Menyediakan Jasa Konsultan Manajemen SDM

Jika Anda ingin mendapatkan informasi mengenai jasa konsultan manajemen SDM, silakan klik DISINI.

Pekerjaan sebagai konsultan manajemen saya kira merupakan salah satu pilihan profesi yang cukup menarik untuk dilakoni. Dulu saya memilih pekerjaan sebagai konsultan manajemen SDM, lantaran merasa inilah bidang dimana terjadi kombinasi yang elegan antara dunia praktek dengan dunia keilmuan.

Dunia konsultan manajemen memang berjalan diatas dua wilayah itu : pada satu sisi tetap harus tekun dengan dunia keilmuan (supaya advis-nya kredibel dan tidak asbun), namun pada sisi lain juga tetap punya pijakan yang kuat dengan dunia praktek (biar ilmunya membumi dan praktikal).

Tak pelak, kombinasi dua dunia tersebut memberikan ruang yang optimal bagi para konsultan manajemen untuk terus tumbuh – baik secara intelektual ataupun profesional.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi mengenai jasa konsultan manajemen SDM, silakan klik DISINI.

Pada sisi lain, dunia konsultan manajemen juga menarik lantaran kita jadi punya kesempatan untuk bekerja dengan beragam klien dari beragam industri. Sebagai konsultan manajemen (khususnya dalam bidang manajemen kinerja), selama ini misalnya saya telah terlibat di beragam industri, mulai dari industri televisi, perbankan, telekomunikasi, rumah sakit hingga industri manufakturing. Bagi saya variasi semacam ini mungkin bisa menawarkan ragam pengalaman yang dinamis dan kaya warna.

Pertayaannya kemudian, kecakapan semacam apa yang kira-kira dibutuhkan untuk menjadi seorang konsultan manajemen yang handal? Disini barangkali kita mesti menengok pada beragam bekal kecakapan.

Bekal pertama yang mungkin kudu dipenuhi agar menjadi konsultan manajemen yang bagus adalah pendidikan yang memadai. Disini sebaiknya konsultan manajemen mendapatkan pendidikan minimal S2 dalam bidang yang relevan. Misal dalam bidang teknologi industri, IT, manajemen pemasaran atau HR management. Akan lebih bagus jika sebelum sekolah S-2, ia telah pernah bekerja sebagai praktisi selama 2 – 4 tahun; sehingga punya sense yang cukup bagus tentang dunia kerja/dunia praktek manajemen.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi mengenai jasa konsultan manajemen SDM, silakan klik DISINI.

Kecakapan berikutnya yang juga harus dicermati tentu saja adalah analytical thinking skills yang ditopang dengan bekal ilmu pengetahuan yang mendalam (dalam bidangnya). Pekerjaan sebagai konsultan manajemen acapkali membawa kita pada proses pengembangan sistem yang cukup kompleks dengan beragam varian-nya. Sering juga muncul beragam masalah/isu/pertanyaan yang tidak terduga muncul ditengah proses konsultasi. Tanpa bekal kecakapan untuk membentangkan analisa yang jernih, logis dan aplicable, seorang konsultan manajemen mungkin tak akan bisa menawarkan solusi yang optimal.

Kesungguhan untuk terus belajar menimba ilmu dari beragam sumber (misal dengan membaca buku-buku yang relevan) dan jam terbang pengalaman yang panjang, akan sangat membantu seorang konsultan manajemen dalam meningkatkan kecakapan teknis yang diperlukan.

Kecakapan lain yang amat dibutuhkan bagi konsultan manajemen adalah ini : public speaking skills. Dalam proses konsultasi, acapkali kita harus memberikan workshop atau mempresentasikan hasil pekerjaan kita di depan klien. Tanpa ketrampilan public speaking yang bagus (maksudnya sistematis, mudah dipahami, enak didengar, tanpa melupakan sense of humor), tentu saja kita tidak akan bisa menyampaikan pesan kita dengan baik.

Kecakapan public speaking ini mungkin mesti juga disertai dengan ketrampilan komunikasi yang bagus. Pekerjaan sebagai konsultan amat membutuhkan interaksi dan komunikasi yang intens dengan klien. Kecakapan untuk melakukan komunikasi yang efektif dan dalam melakukan active listening (ini penting sebab darinya akan muncul dialog yang konstruktif) akan membuat kita bisa hadir sebagai seorang konsultan manajemen yang kredibel.

