3 Pilar Kunci untuk Meraih Maximum Personal Productivity

Maximum personal productivity adalah momen di mana kita merasa bisa meraih hasil kerja yang paling produktif. Dalam momen inilah kita merasa waktu yang telah kita lalui – baik di sepanjang hari atau di sepanjang minggu – bisa menghasilkan output atau hasil kerja yang mengesankan, dan kita merasa puas dengan hasilnya.

Menjalani hari-hari yang produktif rasanya memang lebih memuaskan batin. Saat kita menyelesaikan sebuah hari kerja, dan melakukan refleksi di sore hari sebelum beranjak pulang, kita akan merasa happy jika di sepanjang hari itu kita merasa telah melakukan serangkaian kinerja yang produktif.

Lalu apa saja pilar kunci untuk bisa meraih level produktivitas personal yang maksimal? Merujuk pada temuan dalam the science of personal productivity, terdapat tiga variabel kunci yang layak kita cermati.

Maximum productivity akan bisa kita raih manakala kita bisa mengelola tiga variabel ini dengan ampuh, yakni :

  • Managing our attention
  • Managing our time
  • Managing our energy

Mari kita bedah satu demi satu.

Productivity #1 : Managing Our Attention

Salah satu pilar kunci produktivitas personal itu adalah kecakapan mengelola atensi dan kekuatan fokus yang ada dalam diri kita.

Sayangnya, di era smartphone ini, kekuatan atensi dan fokus itu justru makin tergerus oleh distraksi digital yang selalu datang menyergap. Aneka notifikasi dan beragam konten di layar hape acap menjadi sumber distraksi yang membuat kekuatan fokus kita hilang. Padahal studi-studi dalam produktivitas personal menunjukkan, saat kekuatan fokus dan atensi kita terpecah, maka kita akan gagal meraih kinerja puncak. Kualitas kerja kita justru akan makin menurun, saat attention span dan kekuatan fokus kita makin rapuh.

Pada sisi lain juga ada mitos multitasking. Para pakar produktivitas sudah berkali-kali menuliskan : multitasking justru dalam jangka panjang akan merusak level produktivitas kita. Multitasking membuat sel saraf dalam otak kita selalu bekerja dalam kondisi zig zag, dan membuat fokus kita kembali terpecah-pecah. Dalam jangka lama, pola kerja semacam ini justru menurunkan kualitas dan volume hasil kerja.

Lalu bagaimana cara menjaga kekuatan fokus biar saat kerja kita tidak mudah terdistraksi. Berikut tips praktikal yang disajikan gambar visual yang layak dikenang. Pelan-pelan kita mesti mempraktekkan tips di bawah ini agar kekuatan fokus dan atensi kita kembali mekar.

Productivity #2 : Managing Our Time

Produktivitas personal akan tumbuh jika kita juga cakap mengelola waktu kerja yang tersedia. Dalam  hal ini ada beberapa tips praktikal yang layak dijalankan dalam proses pengelolaan waktu yang efektif.

Yang pertama, selalu rumuskan to do list yang jelas apa yang akan kita lakukan di hari itu. Ini favorit saya. Setiap hari, saya selalu menulis 2 – 3 hal kunci yang akan saya kerjakan di har itu. Dan 1 hal yang paling prioritas, selalu saya kerjakan di jam-jam biological prime time saya, yakni antara jam 8 pagi – jam 12 siang. Biological prime time adalah waktu di mana kita merasa kinerja kita berada pada titik puncak (peak performance). Saya merasa pagi hari adalah biological prime time saya.

Tips lainnya bisa disimak dalam gambar di bawah ini.

Seperti yang terlihat dalam gambar visual di atas, maka kita juga perlu menghindari aneka meeting yang useless tapi makan banyak waktu. Banyak kantor yang mengadakan meeting yang kadang tidak terlalu penting, dan isinya juga tidak terfokus sehingga menjadi bertele-tele dan membuang waktu secara percuma.

Tips penting lainnya yang layak diperhatikan : jangan semua hal dikerjakan sendiri; manfaatkan tenaga freelancers atau tenaga asisten lainnya agar kita bisa mendelegasikan sebagian tugas atau pekerjaan kita.

Misal saya mengelola lebih dari 5 blog. Tidak mungkin jika saya menulis konten semuanya sendiri. Karena itu saya sering menggunakan jasa penulis freelance untuk mengisi konten buat blog saya.

