Merebut Kesuksesan Melalui Visualisasi Positif

Yodhia Antariksa August 27th, 2007

success-cartoon-resize.jpg Ketika anda membayangkan sesuatu melalui pikiran, kira-kira apa yang terpancar dalam benak anda : apakah anda membayangkan sebuah pencapaian, apresiasi dan kemenangan atau sebaliknya, kegagalan dan keterpurukan?

Sejumlah riset menunjukkan bahwa ternyata visualisasi memberikan pengaruh kuat terhadap kinerja kita. Ketika imajinasi kita selalu dihantam oleh bayangan keterpurukan dan pesimisme, maka jaringan otak kita perlahan-lahan akan mendorong kita untuk benar-benar mengalami keterpurukan.

Sebaliknya, ketika kita selalu membangun bayangan positif tentang diri kita, maka kita sesungguhnya tengah memulai dan memperkuat “cara kerja yang sempurna” di dalam otak kita. Pada gilirannya, jaringan sel dalam otak ini akan mampu mendorong kita untuk juga meraih kesempurnaan dalam kinerja nyata. “The more we practice perfection through mental rehearsals, the stronger the neural pathways will become and the better we will perform when the time comes”, demikian ujar Kris Cole dalam risalahnya yang berjudul Positive Visualization.

Olahragawan dan atlet telah mengkhayal bertahun-tahun untuk menjadi sempurna. Dan pada kenyataanya, satu dari pemain golf dunia, Jack Nicklaus, menempatkan 50 persen kesuksesannya karena ia rajin membangun visualisasi positif.

Lalu bagaimana melakukan visualisasi positif yang baik? Berikut langkah-langkah praktis yang dapat dilakukan:

Pertama adalah, menentukan tujuan yang jelas dan menantang, tujuan yang ingin anda capai. Juga sebaiknya tujuan yang ingin kita raih itu bersifat spesifik. Misal : Anda membayangkan ingin memiliki jaringan toko buku khusus untuk anak-anak.

Kemudian mulailah melakukan visualisasi :
- Relaks. Carilah momen-momen dimana Anda tengah santai. Ini akan membuat otak anda lebih terbuka untuk memulai dan memperkuat “cara kerja yang benar”

- Fokuskan perhatian Anda pada langkah nyata yang mesti dilakukan untuk memulai usaha jaringan toko buku anak-anak itu. Apa saja yang mesti diperlukan, tahapan apa yang mesti dilakukan, bagaimana Anda akan mengelola toko itu, bagaimana Anda melakukan promosi, mengelola karyawan toko, dan membesarkan toko menjadi toko buku pilihan anak-anak.

- Bayangkan tujuan anda sedetail mungkin. Bayangkan segalanya: lokasi persis dimana toko buku itu berada, desain interior toko, kombinasi warna meja dan kursi, tata letak buku, kemudian bayangkan pula keramaian dan keriangan anak-anak yang memenuhi setiap sudut toko Anda.

- Lalu, libatkan emosi anda. Bagaimana rasanya mampu meraih tujuan itu dengan sempurna? Bagaimana rasanya bisa benar-benar memiliki jaringan kios buku anak-anak yang tiap hari ramai dikunjungi pembeli. Menyertakan perasaan dan emosi akan memperkuat sistem “cara kerja yang benar” dalam otak anda.

Selanjutnya lakukan hal yang sama berulang-ulang. Untuk mendapat hasil yang optimal, lakukan visualisasi positif setiap kali anda mempunyai waktu luang, sekurangnya sehari sekali, misal ketika Anda akan tidur dan tengah rileks.

Namun segera harus disebutkan bahwa “beautiful dream” atau impian indah itu mesti harus juga diikuti dengan langkah penyusunan strategi dan aksi nyata. Pelan-pelan mesti ditekadkan untuk mulai mengeksekusi strategi yang Anda susun melalui serangkaian aksi nyata yang konkrit dan sistematis. Nah, dalam proses implementasi itu, kita harus tetap terus menerus secara rutin melakukan visualisasi positif.

Oke, selamat melakukan visualisasi positif. Goodluck !!

Note : Jika Anda ingin mendapatkan file powerpoint presentation mengenai management skills, strategy, marketing dan HR management, silakan datang KESINI.

