Tentang Trading Crypto dan Cara Menjalankannya

Artikel ini merupakan artikel pariwara dari TOKENOMY, sebuah start up yang ingin membangun ekosistem Cryptocurrency – dan juga bekerja sama dengan Fintech Lab – National University of Singapore.

Jika awalnya trading forex cukup digemari selain trading saham. Maka kali ini ada trading lain yang terbilang cukup menggoda untuk dijalankan, yaitu trading Crypto. Sebenarnya ini adalah salah satu bentuk crypto investment.

Dimana yang ditransaksikan dalam trading kali ini adalah mata uang cryptocurrency. Seperti diketahui bersama, cryptocurrency sendiri dapat digunakan dalam berbagai hal, mulai dari sebagai alat tukar, atau digunakan sebagai investasi.

Tentang trading Crypto

Yang unik ketika Anda trading cryptocurrency ini adalah, siapa saja dapat menjalankannya. Asalkan Anda mempunyai skill atau pengetahuan tentang dasar trading itu sendiri. Walaupun untuk pengambilan keputusan sedikit berbeda dengan saham dan forex.

Lantaran trading crypto tidak dilakukan di pasar / exchange yang teregulasi sebelumnya. umumnya trading Crypto ramai dilakukan pada sesi Amerika dan sesi Eropa. Sedangkan untuk sesi Asia, cenderung lebih dinamis.

Keunikan lain dari trading Crypto ini adalah perbedaan harga yang ada di masing-masing exchange. Secara otomatis, trading Crypto ini sangat membutuhkan crypto management guna meminimalisir kerugian yang mungkin terjadi.     

Membuat akun

Yang perlu diperhatikan disini, ketika Anda akan membuat akun trading crypto, tidak semua broker, menyediakan layanan cryptocurrency tersebut. Hanya ada beberapa broker yang menyediakannya. Anda sebagai trader, harus memperhatikan hal tersebut dengan baik.

Untuk memperoleh informasi tentang broker yang mempunyai layanan trading crypto dapat Anda peroleh melalui mesin pencarian online. atau mengungkit mengunjungi broker langganan.

Sedikit tips untuk Anda, yang tertarik untuk trading cryptocurrency, sebaiknya gunakan sistem crypto funds secara tepat. Agar dana Crypto yang anda miliki tetap terjaga dengan baik, dan mampu dikelola dengan baik.

Cara trading crypto

Yang perlu Anda ketahui disini adalah, ada 2 cara memulai trading cryptocurrency Indonesia, yaitu dengan :

  • Membeli mata uang crypto di salah satu dari beberapa exchange yang ada. Dengan demikian, Anda dapat memiliki mata uang digital tersebut, untuk kemudian menunggu, kenaikan harga yang cukup signifikan. Hingga akhirnya memicu transaksi jual / sell atau beli / buy.   
  • Cara yang kedua adalah dengan trading CFD. Disini Ada akan memperoleh salah satu mata uang misalnya saja Bitcoin, Ethereum, dan yang lainnya.

CFD sendiri adalah salah satu produk derivatif, yang diberikan oleh beberapa broker, yang setuju akan sistem pembayaran dengan trader, atas selisih nilai sekuritas pokok yang ada pada 2 tanggal. Yaitu tanggal pembukaan dan tanggal penutupan.

Dengan menggunakan teknik seperti ini, Anda dapat menahan posisi buy / long position, jika dalam posisi naik. Atau melakukan short position, atau posisi sell.  

Dari penjelasan diatas, sedikit banyak kini Anda sudah mulai paham, bisa dibilang stacking BTC lebih mudah ketimbang trading BTC. Jika Anda menggunakan sistem stacking, atau mining lainnya, maka uang tersebut akan langsung disimpan dalam dompet digital Anda. Sedangkan untuk trading, maka uangnya akan disimpan dalam akun trading, yang ada di broker.  

Langkah trading crypto

Anda yang ingin trading Crypto, sebagai crypto investing, yang seharusnya dipersiapkan adalah:

–       Mencari broker yang mempunyai layanan Crypto.

–       Jika sudah maka download, baik di website atau download aplikasi broker tersebut.

  • Berikutnya adalah menyetorkan sejumlah dana, seperti yang diinformasikan oleh pihak broker, sebagai langkah deposit awal. Kali ini Anda dapat menggunakan minimal deposit.
  • Ketika trading, milih menu mata uang di bagian CFD, sebelum melakukan transaksi buy / beli, bisa juga sell / jual.
  • Kali ini pilih chart / mata uang crypto yang akan Anda transaksikan.
  • Baru dalam chart tersebut, Anda dapat mulai memasang posisi, baik itu buy (beli), atau juga Sell (jual).
  • Apabila sudah selesai, Anda dapat menutup posisi, atau close position. Anda juga dapat menarik dana tersebut, dalam jangka waktu 24 jam, setelh proses transaksi selesai.     

Dapat diambil kesimpulan, bahwa ada skill tertentu yang harus Anda miliki sebelum akhirnya terjun ke dalam trading Crypto tersebut, dalam rangka mengumpulkan coin. Lain halnya ketika Anda mengumpulkan coin menggunakan sistem stacking online.

Related Post

Poin Poin Penting Dalam Menambah Koin Crypto Artikel ini merupakan artikel pariwara dari TOKENOMY, sebuah start up yang ingin membangun ekosistem Cryptocurrency – dan juga bekerja sama denga...
Berkenalan dengan Investasi Masa Kini Cryptocurrency Artikel ini merupakan artikel pariwara dari TOKENOMY, sebuah start up yang ingin membangun ekosistem Cryptocurrency - dan juga bekerja sama denga...
Mengenal Staking pada Cryptocurrency Artikel ini merupakan artikel pariwara dari TOKENOMY, sebuah start up yang ingin membangun ekosistem Cryptocurrency – dan juga bekerja sama denga...