3 Solusi Jitu untuk Menaklukkan Mentalitas Playing Victim

Mentalitas playing victim pada dasarnya adalah sikap seseorang yang suka menjadikan dirinya sebagai “korban”, dan cenderung selalu menyalahkan pihak lain jika terjadi masalah. Misal jika nasib dirinya stuck, maka orang ini akan cenderung menyalahkan keadaan, dan merasa dirinya adalah korban yang tak berdaya.

Contoh yang sangat klasik dari cerminan mentalitas playing victim adalah seperti ini. Misal saat karir dirinya mentok, dia langsung bilang : yah saya kan gak kenal baik dengan big boss sih; atau yah, saya gak punya kenalan orang dalam sih.

Atau kalau melihat orang lain yang karena prestasinya bisa bekerja di perusahaan bonafid, orang-orang seperti ini langsung komen, yah soalnya dia punya kenalan orang dalam sih…… (Saya suka garuk-garuk kepala kalau mendengar komen semacam ini).

Atau contoh lain lagi seperti ini. Saat mau bisnis tapi gak pernah jalan-jalan, alasannya : yah saya nggak punya ortu kaya yang bisa modalin saya sih. Atau : saya nggak punya koneksi orang-orang yang punya duit sih.

Continue reading

1 Habit Ajaib yang akan Mengubah Hidup Kita Selamanya

Dalam sajian dua minggu lalu kita sudah mengulas 3 jenis habits kunci yang amat perlu kita jalani, yakni habit olahraga, habit membaca buku, dan habit menjalani laku spiritual.

Lalu minggu lalu, kita mengulik satu jenis habit yang juga amat penting bagi kebugaran otak dan tubuh kita yakni healthy eating habit.

Dalam sajian pamungkas tentang Serial Habit ini kita akan membahas satu habit ajaib yang juga secara fundamental bisa membawa perubahan yang masif dalam perjalanan hidup kita.

Apa satu habit ajaib ini? Dan kenapa dampaknya sangat fundamental? Mari kita ulas sambil ditemani segelas jus belimbing tanpa gula.

Continue reading

2 Habits Kunci yang akan Membuat Otak Anda Makin Cerdas dan Produktif

Minggu lalu kita sudah mengulas tiga jenis habit kunci bagi masa depan yang sukses dunia dan akherat. Tiga jenis habits ini adalah : exercise habit, reading habits dan spirituality habits.

Dalam sajian kali ini kita akan mengulik dua jenis habits kunci yang akan membuat Anda makin produktif, panjang umur dan kesehatan mentalmu terjaga dengan optimal.

Saat ini makin banyak anak muda yang mudah merasa stress, stuck dan acapkali terjebak dalam negative over-thinking. Pikiran yang stress dan stuck tentu saja bisa membuat nasib hidup menjadi stagnan. Sementara negative over-thinking hanya akan membuat kita makin pesimis menatap masa depan.

Bukan itu saja. Pikiran yang stress dan terjebak negative over-thinking dalam jangka panjang akan membuat kita mudah menyerah melakukan sebuah action dengan tekun.

Stress dan negative over-thinking akan membuat willpwer dan daya resiliensi kita makin rapuh. Kita tak akan lagi bisa menjalani sebuah action dengan konsisten.

Dan semua ini bahaya. Kenapa? Sebab jalan panjang meraih sukses amat membutuhkan daya resiliensi yang kuat, ketekunan yang tangguh, dan kecakapan melakukan sebuah action dengan konsisten. Saat semua bekal ini rapuh, maka masa depan kita bisa tenggelam dalam duka nestapa yang berkepanjangan.

Kabar baiknya adalah ini. Kita bisa menghindari kondisi yang muram itu dengan menjalani dua habit kunci berikut ini. Mari kita bedah satu demi satu.

Continue reading

5 Jenis Habits Paling Powerful untuk Mengubah Arah Masa Depanmu

Good habit atau kebiasaan itu sejatinya elemen paling kecil dan sekaligus paling fundamental dalam membentuk masa depan hidup kita.

“I can predict the long-term outcome of your success if you show me your daily habits.”  Saya bisa memprediksi masa depan Anda – cukup Anda tunjukkan pada saya kebiasaan harian Anda. Demikian kalau kata pakar manajemen John Maxwell.

Lalu apa saja jenis habits yang layak kita jalani dengan rutin dan konsisten demi masa depan yang epik?

Continue reading

5 Indikator Sukses dalam Perjalanan Karir Seseorang

Bagi para pekerja kantoran yang bekerja dengan penuh semangat tiap hari dari jam 8 s/d jam 5 sore (kadang hingga jam 9 malam), maka karir yang sukses merupakan salah satu detinasi yang hendak direngkuh.

Apa saja sejatinya indikator sukses untuk mengukur perjalanan karir seseorang? Di pagi yang agak cerah ini, kita akan menelisik 5 indikator sukses yang layak ditabalkan untuk menilai keberhasilan karir seseorang.

Mari kita jelajahi satu demi satu 5 indikator ini sembari ditemani sarapan bubur ayam sambil diaduk-aduk hinggga rata.

Continue reading

Bagaimana Cara Melatih Pikiran dan Mengatasi Negative Over-thinking?

Pikiran yang ada dibalik sel saraf otak kita itu tak pelak merupakan bekal esensial bagi kita dalam menjalani perjuangan hidup yang acap penuh rintangan ini.

Saat pikiran kita mudah stuck dan tulalit, maka hampir pasti nasib kita akan stagnan dan tenggelam dalam kenestapaan yang perih.

Pun demikian, jika pikiran kita acap dibayangi oleh negative over-thinking, maka masa depan yang kelam barangkali akan terus menyergap.

Itulah kenapa menjadi penting agar kita terus berupaya untuk melatih pikiran kita agar kian tajam dan tajir kemampuannya.

Continue reading

The Death of Expertise : Kenapa Makin Banyak Orang Goblok yang Merasa Lebih Pandai dibanding Para Ahli?

Dalam sajian kali ini saya akan mengulas sebuah buku muram yang berjudul The Death of Expertise. Penulisnya adalah seorang pakar ilmu sosial di US Naval College. Bukunya sudah diterjemahkan dengan judul Matinya Kepakaran, dan banyak dijual di toko buku online.

The death of expertise terjadi saat orang yang tak pernah baca buku merasa lebih  pandai daripada seorang Phd, atau orang yg tidak  pernah belajar ilmu medis tapi  merasa lebih jago daripada dokter spesialis. Atau contoh lain : seseorang yang baru belajar agama mendadak langsung merasa lebih pakar dibanding seorang kyai.

Continue reading