Di tanah air sendiri, kini telah hadir sejumlah lembaga konsultan manajemen lokal yang tangguh, seperti PQM, GML Performance Consulting (yang minggu depan akan mendatangkan Dave Ulrich, pakar HR management kelas dunia), Experd (kepunyaan Eileen Rachman), atau juga Markplus (dan mungkin termasuk juga PT. Manajemen Kinerja Utama). Lembaga konsultan asing yang mempunyai kantor di Indonesia juga banyak seperti Ernst and Young, McKinsey, Dunamis (wakil dari Stephen Covey Consulting), Hay Indonesia, dan DDI Indonesia (wakil dari DDI International).

Kita bisa menjalankan kiprah sebagai konsultan manajemen di sejumlah lembaga diatas atau lainnya. Kelak ketika sudah cukup pengalaman, kita kemudian bisa juga membangun sendiri perusahaan dalam bidang konsultasi manajemen.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi mengenai jasa konsultan manajemen SDM, silakan klik DISINI.

Photo credit by : Tomasito @ Flickr.com

Anda pilih Misqien atau Kaya? Dapatkan Ebook yang Sangat Mencekam tentang Jurus Meraih Kekayaaan dan Financial Freedom. Gratis. Download DI SINI sekarang juga. Atau klik gambar di bawah.

Related Post

Tiga Jalan yang Harus Anda tempuh untuk Mewujudkan a Dream Job Beberapa waktu lalu, tim peneliti dari Cornell University melakukan survei terhadap responden, yang semuanya berusia diatas 70 tahun. Responden gener...
3 Hal untuk Tahu Bahwa Pekerjaanmu adalah Bullshit Job Apakah pekerjaan yang Anda jalani saat sekarang termasuk dalam bullshit job? Jawaban atas pertanyaan tersebut merupakan hal yang sangat krusial. Se...
Biografi dan Profil Yodhia Antariksa – Blogger Bisnis Legendaris dan Konsultan Manajemen SDM ... Dalam kisah yang lumayan renyah ini, kita akan melacak profil kehidupan seorang Yodhia Antariksa – sejak masa kecil hingga menjelma menjadi konsultan ...
25 comments on “Menyediakan Jasa Konsultan Manajemen SDM
  1. senin, jam 7 : 07 (Versi laptop saya)

    hm…………….
    saya lebih sepakat kalau seorang konsultan itu memiliki jam terbang minimal 10 tahun. biar paling tidak pernah melihat satu kali “blackswan”

    saya pernah bekerja di beberapa UMKM yang paling menyedihkan adalah ketika kita tinggal UMKM tersebut gulung tikar 🙁

  2. Artikel yang bagus…
    Tapi saya agak kurang setuju dengan syarat minimal S2 karena: Ditempat saya bekerja ( TOYO** ) kami punya Divisi yang namanya Operation Manajemen Consultant Diviision, yang kesemuanya adalah paling tinggi level S1, malah ada yang S3 ( SD,SMP,SMA maksudnya hehe) yang masing2 bertugas untuk memperbaiki kinerja para supplier kami ( jadi 1 orang bertugas untuk memperbaiki dan membantu minimal 8 supplier terkait : Safety, TPS, Just in time, Cost dsb, dan tidak tanggung-tanggung juga…

    aktivitas ini dikontrol langsung oleh Pres.Director melalui middle dan final presentation di masing2 supplier.

    Saya sendiri ikut divisi ini selama 2 tahun jadi saya banyak bertemu dengan berbagai type dan level pendidikan, dan menurut pengalaman saya para supplier sangat-sangat terbantu sekali (pengalaman saya di perusahaan daerah pdk ungu…kita merubah lay out hampir 100 % dengan hasil cost down yang luar biasa dan banyak contoh lainnya…

    )jadi kalau saya tarik pengalaman pribadi, yang utama adalah penguasaan ilmu sekaligus bisa praktek ( biar gak “jarkoni” alias iso ngajar ora iso ngelakoni hehe…) dan dengan pengalaman yang banyak maka saya pikir itu lebih mumpuni dari level S2, hehehe…(cuma belum berani buat konsultan nih…hehe gmn caranya bos ? )

  3. Ya…
    Manajemen memang rumit, tapi menyenangkan 🙂
    Tentang mengatur orang-orang super pintar untuk berkontribusi.

