Tips Jitu untuk Melakukan Speed Reading

Membaca buku, kita tahu merupakan salah satu elemen penting untuk merekahkan wawasan, mengembangkan pengetahuan, dan terus mengasah ilmu. Tanpa kegigihan untuk melakoni proses membaca dengan penuh kesuntukan, jagat pengetahuan kita mungkin akan selalu tergeletak dalam keremangan. Buram dan tidak mencerahkan.

Namun sialnya, ada begitu banyak pilihan buku yang menarik untuk dibaca, sementara waktu kita sungguh sangat terbatas. Rutinitas pekerjaan sehari-hari acap merenggut hampir semua waktu yang kita miliki. Setelah itu, kita mungkin sudah tergolek lelah untuk sekedar membuka selembar, dua lembar buku yang terus teronggok dalam kesunyian.

Beruntung telah hadir sebuah buku yang sangat memikat dan aplikatif mengenai teknik untuk melakukan speed reading. Ditulis oleh salah satu pakar speed reading tanah air bernama Mohammad Noer, buku ini dengan sangat ekspansif mendedahkan beragam teknik aplikatif yang mudah dicerna dan dipraktekkan. Banyak bagian buku ini yang juga dijadikan bahan eksperimen dimana Anda bisa secara langsung mempraktekkan effective speed reading.

Ada banyak bahasan yang dibentangkan dalam buku itu. Disana misalnya dibahas mengenai pengertian speed reading, dan beragam mitos yang melatarinya. Selain itu dibahas juga mengenai hambatan-hambatan utama dalam melakoni proses membaca : misalnya hambatan sulit konsentrasi untuk membaca, atau hambatan berupa sikap mudah “menyerah” ketika membaca buku yang relatif tebal, dan dengan topik yang rada-rada berat.

Setelah membahas beragam hambatan itu, buku ini kemudian segera memberikan serangkaian tips praktis untuk mengatasinya. Tak pelak rangkaian tips praktis ini telah menyodorkan manfaat yang tak terkira untuk mendorong kita tekun membaca buku.

Dalam bagian lain, buku ini juga membahas mengenai kebiasaan buruk dalam membaca, seperti vokalisasi (membaca sambil melafalkan apa yang dibaca melalui bibir), sub vokalisasi (membaca sambil melafalkan apa yang dibaca melalui hati), atau juga melakukan gerakan kepala.

Bagian penting lain dalam buku ini, saya kira terletak dalam pembahasan mengenai pentingnya menangkap setiap gagasan utama yang terkandung dalam suatu bab, paragraf atau lembar buku yang tengah dibaca.

Dengan kata lain, ketika Anda membaca paragraf demi paragraf, maka segera kuasai dan pahami ide utama yang ingin disampaikan oleh penulisnya. Jangan terjebak pada detil yang bisa membingungkan Anda. Ketika Anda sudah bisa menangkap ide utama, maka hal-hal yang lebih detil bisa kemudian dikuasai dengan mudah.

Teknik yang bisa kita lakukan untuk merengkuh gagasan utama adalah dengan menangkap kata-kata penting dalam sebuah kalimat, dan meninggalkan kata-kata yang tidak terlalu penting. Apakah nanti akan ada pengertian yang hilang? Jangan khawatir, kita tidak akan kehilangan pengertian sedikitpun.

Dari sekian banyak kata dalam sebuah kalimat, sebuah paragraf, atau sebuah buku, maka akan selalu ada kata-kata penting dan utama yang menjadi pokok pikiran, serta kata-lata lain yang merupakan kata bantu yang jika dihilangkan tidak akan menghilangkan makna gagasan utama.

Teknik membaca lain yang disajikan dalam buku ini adalah apa yang disebut sebagai active reading. Membaca aktif ini mengandaikan kita telah memiliki sejumlah pertanyaan yang kita simpan di kepala, dan kita segera mengajukannya persis ketika kita membaca. Dengan menyiapkan serangkaian pertanyaan dalam benak kita, maka proses membaca dapat dilakukan secara efektif, cepat dan sekaligus membuat pemahaman kita menjadi lebih kokoh terbangun.

Melalui proses active reading, kita seolah didorong untuk melakukan “dialog” dengan penulis buku, dan berdasar pengalaman yang acap saya lakukan, proses membaca semacam ini biasanya akan meningkatkan level pemahaman kita akan gagasan pokok yang tercantum dalam sebuah buku.

Dengan ditopang oleh beragam penjelasan yang mendalam dan detil, buku speed reading ini tak pelak akan memberikan banyak manfaat bagi para penggiat kegiatan membaca. Dan bagi para penikmat buku, tak ada yang lebih indah selain menemukan teknik untuk bisa membaca dengan lebih cepat namun tetap efektif.

Akhir kata, selamat menikmati dan mengaplikasikan ketrampilan SPEED READING yang sangat berharga ini.

