Perjuangan Nadiem Makarim adalah Perjuangan Kultur Start up Melawan Kultur Birokrasi

Minggu-minggu ini, hampir pasti Nadiem Makarim mengalami apa yang lazim disebut dengan “culture shock”, sebuah gegar budaya karena seseorang melakukan perpindahan secara dramatis ke sebuah dunia yang sama sekali berbeda kultur dan corak perilakunya.

Ada dua kemungkinan yang terjadi. Kemungkinan pertama : Nadiem sukses injeksikan kultur kerja start up yang agile, innovative dan cekatan.

Kemungkinan kedua : Nadiem tak berdaya digilas kultur birokrasi yang super kompleks dan penuh belantara regulasi yang mbulet. Continue reading

Kenapa Para Anak Muda Sekarang Gajinya Sudah Sangat Mencengangkan?

Ada sebuah paradoks yang rada kelam untuk dikenang. Di satu sisi, saya cukup sering melihat anak-anak muda yang sudah lulus S1 tapi masih jadi pengangguran. Ataupun kalau kerja, gajinya masih sangat kecil atau bahkan di bawah level UMK Jakarta.

Namun pada sisi lain, makin banyak anak muda yang meski masih belia namun gajinya sudah sangat mencengangkan; jauh berlipat dibanding rekannya yang masih stagnan.

Kenapa gap kekayaan anak-anak muda itu terjadi? Continue reading

3 Hal untuk Tahu Bahwa Pekerjaanmu adalah Bullshit Job

Apakah pekerjaan yang Anda jalani saat sekarang termasuk dalam bullshit job?

Jawaban atas pertanyaan tersebut merupakan hal yang sangat krusial. Sebab kita menghabiskan sebagian besar waktu saat sedang tidak tidur dengan bekerja.

Alangkah kelamnya jika kita menghabiskan begitu banyak waktu untuk bekerja, namun kemudian sadar bahwa pekerjaan itu ternyata hanyalah bullshit job. Continue reading

Kenapa Mentalitas Instan Ingin Cepat Kaya dan Sukses Makin Merebak?

Kenapa tampaknya sebagian orang ingin cepat sukses dan cepat kaya? Kenapa mentalitas instan semacam ini kelihatannya makin tumbuh dengan cukup mengesankan?

Padahal kita tahu, kesuksesan itu sesungguhnya amat memerlukan proses perjuangan yang panjang nan melelahkan. Sebab meraih impian hidup makmur memang tidak semudah bikin indomie rebus rasa ayam bawang.

Lalu kenapa mentalitas instan ingin cepat kaya dan cepat sukses malah makin merebak? Continue reading

3 Strategi Digital Detox yang Ampuh Demi Taklukkan Smartphone Addiction

Minggu lalu kita sudah mengulik tiga sisi kelam dari makin meningkatnya durasi pemakaian smartphone dalam keseharian yang kita jalani.

Tiga sisi kelam itu adalah : makin hilangnya waktu produktif, makin pendeknya attention span dan kekuatan fokus karena terlalu asyik scroll-scroll hape, hingga tumbuhnya budaya instan yang serba ingin hasil cepat dan mengabaikan proses.

Merenungi bahaya kelam tersembunyi dari gejala smartphone addiction, membuat kita kudu segera menemukan solusi demi menaklukkannya. Continue reading

3 Bahaya Maut Tersembunyi dari Terlalu Asyik Main Smartphone

Senyampang dengan ledakan digital yang kian merambah dalam berbagai aspek kehidupan manusia, maka rata-rata durasi pemakaian smartphone orang Indonesia kian meningkat pesat.

Sebuah survei menunjukkan orang Indonesia menatap layar hapenya rata-rata selama 4 jam tiap harinya. Sebuah angka durasi yang relatif panjang hanya demi sebuah gadget kecil kesayangan yang selalu tak lepas dari genggaman.

Smartphone addiction atau kecanduan memakai gadget smartphone mungkin pelan-pelan akan makin menjadi wabah penyakit yang melanda jutaan manusia di tanah air ini. Continue reading