Tips Sukses Menulis Resume untuk Manajer Pemasaran agar Dilirik Pihak HRD

Setelah selesai menempuh studi strata satu, banyak fresh graduate dari perguruan tinggi memilih untuk melamar kerja. Target utama pelamar kerja pastinya mempertimbangkan jenjang karir saat memilih perusahaan.

Sebagai contoh jika Anda ingin melamar sebagai karyawan baru atau menjadi manajer pemasaran, buatlah CV (curriculum vitae) yang menarik. Tidak hanya untuk menarik perhatian perekrut, namun sebagai penjelasan kemampuan dan pengalaman yang Anda miliki.

Bukan untuk fresh graduate saja, jika Anda memiliki keinginan menjadi manajer pemasaran, buatlah resume pada CV dari sekarang. Resume bisa meliputi seputar pengalaman dan kemampuan.

Continue reading

8 Kiat Jitu agar Sukses Mendapat Kerja di Masa Pandemi COVID-19

Memang nggak bisa dipungkiri lagi bahwa pandemi COVID-19 memberikan pukulan yang keras kepada pekerja dari berbagai sektor, apalagi fresh graduate yang baru mau mulai merintis karier di tahun ini.

Bahkan banyak pekerja yang terkena PHK atau layoff, sehingga harus memulai lagi dari awal.

Apakah kamu sudah berbulan-bulan apply kerja tanpa hasil?

Apa saja langkah-langkah strategis apa yang harus kamu lakukan untuk kembali meyakinkan HR untuk meyakinkan mereka bahwa kamu adalah kandidat yang sesuai kualifikasi mereka?

Berikut 8 kita jitu untuk sukses mendapatkan pekerjaan baru di masa pandemi yang menantang ini. Mari kita ulas satu demi satu.

Continue reading

3 Hal untuk Tahu Bahwa Pekerjaanmu adalah Bullshit Job

Apakah pekerjaan yang Anda jalani saat sekarang termasuk dalam bullshit job?

Jawaban atas pertanyaan tersebut merupakan hal yang sangat krusial. Sebab kita menghabiskan sebagian besar waktu saat sedang tidak tidur dengan bekerja.

Alangkah kelamnya jika kita menghabiskan begitu banyak waktu untuk bekerja, namun kemudian sadar bahwa pekerjaan itu ternyata hanyalah bullshit job. Continue reading

2 Keputusan Paling Penting dalam Hidupmu

Psychedelic-wallpaper-Mind-Blowing-Collections-miscellaneous-digital-art-trippy-vivid-colorfulAda dua keputusan paling krusial yang akan amat menentukan sejarah hidupmu, yakni : 1) profesi atau pekerjaan apa yang Anda tekuni dan 2) dengan siapa Anda menikah.

Semoga Anda tidak salah menentukan keputusan dalam dua aspek itu. Sebab masa depanmu dirajut oleh dua keputusan fundamental itu.

Mari coba kita bedah dua dimensi keputusan itu; agar Anda benar-benar akurat dalam mengambil keputusan masa depanmu. Continue reading

Saya Tinggalkan Pekerjaan dengan Gaji 21 Juta/bulan, dan Istri Saya Lalu Menangis Tersedu…

z ibu anakTulisan ini merupakan kontribusi dari guest blogger bernama Herman Yudiono.

Anda mungkin sudah mengetahui fakta ini: 70% karyawan tidak begitu bahagia dengan pekerjaannya. Namun meski benci, mereka takut keluar dari pekerjaannya.

Saya tidak bohong kepada Anda. Saya mengalami hal yang sama ketika saya menjadi Chemist (laboratory engineer) selama 6,5 tahun di perusahaan multinasional yang bergerak di tambang nikel.

Pergi pagi. Mengerjakan banyak tugas rutin dan projek besar. Menghadiri rapat-rapat yang membosankan. Pulang sore bahkan sering malam.

Begitu hari demi hari. Minggu demi minggu. Bulan demi bulan. Tahun demi tahun. Seperti robot.

Saya bosan menjadi karyawan. Saya sudah tidak memiliki motivasi kerja. Saya sudah low battery.

Namun, saya tidak berdaya. Saya butuh uang untuk menafkahi keluarga. Saya butuh uang untuk membayar utang saya kepada perusahaan saat membuat rumah saya. Continue reading

Tiga Jalan yang Harus Anda tempuh untuk Mewujudkan a Dream Job

Beberapa waktu lalu, tim peneliti dari Cornell University melakukan survei terhadap responden, yang semuanya berusia diatas 70 tahun. Responden generasi tua ini dianggap telah makan asam garam kehidupan, dan karenanya layak memberikan wisdom.

Salah satu pertanyaan yang diajukan kepada mereka adalah : apa wisdom yang layak di-stabilo oleh generasi yang lebih muda?

Salah satu jawaban sentral yang berulang kali dimunculkan oleh mayoritas responden adalah ini : do not stay in a job you dislike.

Jawaban itu muncul secara mencolok, dan melampaui wisdom lain seputar soal kehidupan pernikahan, keluarga, dan tema lainnya.

Do not stay in a job you dislike. Sekeping jawab yang cukup menohok. Mungkin karena kita memang menghabiskan mayoritas waktu kita untuk bekerja. Mungkin hingga 30 tahun lamanya kita harus bekerja. Continue reading

3 Best Ways to Find Balance between Great Job and Happy Family

Isu keseimbangan antara dunia kerja dengan waktu untuk keluarga kini makin mencuat ditengah ritme kesibukan yang terus menderu. Sebagian lantaran beban pekerjaan yang terus bejibun, sebagian lain karena level kemacetan di jalanan yang kian ribet, maka seorang karyawan bisa menghabiskan waktu yang teramat panjang di luar rumah.

Berangkat jam 6 pagi dan pulang jam 6 petang atau jam 7 malam kini sudah menjadi ritual bagi banyak kaum pekerja.

Bagi mereka yang sudah berkeluarga dan punya anak, ritual itu mungkin menyisakan kenangan yang kelam : sang ayah makin jarang bercengkerama dengan anak-anaknya (kapan terakhir kali Anda memeluk hangat anak-anak Anda?) Sementara sang bunda, tiap pagi harus pamit ke kantor sambil diiringi tangisan dedek yang enggan melepaskan kepergiannya. Continue reading