3 Langkah Kunci Menjadi Top 20%, Bukan Nyungsep dalam Bottom 20%

2015-BMW-X3-Bentuk-BelakangMinggu lalu, kita sudah membahas sajian berjudul Kenapa Hanya 20% Populasi yang Selalu Menguasai 80% Aset Kekayan.

Lalu ada pembaca yang nanya : bagaimana caranya agar menjadi top 20%, dan bukan nyungsep dan termehek-mehek dalam lapisan bottom 20%? Good question.

Ada 3 langkah atau elemen kunci yang layak Anda peluk dengan erat, manakala mau menjadi Top 20% Rich People. Mari kita bedah satu demi satu sambil minum teh cap Poci. Continue reading

Kenapa Motivasi dan Tekad untuk Mengubah Nasib itu Mudah Menguap?

Setiap awal tahun mungkin kita punya sejenis angan dan rencana agar tahun ini, kehidupan menjadi lebih konclong dan lebih menggairahkan.

Kita menyimpan motivasi dan tekad untuk mengubah nasib, demi sejarah hidup yang lebih sejahtera. Kita punya tekad untuk melakukan ini dan itu. Kita termotivasi untuk mewujudkan angan ini dan aspirasi itu.

Lalu, entah mengapa, sejalan dengan sepoi angin yang terus berlalu, motivasi dan tekad bulat itu selalu menguap entah kemana. Motivasi dan tekad bulat itu pelan-pelan hanya berbuih fatamorgana.

Kenapa bisa begitu? Continue reading

Mindset : Pilar Utama untuk Melukis Garis Nasib Kehidupan Anda

Tulisan minggu lalu di blog ini tentang buruh lulusan SMP yang mengubah nasib melalui keajaiban internet, di-share oleh ribuan pembaca. Mungkin karena isinya dianggap memberikan inspirasi yang amat menggugah tentang garis nasib dan kehidupan.

Dulu, tulisan saya yang berkisah tentang : Anak Supir Angkot yang Menjadi Direktur di kota New York juga mengundang banyak komentar positif dan rasa empati.

Kedua kisah itu barangkali disatukan oleh satu benang merah yang sama : tentang bagaimana pribadi-pribadi underdog melakukan perubahan garis hidup secara inspiratif. Tentang bagaimana kekuatan mindset positif dalam mendedahkan garis nasib kita di masa mendatang. Continue reading

Buruh Lulusan SMP itu Mengubah Nasibnya melalui Keajaiban Internet

Dua minggu belakangan, demo buruh marak dimana-mana. Tuntutan mereka sama : agar gaji UMR/UMP bisa dinaikkan secara signifikan. Meski acap membuat jalanan macet, dan perusahaan tempat mereka bekerja terpaksa tutup karena tak kuat menanggung beban biaya, demo buruh itu terus berjalan dengan penuh gelora.

Ditengah suara protes yang terus membahana itu, kita mungkin perlu menengok kisah Darmanto, buruh kasar yang hanya lulusan SMP. Dalam sunyi, ia lebih memilih mengubah nasib dengan tangan sendiri. Tidak dengan suara tuntutan yang acap memekakkan telinga.

Kisah Darmanto adalah sekeping cerita tentang kegigihan, tentang daya juang yang bertumpu pada etos kemadirian; dan bukan selalu menuntut pihak lain agar dirinya sejahtera. Continue reading

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!