Ekonomi Indonesia dalam Bayang-bayang Kekelaman Pasca Trump Triumph

635865304485781448-1723632830_TrumpHampir tak ada analis yang memprediksi Donald Trump bakal terpilih menjadi Presiden Amerika ke 45. Itulah kenapa pasar finansial global cukup shocked dengan peristiwa yang tak terduga itu.

Pasar selalu membenci ketidakpastian. Dan Trump dengan gayanya yang susah ditebak menyodorkan kepingan cerita yang sarat ketidakpastian.

Bagi ekonomi Indonesia sendiri, kemenangan Trump mungkin layak disambut dengan muram. Kenapa begitu?

Kenapa ekonomi Asia dan ekonomi Indonesia akan menemui jalan terjal pasca Trump Triumph?

Faktanya, kemenangan Trump langsung disambut dengan anjloknya Indek Harga Saham Gabungan sebanyak 4%; dan rupiah kolaps hingga 400 poin.

Dari perspektif global economy, ada 3 faktor krusial yang menjelaskan kenapa Trump Triumph akan membuat ekonomi Asia dan ekonomi Indonesia termehek-mehek dalam kekelaman.

Trump Factor # 1 : Kebijakan Ekonomi Trump yang Cenderung Proteksionis
Salah satu arah kebijakan ekonomi Trump (yang juga selama ini menjadi ciri ideologi partai pengusungnya, partai Republik) adalah ini : go to hell with free trade.

Ya, Trump dan pendukungnya memang cenderung anti perdagangan bebas, dan mereka akan segera melakukan kebijakan proteksionisme untuk melindungi industri dalam negerinya.

Bea masuk impor akan dinaikkan, dan beragam kebijakan free trade termasuk dengan Asia dan Indonesia akan segera ditinjau ulang (termasuk disini adalah rencana Trans Pacific Partnership yang relatif win-win).

Akibatnya jelas : ekspor Indonesia ke Amerika bisa menemui jalan terjal.

FYI, saat ini Amerika merupakan tujuan ekspor no. 1 Indonesia, dan kita mengalami surplus dengan Amerika. Artinya, ekspor kita ke Amerika lebih tinggi daripada impor dari mereka. Thank you very much, America.

Kebijakan proteksionisme Trump ini bisa membuat pertumbuhan ekspor kita kesana menjadi stuck. Dan akibatnya, devisa dollar dari kegiatan ekspor bisa terkaing-kaing.

Dan kita tahu, pendapatan devisa dolar dari ekspor adalah KOENTJI bagi stabilitas nilai rupiah. Jika cuan devisa ekspor mengering, maka rupiah langsung bisa kolaps.

Trump Factor # 2 : Global Economic War with China
Faktor yang kedua ini mungkin lebih ngeri-ngeri sedap.

Sudah lama rakyat Amerika marah dengan invasi produk-produk China yang membuat banyak pabrik mereka bangkrut.

Dan Trump berjanji untuk menjadi “dewa penolong” bagi mereka yang selama ini dihajar habis-habisan oleh invasi ekonomi China ke Amerika melalui dalih “free trade dan slogan indah globalisasi”.

(Tai kucing dengan globalisasi, begitu salah satu suara pendukung utama Trump).

Cara Trump heroik juga : dia berjanji akan segera mengenakan bea masuk hingga 45% untuk seluruh produk China yang masuk ke Amerika.

Mampus lo China, begitu sayup-sayup suara menggelegar dari jutaan pendukung Trump.

Bea masuk 45% itu memang rencana gila. Jika benar-benar diterapkan, ekonomi China bakal langsung terkapar dalam nestapa. Ribuan pabrik di China akan bangkrut. Ekonomi China akan nyungsep.

Lihat data berikut ini : Amerika adalah tujuan ekspor no. 1 produk-produk China. Jadi Amerika memang pilar penopang utama ekonomi China.

Dan ini yang membuat rakyat Amerika bete : defisit perdagangan Amerika dengan China adalah yang tertinggi di dunia. Serbuan ekspor China ke Amerika gila-gilaan, dan membuat ribuan pabrik Amerika bangkrut.

