Kisah tentang Efficiency dan Durability dari Printer HP

Ditengah tekanan biaya hidup yang kian melesat, kita acap dipaksa untuk melakukan penghematan pada setiap sisi pengeluaran. Salah satu kiat penghematan yang acap dilakukan adalah dengan melakukan pembelian suku cadang second-line atau non original, jika kita menemui kerusakan pada spare part barang yang kita miliki, entah itu mobil, sepeda motor, AC, ponsel, dan lain-lain.

Sayangnya, upaya penghematan semacam itu sering justru mengakibatkan pengeluaran yang lebih besar. Saya sendiri pernah mengalaminya. Lantaran ingin berhemat, saya melakukan pembelian suku cadang non original ketika saya menemui masalah pada mesin mobil saya. Sayangnya, selang tiga bulan kemudian, onderdil itu sudah kembali rusak dan justru merembet ke bagian mesin lainnya. Niat untuk melakukan penghematan, apa daya, justru berakhir dengan pengeluaran yang lebih besar.

Berdasar pengalaman itu, saya kini menjadi lebih berhati-hati dalam melakukan penggantian suku cadang beragam barang/peralatan elektonik yang saya miliki, termasuk dalam hal penggantian tinta printer. Semenjak memiliki printer keluaran HP beberapa tahun silam, saya selalu berupaya untuk membeli tinta asli (original) saat kehabisan tinta. Pemikiran saya sederhana saja: dengan membeli tinta original, saya berharap bisa menjaga keawetan piranti printer tersebut. Dan nyatanya benar saja, bertahun-tahun menggunakan printer HP dan selalu mengganti tintanya dengan tinta yang original membuat mesin printer saya ini tetap tangguh seperti baru.

Namun ternyata benefit dari penggunaan tinta original itu tidak hanya dari sisi keawetan saja. Kemarin, ketika browsing situs HP Supplies, saya memperoleh sejumlah informasi yang layak dicatat (Situs itu sendiri menyajikan beragam kuis interaktif yang ciamik. Kalau anda ingin mendapatkan hadiah yang mak nyus, silakan segera datang mengampirinya).

Dari situs itu saya tahu, berdasar pengujian TUV SUV PSB (lembaga sertifikasi produk internasional) ternyata Original HP Supllies terbukti lebih hemat (murah) karena memiliki kemampuan mencetak kertas yang 2,4 kali lebih banyak dibandingkan tinta refill dan tahan pudar hingga 200 tahun. Jika tinta isi ulang (refill) mencetak 1000 lembar, maka Original HP Supplies mampu mencetak hingga 2.400 lembar dengan jumlah milliliter tinta yang sama. Selain itu, masih dari informasi yang sama, penggunaan tinta printer Non-Original HP Supplies, terbukti menyebabkan beberapa kerugian seperti :

• Visible cost, yaitu menurunnya keuntungan usaha dan beban biaya cetakan per lembar yang lebih mahal.
• Hidden cost, berupa inefisiensi waktu, beban tambahan untuk mengganti hasil print yang buruk, terganggunya kelangsungan usaha, tingkat frustasi yang meningkat, dan turunnya produktivitas kerja Anda.

Selain benefit tadi, yang saya juga temui adalah kemudahan dalam mendapatkan tinta original HP setiap kali printer saya mengalami kehabisan tinta. Jaringan distribusi tinta original HP yang sangat luas membuat saya bisa membelinya hanya dari kios stationery kecil di komplek perumahan saya yang tergolong jauh dari pusat keramaian. Faktor ketersediaan ini membuat saya tidak mesti was-was setiap kali menemui tinta yang habis (sebab mungkin saja saat itu saya tengah dikejar oleh deadline penulisan laporan kerja).

Segenap informasi diatas mestinya bisa membawa kita mengambil sebuah keputusan yang bijak sekaligus smart : always use original HP supplies when you need an optimum result.

Note : Tulisan diatas merupakan advertorial untuk Hewlett Packard, produsen terkemuka dalam produk printer, desktop dan notebook.
22 comments on “Kisah tentang Efficiency dan Durability dari Printer HP
  1. Betul … beli parts original dengan pertimbangan macam anda, memang betul.

    Tapi untuk urusan printer, yang mahal itu tintanya. Pelajari business model nya di wikipedia. Jadi saya pribadi lebih memilih tinta yang berharga murah saja, urusan printer rusak ga papa. soalnya harga printernya cuman 3x harga tintanya. Asal foto saya tetep cakep keluarnya, original atau ga tintanya, ga masalah. 😛

  2. Dengan menggunakan tinta refill kita telah membanu program perlindungan lingkungan, karena mengurangi sampah akibat penggunaan catrige asli. jadi harus dihitung benefit yang intangible juga.

