
Industri kopi modern di Indonesia sedang memasuki babak baru. Jika dulu Starbucks mendominasi pasar kopi premium, kini dua merek lokal justru menjadi penguasa pasar: Fore Coffee dan Kopi Kenangan. Keduanya tumbuh sangat cepat, memiliki jutaan pelanggan, dan sama-sama membangun bisnis berbasis teknologi melalui aplikasi digital.
Meski sama-sama menjual kopi susu kekinian, strategi bisnis Fore dan Kopi Kenangan ternyata sangat berbeda. Satu mengincar citra premium, sementara yang lain fokus menjadi kopi favorit masyarakat luas. Lalu, bagaimana peta persaingan dua raksasa kopi Indonesia ini?
Continue reading