Itulah kenapa Trump berjanji akan segera menghadang serbuan produk China, demi menjawab kemarahan pendukungnya. Sebab pekik kemarahan mereka inilah yang ikut menopang kemenangan heroik Trump.

Bea masuk Trump pasti akan segera membuat ekonomi negri China semaput. Dan ini dia : jika ekonomi negeri China semaput, maka ekonomi Indonesia juga akan langsung pingsan.

Lho kok bisa. Simpel : itulah yang disebut efek domino ekonomi.

Asal tau saja, selama ini Indonesia banyak mengekspor bahan baku ke China seperti sawit, kokoa, batubara dan lain-lain.

Meski perdagangan Indonesia masih defisit dengan China, tetap saja China merupakan negara tujuan ekspor Indonesia tertinggi ke 3 (setelah Amerika dan Jepang). Dus, China juga merupakan penopang ekonomi Indonesia.

Bahan baku dan komoditi yang diimport dari Indonesia inilah yang kemudian dimanfaatkan ribuan pabrik di China untuk jadi barang jadi. Barang jadi ini lalu mereka ekspor ke pasar global, termasuk ke Amerika.

Nah apa yang terjadi saat ribuan pabrik China kolaps gara-gara dihadang bea masuk tinggi oleh Trump? Tentu permintaan mereka akan bahan baku dan komoditi dari Indonesia juga akan langsung turun drastis.

Otomatis ekspor Indonesia ke China juga akan langsung nyungsep. Kembali, cuan dollar dari kegiatan ekspor akan ikut tergerus.

Ekspor komoditi dan bahan baku dari Indonesia ke China akan menemui jalan terjal. Dan kalau pendapatan ekspor turun, pemasukan pajak kolaps; dan akibatnya anggaran untuk membangun jalan raya dan sekolah bisa ikut terpelanting.

Trump Factor # 3 : China Invasion to Indonesia
Dalam faktor kedua diatas disebut, bahwa Amerika sebagai tujuan utama ekspor China akan menghadang dengan bea masuk tinggi.

Otomatis, produk China menjadi mahal dan tidak laku di Amerika.

Nah, China pasti akan mencoba mencari pasar lain dong sebagai pengganti. Dan Anda mungkin tahu siapa salah satu pasar pengganti itu kan?

Yak benar, Indonesia. Lantaran dihambat oleh Amerika, kemungkinan produsen China akan mengalihkan ekspornya ke pasar Asia dan tentu termasuk Indonesia.

Dan itu bisa membawa petaka yang kian perih bagi jutaan pabrik lokal di tanah air.

Data menunjukkan, defisit perdagangan kita dengan China memang yang paling tinggi. Artinya impor kita dari China JAUH LEBIH BESAR daripada ekspor kita kesana.

Serbuan produk China ke tanah air memang sudah lama kita rasakan. Ndak usah ngeles : smartphone yang kamu pakai itu kemungkinan besar diimport dari China (meski mereknya Korea).

Jadi Anda-anda juga yang ikut mendorong impor China makin tinggi. Ndak usah ngomel-ngomel :( :(

Nah, bayangkan jika gara-gara dihadang Trump, produsen China kian agresif masuk ke pasar Asia dan Indonesia. Bayangkan, petaka yang akan terjadi di segenap pasar tanah air.

Banjir produk China yang selama ini sudah cetar membahana, kemungkinan besar akan menjadi lebih cetar membahana. Alias cetar membahana kuadrat :) :)

Akibatnya mungkin akan kian banyak pabrik lokal yang tutup karena kalah bersaing. Ribuan PHK segera membayang.

DEMIKIANLAH, 3 TRUMP FACTORS yang bisa membuat ekonomi Indonesia terluka dan terpelanting dalam duka.

Salah jika menganggap berita Trump hanya urusan orang Amerika. WRONG. Kemenangan Trump sungguh membawa imbas kepada kehidupan kita semua, seperti penjelasan diatas.

Buruh di pabrik Sidoarjo, pedagang kain di pasar Beringharjo, petani Sawit di pedalaman Kalimantan; hingga pembaca Blog Strategi Manajemen yang tertegun-tegun; semua akan terdampak kebijakan ekonomi Trump yang proteksionis.

