Cara Mudah Membangun Loyalitas Karyawan dengan Apresiasi dan Afirmasi

1654239Artikel ini merupakan kontribusi dari guest blogger bernama Daniel Rajagukguk.

Istri saya pernah bercerita tentang satu training yang dia pimpin. Sebelum memulai ke sesi utama, dia memulai dengan 10 menit sesi santai.

Dia meminta para peserta untuk berdiri, jika pertanyaan-pertanyaan berikut sesuai dengan situasi mereka.

“Siapa yang berusia lebih dari 30 tahun?” setengah peserta berdiri.

“Siapa yang belum menikah?” seperempat peserta berdiri.

“Siapa yang sudah menikah namun belum dikaruniai anak?” satu orang berdiri.

“Siapa yang berasal dari Jakarta?” lebih dari setengah peserta berdiri.

“Siapa yang berasal dari luar Jawa? satu orang berdiri. Continue reading “Cara Mudah Membangun Loyalitas Karyawan dengan Apresiasi dan Afirmasi”

Kenapa 92% Karyawan Indonesia Tidak Termotivasi dengan Pekerjaannya?

lazy-worker reBeberapa waktu lalu Gallup Worlwide (sebuah lembaga riset internasional) melakukan survei tentang Motivasi Kerja Karyawan terhadap 73 ribu responden dari 141 negara di dunia, termasuk Indonesia.

Hasil riset Gallup itu menunjukkan hanya 8% karyawan di Indonesia yang benar-benar memiliki level engagement yang tinggi, komitmen dan motivasi kuat dengan pekerjaannya. Sisanya, atau 92 % hanya melakukan pekerjaannya dengan gitu-gitu saja : berangkat, tugas selesai, pulang, lalu terima gaji di akhir bulan.

Di dunia, hasilnya juga relatif sama, hanya sekitar 13% yang punya high engagement level dengan pekerjaannya.

Kenapa bisa begitu? Kenapa mayoritas karyawan di Indonesia dan dunia tidak memiliki motivasi yang begitu kuat terhadap pekerjaanya? Ada tiga faktor kunci yang bisa menjelaskan fakta kelam ini. Continue reading “Kenapa 92% Karyawan Indonesia Tidak Termotivasi dengan Pekerjaannya?”

Kenapa Produktivitas Karyawan Indonesia hanya SeperSepuluh Karyawan Singapore?

Produktivitas karyawan sebuah perusahaan merupakan salah satu indikasi penting untuk melacak masa depan bisnis dan ekonomi. Produktivitas karyawan yang buruk dan termehek-mehek bisa membuat sebuah organisasi bisnis kian ketinggalan dalam deru pertumbuhan ekonomi global.

Dan data terbaru tentang produktivitas karyawan sedunia menunjukkan angka yang muram : secara rata-rata produktivitas karyawan Indonesia hanya 1/10 dari produktivitas karyawan Singapore.

Kenapa bisa demikian tinggi gap-nya? Dan apa yang kudu dilakoni untuk menipiskan gap tersebut? Di Senin pagi yang cerah ini, kita mau mengulik tema sentral tersebut. Sambil ditemani segelas air putih atau secangkir cappucino. Continue reading “Kenapa Produktivitas Karyawan Indonesia hanya SeperSepuluh Karyawan Singapore?”

Kenapa Perusahaan Selalu Ragu “Me-Moyes-Kan” Karyawan Abal-abal?

Dunia bisnis manajemen mungkin layak belajar dari dunia sepakbola tentang satu tema krusial : key performance indicators.

Dalam dunia sepakbola, key performance indicator amat lugas dan terukur. Berapa skormu dalam klasemen. Performance scorecard yang sangat elegan, powerful dan mudah diukur. Saat skormu termehek-mehek, kamu akan terpelanting keluar arena. Kamu akan “di-Moyes-kan”.

Pertanyaannya : kenapa perusahaan selalu ragu untuk “me-Moyes-kan” karyawan abal-abal? Kenapa kisah pahit David Moyes yang di-pecat oleh sang raksasa yang terluka, Manchester United, jarang terjadi dalam dunia bisnis manajemen perusahaan? Continue reading “Kenapa Perusahaan Selalu Ragu “Me-Moyes-Kan” Karyawan Abal-abal?”

Standard Gaji Karyawan Indonesia – 2017

Memberi nafkah pada anak dan keluarga secara layak saya kira merupakan salah satu ikhtiar penting yang mesti kita lakoni dengan sepenuh hati. Bekerja dengan ikhlas dan penuh dedikasi demi mendapat penghasilan atau income yang memadai tentu juga merupakan sebuah rangkaian ibadah yang mesti kita rawat dengan penuh keteguhan.

Dalam daftar berikut ini, disajikan gambaran yang lengkap mengenai standard gaji untuk beragam level — mulai dari level karyawan fresh graduate, level asisten manajer, level manajer, hingga standard gaji level direktur.

Informasi standard gaji ini akan sangat berguna sebagai bahan pembanding, apakah kira-kira gaji yang Anda terima sekarang sudah layak atau masih dibawah rata-rata standar gaji yang ada.

Jika Anda ingin meningkatkan skala gaji Anda, informasi berikut ini akan sangat bermanfaat sebagai bahan referensi.

Data standard gaji yang komprehensif ini ada dalam file PDF. Anda bisa mendapatkan dokumen ini secara gratis via email Anda.

Selain data standar gaji, Anda juga akan mendapatkan secara gratis 4 ebook bagus tentang Strategi Karir dan Kiat Pengembangan Diri (Personal Development).

SILAKAN DOWNLOAD DISINI.