See also these interesting posts:

10 Responses to “Merebut Kesuksesan Melalui Visualisasi Positif”

  1. faizon 27 Aug 2007 at 8:13 pm

    Wahh… itu sih menghayal namanya. Btw, bagus dan bisa dipraktekkan. Buka forum konsultasi nggak? Saya tahu blog ini dari Mas Nukman Virtual Consulting.

  2. Yodhiaon 28 Aug 2007 at 4:50 pm

    Visualisasi pada dasarnya memang hampir mirip dengan dreaming….namun making a serious dream, dan dilakukan dengan sistematis. Kalau mengkhayal biasanya hanya berisikan lamunan belaka, dan tidak dilanjutkan dengan skema langkah yang sistematis untuk benar-benar mewujudkannya. Kalau visualiasi mesti segera diikuti dengan tindak konkrit untuk merealisasikannya.

    Untuk rubrik konsultasi sementara ini belum. Mungkin next time, mas Faiz.

  3. Indraon 29 Aug 2007 at 7:08 am

    what about reverse visualization? =p. Visualize you being the winner is easy, i’m sure everyone is dreaming the same thing, in fact that’s the reason for people to compete.

    But imagine different setting, you’re in sales and having cold feet in making cold call. Visualize what’s the worst that might happen when you make sales calls, visualize how you would handle the worst case (and possibly worst customer), and convince yourself it might not happen. Even if it really happens, you’ll know what to do. In a way it’s a measure to confront the fear to do the least favorite thing on your task list. Just my 2 cts’ worth =p.

  4. Yokion 26 Nov 2007 at 3:30 pm

    Saya setuju dengan apa yang penulis sampaikan bahwa visualisasi itu sangat penting bagi kesuksesan seseorang karena itu merupakan suatu goal yang mesti kita capai, tapi tentunya disesuaikan dengan kemampuan yang ada di dalam diri masing-masing jangan sampai kita memvisualisasikan yang sangat sulit dicapai mungkin dapet tapi perlu waktu atau bahkan akan membuat kita frustasi, visualisasi yang rasional sangat penting bagi setiap orang. Jangan takut untuk bermimpi sebelum mimpi itu hilang dari diri Anda. Good luck.

  5. desyon 03 Jan 2008 at 9:34 am

    ketika membaca tentang visualisasi ini,saya jadi tambah optimis dengan planning saya di 2008
    saya sangat setuju dengan Visualisasi seoerti yang tersebut diatas, tapi tentunya kita harus menrencanakan dengan baik pula apa2 saja yang akan kita lakukan dan tentu saja dengan kesungguhan hati. YOU HAVE’NT ALWAYS BE THE BEST BUT ALWAYS DO YOUR BEST……..

  6. efendi Dolok Saribuon 25 Feb 2008 at 8:42 am

    Visualisasi positip bagi saya mutlak, dan itu selalu saya lakukan setiap saya mau memberikan pelatihan dan hasilnya mantap.

  7. Rullyon 07 Mar 2008 at 7:58 pm

    Visualisasi positif memang perlu sebagai goal hidup untuk proses pencapaian kesuksesan. Visualisasi memang mimpi, dan manusia harus memiliki mimpi. Karena mimpi itu luas tanpa batasan….so, saya rasa tidak ada yg perlu dibatasi pikiran manusia untuk menentukan tujuan hidup untuk sukses di segala aspek kehidupannya. Tinggal sekarang perlu action kongkret untuk mencapainya.

  8. Ogelitoon 11 Apr 2008 at 12:33 pm

    kalo menurut saya yg membuat perubahan terjadi adalah visualisasi yg kita lakukan mempresure alam bawah sadar kita utk mengerjakan apa yg kita rencanakan dengan baik dan detail, artinya program yg kita buat haruslah detail dan terinci, sehingga langkah demi langkah bisa diserap dengan baik oleh alam bawah sadar kita ….

  9. Ridaon 20 Sep 2008 at 1:03 pm

    yupz,,,visualisasi Positif bagus jg untuk di lakukan,,coz bisa membuat kita jd lebih optimis,,but tetep after that we must
    do the real action to get it….

  10. popon yuliaon 31 Oct 2008 at 2:06 pm

    thanks. infonya, saya juga pernah mendengar ini tapi koq ya rada sulit ya melakukan visualisasi yang benar ada saja hal-hal yang malah kita tidak harapkan muncul dalam visualisasi itu. Gmn dong cara yang benar ?

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

ebook-banner.jpg training-solutions.jpg free-hr-papers-center.jpg