Kegagalan Succession Planning dan Robohnya Citibank

Di tanah air, Citibank termasuk memiliki reputasi yang harum nan mencorong. Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu sekolah bankir terbaik di Indonesia, tempat dimana para bankir jempolan ditempa dan dikembangkan. Kinerja bisnisnya juga terus melenggang manis, termasuk menjadi market leader untuk pasar kartu kredit di tanah air (barangkali Anda termasuk salah satu pemilik kartu kredit dari Citibank).

Namun dalam skala global, Citibank (yang induk perusahaannya disebut Citigroup) merupakan raksasa yang tengah terluka parah dengan darah mengucur dari sekujur tubuhnya. Akibat terperangkap dalam kredit macet perumahan di Amerika (subprime mortage), Citibank harus kehilangan uang sebesar Rp 160 trilyun (gasp!). Harga sahamnya hancur berantakan, dari sebesar $ 57 turun ke angka $ 20 – membuat para pemegang sahamnya harus kehilangan market value sebesar Rp 1,400 trilyun (dua kali lipat APBN negeri kita!). Continue reading

Presentasi tentang Manajemen SDM

Slide presentasi ini secara ringkas namun komprehensif menjelaskan manajemen SDMi. Didialamnya diuraikan secara mendalam semua fungsi SDM, mulai dari fungsi seleksi, fungsi pengembangan dan pelatihan, fungsi manajemen karir hingga fungsi pengelolaan kinerja karyawan. Semoga bermanfaat dan selamat menikmati slide presentasi ini.

Untuk mendownload file powerpoint presentasi, silakan klik DISINI.

5 Buku Terbaik dalam Bidang Personal Development

Kini kian banyak buku-buku yang bertema personal development (self help, self-motivation atau sejenisnya) yang diterbitkan. Cobalah datang ke Gramedia, dan segera Anda akan disergap puluhan buku tentang “how-to” yang banyak diantaranya menghias rak paling depan. Anda mungkin jadi bingung dengan puluhan judul buku yang berlomba-lomba merebut perhatian Anda melalui aneka judul yang menarik dan bombastis.

Jangan khawatir. Dibawah ini akan dipaparkan lima buku tentang personal development yang kira-kira layak dipilih sebagai 5 Best Personal Development Books of All Times. Pilihan ini mungkin bersifat subyektif, namun seperti pemilihan lima buku terbaik bidang manajemen (yang bisa Anda baca disini) terdapat dua kriteria yang dijadikan dasar. Yang pertama, buku itu mesti memberikan sumbangan yang signifikan bagi praktek manajemen pengembangan diri (self-development). Dan kedua, ide yang digagas dalam buku itu tetap relevan hingga hari ini, dan kiranya tetap akan relevan hingga masa-masa jauh di depan. Continue reading

Merancang Kinerja Ekselen dengan NLP

NLP barangkali merupakan salah satu kata kunci yang paling banyak dibincangkan oleh para praktisi perilaku manusia (human behavior) di tanah air beberapa tahun belakangan ini. Apa sebenarnya NLP itu? Dan apa pula metode-metode kunci yang acap diaplikasikan dalam penerapan NLP? Tulisan pendek ini mencoba secara ringkas – namun padat – menjelaskan pengetahuan kunci mengenai NLP. Dengan itu, diharapkan aura magis yang selama ini menyelimuti konsep NLP pelan-pelan bisa mulai terkuak.

NLP sendiri merupakan singkatan dari neuro linguistic programming (wuih, singkatannya serem banget!). Dikembangkan pertama kali oleh Richard Bandler (pakar psikologi dari University of California) dan John Grinder (pakar linguistik), metode ini muncul pertama kali saat mereka meneliti para great performers (kebetulan dalam penelitian ini, profesi para great performers yang diriset adalah para ahli terapis yang sukses. Dalam riset ini, digunakan tiga terapis sukses sebagai responden, yakni : Virginia Satir, Milton Erickson dan Fritz Perls). Continue reading

Are You Happy with Your Life (and Your Job) Now?

Hidup pada akhirnya memang selalu penuh dengan tikungan. Ada kalanya kita berada pada parade keberhasilan yang membuat kita mabuk dalam ekstase keriangan. Ada pula saat ketika kita terpeleset, terpelanting dan terpuruk dalam segores duka. Toh dalam lingkaran jatuh dan bangun itu, hidup harus terus dijalankan. Kita terus berproses dan bertumbuh “menjadi manusia”. Becoming a true person, demikian Erich Fromm pernah berujar dalam risalahnya yang terkenal itu, On Being Human.

Namun mungkin ada kalanya kita perlu berhenti sejenak, mengambil rehat, dan melakukan kontemplasi. Sekarang tataplah screen (layar) laptop atau komputer Anda. Lihatlah screen yang ada di depan Anda ini sebagai sebuah cermin…..lalu bayangkanlah, kira-kira lima tahun dari sekarang, potret apa yang tergambar dalam layar di depan Anda ini. Continue reading

Majalah Bisnis/Manajemen Apa yang Anda Baca secara Reguler?

Membaca majalah bisnis dan manajemen, saya kira, merupakan salah satu aktivitas yang layak dilakukan untuk meng-update pengetahuan kita tentang perkembangan terkini dinamika bisnis/manajemen – baik dalam aras lokal ataupun global. Membaca informasi bisnis dan manajemen pada sisi lain, juga bisa dilakoni sebagai sumber inspirasi dan peluang yang mungkin akan bermanfaat bagi jejak kehidupan kita. Itulah mengapa Jack Welch pernah berujar : I still believe the business media is such a good teacher that I am always amazed when I meet a young person who don’t just read it !

Jadi, majalah bisnis/manajemen apa yang biasa Anda baca secara reguler? Kalau saya ada dua : majalah Fortune dan BusinessWeek Edisi Indonesia. Continue reading

Positive Mindset dalam Empat Level Gelombang Otak

Dalam tulisan mengenai Law of Attaction (Hukum Tarik Menarik) — yang bisa Anda baca disini dan disini — kita telah membahas mengenai betapa sesungguhnya pola pikir dan rajutan imajinasi kita memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sejarah masa depan hidup kita.

Demikianlah, jika kita selalu mampu menganyam pola pikir yang guyub dengan energi positif – dengan energi tentang keyakinan-diri, dengan pancaran optimisme yang kokoh, dan dengan sikap hidup yang selalu penuh rasa sukur – maka ada peluang besar bahwa hidup sejati kita akan benar-benar dilimpahi oleh sederet narasi tentang keberhasilan.

Sebaliknya, jika bentangan hidup kita selalu diharu-biru oleh rajutan pola pikir yang negatif – tentang bayangan kelam kegagalan, tentang rasa tak percaya diri, tentang kegamangan, dan sikap hidup yang selalu mengeluh serta menyalahkan pihak lain (tanpa mau jernih melakukan introspeksi) – maka besar kemungkinan hidup nyata kita benar-benar akan dipenuhi dengan elegi pilu kemalangan dan kenestapaan. Continue reading