Jika Sampai Usia 35 tahun Anda Masih Miskin Salahkan Dirimu Sendiri – Bagian 2

achieving-financial-freedomArtikel yang minggu lalu saya rilis di blog ini dengan judul Jika Sampai Usia 35 Tahun Anda Masih Miskin, Maka Salahkan Dirimu Sendiri, ternyata menuai banyak komentar dan menjadi viral (di-share dan di-like di facebook hingga 12 ribu kali).

Dan dari komentar pembaca yang ada, kita bisa memetakan dua karakteristik yang khas yakni : komentar yang mencerminkan mentalitas kaya dan komentar yang mencerminkan mentalitas miskin.

Bagaimana karakteristik dari dua mentalitas itu? Dan pelajaran kunci apa yang bisa dipetik tentang wealth mindset? Continue reading

Kalau Sampai Usia 35 tahun Kamu Masih Miskin, Salahkan Dirimu Sendiri !!

Depressed man slumped on the desk with his hands holding credit“Kalau Sampai Usia 35 tahun Kamu Masih Miskin, Salahkan Dirimu Sendiri !! ” Demikianlah sebuah kalimat lugas dan makjleb, yang pernah disampaikan Jack Ma, bilioner pendiri imperimum online Alibaba.com.

Konon Bill Gates juga pernah bilang kalimat yang mirip : kalau Anda terlahir dalam keadaan miskin itu memang bukan salahmu. Namun kalau Anda kelak meninggal dalam keadaan miskin, maka salahkan dirimu sendiri.

Pertanyaannya : apa sih ukuran miskin itu? Dan kenapa kalau kita miskin, kita harus menyalahkan diri kita sendiri? Continue reading

7 Keputusan Kunci Ini Akan Mengubah secara Dramatis Kehidupan Finansial Anda

seven-7Minggu lalu kita sudah mencoba membedah lima mitos berbahaya tentang uang dan kekayaan.

Setelah membongkar mitos dan pemahaman yang keliru itu, pertanyaan berikutnya adalah : lalu keputusan finansial apa yang layak kita lakoni? Keputusan dan langkah finansial yang benar, dan bukan semata berbasis mitos belaka.

Maka di pagi yang cerah ini, saya akan mengajak Anda semua untuk menelisik 7 keputusan kunci yang secara dramatis bisa mengubah kehidupan finansial diri Anda. 7 keputusan krusial yang bisa jadi akan membentuk nasib dan masa depanmu.

Mari kita awali sarapan bergizi dari Blog Strategi + Manajemen dengan minum secangkir teh hangat dulu. Continue reading

5 Mitos Berbahaya yang Wajib Anda Ketahui tentang Uang dan Kekayaan

mercy original - resize 2Ini mungkin sebuah kalimat magis yang ingin diraih oleh kebanyakan orang.

Kemakmuran. Prosperity. Keberlimpahan. Pada akhirnya, kita semua berjibaku kerja dari pagi hingga petang atau bahkan malam, adalah demi uang. Demi nafkah untuk keluarga dan masa depan.

Problemnya, dalam perjalanan mencari nafkah dan kemakmuran itu, ada 5 mitos yang keliru dan berakibat fatal dalam pemahaman kita mengenai uang, kekayaan dan orang kaya.

Mau tahu apa 5 mitos itu? Siapkan kopi atau teh hangat, dan simak baik-baik tulisan renyah ini. Continue reading

Jebakan Investasi MMM dan Kegoblokan Kolektif Jilid 2

BFYE48Iklan jebakan investasi MMM terus datang menggoda. Di berbagai koran daerah, iklannya segeda gaban mencoba membujuk calon pelanggan. Bahkan iklannya juga ditayangkan oleh sebuah televisi nasional.

Problemnya : banyak orang yang tidak mau belajar dari sejarah kelam. Sejarah muram tentang jebakan investasi yang too good to be true. Banyak orang lebih memilih menelusuri jalan kegoblokan kolektif, ramai-ramai menjadi goblok. Dan baru setelah sadar ketipu, nangis bombay. Modar sampeyan.

Di pagi yang cerah ini, kita akan menelusuri rute yang kelam itu, tentang perjalanan kegoblokan kolektif jilid kedua (yang jilid pertama, Anda semua sudah tau apa itu. Ndak usah disebut, nanti banyak orang bete). Continue reading

5 Alasan Kenapa Kebanyakan Orang Tidak Bisa Kaya Hingga Akhir Hayatnya

face

Mendapatkan rezeki barokah yang terus tumbuh mungkin harapan banyak orang. Sebab jika income kita hanya tumbuh 5% per tahun, kita mungkin tidak akan bisa menyisihkan uang untuk investasi. Dan itu artinya, kita bisa mengalami kenestapaan saat kelak kita sudah pensiun dari kerja.

Pada sisi lain, harga tanah dan rumah kian melesat. Tanpa pertumbuhan rezeki yang signifikan, banyak pasangan muda yang tidak akan sanggup beli rumah, dan terkena sindrom MTMM + SM = mangan turu melu morotuo, sampe mati.

Pertanyaannya adalah ini : kenapa sebagian besar orang pertumbuhan penghasilannya stagnan, dan tak kunjung bisa makmur? Kita akan melacaknya di pagi hari ini, sambil ditemani secangkir kopi hangat. Continue reading

Tentang Ilmu Financial Psychology, Booming Batu Akik dan Kegoblokan Kolektif

Akik resSatu setengah tahun terakhir ini, jagat tanah air dikejutkan dengan fenomena batu akik yang melesat cepat. Tahun lalu, salah satu kata kunci yang PALING banyak dicari di Google adalah kata “batu akik”. Hebat bukan?

Delapan tahun lalu kita juga pernah menikmati kehebohan yang mirip, dengan judul bunga gelombang cinta. Sepotong gelombang cinta yang amat menggetarkan, sehingga bisa terjual dengan harga Rp 15 juta per pohon.

Para pakar ilmu financial psychology menyebtu fenomena itu sebagai “financial mania”. Sekeping fenomena yang bisa membuat kita semua tenggelam dalam “kegoblokan kolekfif”.

Mari kita selami perilaku irasional ini dengan secangkir cappucino hangat. Continue reading

DOWNLOAD GRATIS sekarang juga !!