Belajar Investasi di Cryptocurrency Untuk Pemula!

Artikel ini merupakan artikel pariwara dari TOKENOMY, sebuah start up yang ingin membangun ekosistem Cryptocurrency – dan juga bekerja sama dengan Fintech Lab – National University of Singapore.

Cryptocurrency sendiri adalah mata uang digital yang sudah tentu digunakan secara digital atau online, untuk transaksi online atau digital eksklusif. Seperti umumnya mata uang, alat tukar yang satu ini digunakan oleh pihak penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi.

Hanya bedanya, penggunaan mata uang yang satu ini tidak melibatkan bank atau pihak ketiga, seperti yang umumnya dilakukan pada mata uang tradisional. Saat ini mata uang digital seperti Cryptocurrency memang cukup beragam, banyak yang menggunakannya sebagai alat tukar, namun banyak juga yang menggunakannya sebagai crypto investment.

Cryptocurrency sebagai aset / investasi

Beberapa orang menganggap bahwa Cryptocurrency sendiri dapat dijadikan sebagai salah satu aset yang cukup berharga, layaknya emas. Hal seperti ini memang ada benarnya.

Dimana sebagian mata uang online digunakan untuk transaksi, namun mata uang seperti BTC, terus melambung membuat banyak orang mulai berpikir untuk menjadikannya sebagai salah satu investasi yang menarik untuk dicoba.  

Yang terpenting dalam menjalankan investasi dalam bidang Cryptocurrency adalah crypto management atau memanage mata uang tersebut, sesuai dengan porsinya. Mana yang akan digunakan sebagai mata uang digital, dan mana yang akan digunakan sebagai investasi.

Kenali resiko investasi di Cryptocurrency

Yang namanya investasi, pasti ada keuntungan dan kerugian. Jika keuntungan mungkin Anda sudah sedikit paham. Anda yang berminat untuk menggunakan crypto investing, ada baiknya jika mempelajari tentang resiko kerugian yang pasti terjadi.

  • Pilih mata uang Crypto yang pas untuk investasi, karena tidak semua mata uang pas untuk investasi. Selain itu pelajari juga mata uang yang akan Anda investasikan. Pastikan mata uang tersebut, tidak hanya terkenal, namun juga mampu menunjukkan prestasi peningkatan mata yang uang stabil.
  • Jangan menyimpan uang dalam 1 mata uang Cryptocurrency. Selaiknya bagi uang Anda ke beberapa mata uang Cryptocurrency, yang pastinya potensial. Hal ini untuk meminimalisir mata uang yang terus turun, dan membuat Anda merugi.
  • Berhati-hati dengan FOMO (Fear of Missing Out), ini adalah sebuah kondisi dimana seseorang mengharapkan uang dalam waktu singkat “Quick money”. Atau secara tidak langsung berharap memperoleh keuntungan dari investasi yang dilakukan secara instan.

Pelajari jenis-jenis koin  di Cryptocurrency  

Hal lain yang juga tidak kalah penting, ketika Anda ingin berinvestasi di Cryptocurrency, adalah mempelajari aneka mata uang yang ada di Cryptocurrency itu sendiri.

Seperti yang dijelaskan selintas di atas, saat ini ada cukup banyak mata uang, Cryptocurrency yang ada di pasaran. Beberapa dari Anda mungkin pernah mendengar tentang mata uang BTC / Bitcoin, Ethereum, dan yang lainnya.

Umumnya mata uang dengan nilai kurs yang besar, biasanya digunakan sebagai investasi. Sebaliknya mata uang yang nilai kursnya masih terbilang kecil, umumnya digunakan sebagai alat tukar.   

Yang menarik saat ini, beberapa broker, menawarkan layanan crypto funds. Ini adalah layanan yang menggabungkan dana, untuk memudakan pada investor baru, dalam melakukan navigasi, dalam mencari nilai aset baru.  

Cara meningkatkan Cryptocurrency  

Setelah mengetahui bagaimana cara untuk memilih, menggunakan atau cara meminimalisir kerugian. Berikutnya adalah mengetahui bagaimana cara meningkatkan nilai investasi Cryptocurrency yang Anda miliki, antara lain :

  1. Mining

Mining atau menambang adalah salah satu cara yag dapat Anda lakukan untuk meningkatkan nilai investasi Cryptocurrency Anda. Umumnya masing-masing mata uang mempunyai teknik atau cara menambang yang berbeda-beda.

Ada yang menggunakan aplikasi, ada yang menggunakan satu permainan tertentu, dan yang lainnya.

  1. Stacking

Bisa dikatakan, Stacking sendiri adalah, salah satu alternatif penambangan yang tidak banyak menguras tenaga. Untuk menggunakan stacking online seperti ini, Seseorang harus menyimpan dana dalam jumlah tertentu, di dalam wallet crypto. Guna mendukung keamanan dan juga operasi jaringan blockchain.

Arti sederhananya adalah stacking sendiri adalah sebuah tindakan untuk mengunci mata uang stacking online, yang Anda miliki, guna memperoleh reward. Saat ini cukup banyak mata uang Crypto yang sudah menggunakan sistem ini, salah satunya adalah stacking BTC.  

  1. Trading  

Cara lainnya adalah dengan trading. Saat ini trading cryptocurrency Indonesia, terbilang cukup menggeliat. Salah satunya adalah nilai pergerakannya yang cukup cepat.

Artinya peluang untuk memperoleh keuntungan dan mendapatkan kerugian juga cukup cepat. Anda yang perlu memperhatikan dengan baik, kapan harus melakukan transaksi dan tidak melakukan transaksi. Juga memilih besaran nilai transaksi yang tepat / lot.

Dari ulasan di atas, sedikit banyak, Anda sudah mulai memahami, tentang inti melakukan investasi di Cryptocurrency. Semoga ulasan tersebut bermanfaat untuk Anda.   

Laydown

Related Post

Jebakan Investasi MMM dan Kegoblokan Kolektif Jilid 2 Iklan jebakan investasi MMM terus datang menggoda. Di berbagai koran daerah, iklannya segeda gaban mencoba membujuk calon pelanggan. Bahkan iklannya j...
5 Prinsip Finansial yang Kudu Anda Patuhi agar Tidak Jatuh Miskin Kesuksesan finansial yang penuh dengan keberkahan tak pelak merupakan salah satu harapan banyak orang. Faktanya, jutaan orang tiap pagi bekerja ke...
Mengenal Staking pada Cryptocurrency Artikel ini merupakan artikel pariwara dari TOKENOMY, sebuah start up yang ingin membangun ekosistem Cryptocurrency – dan juga bekerja sama denga...