10 Shocking Facts tentang Hancurnya Motivasi Kerja

banner 6Motivasi kerja tak pelak merupakan salah satu elemen kunci penentu keberhasilan hidup. Tanpa motivasi yang mumpuni, kinerja Anda bisa jatuh nyungsep. Dan jika kinerja serta produktivitas Anda termehek-mehek, maka karir dan nasib masa depan Anda bisa ikut terkaing-kaing.

Namun data yang ada menyemburatkan fakta yang kelam : motivasi kerja mayoritas orang berada pada titik nadir, dan melentingkan sekeping kisah yang muram tentang produktivitas dan semangat kerja.

Dalam sajian kali ini kita akan membahas 10 fakta statistik yang mengejutkan (10 shocking statistics) tentang employee engagement dan motivasi kerja.

Apa saja 10 fakta itu? Dan apa implikasinya bagi perjalanan karir Anda di masa depan?

Sajian infografis dibawah ini menampilkan 10 shocking statistics about employee engagement.

Ada banyak data yang mungkin perlu kita renungkan. Dan juga dijadikan bahan untuk perbaikan kinerja bisnis dan organisasi. Juga kinerja diri Anda sebagai seorang pribadi yang unik.

Jika memang level motivasi kerja mayoritas orang berada pada titik yang rendah, lalu apa solusinya?

Melalui sajian audio podcast, saya melengkapi apa yang ditampilkan dalam infografis. Secara khusus, dalam audio ini, saya menguraiakan empat solusi yang layak diusung demi pemekaran level job engagement and motivation.

Apa saja 4 dimensi ini? Dan kenapa 4 dimensi ini sangat perlu Anda pelajari? Simak dalam audio podcast yang inspiring.

ENJOY MY PODCAST.

File MP3 audio podcast yang inspiring ini bisa di-download DISINI.

Employee Engagement

15 comments on “10 Shocking Facts tentang Hancurnya Motivasi Kerja
  1. Luas biasa mas…

    Saya bukan hanya pembaca setia blog Mas Yodhia. Tapi juga pendengar setia podcast Anda yang keren-keren.

    Nih bukti yang saya dengarkan hari ini, di samping 10 fakta menarik dari infografis yang mas Yodhia paparkan.

    4 Elemen penting untuk meningkatkan keterikatan kita pada pekerjaan (Employee engagement):

    1. Gaji yang memenuhi titik kebutuhan dasar tertentu (base line). Setelah gaji memenuhi base line, baru relevan bicara soal motivasi.

    Ketika gaji sudah tinggi, memang gaji tak mempengaruhi motivasi (threshold). Ini kunci.

    2. Lingkungan kerja yang menyenangkan. Sejauh mana rekan2 kerja Anda friendly.

    Persahabatan itu sangat penting untuk penciptaan jobs engagement. Survei membuktikan 75 persen orang meninggalkan kerja karena tak suka dengan bosnya.

    3. Anda suka dengan pekerjaan. Pekerjaan Anda menantang (challenging).

    Ada hal-hal baru yang membuat pekerja bersemangat. Credo ini berlaku: “you are what you do”, yang ada kerjakan itu yang akan membentuk, menumbuhkan Anda.

    4. Sejauh mana jarak kantor dengan rumah Anda. Studi dari Gallup mengatakan jarak rumah dengan kantor itu sangat mempengaruhi jobs engagement karyawan.

    Di Indonesia sangat penting faktor ini, karena banyak dari kita mengalami kelelahan dalam perjalanan ke kantor karena macet dsb.

    Terima kasih Mas Yodhia utk inspirasinya.

    Salam sukses untuk semua!
    http://www.belajarspanyol.com

  2. Beberapa tahun lalu saya pernah bekerja dengan lokasi pekerjaan yang relatif jauh, kurang lebih 65 km. Jadi setiap hari harus menempuh jarak 130 km. Berangkat pagi, pulang relatif malam.

    Saya mengatakan ‘relatif’ karena jarak tersebut, untuk ukuran di Jakarta mungkin dianggap biasa, tapi untuk ukuran di daerah jauh.

    Kerja dengan jarak seperti itu awalnya menyiksa, lelah fisik&pikiran, belum clethukan tetangga ” wah ini mah bener-bener kerja, berangkat pagi pulang malam 🙂 “.

    Setelah beberapa bulan berjalan, akhirnya saya nikmati dan ambil yang baik serta menarik, kalau lelah berhenti dulu, ngopi+menikmati nasi bungkus+gorengan di warung pinggir jalan sembari ngobrol dengan orang di situ.

    Hal lain yang bisa diambil pelajaran adalah, di setiap penggalan di perjalanan ada sesuatu yang menimbulkan ide-ide baru.

  3. Saya setuju dengan No.3.

    Saya cukup sering gonta-ganti bos.

    Sampai sekarang belum nemu yang cocok. Mungkin bagusnya saya harus jadi bos ya?

  4. Pak wadiyo luar biasa. Tempat kerja sangat jauh tpi dilskoni dg telaten dan sabar. Harusnya di sediakan RUSUN RUSUN tempat bekerja. . .

Comments are closed.