  3. Saya sudah menggunakan refil lebih dari 3 tahun, beli 1 liter bisa digunakan 20 an printer tak habis-habis dalam 1 tahun, luar biasa hematnya. Anehnya tak pernah rusak itu printernya, memang untuk dokumen persh ada printer yang menggunakan tinta asli, paling 1 printer saja, lainnya refil. Menurut saya mestinya bikin printer yang gampang, mudah di refil dlll, ini maksud konsumen seperti kita ini. Dan keperluan ini dipenuhi oleh para innovator. heiii..hiii

  4. @donnie
    itu ada tulisan advertorial di paling bawah

    tapi prinsip di belakang tulisan ini sy selalu setuju, yg original biasanya memberikan kualitas yg lebiuh bagus drpd yg “palsu”

  5. Saya sih menggunakan keduanya tetapi dengan dua printer yang terpisah. Refill memang hemat tetapi untuk cetak gambar atau untuk keperluan proposal bisnis kurang tajam dan tidak tahan lama. Berkas lama saya yang menggunakan refill, sudah hampir hilang tintanya dan tidak terbaca lagi. Refill saya gunakan untuk mencetak draft laporan.

  6. Tapi… sekarang juga banyak barang yang aspal (asli tapi palsu) pak… rugi kan beli mahal2 tapi kualitas palsu…

  7. wah jadi ikutan cari2 info soal tinta irit nih..

    tapi kok komen mas toto kartarahardja kontradiktif dengan data yang ada di dalam microsite yah? (mas toto susah buka website nya? di menu why 2.4)

    informasi disana, justru menggunakan Original HP supplies itu langkah peduli lingkungan. memakai supplies original (kata hasil riset) akan mengurangi sampah buangan karena hasil print yang salah, dan jika memakai tinta refill akan memperpanjang usia printer jd otomatis mengurangi juga sampah printer yang rusak karena produk supplies yang unoriginal.

    menurut saya info di microsite sih logis, karena kasus salah print yg saya alami karena tinta refill juga cukup banyak dan menyebalkan tuh..

    cheers!

    https://harismosa.blogspot.com/

  8. Barang murah tdk ada yang bagus, barang bagus tidak ada yang murah. bagi yang keperluannya butuh kebagusan yaa… pake original akan menjadi kebutuhan baginya, tp bagi yang “hanya” sekedar hasil ketik biasa, misalnya skripsi maka ok2 saja pake tinta printer yang “nyaris original” krn sesuai dgn kantong kelas mahasiswa…

  9. kalau lah HP kelas mid-end (dibawah design-jet hrg max 2jt an) sudah menggunakan individual ink tank, mungkin sy juga akan segera mempertimbangkan menggunakan tinta asli. tetapi sayangnya jenis tersebut masih menggunakan tri-color, jadi kalo habis satu warna saja harus mengganti 1 buah catridge seharga 200 rb an. padahal rasanya blm mengeprint terlalu banyak.
    saya sih masih stay di epson & canon karena sdh menggunakan individual ink tank. padahal saya pecinta printer HP.

  10. Buat mas Mika;
    Maaf agak terlambat membalasnya. Memang saya mengira dengan mempergunakan refill, kita telah membantu usaha perlindungan lingkungan, karena sampah yang berasal dari catrige berkurang, karena terjadi penggunaan ulang. Tapi rupanya survay membuktikan lain.

  11. Salam Kenal Semua

    Sebetulnya masing masing ada plus minusnya… tinggal dilihat lagi pakai kacamata yg mana. kalau kacamata kualitas hasil… tentu original yang terbaik. kalau kacamata biaya operasional… mungkin yg refill bisa jadi solusinya. buktinya bisnis refill lagu booming toh. Ada orang orang yang begitu original minded… ada yang cost minded.. kalau urusan ramah lingkungan. memang patut jadi perhatian kita semua. baik tinta original, compatible, atau refill sekalipun. Apakah merusak lingkungan atau tidak.

    buat yang butuh cara reset laserjet…silahkan mampir
    type lainnya segera menyusul…semoga membantu

    Jabat Erat

    https://swatron.blogspot.com

  12. “…terimakash info nya, yups emang semu sparepart yang ori biasa lebh berkualitas, mending beli satu dengan harga yang mahal daripda beli sparepat murah tapi belinya sampai 3 x capek dewh 😀 Tapi q ga setuju sih lo kdu beli tinta HP yang ori terus terang kalo untuk perusahaan ga masalah tapi klo untuk person jelas itu ga bener bung, apa lagi anak muda kya q kantong kering bung??? Sip tapi q akui memang printer HP baek and berkulitas soalnya q dah nyoba dan buktikan…Key’Z terimakasih 🙂

Comments are closed.