Biaya Total Kepemilikan Mobil JAUH Lebih Mahal dari yang Anda Kira

Banyak orang membeli mobil dengan semangat tinggi, merasa itu adalah simbol pencapaian. Namun sedikit yang benar-benar menghitung total biaya kepemilikan mobil secara menyeluruh. Padahal, pengeluaran untuk mobil tidak berhenti di harga beli.

Di balik kemudi mobil baru, tersembunyi sederet biaya tak kasat mata yang perlahan menggerus keuangan. Biaya tersebut bukan hanya bensin dan servis, tapi juga depresiasi, bunga kredit, pajak, asuransi, dan opportunity cost. Mari kita bedah satu per satu.

Continue reading

5 Cara Mudah Keluar dari Jebakan Brain Rot alias Pembusukan Otakmu

Istilah brain rot kini makin populer, terutama di kalangan anak muda dan pengguna media sosial. Secara harfiah, brain rot berarti “pembusukan otak”. Meski bukan istilah medis resmi, fenomena ini menggambarkan kondisi saat otak terasa tumpul, sulit fokus, kehilangan daya pikir jernih, dan terlalu tergantung pada hiburan cepat seperti TikTok, Instagram, atau game online.

Banyak orang merasa pikirannya lambat, cepat lelah, mudah terdistraksi, dan kesulitan berpikir mendalam. Semua itu adalah gejala umum brain rot yang muncul akibat paparan berlebihan terhadap konten digital dangkal dan kebiasaan multitasking yang intens.

Continue reading

5 Alasan Utama Kenapa Laju Inovasi di China Makin Mengerikan

Dalam dua dekade terakhir, China telah bertransformasi dari negara manufaktur murah menjadi pusat kekuatan teknologi dunia. Kini, negara itu bukan hanya menyaingi Amerika Serikat, tetapi bahkan memimpin di berbagai bidang seperti kecerdasan buatan, kendaraan listrik, 5G, hingga eksplorasi luar angkasa.

Banyak negara kini merasa terancam dengan kecepatan dan skala inovasi yang diluncurkan oleh China. Bahkan perusahaan teknologi raksasa dunia mulai kehilangan pasar akibat ekspansi besar-besaran produk dan teknologi buatan Tiongkok. Apa sebenarnya faktor yang membuat inovasi di China tampak makin mengerikan?

Continue reading

5 Alasan Kunci Kenapa 1 Juta Lulusan Sarjana Jadi Pengangguran dan Solusinya

Setiap tahun, Indonesia meluluskan lebih dari satu juta sarjana dari berbagai perguruan tinggi. Namun, kenyataannya sebagian besar dari mereka tidak langsung memperoleh pekerjaan tetap. Bahkan, jumlah pengangguran terdidik—terutama dari jenjang sarjana—terus bertambah.

Fenomena ini memunculkan ironi besar: negara yang sedang tumbuh ekonominya justru kesulitan menyerap tenaga kerja terdidik. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi. Berikut lima faktor utama penyebabnya, lengkap dengan solusi konkret yang bisa diterapkan untuk mengatasi setiap masalah tersebut.

Continue reading

Kenapa Jumlah Kelas Menengah Indonesia Anjlok Parah?

Dalam beberapa tahun terakhir, data menunjukkan jumlah kelas menengah Indonesia menurun hingga 10 juta orang. Kondisi ini mengejutkan banyak pihak karena selama dua dekade terakhir, kelas menengah justru menjadi motor pertumbuhan konsumsi nasional.

Fenomena ini bukan hanya akibat pandemi, tapi juga hasil dari kombinasi berbagai tekanan ekonomi dan struktural. Lima aspek utama berikut menjelaskan mengapa posisi kelas menengah kini goyah — bahkan sebagian turun kelas menjadi kelompok rentan miskin.

Continue reading

5 Alasan Kunci Kenapa VIDIO Jadi Streaming No 1 di Indonesia

Platform streaming Vidio kini menjadi fenomena lokal yang sukses menembus dominasi raksasa global seperti Netflix, Disney+, dan Amazon Prime. Dalam waktu singkat, Vidio berubah dari pemain kecil menjadi salah satu platform hiburan digital terbesar di Indonesia.

Kesuksesan ini bukan kebetulan. Vidio mampu membaca dengan tajam perilaku dan budaya menonton masyarakat Indonesia. Di antara banyak faktor, strategi eksklusif di dunia olahraga menjadi penggerak utama, didukung oleh empat aspek lain yang memperkuat posisinya di pasar.

Continue reading

5 Skenario Kebangkrutan KA Cepat Whoosh

Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh menjadi proyek transportasi paling ambisius dalam sejarah Indonesia. Dengan kecepatan 350 km/jam dan teknologi modern dari Tiongkok, proyek ini semula digadang sebagai simbol kemajuan bangsa.

Namun, sejak beroperasi, Whoosh menghadapi kenyataan pahit: beban utang besar, biaya operasional tinggi, dan jumlah penumpang yang belum stabil. Kerugian triliunan rupiah pun muncul di tahun pertama. Pertanyaannya, bisakah Whoosh bertahan dan jadi bisnis yang berkelanjutan? Mari kita lihat lima skenario — dari yang paling buruk hingga yang paling optimis.

Continue reading