    Semoga perusahaan Mas Yodhia semakin maju 😀

  4. Trima kasih informasinya. Saya punya pengalaman di Manajemen bidang keperawatan rumah sakit, yang juga termasuk mengurusi masalah SDM perawat yang begitu kompleks permasalahannya. Saya sangat tertarik menjadi konsultan manajemen, namum bekal untuk apa yang pak Yodhia sebutkan diatas sedang trus saya kembangkan. JIka sekiranya ada informasi-informasi pelatihan terkati bidang saya, saya akan senang. T

  5. saya punya cita2 sebagai konsultan management…..
    cuman selalu bingung untuk memulai mencapainya,,,,
    saat ini saya membentuk sendiri biro psikologi, semoga dengan ini bisa mencapai cita2 saya…
    makasih untuk wacananya yang sangat berguna ini

  6. Sejak Lulus Kuliah tahun 2007, bekerja di bidang HR/kepersonaliaan membuat saya bercita2 bisa mandiri, mendirikan dan mengelola biro konsultan HR sendiri, masih banyak bekal yg harus dipelajari, background pendidikan dan pengalaman yang juga harus berkaitan dan saling mendukung,
    tapi belajar tidak hanya secara formal, Blog ini jg salah satu tempat belajar yang maknyuss.. tengkiyu

  7. kalau misalkan orng tidak mampu pengen jd konsultan management brarti g bs donk?ap ad yg tahu beasiswa u/ jd konsultan management handal?

  8. @m.hengki
    Org tidak mampu ga perlu jadi konsultan.
    Org tidak mampu itu pantasnya jadi bos, jd owner, jd founder.

    Org terkaya di Indonesia skrg malahan ga lulus SD. (source vivanews)
    Untuk jd bos/founder/owner butuh lebih dr sekedar ilmu manajemen.
    Dari A-Z semua tanggung jwb owner.
    Gagal ato berhasil, semua tanggungjwb owner.

    Tidak ada beasiswa untuk jd konsultan manajemen.
    Klo perlu ga usah sekolah sama sekali.

  9. oia… Cameron ga lulus kuliah juga bisa jadi konsultan.

    Konsultan terbaik adl konsultan yg membangun bisnis nyata,
    bukan konsultan yang bisnisnya sebagai konsultan.

  10. sudah adakah asosiasi konsultan/ahli manajemen di Indonesia? kalo belum ada perlu kita dirikan..saya sebagai dosen kebetulan sangat berkepentingan untuk mengembangkan ilmu manajemen Indonesia dan memanajemeni pengembangan Indonesia”

  11. saya baru jd konsultan,, mungkin yg saya perlukan saat ni adalh skill dan kepercayaan diri yg penuh . kalaw pengalaman saya masih kurang… jd apakah itu berpengaruh /????????

  12. cita2 sejakSD mau jjadi konsultan managemen.. Sampai2 bogkar Tabungan ikutan training Lead Auditor QMS dati SGS. biar jadi konsultan Management.. dulu sekolah juga di management..
    ada lowongan ga pak?

  13. saya sudah bercita-cita mendirikan majemen konsultan dan bahkan telah memberikan beberapa kali konsultasi manajemen tp pake bendera orang lain , tapi kok mau mandiri rasanya ga jadi-jadi …perlu support temen2 nih

  14. Saya baru dua bulan training jadi junior consultant, pertama ikut meeting ke klien bener2 stress. Bayangkan saja, saya baru lulus sidang D3 dan belum punya pengalaman kerja sama sekali sudah harus dihadapkan pada masalah2 yg sifatnya “high class” dan menghadapi para pimpinan direksi suatu BUMN.
    Syukur alhamdulillah, kesininya udah bisa mulai mengikuti. “there is will there is way” 🙂

  15. saya lulusan manajemen keuangan,punya niatan untuk jadi konsultan keuangan, ada tempat buat saya belajar untuk menjadi seorang konsultan atau tempat magang.

Comments are closed.

Pilih Kaya atau Misqien?

Dapatkan Buku yg Sangat Mencekam tentang Jurus Meraih Financial Freedom yg Barokah. GRATIS!