Ketika Haji Isam Mencaplok Bayan Resources dan Memicu Badai Baru Pasar Modal

Industri pertambangan nasional kembali geger setelah perselisihan dan aksi korporasi kilat melingkupi akuisisi raksasa energi PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Langkah agresif pengusaha asal Kalimantan Selatan, Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam, melalui bendera PT Jhonlin Baratama yang mencaplok porsi saham besar BYAN, dinilai pasar sebagai manuver hostile takeover atau pengambilalihan paksa.

Keputusan konglomerat Low Tuck Kwong melepas puluhan persen kepemilikan sahamnya dalam skema harga diskon besar-besaran memicu keguncangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meski secara legal formal akuisisi saham telah dituntaskan, dampak sistemik dari akuisisi ini menyisakan riak ketidakpastian tinggi.

Continue reading →

DOWNLOAD GRATIS sekarang juga !!