3 Perusahaan yang Mengubah Dunia

Perusahaan atau korporasi kini tampaknya telah menjadi entitas yang sangat dekat dengan keseharian kita. Sejak dari bangun di keheningan fajar hingga kembali terlelap dalam kegelapan malam, kita senantiasa ditemani dengan beragam produk dari beragam merek dan perusahaan.

Demikianlah, ketika bangun pagi dan dan beranjak ke kamar mandi, kita mungkin segera disergap dengan sabun mandi Lifebouy dan pasta gigi Pepsodent produksi Unilever. Lalu, kita sarapan sereal dan minum susu dari Nestle. Kita kemudian berangkat ke kantor, mungkin dengan naik Grand Livina dari Nissan, sembari mendengarkan musik melalui audio Kenwood dengan alunan CD produksi Sony BMG.

Di kantor kita segera menyalakan komputer bermerk Acer, membuka aplikasi email produksi Microsoft Outlook serta memprint laporan dengan kertas PaperOne di printer merk Hewlett Packard. Siang-siang, kita bersama teman makan siang di Hoka-hoka Bento, ber-sms ria melalui ponsel Nokia sambil minum teh Botol Sosro. Continue reading

Teror Bom dan Human Capital Tragedy

Semilir angin di pagi yang cerah itu kembali terkoyak. Kepulan asap itu memerihkan dan meninggalkan luka kemanusiaan yang teramat dalam. Sejumlah nyawa mesti kembali pulang ke haribaannya, menjemput keabadian. Adakah tragedi yang selalu mengguncang akal sehat dan nurani ini akan terus berulang? Adakah tragedi kemanusiaan ini akan selalu mengintai, dan terus mengabarkan sebaris kidung duka lara?

Baiklah. Human capital tragedy ini sejatinya juga segera mengabarkan sejumlah catatan penting kepada kita tentang sejumlah hal. Secara lebih detil, kita ingin mendiskusikan sejumlah catatan tentang bagaimana sebaiknya kita mengelola crisis management dan juga siasat untuk menjaga agar tragedi ini tak kembali terulang. Continue reading

Merindukan a Competent and Inspiring Boss

Apakah boss atau atasan Anda sekarang merupakan an inspiring person? Jawabannya sungguh penting, sebab an inspiring boss ternyata merupakan salah satu elemen penting mengapa karyawan betah bekerja untuk sebuah organisasi. Sebaliknya, amburadul and brekele boss acap disebut sebagai salah satu faktor kunci kenapa karyawan hengkang dan mengucapkan salam sayonara.

Pada akhirnya, munculnya an inspiring boss/leader pada semua level merupakan indikasi penting tentang kejayaan organisasi yang langgeng. Sebuah organisasi yang selalu mengibarkan bendera kegemilangan pasti selalu ditopang oleh barisan leader yang tangguh pada semua level. Lalu, aspek apa saja yang mesti mesti dimiliki oleh seseorang agar ia mampu menjadi an inspiring boss? Ada banyak dimensi namun dalam tulisan ringkas ini kita hanya akan menelisik dua elemen kunci diantaranya. Continue reading

4 Prinsip Dasar untuk Komunikasi Produktif

Komunikasi saya kira merupakan salah satu bagian yang paling esensial dalam roda kehidupan profesional kita. Kita menyaksikan begitu banyak projek atau program perusahaan macet ditengah jalan hanya gara-gara dis-komunikasi para anggotanya. Sebaliknya, kita juga bisa menyaksikan sebuah arena lingkungan kantor yang bisa berjalan dengan indah lantaran didalamnya terbangun proses komunikasi yang elegan nan produktif.

Sejatinya ketrampilan komunikasi yang efektif memang merupakan sebuah elemen yang patut dijiwai oleh setiap pelaku bisnis dan kaum profesional – entah mereka berperan sebagai manajer, staf pelaksana ataupun para business owner. Berikut ini kita akan mencoba menelisik empat prinsip dasar yang mungkin mesti selalu kita ingat manakala kita ingin menjadi seorang komunikator yang produktif. Continue reading

Kisah Talent Management dari King of Pop

Jacko sang legenda pop itu telah tiada. Dunia kehilangan salah satu musisi paling berbakat yang pernah dilahirkan sepanjang sejarah masyarakat modern. Kita mengenang suaranya yang mengalun memukau dalam lagu Heal the World. Kita mengenang tarian moonwalk-nya yang ajaib dalam dentuman irama lagu Thriller. Dan kita mengenangnya sebagai musisi fenomenal dalam videoklip bertajuk Black or White.

Dibalik reputasinya yang begitu melegenda, sosok penyanyi yang selalu bermimpi tinggal di Negri Neverland itu sesungguhnya juga memberi dua pelajaran penting bagi wacana human capital. Dua tema penting ini adalah tentang multiple intelligence dan konsep talent management. Mari kita membahasnya secara ringkas disini. Continue reading

Digital Narcissism dan Personal Branding

Jagat maya tampaknya kini makin rancak ditumbuhi beragam social network website semacam You Tube, Flickr, Facebook dan Twitter. Pada sisi lain, setiap orang kini juga amat mudah untuk mengekspresikan gagasannya melalui media blog. Dalam sejumlah hal, munculnya beragam outlet media personal itu lantas memunculkan apa yang layak disebut sebagai “digital narcissism” (atau kita sebut saja sebagai e-narcism). Inilah sebuah gejala sosial dimana seseorang menampilkan dirinya dalam ranah maya dengan penuh kekenesan – sebagai sebuah refleksi dari rasa kagum yang berlebihan pada dirinya sendiri (narsistik).

Tentu saja digital narcissism itu tak sepenuhnya keliru. Apalagi kalau ia dibungkus dengan niat sadar dan sistematis untuk membangun personal branding. Atau sebuah ikhtiar untuk meracik sebuah identitas personal yang kredibel, kompeten, dan marketable. Lalu, kiat apa yang layak dilakukan untuk mengejawantahkan digital narcism itu menjadi sebuah personal brand yang kinclong nan mencorong? Continue reading

Pelajaran Human Capital dari Nilai Transfer Christiano Ronaldo

Christiano Ronaldo atau yang lebih dikenal dengan julukan CR-7 akhirnya hijrah dari sarang Red Devils menuju barisan Los Blancos di Bernabeu, Madrid. Nilai transfernya adalah 94 juta euro atau sekitar 1,3 trilyun rupiah, dan ini artinya merupakan rekor tertinggi dalam sejarah nilai transfer sepakbola sejagat. Banyak pihak yang meradang dengan tingginya nilai transfer ini, termasuk dari sebagian masyarakat Spanyol, tempat klub Real Madrid bermarkas.

Tapi apakah nilai transfer itu terlalu tinggi dan layak mengundang kontroversi? Atau sebaliknya : justru terlalu rendah? Apapun jawabannya, fenomena transfer CR 7 itu memberikan dua poin pelajaran yang amat penting bagi wacana human capital. Dan juga bagi pemahaman kita akan pentingnya modal insani (human capital) dalam pengelolaan organisasi yang unggul. Mari kita diskusikan bersama dua poin pembelajaran esensial itu disini. Continue reading