Selamat bekerja, teman. Silakan diseruput lagi teh hangatnya.

banner 4

43 comments on “Ekonomi Indonesia dalam Bayang-bayang Kekelaman Pasca Trump Triumph
  1. Waduh ngeri juga yah pak..

    Apa yang mesti kita lakukan buat mengantisipasi ramalan kengerian yang bakal terjadi pada perekonomian tanah air tercinta kita ini pak?

    Seperti biasa, Pak Yodhia selalu “meramal” dengan data yg aktual sehingga saya ngeri kondisi di atas bisa terjadi.

    Salam,
    http://mengajimakna.com/
    Blog inspirasi dan motivasi

  2. Wah ngeri-ngeri sedap membaca ulasan Blog ini pagi ini..

    Mungkin salah satu alternatif cara supaya ekonomi Indonesia bisa bertahan adalah mengikuti kebijakan Trump tersebut. Yaitu proteksi ekonomi dalam negeri.

    Sekalian saja terapkan bea masuk yang tinggi terhadap produk2 luar negeri. Terutama China.

    Nah masalahnya adalah, sepertinya kita belum punya pemimpin se berani itu ya sekarang? Malah ke kebijakannya mengarah sebaliknya, justru memudahkan barang, jasa, dan orang2 sana masuk ke negeri ini. #ehhh :D

    Blog Rumah Syariah Berkah
    http://rumahsyariahberkah.com

  3. Hidup seperti roda pedati, kadang diatas kadang di bawah…saatnya Indonesia jgn tergantung dengan negara lain. Buat dan pakai produksi dalam negeri…

  4. Wait n see bagaiman sepak terjang trump k depan.. Sprti hal nya obama, janji2 kampanye nya g semua nya di eksekusi

    Ad power by design dibalik Presiden AS yg senantiasa mengontrolnya, atau dg kta lain. Siapapun presiden AS, kebijakan AS tetap identik..

    Presiden AS hnya Pion, Raja sesungguhnya tetaplah Samar slma The Fed msih eksis

    Smg saja negeri ini selalu dlm perlindungan Sang pencipta

    Kasamago.com || opini & informasi

  5. bisa dihadang jika pemerintah kita melakukan hal yang sama dengan AS, kasi bea masuk 45% juga ke produk2 china, kita negara kaya, harusnya bisa berdikari. kita optimalkan komiditi kita untuk membangun ekonomi kita, jangan cuman andalkan pasar modal saja, Pasar real perlu kita selami bersama agar ekonomi jadi kuat.

  6. Tapi sepertinya trump juga menghadapi tantangan internal di negerinya sendiri..

    Baru kali ini piplres di amerika berakhiir ricuh beberapa hari

  7. Efek Trump memang bisa berimbas kemana-mana.

    tapi perlu diperhatikan juga kondisi di Amerika, melihat perkembangan disana yang ricuh pasca trump menang juga bisa digunakan sebagai prediksi bahwa Trump pun setidaknya di awal akan termehek-mehek memenangkan hati rakyat amerika terlebih dahulu.

    http://www.Teknologipikiran.com

  8. Lagipula kemaren lawannya Hilary Clinton. nggak ada sejarahnya Presiden USA cewek. USA kan negara yg di kontrol Yahudi, dan orang2 Yahudi jg ga bakal mau di pimpin cewek. (opini pribadi :D)

    Btw memang baru kali ini pilpres berakhir ricuh. banyak yg gak terima. saya saja kaget, orang jualan rasis bisa jd presiden? -__-

  9. Kemenangan Trump pertanda kita sudah mendekati akhir zaman dimana pemimpin jatuh ketangan orang yang dzalim .

    Trump terpilih memang sudah kehendak tuhan, kita berpikir optimis saja mungkin ini lah yang terbaik diberikan Nya .

    Kita fokus saja mengembangkan potensi yang ada dalam negeri ini agar kebutuhan hidup 250 juta penduduk Indonesia terpenuhi .

    Peran pengusaha besar dan UKM amat penting membuat produk yang wow dengan harga kompetitif , jangan hanya jadi pedagang dengan ngimpor produk dari cina yang murah-murah .
    Punya mentalitas yang penting bisa dijual terus dapet profit ???? , sementara negara tercinta ini defisit terus .

