Apa Sasaran 2014 Anda di Area Karir, Bisnis dan Personal Finance?

Sebentar lagi tahun 2013 akan berakhir, dan segera kita akan menyambut fajar tahun 2014 yang mulai menyingsing.

Apakah pencapaian signifikan yang telah Anda lakukan di tahun 2013 ini, dan yang layak dikenang? Pencapaian historis bagi perjalanan hidup pribadi Anda? Yang mungkin akan berdampak hingga jauh ke depan bagi kehidupan Anda?

Pertanyaan berikutnya : lalu apa resolusi atau katakanlah targat serta sasaran yang ingin Anda patrikan di tahun 2014 yang sebentar lagi akan datang? Apa sasaran yang ingin Anda rajut dalam bidang karir, bisnis dan personal finance?

Proses mengulik target yang hendak diraih di tahun 2014, mungkin bisa dimulai dengan evaluasi dan refleksi atas apa yang sudah dicapai di sepanjang tahun 2013 ini. Mari kita jelajahi bersama. Continue reading

Berapa Besar Bonus Akhir Tahun yang Akan Anda Terima? 9 Kali Gaji?

Beberapa minggu lagi tahun ini akan segera berakhir. Mestinya bonus akhir tahun untuk segenap manajer dan pekerja sudah bisa mulai dihitung. Jadi berapa kali gaji bonus yang akan Anda terima?

Bonus. Sekeping kata magis yang layak dirindukan oleh segenap insan profesional yang telah berjibaku memenuhi target yang dikibarkan. Setelah berjibaku selama 12 bulan lamanya, wajar mestinya jika berharap akan adanya angpao bonus yang lumayan mak nyus.

Bonus yang memadai juga merupakan lelakon yang akan membuat slogan “our best asset is our employee” tak sekedar jatuh menjadi fatamorgana. Continue reading

Indonesian Business Person of the Year 2013

Tahun 2013 sebentar lagi akan berakhir. Lalu siapa sosok bisnis yang telah menorehkan jejak yang mendalam di sepanjang tahun 2013 ini? Sosok bisnis yang mungkin bisa membentangkan sejumput inspirasi dan harapan akan masa depan yang gemilang?

Dunia bisnis tak pernah kekurangan figur-figur menjulang yang visioner. Dunia bisnis juga tak pernah sepi dari sosok yang selalu bisa menebarkan kejutan inovasi tak terduga.

Jadi, siapa sosok yang layak dipilih sebagai Indonesian Business Person of the Year 2013? Berikut tiga figur yang layak dinominasikan. Continue reading

Kenapa Perilaku Konsumtif dan Gaya Hidup Tidak Sehat itu Mudah Menular?

Kenapa perilaku yang konsumtif itu mudah menular? Jawabannya mudah : karena secara instingtif, manusia itu sangat mudah untuk berperilaku latah.

Teman-teman saya pakai Android. Saya harus pake juga dong. Tetangga kanan kiri saya sudah pakai Avanza/Ertiga/Jazz, maka saya harus beli mobil juga dong.

Dalam behavior science, istilah latah itu acap disebut sebagai “social proof” atau “social imitation”. Dan puluhan studi empirik kian menegaskan betapa manusia itu sangat mudah untuk meniru perilaku orang lain. Sangat rentan untuk jatuh dalam perangkap social imitation.

Ilustrasi berikut mungkin bisa menggambarkan bagaimana proses penularan perilaku itu terjadi. Alkisah, ada seorang anak muda yang berasal dari latar belakang yang relatif bersahaja.

Selepas lulus kuliah, ia diterima bekerja di sebuah perusahaan besar dengan kantor pusat yang megah di bilangan Thamrin, Jakarta. Dalam beberapa minggu pertama bekerja, ia mengalami sejenis “cultural shock”. Continue reading

Hasil Survei : Hanya 30 % Orang yang Berhasil Mengubah Nasibnya

Lumrah jika banyak orang berkeinginan mengubah nasibnya : setidaknya dari yang penghasilannya pas-pasan naik kelas ke golongan penghasilan menengah (midle income), atau syukur-syukur ke kelas menengah atas (high income class).

Namun survey yang dilakukan oleh sebuah lembaga terkemuka bernama Pew Institute, menunjukkan fakta yang layak dicermati : hanya 30 % orang yang berhasil mengubah nasibnya ke arah yang lebih sejahtera. 70 % lainnya gagal, dan tetap termehek-mehek tertahan di golongan pendapatan rendah alias hanya pas-pasan untuk hidup.

Dari 30% yang berhasil itu, sejumlah 4% sukses melompat dari kelas low income ke kelas milioner (dari bisa beli Honda Vario menjadi bisa beli BMW). Dan 26% sukses melompat ke kelas pendapatan menengah (bisa beli Toyota Avanza). Continue reading

Mindset : Pilar Utama untuk Melukis Garis Nasib Kehidupan Anda

Tulisan minggu lalu di blog ini tentang buruh lulusan SMP yang mengubah nasib melalui keajaiban internet, di-share oleh ribuan pembaca. Mungkin karena isinya dianggap memberikan inspirasi yang amat menggugah tentang garis nasib dan kehidupan.

Dulu, tulisan saya yang berkisah tentang : Anak Supir Angkot yang Menjadi Direktur di kota New York juga mengundang banyak komentar positif dan rasa empati.

Kedua kisah itu barangkali disatukan oleh satu benang merah yang sama : tentang bagaimana pribadi-pribadi underdog melakukan perubahan garis hidup secara inspiratif. Tentang bagaimana kekuatan mindset positif dalam mendedahkan garis nasib kita di masa mendatang. Continue reading

Buruh Lulusan SMP itu Mengubah Nasibnya melalui Keajaiban Internet

Dua minggu belakangan, demo buruh marak dimana-mana. Tuntutan mereka sama : agar gaji UMR/UMP bisa dinaikkan secara signifikan. Meski acap membuat jalanan macet, dan perusahaan tempat mereka bekerja terpaksa tutup karena tak kuat menanggung beban biaya, demo buruh itu terus berjalan dengan penuh gelora.

Ditengah suara protes yang terus membahana itu, kita mungkin perlu menengok kisah Darmanto, buruh kasar yang hanya lulusan SMP. Dalam sunyi, ia lebih memilih mengubah nasib dengan tangan sendiri. Tidak dengan suara tuntutan yang acap memekakkan telinga.

Kisah Darmanto adalah sekeping cerita tentang kegigihan, tentang daya juang yang bertumpu pada etos kemadirian; dan bukan selalu menuntut pihak lain agar dirinya sejahtera. Continue reading