Photo credit by : Ricardo Carreon

25 comments on “Tips Jitu untuk Melakukan Speed Reading
  1. terimkasih atas bekal yang indah untuk memulai awal minggu ini dengan ebook speed reading ini. semoga dengan ini dapat menambah khasanah keilmuan saya. febri.

  2. Alhamdulillah saya dah download dan baca ttg speed reading ini, isinya memang banyak sekali tip dan trik-trik yang sangat memukau, tolong Kang Yodhia diulas tentang MIND MAPPINGnya Mas Mohammad Nur so pasti lebih memukau hal hal ttg me-manag otak kita…

  3. Tadinya saya pikir, saya mengalami masalah dalam membaca buku. Bahkan terkadang bisa lompat paragraf saat idenya sudah didapat.
    Tapi memang membaca dengan topik yang sedikit “berat” tidak bisa secepat membaca buku biasa.
    Artikel yang sangat menarik Pak Yod…sangat bermanfaat

    salam//…
    -ns

  4. Terima Kasih untuk Pak Nur dan Pak Yodhia juga, atas share e-book speed readingnya, tentunya akan sangat bermanfaat bagi kepentingan studi master saya saat ini. Terima Kasih sekali lagi, Salam….

  5. terimakasih untuk mas Nur dan mas Yodhia….artikel ini sangat mencerahkan bagi saya , yang selama ini sangat bermasalah dengan konsentrasi membaca dan akhirnya menjadi tidak efektif…

  6. Tadinya saya pikir, saya mengalami masalah dalam membaca buku. Bahkan terkadang bisa lompat paragraf saat idenya sudah didapat.Tapi memang membaca dengan topik yang sedikit “berat” tidak bisa secepat membaca buku biasa.Artikel yang sangat menarik Pak Yod…sangat bermanfaat
    +1

  7. Artikel yang bagus pak Yodia. Saya senang membaca, apakah teori di atas bisa dipakai untuk buku2 berbahasa inggris..? terima kasih.

  8. Terima kasih buat pembaca blog ini yang telah berkunjung dan mendownload ebook tersebut dari blog saya. Semoga bermanfaat.

    Saya ingin menjawab beberapa komentar:

    12. Zaenal Abidin
    Konsentrasi yang baik menjadi kunci penting dalam membaca cepat. Karena konsentrasi inilah yang membuat pemahaman akan tetap baik meskipun membaca jauh lebih cepat.

    16. roniyuzirman
    Dalam pengalaman saya Speed Reading bisa dipakai hampir di semua bacaan. Kecuali bacaan yang sangat tinggi nilai sastranya seperti puisi, atau sastra yang banyak menggunakan bahasa simbol seperti karya para sufi harus dibaca lebih hati-hati. Adapun sastra umum seperti novel, karya sastra yang tidak banyak menggunakan simbolisasi, speed reading sangat mungkin digunakan ditambah dengan teknik visualisasi terhadap bahan bacaan.

    17. Massigit
    Speed Reading sangat bisa dipakai dalam membaca buku berbahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya yang kita kuasai. Memang akan ada peralihan dari membaca bahasa ibu sendiri ke bahasa Inggris. Kuncinya adalah penguasaan kosa kata penting dalam bahasa Asing, tidak berhenti membaca hanya gara-gara ada beberapa kata yang tidak tau artinya, dan mencoba merefleksikan isi bacaan dalam bahasa asing itu sendiri.
    Hal ini belum saya bahas di ebook tsb. Insya Allah secara lebih detail akan saya paparkan dalam modul 6 pelatihan Speed Reading Online yang akan launch 21 Juni 2010 nanti.

    Sementara silakan lihat posting berikut:
    https://www.muhammadnoer.com/2010/06/kursus-membaca-cepat-online-pertama-di-indonesia/

    9. Ruhyana
    Setuju Pak. Semoga Pak Yodhia suatu saat membahas tentang mind mapping juga.
    Saya juga akan membuat posting khusus bagaimana memadukan speed reading dengan mind mapping. Setelah sebuah materi dibaca dengan cepat, kemudian diringkas dengan cepat pula dan dapat diingat sepanjang masa. Insya Allah akan saya ulas lebih mendalam dalam sesi pelatihan buat yang berminat.

  9. mas Yodhia….luar biasa, kalo ada waktu sharing di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta…pastinya sungguh sangat bermanfaat bagi para pembelajar di sini.

  10. Terus level berikutnya, membaca buku “Cara cepat membaca buku” dengan cepat. :D. terima kasih. bermanfaat.
    buat mas heru, saya sedang di UMY lho. jadi media center muktamar muhammadiyah.

  11. Kebetulan aq orang yang kurang suka membaca karena hambatan2 yang dijelaskan diatas yaitu sulit konsentrasi untuk membaca, atau hambatan berupa sikap mudah “menyerah” ketika membaca buku yang relatif tebal, dan dengan topik yang rada-rada berat. Namun saya sadar bahwa dengan membaca pengetahuan kita akan luas. Terima kasih atas infonya

Comments are closed.