Standar Gaji Fresh Graduates Indonesia

Sebagian besar sarjana S1 yang sudah berjibaku kuliah selama 4 hingga 5 tahun, tentu berharap bisa segera mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang maknyuss selepas melakukan acara wisuda.

Bisa diterima bekerja pada perusahaan yang mapan membuat sarjana S1 yang baru lulus agak pede untuk segera melamar kekasihnya menuju pelaminan.

Calon mertua juga lebih senang jika mantunya bekerja di perusahaan yang bonafid, dan bukan berkarir di perusahaan abal-abal.

Jadi berapa standar gaji fresh graduates di tanah air? Mari kita ulik dalam sajian renyah pagi ini.

Berikut adalah data GAJI AWAL untuk para fresh graduates lulusan sarjana S1 di beberapa perusahaan bonafid di Indonesia.

Data berikut bisa dijadikan sebagai acuan atau benchmark bagi perusahaan lain dalam menetapkan gaji awal kepada para karyawannya yang baru lulus S1 (fresh grads).

Standar gaji ini adalah take home pay, sehingga sudah memperhitungkan bonus dan tunjangan. Data dikumpulkan dari beragam sumber baik secara langsung ataupun tidak langsung (data sekunder).

Berikut data Gaji AWAL untuk Fresh Graduates Sarjana S1 Indonesia 2018 :

1. Bank BCA : Rp 6 juta
2. Bank Mandiri : Rp 6 juta
3. Indofood : Rp 6.5 juta
4. Nestle : Rp 6.5 juta
5. Aqua Danone : Rp 6.5 juta
6. Toyota Astra : Rp 7 juta
7. PLN : Rp 7 juta
8. Unilever : Rp 8 juta
9. Citibank : Rp 8 juta
10. OJK : Rp 9 juta
11. Bank Indonesia : Rp 9 juta
12. Pertamina : Rp 10 juta
13. Telkomsel : Rp 10 juta
14. ……..
15. ……..
16. ……..
17. ……..
18. PT. Rindu Order : Rp 750 ribu/bulan 🙂 🙂

Ada beberapa catatan yang layak ditabalkan berkaitan dengan data diatas. Mari kita bedah satu demi satu.

Fresh Grad Salary Note # 1 : First Salary is Very Crucial for Your Career
Dalam ilmu manajemen karir, ada satu rule yang menyebut : tempat kerja pertama Anda akan sangat menentukan perjalanan karir Anda hingga puluhan tahun ke depan.

Misal setelah lulus S1, Anda pertama kali diterima kerja di Unilever, Telkomsel atau OJK. Maka masa depan Anda hingga 20 tahun ke depan akan bisa ditebak : kemungkinan besar cerah.

Perjalanan karir Anda hingga 15 hingga 20 tahun ke depan akan mudah ditebak jika Anda bisa memulai karir pertama kali di perusahaan-perusahaan bonafid seperti yang ada diatas.

Sebaliknya jika tempat kerja Anda pertama kali adalah below average companies (perusahaan sekelas PT. Rindu Order atau PT. Maju Mundur), maka masa depan Anda hingga 15 tahun ke depan juga relatif mudah ditebak : agak muram.

Kecuali kelak Anda bisa resign dan pindah kerja ke perusahaan yang lebih bonafid. Atau resign dan bikin usaha sendiri.

Kalau usaha sendirinya berhasil, Anda akan sukses. Namun kalau gagal, maka Anda bisa bangkrut, dan cicilan Honda Vario yang belum lunas akan makin sulit dilunasi 🙂 🙂

Pelajarannya : seseorang harus berjuang sekuat tenaga agar KARIR PERTAMA dia harus berada pada bonafide companies (setidaknya yang setara company diatas).

Sebab langkah AWAL ini akan amat menentukan perjalanan karir dia hingga puluhan tahun ke depan.

Cara untuk bisa diterima di perusahaan bonafid, dan kiat mendapatkan Dream Career bisa dipelajari DISINI.

Fresh Grad Salary Note # 2 : Big is Getting Bigger
Data gaji fresh grad diatas pada akhirnya akan menciptakan siklus ajaib seperti ini : perusahaan yang makmur dan kaya akan makin makmur dan kaya.

Alur siklusnya seperti ini.

Perusahaan yang makmur bisa memberikan gaji awal yang maknyuss kepada para fresh grads >> Karena gajinya tajir, maka para fresh grads ini akan mampu menunjukkan motivasi, kinerja dan produktivitas yang tinggi >> Dan karena produktivitas mereka tinggi, maka kinerja perusahaan akan makin gemilang >> Dan karena kinerjanya cemerlang, perusahaan akan mampu memberikan bonus dan gaji makin tinggi kepada pegawainya, termasuk para pegawai baru yang fresh >> kembali ke siklus awal.