  10. Kemenangan Trump pertanda kita sudah mendekati akhir zaman dimana pemimpin jatuh ketangan orang yang dzalim .

    Trump terpilih memang sudah kehendak tuhan, kita berpikir optimis saja mungkin ini lah yang terbaik diberikan Nya .

    Kita fokus saja mengembangkan potensi yang ada dalam negeri ini agar kebutuhan hidup 250 juta penduduk Indonesia terpenuhi .

    Peran pengusaha besar dan UKM amat penting membuat produk yang wow dengan harga kompetitif , jangan hanya jadi pedagang dengan ngimpor produk dari cina yang murah-murah .
    Punya mentalitas yang penting bisa dijual terus dapet profit ???? , sementara negara tercinta ini defisit terus .

  11. khawatir boleh tapi jangan berlebihan… kembali lagi kita punya Allah…

    SEHEBAT APAPUN PERHITUNGAN MANUSIA TIDAK SEHEBAT PERHITUNGAN ALLAH YANG MAHA KUASA..

    Tetap berusaha dan berdoa…

  12. efeknya mungkin akan sngat terasa di Indonesia, namun kita juga masih punya harapan terutama dari pada Blogger Indonesia yang kian maknyus.

    Btw, harus lebih optimis menatap kedepan bisa aja apa yang kita khawatirkan gak terjadi, semoga (Edisi Pelipur Lara)

  13. Tetap semangat membangun kemampuan dan kerja keras dalam tiap ikthiar dan usaha, siapapun presidenya apapun pengaruhnya tidak akan menyurutkan semangat masyarakat indonesia untuk senantiasa berjuang di dalam membangun kesehjatraan dan kekayaan agar indonesia bisa menjadi negara yang cetar membahana…

    Thanks mas yodhia atas artikel legendarisnya… :)

  14. Mantap pak yod.

    Komentarnya mantap2 juga. Solusi masalah itu ada, jelas, sayang eksekusinya lemah. Saya bantu menguatkan Indonesia, dari diri sendiri dulu :)

  15. Kemungkinan besar dalam jangka pendek memang itu bisa terjadi Pak.
    Tapi utang Amerika juga besar dan tiap detik bertambah, seperti disini : http://www.usdebtclock.org itu uang semua Pak.

    Kalau Trump nekad mengenakan bea masuk sampai 45% ke China, China bisa ngamuk2. Gimana kalau China minta Korut kirim nuklir sebagai salam untuk Trump? Terus kalau AS butuh utang lagi, apa China mau kasih pinjam uang? Gimana kalau prsh AS bangkrut karena tidak bisa bayar utang? siapa tahu sahamnya dibeli pengusaha China, belum bencana alam yang mengancam AS.

    Indonesia sebaiknya kembali ke pertanian, siapa tahu nanti Indonesia jadi satu-satunya negara dengan hasil bumi melimpah dan semua negara datang ke kita untuk membeli makanan dan bahan untuk bio energi karena mereka sudah tidak punya makanan lagi. Well..who knows..^^

  16. Assalamualaikum pembaca sekalian,

    menurut saya hampir semua orang kaget termasuk saya kalau donald trump menang apalagi dikaitkan sama kartun the simpson yang sudah terjadi belasan tahun lalu bisa persis bgt .

    namun jika melihat dari segi ekonomi memang fakta dari ekspansi china tidak bisa dianggap sebelah mata. jika anda pernah membaca buku “China Inc” maka upah buruh murah serta cara mereka melakukan manipulasi memang membuat pasar disana serba murah. presiden trump sebgai presiden memiliki hak untuk melindungi pasar mereka

    sebernya fenomena ini juga dilalui indonesia, cuman indonesia yang welcome juga tidak bisa berbuat apa2, ya kuncinya kita mesti membeli produk dalam negeri. harus ada differensiasi dan wajib untuk membeli produk dalam negeri,

    itu saja, kita hanya takut pada Allah SWT bukan donald trump

  17. Berhubung Trump adalah Businessman, maka kita sikapi secara businessman juga, tidak usah bawa2 yg lain. Biasanya Business man hanya berkata, ini adalah murni urusan business, tidak ada yang personal.
    Apakah yg tadinya bahan baku yang biasanya kita export ke RRC, memungkinkan sekarang kita alih export ke USA?
    Jadi, pintar2lah berbusiness dengan Trump.
    Mudah2an produksi dan konsumsi domestik tidak terlalu berpangaruh thd keadaan di USA.