Jangan lupa juga untuk menggunakan kekuatan teknologi otomasi atau aplikasi kolaborasi yang tepat agar kita bisa menghemat waktu. Ada begitu banyak pekerjaan kantor yang bisa dilakukan secara lebih efisien dan cepat melalui bantuan aplikasi dan teknologi.

Productivity #3 : Managing Our ENERGY

Pilar terkahir dari produktivitas personal adalah energi tubuh kita. Ini pilar paling vital, sebab jika tubuh kita sakit atau tidak berada dalam kondisi fit, maka otomatis levek produktivitas kita akan anjlok.

Banyak karyawan kantor yang mudah loyo dan energi tubuhnya tidak bugar karena gagal melakukan “energy management” dengan optimal.

Sejatinya, tips untuk menjaga kekuatan dan kebugaran energi tubuh kita itu sederhana, yakni : cukup tidur (minimal 7 jam tidur berkualitas), rajin olahraga (minimal 3 kali dalam seminggu), makan banyak sayur dan buah (bukan banyak makan lemak, gorengan dan junk foods lainnya) serta minum minimal 8 gelas air putih (bukan kopi manis dengan banyak gula). Plus rajin bersyukur dan merasakan momen-momen positif dalam kehidupan.

Visualisasi dari aneka tips di atas ada dalam sajian gambar di bawah ini.

DEMIKIANLAH tiga pilar kunci untuk membangun produktivitas personal yang cetar membahana. Tiga pilar kunci ini adalah :

  1. Kecakapan mengelola atensi
  2. Kecakapan mengelola waktu
  3. Kecakapan mengelola energi dan kebugaran tubuh

Semoga di bulan Ramadhan ini, Anda tetap produktif dan semangat dalam bekerja.

Related Post

3 Aktivitas yang Merampas Waktu Produktif Anda Time is more than important than money. Ya, ungkapan time is money itu keliru. Waktu acap jauh lebih berharga dibanding uang. Suramnya, tanpa kita ...
Stop Multitasking, Sebab Multitasking adalah Musuh Utama Produktivitas Kita Di era digital yang serba bergerak dengan cepat ini, banyak orang yang dengan sedikit nada bangga mengatakan : saya jago multitasking, mengerjaka...
3 Kiat Ampuh agar tetap Produktif Saat Bekerja dari Rumah (Work From Home) Penyebaran wabah yang makin luas membuat sebagian besar kantor menerapkan kebijakan Kerja Dari Rumah atau Work From Home (WFH). Pertanyaannya bagaiman...
6 comments on “3 Pilar Kunci untuk Meraih Maximum Personal Productivity
  1. Sajian senin pagi yang sangat renyah sekali. pak yodha bagaimana caranya agar kita bisa makan sehat padahal saat ini pekerjaan membuat kita sibuk dan akhirnya kita makan makanan tidak sehat?

  2. Mantabs nian sajian nutrisi bagi otak.
    Tetap semangat apapun yang terjadi.
    Tetap belajar, dan terus mengaplikasikannya untuk kebaikan dan kebermanfaan.

    Salam sukses penuh keberkahan.

  3. Sudah lama gak mampir kesini karena berbagai kesibukan… btw, saya seringkali kehilangan arah akibat kurangnya managing atention ini… dengan sendirinya saya juga melewatkan kecakapan dalam mengelola waktu… keduanya saling berkaitan…

    Selain habbit, ada lagi ga yang bisa membantu kita pak?

    Secara saya ini karyawan back office, terkadang juga tergoda untuk berselancar di internet untuk membantu pekerjaan kita, namun tak jarang juga keterusan… untungnya FB atau youtube di kantor itu dibatasi pada jam kerja…

  4. Sebuah tips yang sangat praktis namun sarat makna.. My favorite adalah tips nomor 1, how to manage aour attention. Sadar atau gak, memang inilah yg jadi tantangan paling besar bagi kita saat ini. Distraksi, tidak fokus, dan akhirnya jadi overwhelming, dan burn out.

    terima kasih sajian nutrisi daging ini..

  5. Terima kasih atas artikelnya. Saya akan mengingat baik2: atention, time, energy.

    Saya ingat di masa lalu multitasking dianggap sebagai tanda produktif, semakin ke sini saya mendapati multitasking itu bukannya mendorong produktivitas malah bisa merusak.

Comments are closed.