Sementara siklus perusahaan below average seperti PT. Rindu Order adalah sebaliknya.

Mereka hanya bisa memberikan gaji awal yang rendah kepada para gresh grads, sehingga motivasi kerja dan produktivitas karyawan baru ini relatif biasa-biasa saja. Akibatnya kinerja perusahaan menjadi cenderung stagnan. Dan karena kinerja stagnan, maka perusahaan tidak bisa memberikan gaji yang tinggi kepada para karyawan barunya.

Siklus perusahaan bonafid akan bisa membuat mereka makin tajir dan makmur kinerjanya. Sementara jebakan siklus di average companies bisa membuat mereka gagal menjadi great companies.

Riset dalam ilmu remunerasi menunjukkan perusahaan harus berani terlebih dulu memberikan paket gaji yang kompetitif, untuk mampu meningkatkan kinerja SDM dan kinerja bisnis.

Sejumlah perusahaan punya filosofi, kamu kerja bagus dulu, nanti akan kami beri gaji yang bagus. Ini kebalik dan salah.

Yang benar berdasar science : berikan gaji bagus dulu, pada gilirannya hal ini pasti akan memberikan dampak positif bagi kinerja bisnis dalam jangka panjang.

Standar Gaji Karyawan Non Fresh Graduates (atau yang sudah berpengalaman) bisa dilihat DISINI.

Fresh Grad Salary Note # 3 : Feel of Unfairness
Salah satu sisi kelam dari perbandingan data gaji di perusahaan bonafid vs average companies ini adalah : beban pekerjaan di kedua jenis perusahaan itu acapkali sama dan tidak berbeda sama sekali.

Saya sering melihat kompleksitas dan beban pekerjaan para karyawan fresh grads di average companies sama besarnya dengan rekan mereka yang bekerja di bonafide companies.

Tak jarang beban kerja fresh grad pada average companies malah lebih kompleks dan membutuhkan tenaga yang lebih ekstra (karena misal sistem bisnis di perusahannya belum stabil dan tidak pakai teknologi otomatisasi).

Dan yang juga menarik dicatat : acapkali tak ada perbedaan SKILLS mencolok antara fresh grad yang bekerja di bonafide companies vs average companies.

Kebutuhan beban pekerjaan di semua perusahaan (baik bonafide dan average) relatif sama, sehingga tak membutuhkan perbedaan skills yang signifikan.

Dengan kata lain, para fresh grad yang bekerja di average companies ini sebenarnya punya kapabilitas yang sebanding untuk juga bekerja di bonafide companies.

Sayangnya, mereka dulu tak lolos saat tes masuk ke bonafide companies.

Maka saya acap bilang : yang sulit dan membedakan bonafide vs average companies itu hanya saat tes seleksi masuk.

Sebab saat sudah kerja, nyaris tak ada bedanya beban tugas antara kerja di bonafide vs average companies. Semua relatif sama pekerjaannya.

KARENA itu, jadi terasa agak kelam, melihat bahwa meski beban kerja mereka SAMA, namun gaji awal fresh grad di perusahaan bonafid jauh lebih tinggi dibanding average companies.

DEMIKIANLAH tiga catatan yang layak diulik dari fenomena data Gaji Awal Fresh Grad di berbagai perusahaan ternama di tanah air.

Kepada para lulusan fresh grad S1 yang merasa gajinya masih belum sesuai standard, tetaplah berjuang. Sebab diujung sana, mungkin masih tersembunyi sekeping harapan untuk masa depan yang lebih mapan.

Bagi yang suah bekerja, Anda bisa mempelajari standar Gaji Karyawan Indonesia 2019 disini >> Standar Gaji Karyawan Indonesia 2019 bisa di-download DISINI.