  18. Sebelum Trump menduduki kekuasaannya Januari 2017 nanti, setiap negara yg memiliki hubungan kuat dg AS perlu menyusun strategi baru. Dan saya yakin dg gambaran yg ada, salah satunya dari tulisan Pak Yodhia ini (terima kasih sudah diingatkan kembali), para manajer, baik di pemerintahan, swasta, dll perlu menyikapinya secara bijak dan awas.

    Saya juga setuju hal ini dijadikan sebagai peringatan mengingat sudah jelas selama masa kampanye, bagaimana Trump dan pendukungnya memilih pernyataan yang keras dan tegas mengenai apa yang mereka ingin lakukan. Negosiasi mungkin hanya alternatif akhir itupun bila menguntungkan mereka.

    Hanya negara yg sukses melakukan perubahan yg sesuai, akan lbh cpt keluar dr masalah ketergantungan tinggi dg AS. Bahkan mungkin dalam jangka panjang akan lebih baik drpd AS dg kebijakan proteksionismenya dan kecenderungan yang memihak/melawan. Sebab negara yg lebih mengutamakan krj sama dan penyatuan kekuatan (ekonomi) akan memiliki ketahanan dan kemajuan yg lebih baik.

    Di satu sisi, AS memang sudah menyadari prediksi para ahli ekonominya sejak dulu bahwa Cina akan menjadi lawan tangguh dalam posisi/kekuatan ekonomi terbaik di dunia. Mungkin Trump menganut konsep jika tidak bisa tetap menjadi yg terkuat, lebih baik menyingkirkan lawan terkuatnya untuk membuka kembali peluang menjadi yg terkuat.

    Kunci sukses memang berasal dari dalam, tetapi yang membuat kita sukses adalah kemampuan menyatukan kekuatan dari luar.

  19. Bisa jadi ini momentum yg memaksa kita, bangsa ini, BERDIKARI 100%. Memang lingkungan, readiness kita masih morat marit tp mau spt apa lagi, mau kapan lagi.
    Lets Face the Challenge together guyss!

  20. Benar saja om, cino langsung bereaksi keras dengan membalas blokir produk pakde sam. * _http://inet.detik.com/read/2016/11/14/154107/3344945/319/gara-gara-trump-china-ancam-jegal-penjualan-iphone?i992202105

    ..kemesraan ini, sepertinya akan berlaluu..

  21. Setiap ada ‘bencana’ di satu sisi,
    biasanya ada sisi lain yang dapat ‘anugerah’.

    dulu ketika krisis 1998, sebagian besar kolaps,
    tapi di sisi yang lain banyak pengusaha yang dapat anugerah, hingga akhirnya usahanya meroket hingga detik ini.

    Kalau pun ada yang terkena imbasnya karena pemilu di sono, mudah-mudahan yang kita dapat imbas POSITIF. Aamiin.

    Terima kasih

    “Anda punya usaha, namun bingung membuat laporan keuangannya, mampir saja di http://manajemenkeuangan.net/

  22. kita harus bedakan antara orang bicara ketika kampanye dan sesudah menjadi presiden. Biasanya berbeda, dari beda – beda tebal sampai beda sama sekali.

    Gak usah jauh – jauh, lihat presiden kita. Dulu ngerasani lawan-nya dengan bilang BOCOR, BOCOR ketika dibilang ada kebocoran anggaran. Setelah baru sadar kita gak punya duit.

    Donald Trump itu orang bisnis, segala sesuatunya diukur dengan untung rugi. Mudah-mudahan ini masih ada dalam dirinya sehingga apa – apa yang diomongin kemarin banyak direvisi.

  23. merinding, kita ternyata bergantung pada keduanya. Tidak amerika tidak juga dengan china. Sama-sama butuh, satu tumbang, kita kena imbasnya juga. Mungkin ada solusi buat menghindari bencana ekonomi itu pak?

