Kenapa Pertumbuhan Indonesia Stuck di Angka 5% dan Tidak Bisa Melesat ke Angka 7%?

Selama lebih dari satu dekade, pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif stabil di kisaran 5%. Angka ini terlihat cukup baik dibanding banyak negara berkembang lain, namun di sisi lain, banyak pihak merasa kecewa.

Negara ini memiliki populasi besar, sumber daya alam melimpah, dan pasar domestik kuat — namun mengapa tidak bisa tumbuh 7–8% seperti impian banyak ekonom? Jawabannya kompleks, dan melibatkan kombinasi faktor struktural yang sudah berlangsung lama. Berikut lima penyebab utamanya.


Produktivitas yang Masih Rendah

Pertumbuhan tinggi hanya bisa dicapai bila produktivitas meningkat cepat. Sayangnya, produktivitas tenaga kerja Indonesia masih tertinggal jauh dari negara Asia Timur seperti Korea Selatan, Tiongkok, atau bahkan Malaysia.

Banyak pekerja masih berada di sektor informal dengan keterampilan rendah dan pendapatan kecil. Di sisi lain, adopsi teknologi di banyak industri masih lambat.

Continue reading

Kenapa Muncul Kebangkitan Neo Fasisme di Eropa yang Rasis dan Menolak Imigran Asing

Dalam beberapa tahun terakhir, Eropa menghadapi fenomena politik yang mengkhawatirkan: kebangkitan kembali gerakan neo-fasis yang berwajah modern, tetapi membawa ideologi lama — nasionalisme ekstrem, xenofobia, dan penolakan terhadap imigran.

Dari Italia hingga Prancis, dari Jerman hingga Swedia, partai-partai sayap kanan semakin mendapat tempat di parlemen dan di hati sebagian warga. Mengapa hal ini bisa terjadi? Mari kita bahas dari lima aspek penting: ekonomi, identitas, keamanan, politik, dan media.

Continue reading

5 Sisi Kelam yang Muncul dari Istilah Budak Korporat

Istilah budak korporat makin sering terdengar, terutama di kalangan pekerja muda yang merasa terjebak dalam rutinitas tanpa arah di dunia kerja modern.

Di media sosial, istilah ini bahkan jadi semacam sindiran terhadap gaya hidup pekerja kantoran yang lelah secara fisik dan mental, tapi tak berani keluar dari sistem yang menjerat mereka.

Untuk memahami fenomena ini lebih dalam, mari kita bahas dari lima aspek: psikologis, finansial, sosial, budaya, dan eksistensial.

Continue reading

5 Solusi agar Garuda Indonesia Tak Jatuh pada Kebangkrutan

Garuda Indonesia, sebagai maskapai nasional kebanggaan bangsa, telah melalui berbagai tantangan berat dalam satu dekade terakhir. Dari tekanan finansial, utang menumpuk, beban operasional tinggi, hingga dampak pandemi yang menghantam industri penerbangan global, Garuda harus berjuang keras untuk bertahan.

Meski proses restrukturisasi utang dan efisiensi telah dilakukan, laporan keuangan perusahaan masih menunjukkan risiko kerugian yang terus mengintai.

Agar Garuda tidak lagi mencatatkan kerugian di masa mendatang, dibutuhkan solusi konkret dan terukur. Berikut adalah lima strategi yang bisa dijalankan agar kinerja keuangan perusahaan lebih sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.

Continue reading

5 Alasan Kenapa Le Minerale Menjadi Brand Air Mineral yang Sukses

Le Minerale adalah salah satu brand air mineral dalam kemasan (AMDK) yang berhasil mencuri perhatian pasar Indonesia dalam waktu relatif singkat.

Meskipun masuk ke industri yang sudah didominasi pemain besar seperti Aqua dan Cleo, Le Minerale justru mampu membangun basis konsumen yang kuat dan menjadi salah satu pemimpin pasar.

Apa yang membuat Le Minerale sukses? Berikut lima alasannya:

Continue reading

3 Alasan Menolak MBG vs 3 Alasan Pro MBG

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu usulan kebijakan populer di Indonesia, terutama menjelang pemilu. Tujuannya mulia: memberikan akses makanan bergizi secara gratis kepada anak-anak sekolah atau kelompok masyarakat rentan demi memperbaiki gizi, menurunkan angka stunting, dan meningkatkan kualitas pendidikan serta kesehatan nasional.

Namun seperti kebijakan publik lainnya, MBG menimbulkan pro dan kontra. Sebagian melihatnya sebagai langkah strategis untuk membangun SDM unggul. Namun tak sedikit pula yang menilainya terlalu ambisius, mahal, atau berisiko dalam implementasinya.

Berikut adalah tiga alasan umum menolak MBG dan tiga alasan kuat mendukung program tersebut.

Continue reading

Kenapa BBM Shell Makin Digemari Masyarakat?

Dalam beberapa tahun terakhir, makin banyak masyarakat yang memilih BBM Shell. Padahal kompetitornya bukan main banyak. Tapi Shell justru makin ramai. SPBU-nya bertambah. Antrean makin panjang. Loyalitas konsumennya juga tumbuh.

Apa yang membuat Shell makin disukai? Jawabannya bukan semata soal harga. Tapi karena ada lima alasan utama yang membuat orang makin percaya dan betah pakai Shell.

Continue reading