6 Tips Praktikal agar Sel Otak Anda Tidak Menjadi Ambyar, Stuck dan Tulalit

Sel otak kita itu tak pelak merupakan salah satu pilar kunci untuk membuat kita bisa meraih sukses.

Saat sel otak kita macet, stuck dan ambyar, maka otomatis daya kreativitas dan problem solving skills kita juga akan menjadi termehek-mehek.

Faktanya, begitu banyak orang yang stagnan nasibnya karena memang daya kemampuan otaknya amat terbatas. Karena sel otaknya mampet, maka kreativitas untuk melahirkan solusi perubahan nasib menjadi lenyap.

Alhasil jalan hidup menjadi tetap kelam.

Continue reading

6 Cara Terbaik untuk Meraih Kebebasan Finansial yang Melimpah dan Barokah

Apakah Anda ingin meraih kebebasan finansial yang melimpah dan barokah? Di tengah beban biaya hidup yang makin mahal dan harga rumah yang makin selangit, maka memiliki aset finansial yang melimpah merupakan salah satu solusi untuk bisa hidup dengan sejahtera.

Dengan aset finansial yang melimpah, kita bisa mengalokasikan dana memadai untuk investasi (baik investasi dunia dan akherat), bisa membeli rumah yang nyaman, membeli Honda CRV dan mungkin sesekali jalan-jalan ke luar negeri.

Lalu bagaimana cara meraih kebebasan finansial yang barokah?

Continue reading

5 Jenis Hobi yang Layak Anda Miliki demi Hidup yang Fun dan Meaningful

Apa saja hobi atau kegemaran Anda selama ini?

Hobi tak pelak merupakan salah satu aktivitas yang paling menyenangkan untuk kita lakukan. Sebab hobi memang maknanya sesuatu yang kita gemari dan kita sukai.

Saat seseorang tenggelam dalam hobi yang dia lakukan, maka orang ini bisa lupa waktu atau bahkan menjadi lupa dengan segalanya.

Lalu apa saja hobi yang selayaknya kita tumbuhkan agar hidup kita menjadi lebih sukses dan produktif?

Continue reading

Pria Lulusan SD dari Banyumas ini Menjadi Youtuber dengan Penghasilan Rp 50 Juta per Bulan

Namanya Sibun. Pria usia 37 tahun ini hanya lulusan SD di sebuah desa kecil kecamatan Cilongok, Banyumas. Dulu ia kerja dengan membuka bengkel motor di desanya yang sepi.

Namun karena bengkelnya kecil dan pelanggannya tak banyak, ia hanya punya penghasilan yang tak seberapa. Kadang bahkan tak cukup untuk makan sehari-hari.

Di tengah terik siang yang panas di bengkelnya yang sepi pelanggan, ia acap merenung sedih, kenapa penghasilannya kecil sekali, dan sering tak cukup buat memenuhi kebutuhan anak dan istrinya.

Hingga suatu ketika ia iseng-iseng  nonton Youtube.

Continue reading

Kenapa Tesla, Google dan Netflix Tidak Lagi Mensyaratkan Lulusan S1 dalam Lowongan Kerjanya?

Perusahaan-perusahaan high tech raksasa seperti Tesla, Google, Netflix hingga Apple kini tak lagi mensyaratkan lulusan S1 (college degree) untuk bisa mendaftar lowongan kerja yang mereka sediakan.

Anda tidak perlu ijasah S1 untuk bergabung dengan kami, begitu kata Elon Musk, pendiri Tesla. Sepanjang Anda punya skills yang ekselen dalam pekerjaan yang kami butuhkan, silakan saja daftar. Kami tidak akan melihat apakah Anda lulusan S1 atau SMA. Kami tidak peduli dengan gelar akademik ini, yang lebih penting Anda terbukti punya SKILLS yang tangguh (proven skills).

Begitu pengumuman yang pernah dirilis Elon Musk. Manajer HRD di Google dan Tesla dan juga Apple juga menyatakan hal yang sama. Seseorang kini tidak perlu lagi lulus S1 untuk bisa mendaftar menjadi highly capale employees di berbagai perusahaan terkemuka itu.

Apakah itu artinya gelar dan ijasah S1 akan menjadi kian tak relevan di era Revolusi Industri 4.0 ini? Apakah gelar S1 itu sesungguhnya sesuatu yang “over-rated”?

Continue reading

Kenapa Anak Bodoh dari Keluarga Kaya akan Lebih Sukses Dibanding Anak Pintar dari Keluarga Miskin?

Lahir sebagai anak bodoh dari keluarga kaya ternyata lebih menguntungkan daripada lahir sebagai anak cerdas dan pintar tapi dari keluarga miskin. Sebuah fakta yang rada muram dan layak direnungkan.

Namun itulah fakta yang terungkap dari sebuah studi saintifik yang dilakukan oleh para peneliti pada Center on Education and Workforce, Georgetown University, USA.

Penelitian itu memang dilakukan di Amerika, namun tampaknya hasil serupa juga akan terjadi jika riset itu dilakukan di berbagai negara lainnya di dunia, termasuk di Indonesia.

Continue reading

3 Pilar Kunci untuk Meraih Maximum Personal Productivity

Maximum personal productivity adalah momen di mana kita merasa bisa meraih hasil kerja yang paling produktif. Dalam momen inilah kita merasa waktu yang telah kita lalui – baik di sepanjang hari atau di sepanjang minggu – bisa menghasilkan output atau hasil kerja yang mengesankan, dan kita merasa puas dengan hasilnya.

Menjalani hari-hari yang produktif rasanya memang lebih memuaskan batin. Saat kita menyelesaikan sebuah hari kerja, dan melakukan refleksi di sore hari sebelum beranjak pulang, kita akan merasa happy jika di sepanjang hari itu kita merasa telah melakukan serangkaian kinerja yang produktif.

Lalu apa saja pilar kunci untuk bisa meraih level produktivitas personal yang maksimal? Merujuk pada temuan dalam the science of personal productivity, terdapat tiga variabel kunci yang layak kita cermati.

Continue reading