My Entrepreneur Family : Berjibaku Merajut Kemakmuran

Fajar kebangkitan ekonomi negri ini mungkin akan terus berkibar-kibar dalam panggung ekonomi sejagat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia – setelah China. Dan ini dia : pada tahun 2030 size ekonomi Indonesia akan melesat dan nangkring pada peringkat 7 besar dunia.

Sebuah karnaval indah tentang kemakmuran mungkin akan terbentang, kalau saja prospek jos markojos itu juga disertai dengan kebangkitan masif barisan entrepreneur : mereka yang berjibaku menganyam nilai tambah demi ekonomi keluarga dan orang-orang di sekelilingnya.

Benar, laju pertumbuhan jumlah enterpreneur dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat. Beragam festival wirausaha datang siling berganti, mencoba menyapa angan dan impian jutaan anak muda negeri ini. Sayangnya, akselerasi pertumbuhan entrepreneur belum juga menemukan momentum yang dramatis. Continue reading

Business War : Taman Kematian bagi Bad Management Skills

Padang kurusetra bernama perang bisnis itu selalu saja meninggalkan duka bagi mereka yang terluka. Microsoft sudah lama mengalami stagnasi. Dell kini limbung setengah kolaps. Produsen printer raksasa Hewlett Packard seperti prajurit pikun yang bingung mau kemana. Nokia terpanah penuh luka. Dan Sony terus saja mengalami pendarahan.

Kalimat yang biasanya segera bergema adalah ini : mereka semua tertatih-tatih dalam padang peperangan lantaran gagal melakukan inovasi, right? Wrong. Sejarah panjang tentang laga kompetisi bisnis dengan jelas menunjukkan bahwa ini bukan soal kegagalan inovasi. Ini juga bukan soal lemahnya R&D, lemahnya kreativitas, atau product development yang abal-abal. Bukan.

Itu semua adalah soal kegagalan manajerial. Soal buruknya management capabilities. Soal management skills yang sekarat.

Apakah orang Apple lebih pintar dan kreatif dibanding orang Microsoft? Tidak. Dan apakah orang Sony lebih bodoh dibanding orang Samsung? Sama sekali tidak. Again : disini bukan soal creative or not, soal smart or not.

Tulisan pagi ini mau membedah soal itu : sepotong kisah tentang raksasa yang terluka lantaran kegagalan manajerial. Continue reading

Free and Amazing Slides tentang Rahasia Meraih Kesuksesan Sejati

Hidup sukses mulia di dunia dan akherat adalah senandung doa yang mungkin terus kita lantunkan. Sebab siapa insan di muka bumi ini yang tak berhasrat meraihnya? Hidup yang sukses penuh barokah dan kuyup dengan etos kemuliaan, adalah impian yang memang harus kita rajut dengan sepenuh sukma.

Nah dalam konteks itulah, hadir sebuah slide presentasi yang amat menggugah tentang perjalanan mencari kesuksesan hakiki.

Slides ini khusus dihadirkan sebagai sajian spesial blog Strategi + Manajemen. Namun sebelum Anda mendownload dan menikmati this amazing slide, ada beberapa catatan penting yang hendak saya bagikan. Continue reading

Smart Ways to Use Your Smartphone as a Powerful Productivity Tool

Smartphone kini telah menjadi gadget yang merambah setiap sudut bangunan : entah di mall, di ruang meeting perkantoran, atau di keramaian pasar-pasar. Gadget smartphone itu bisa berbentuk Blackberry, ponsel berbasis Android, iPhone atau Nokia Lumia (hello, where are you Nokia?).

Sayangnya, gadget yang lumayan canggih itu lebih banyak digunakan untuk basic communication tool : sekedar cek sms, BBM-an, akses FB, atau browsing berita online.

Padahal, mobile phone itu punya potensi yang luar biasa untuk digunakan sebagai productivity tool yang powerful. Ya, smartphone yang setiap waktu nongkrong di saku Anda itu mungkin bisa berperan penting to develop your productivity. Continue reading

E-Learning : Tentang Impian Membangun Knowledge Workers

Knowledge Worker. Brain-based Business. Inilah sejumlah kosa kata yang mencoba mendedahkan sebuah fakta : masa depan kemajuan bisnis selalu akan ditopang oleh mereka yang mampu mengolah pengetahuan dan informasi secara cerdas.

Kompetisi bisnis makin meliuk-liuk. Tanpa ditopang oleh pekerja-pekerja yang berpengetahuan tinggi, sebuah organisasi bisnis bisa kolaps ditengah jalan, dan kemudian terlempar ke comberan. Lalu bagaimana cara menginjeksikan keping pengetahuan itu secara konstan ke dalam otak setiap pekerja?

Disitulah kita lalu bersua dengan gagasan tentang elearning : atau sebuah tema tentang bagaimana kepingan pengetahuan di-distribusikan secara virtual dan merata pada setiap anggota perusahaan. Just click away, and you can grab whatever knowledge you want. Continue reading

Willpower Trap : Sepotong Ilusi tentang Kekuatan Motivasi

Ketika kita menemui orang yang tidak mau terlibat dalam proses perubahan di organisasinya, kita menyebut orang itu resisten. Ketika kita menjumpai orang yang malas-malasan dalam bekerja, kita menyebut orang itu tidak punya ketangguhan motivasi. Dan ketika kita bersua dengan orang yang kurang tekun meraih aspirasinya, kita menyebutnya sebagai orang yang tidak punya kemauan kuat untuk sukses.

Pak Mamat itu mah orangnya resisten, ndak mau berubah. Kalau Mas Dodo itu memang ndak punya motivasi untuk bekerja. Wah, kalau mbak Siti memang dari dulu ndak punya kemauan tinggi untuk berhasil.

Ah, betapa seringnya kita menjumpai ucapan seperti itu. Dan harap sodara-sodara ketahui : semua ucapan itu wrong, wrong and wrong. Semua kalimat itu adalah sejenis kutukan yang akan membawa kita jatuh dalam willpower trap. Continue reading

3 Best Ways to Find Balance between Great Job and Happy Family

Isu keseimbangan antara dunia kerja dengan waktu untuk keluarga kini makin mencuat ditengah ritme kesibukan yang terus menderu. Sebagian lantaran beban pekerjaan yang terus bejibun, sebagian lain karena level kemacetan di jalanan yang kian ribet, maka seorang karyawan bisa menghabiskan waktu yang teramat panjang di luar rumah.

Berangkat jam 6 pagi dan pulang jam 6 petang atau jam 7 malam kini sudah menjadi ritual bagi banyak kaum pekerja.

Bagi mereka yang sudah berkeluarga dan punya anak, ritual itu mungkin menyisakan kenangan yang kelam : sang ayah makin jarang bercengkerama dengan anak-anaknya (kapan terakhir kali Anda memeluk hangat anak-anak Anda?) Sementara sang bunda, tiap pagi harus pamit ke kantor sambil diiringi tangisan dedek yang enggan melepaskan kepergiannya. Continue reading