Bahaya Maut Multitasking dan Kenapa Multitasking Hanya Akan Membuat Anda Makin Bodoh

banner 5Benar teman-teman. Sibuk melakukan multitasking (menulis laporan di kantor sambil browsing atau sambil ngecek notifikasi dari grup WA, BBM atau status FB) hanya akan membuat Anda makin bodoh.

Studi menunjukkan, multitasking seperti itu dalam jangka panjang membuat skor IQ Anda akan turun hingga 15 poin !!

Hampir semua studi memang sepakat : melakukan multitasking (yang sangat sering kita lakukan di era smartphone ini) justru membuat produktivitas Anda kolaps, dan amat membahayakan bagi kinerja diri Anda. Kenapa begitu?

Simak sajian tentang bahaya maut multitasking ini dalam sajian infografis yang wow. Sajian infografis dibawah ini menampilkan data-data muram tentang the high cost of multitasking.

Seperti biasanya, dalam sajian audio podcast, saya memberikan insight dibalik makna infografis ini. Lebih khusus saya membahas, tentang kenapa otak kita sebenarnya sangat membenci kegiatan multitasking. Dalam audio ini saya membedah fenomena multitasking dari sudut ilmu neuro science.

Enjoy my podcast.

File audio MP3 dari podcast yang inspiring ini bisa di-download DISINI.

Multitasking Danger

5 Ilmu Powerful yang akan Mengubah Nasib dan Masa Depan Anda. Segera Klik Disini untuk Mendapatkannya secara Gratis.

Laydown

13 comments on “Bahaya Maut Multitasking dan Kenapa Multitasking Hanya Akan Membuat Anda Makin Bodoh
  1. Thanks info-nya Kang.

    Bagaimana kalau memang harus melakukan multitasking?

    Adakah batasan toleransinya ataukah memang tidak boleh sama sekali?

  2. saya termasuk org yg mulai terganggu dengan kebiasaan multitasking ini

    dlm keseharian saya bisa bekerja smbil hp tetap on kemudian komputer jg buka beberapa jendela….

    akhir2 ini saya merasa susah untuk berkonsentrasi, fokus ketika bekerja.

    Pasti kepingin terus lihat TL berita terkini. Hingga kadang pas ngetik pun sering melakukan kesalahan..

    Informasi yang sangat bermanfaat dan menarik.

  3. Terima kasih share nya. Sangat bermanfaat. Kebetulan saya juga mengalami hal yg serupa akhir-akhir ini.

    Selain banyak group chatting, dan social media yg membuat saya menjadi ketagihan untuk selalu membukanya. Namun ketika group chat saya silent, dan socmed saya log out.

    Alhasil saya dapat fokus pada pekerjaan yg sedang saya geluti. Kemudian setelah waktu senggang, baru respon group chat dan socmed. :)

  4. Terima kasih sharenya. Maaf, saya baru lihat nih

    Yang saya tahu, efek terburuk dari multitasking adalah 1. Sulit berkonsentrasi, dan 2. Beresiko tinggi dalam melakukan kesalahan. Dan resiko ikutan lainnya.

    Yang jadi pertanyaan, adalah “Mengapa diantara lowongan kerja yang ada (pernah saya baca) mensyaratkan seorang kandidat yang dibutuhkan harus bisa Multitasking ?”

  5. Terimakasih banyak atas sharing ilmunya Pak Yodhia.. Sangat membantu bagi saya untuk berinspirasi dan semangat dalam beraktifitas sehari – hari.
    Semoga amal ilmunya mengalir terus..Aamiin

  6. Waduh..

    Saya sering multitasking mas. Contoh : Membaca blog renyah ini sambil natap foto Dea Valencia, mendengarkan podcast nya juga lalu sambil jalanin labconx.net dalam satu waktu.

    Berat banget gak itu Mas Yodh saya multitaskingnya? #halah

Comments are closed.