online-business/</link>
		<comments>http://strategimanajemen.net/2010/06/14/3-cara-untuk-menjalankan-online-business/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 17:00:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yodhia Antariksa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Business STRATEGY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://strategimanajemen.net/2010/06/14/3-cara-untuk-menjalankan-online-business/</guid>
		<description><![CDATA[Pertumbuhan jumlah pengguna internet di tanah air terus meningkat secara signifikan. Data terakhir menunjukkan kisaran angka antara 30 – 40 juta users. Jumlah akun Facebook  dari Indonesia terus melesat; mengalahkan jumlah akun dari negara lain. Jumlah pengguna Twitter dari tanah air juga terus menjulang; membuat mereka bisa “menguasai panggung Twitter dunia” (itulah mengapa kata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/06/website-re.jpg" title="website-re.jpg"><img src="http://strategimanajemen.net/wp-content/uploads/2010/06/website-re.jpg" alt="website-re.jpg" style="border: 1px solid #cccccc; margin: 0pt 12px 5px; padding: 5px; float: right" /></a>Pertumbuhan jumlah pengguna internet di tanah air terus meningkat secara signifikan. Data terakhir menunjukkan kisaran angka antara 30 – 40 juta users. Jumlah akun Facebook  dari Indonesia terus melesat; mengalahkan jumlah akun dari negara lain. Jumlah pengguna Twitter dari tanah air juga terus menjulang; membuat mereka bisa “menguasai panggung Twitter dunia” (itulah mengapa kata kunci Ariel Peterporn bisa menguasai jagat twitter global, dan membikin para selebritis dunia bertanya-tanya :  who the hells is ariel?)</p>
<p>Pendeknya, lansekap dunia online di tanah air akan terus tumbuh dengan sumringah.  Dan dibalik pertumbuhan yang terus melaju itu, terselip sejumlah peluang bisnis yang mungkin bisa dipetik.  Dalam perbincangan kali ini, kita akan mendiskusikan tiga jenis cara untuk mendulang rezeki yang barokah dari dunia maya.   <a href="http://strategimanajemen.net/2010/06/14/3-cara-untuk-menjalankan-online-business/#more-812" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://strategimanajemen.net/2010/06/14/3-cara-untuk-menjalankan-online-business/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
