3 Skenario Kenapa Anda Gagal dan Nasib Hidup Tetap Stagnan

Mungkin Anda semua punya harapan indah tentang masa depan Anda. Atau barangkali Anda punya sekeping angan-angan untuk hidup yang lebih baik dan mengesankan.

Namun sayangnya, tak semua harapan indah itu bisa menjelma menjadi sekepal realitas. Acapkali angan-angan manis itu kudu berakhir dalam fatamorgana kosong yang terasa begitu pahit.

Nasib hidup lalu tetap seperti ini, stuck, dan entah kapan akan bisa berubah. Continue reading

3 Pelajaran Marketing yang Wow dari Peringkat 20 Brand Indonesia Terbaik

Apa saja 20 Brand Indonesia yang terbaik dan paling mahal nilainya?

Dalam sajian pagi ini kita akan mengulik barisan brand-brand lokal atau juga brand legendaris yang terkenal di tanah air, dan kemudia menelisik berapa brand value mereka.

Setelah membedah peringkat brand paling mahal di Indonesia, maka kita juga akan menelusuri sejumlah pelajaran marketing penting yang bisa kita petik. Continue reading

Kisah #LayanganPutus dan Pentingnya Kemandirian Finansial bagi Kaum Perempuan

Beberapa waktu lalu sebuah kisah yang bertajuk #LayanganPutus menjadi viral di berbagai media sosial. Inti ceritanya : ada seorang ibu perempuan muda yang sudah menikah 12 tahun, dan punya empat anak yang masih kecil, mendadak diceraikan oleh suaminya yang berselingkuh.

Sang ibu muda ini lalu harus membesarkan dan membiayai sendiri keempat anaknya yang masih kecil, padahal selama ini hanya mengandalkan nafkah dari sang suami.

Sang ibu muda ini berharap ia bisa tetap tangguh menghadapi cobaan ini, dan tidak harus bernasib seperti layang-layang putus yang kelak akan jatuh entah di mana. Continue reading

Kenapa Kebijakan Upah Minimum Malah Meningkatkan Angka Pengangguran?

Minggu-minggu ini setiap kota, kabupaten dan provinsi mulai merilis angka UMK (Upah Minimum Kota) atau UMP (Upah Minimum Provinsi) untuk tahun depan.

Namun sebuah studi ekstensif menunjukkan bahwa kebijakan upah minimum ini justru MENINGKATKAN angka pengangguran di kota atau provinsi yang menerapkan kebijakan tersebut.

Dengan kata lain, kebijak UMK itu malah menciptakan efek bumerang bagi proses penyediaan lapangan kerja yang amat dibutuhkan bagi mereka yang masih menganggur. Continue reading

Perjuangan Nadiem Makarim adalah Perjuangan Kultur Start up Melawan Kultur Birokrasi

Minggu-minggu ini, hampir pasti Nadiem Makarim mengalami apa yang lazim disebut dengan “culture shock”, sebuah gegar budaya karena seseorang melakukan perpindahan secara dramatis ke sebuah dunia yang sama sekali berbeda kultur dan corak perilakunya.

Ada dua kemungkinan yang terjadi. Kemungkinan pertama : Nadiem sukses injeksikan kultur kerja start up yang agile, innovative dan cekatan.

Kemungkinan kedua : Nadiem tak berdaya digilas kultur birokrasi yang super kompleks dan penuh belantara regulasi yang mbulet. Continue reading

Kenapa Para Anak Muda Sekarang Gajinya Sudah Sangat Mencengangkan?

Ada sebuah paradoks yang rada kelam untuk dikenang. Di satu sisi, saya cukup sering melihat anak-anak muda yang sudah lulus S1 tapi masih jadi pengangguran. Ataupun kalau kerja, gajinya masih sangat kecil atau bahkan di bawah level UMK Jakarta.

Namun pada sisi lain, makin banyak anak muda yang meski masih belia namun gajinya sudah sangat mencengangkan; jauh berlipat dibanding rekannya yang masih stagnan.

Kenapa gap kekayaan anak-anak muda itu terjadi? Continue reading