Related Post

Database Supplier Terlengkap dan Termurah di Indonesia Ledakan bisnis online terus berlangsung. Menurut data dari DetikFinance, omzet harian di Tokopedia telah menembus angka Rp 30 milyar per hari. PER HAR...
Standard Gaji Karyawan Indonesia – 2017 Memberi nafkah pada anak dan keluarga secara layak saya kira merupakan salah satu ikhtiar penting yang mesti kita lakoni dengan sepenuh hati. Bekerja ...
3 Sosok Milioner Muda Indonesia yang Paling Fenomenal di tahun 2015 Sekedar info, tingkat pertumbuhan jumlah milioner Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia. Yang mengejutkan, banyak dari mereka yang usianya masih ...
19 comments on “Standar Gaji Fresh Graduates Indonesia
  1. Bekerja di perusahaan yang bonafide memang sangat menarik, selain salary (remuneration system) yang baik, di perusahaan yang bagus bisa menjadi universitas ke-dua, banyak pelajaran yang bisa diambil dari sana, entah nanti tetap berkarir di perusahaan yang sama, atau sebagai bekal jika masuk ke perusahaan level kedua, tentu dengan posisi jauh diatasnya.

    Lebih cakep jika masuknya lewat MT, sehingga akan ada banyak materi baru yang bersifat praktikal.

    Dan sepertinya memang benar, yang membedakan seseorang bisa bekerja di perusahaan kelas satu / bonafide dengan perusahaan level kedua adalah saat test penerimaan.

    Jadi sepertinya P. Yodhia mesti lebih banyak kasih tips-tips untuk bisa diterima di perusahaan yang berkelas tersebut. (^-^)

  2. untuk bisa masuk di perusahaan-perusahaan keren seperti itu tentu tidak gampang.

    Untuk yang ber-otak encer mungkin relatif mudah ,namun untuk yang ber-kecerdasan pas-pasan, pendidikan di sekolah dan kampus tak terdengar, bagaimana tips ampuhnya agar bisa ketrima di sana Pak?

  3. Tempat bonafit memang lahan indah mengupas sejuta impian..

    namun tentu saja no pain no gain, diperlukan perjuangan, ke enceran dan nasib baik..

    Tetap semangat dan salam sukses untuk kita semua

  4. thanks infonya, kayaknya ada label yang terlalu tinggi dipasang di proce tag diatas, tapi BTW good start. yang terpenting, apakah anda dapat membuat perubaha didalam perusahan2 tersebut. apakah dapat menghilangkan budaya KKN? dsb. dan acap kali orang2 hebat yang amsuk ke perusahaan2 bonafide terlena, dan akhirnya laporan tahunan peusahaan menyatakan merugi. sungguh ironi. gaji karyawan gede2, tapi output?

    mari semangat memajukan bangsa, semoga fresh graduate2 sekarang lebih baik, mari perbaiki dari dalam.

    tetap semangat!

  5. Pak Yodia, apa ada data valid bahwa ada korelasi kuat karir pertama di persh bonafied akan kemungkinan bsr sukses dlm 15-20 thn kemudian ? Atau dlm acuan nominal gaji pasti lbh bsr dari orang yg karir pertamanya bukan dr persh bonafied stlh 15 thn ?

    Klo tdk ada data, maaf berarti tulisan pak Yodia diatas hanya asumsi pribadi.

    Salam.

  6. ada pencerahan nih buat yang masih kuliah seperti saya, meskipun kuliah di keguruan tapi tetep bisa menjadi motivasi ketika nanti sudah wisuda dan mencari pekerjaan.

  7. Kalau diperusahaan Telkom bagaiman Pak?
    Pandangan terhadap perusahaan ini dan jika berkarir di Telkom

  8. Sip mantap, Tulisan pak yodhia ini selalu menginspirasi dan tentunya selalu bermanfaat, sehat terus pak. Teruslah menginspirasi kami, terimakasih untuk tulisan-tulisan nya selama ini. Sangat bermanfaat sekali.

  9. Kalo standar gaji D3 gak ada ya ??

    Saya lulusan D3 kerja di grup Astra dari segi THP awal ama karir jauh ama yg S1 padahal kuliah cuma beda setaun.

  10. Ikut nambahi ya bang Yodh, THP S1 Fresh yg bener2 seger.
    DJP 13 jt.
    Bea cukai S1 Fresh 11jt.
    PNS DKI 12jt.
    BPK 7jt.
    BPJS Kesehatan 10jt.
    Pegadaian 6jt.

    Itu sih yg saya tau dari temen2 S1 Fresh angkatan saya.
    Btw bener kata abang, S1 itu pintu awal karir, kalo udah masuk tempat bonafide ibarat kata tinggal antri jadi pejabat yg pada pensiun.
    Karena sistem karir disana udah jelas dan terstruktur.

    Salute sm pencerahan abang, salam damai dan dahsyat !

Comments are closed.

Pilih Kaya atau Misqien?

Dapatkan Buku yg Sangat Mencekam tentang Jurus Meraih Financial Freedom yg Barokah. GRATIS!