  24. Wah, impact terhadap para developer Android yang publish aplikasi di google play store seperti apa ya.

    Apakah nanti ada blocking dan tidak sembarang bisa publish. :(

  25. sangat menarik..
    tapi saya percaya pondasi ekonomi kita sebenarnya lumayan kuat.
    semoga kita tidak terlalu khawatir dan sebaliknya mampu mengubah kekhawatiran tersebut sebagai peluang untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan indonesia yang lebih baik.
    insya Allah..

  26. Apapun terjadi kemarin, hari ini, maupun esok hari, semuanya sudah ditentukan oleh Tuhan. Terpilihnya Trump sebagai presiden, meskipun dengan segala kontroversi dan prediksi yang terjadi, merupakan hal yang terbaik di mata Tuhan, karena Tuhan-lah yang tahu dan menentukan apa yang harusnya terjadi. Mari sama-sama kita memperbaiki diri dan mendekatkan diri dengan Tuhan agar terselamatkan dari segala kekacauan di akhir zaman ini.

  27. Analisa mas Yodhia ada benarnya juga. Kebijakan politik negara sekuat Amerika sedikit banyak akan berpengaruh terhadap dunia. Termasuk juga di bidang ekonomi. Kita lihat saja perkembangannya. Apakah China benar2 KO di tangan seorang Trump atau sebaliknya?
    Tapi apapun itu, kita harus optimis Indonesia akan mampu melewati hadangan era Donald Trump sebagaimana kita melewati berbagai macam krisis ekonomi di masa lalu.
    Ingat, kita bukan bangsa yang takut mati kelaparan, bung!! :D

  28. dampak rasisnya mungkin terasa sampai ketanah air. bagaimana presiden amerika sangat mudah dikenali, anak2.

    mereka akan berujar, liat presiden USA. RASIS KOK BISA MENANG…

    rasis yang menurut saya masuk akal..demi bangsa mereka sendiri…

    masuk akal tapi belum bisa saya terima sich.

  29. Di amerika orang rasis separah Trump, bahkan udah tau kelakuannya jelek masih bisa terpilih jadi Presiden ……..
    Dibandingkan di Indonesia rasis dikit aja sudah demo besar-besaran , rakyat indo ini sensitif banget :( .

  30. Ngeri juga ya pak,tapi semoga kebijakan-kebijakan Presiden Baru Amerika ini tidak terlalu berimbas keterpurukan ekonomi dalam negeri kita

    semoga ekonomi negara kita secepatnya lebih baik dan lebih bagus dari sekarang

    Indonesia negara besar yang sesungguhnya sumber daya manusianya sangat kreatif dan inovatif,mari sama-sama kita bangkit dari keterpurukan menuju Indonesia sejahtera.

    http://www.kangukat.id/

  31. Terimakasih atas informasi yang disampaikan

    Sedikit masukan bagi kawan2 semua

    imbas dari berkurangnya eksport bahan baku, kita sikapi dengan positif saja

    intinya rakyat kaya dan miskin bersatu secara ekonomi, kembangkan ekonomi kemasyarakatan, cintai produk dalam negeri, dan bagi pelaku industri dalam negri, berusahalah memudahkan harga produknya supaya dapat bersaing

    Pangkas birokrasi, makelar, percaloan

    Pasti kita bisa mandiri

  32. Mas, memangnya perusahaan2 Amerika nggak ada yang pakai produk dari Cina?
    Kalau US trade war dengan China, harga produk2 US juga akan naik karena mereka gak bisa dapet bahan baku murah lagi dan akibatnya inflasi, yg juga gak baik untuk US.
    Apalagi US juga banyak minjem duit dari China, hehe…

    Jangan terlalu parno lah, heuheu…

  33. Produk Apple Samsung intel sebagian komponen di produksi di china.

    Beberapa analis berpandangan Trump tidak akan merealisasikan apa yang dia sampaikan waktu kampanye 100%.

    Sama aja Trump akan bunuh diri, belum lagi adanya reguleryang ketat dari WTO.

    Semoga aja yang terbaik buat semua :)

Comments are closed.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!