Contoh KPI – Key Performance Indicators untuk Industri Perbankan, Properti, Telekomunikasi, Farmasi, Rumah Sakit, dan Lain-lain

Indikator kinerja utama atau key performance indicators (KPI) merupakan tolok ukur yang mesti digunakan oleh setiap perusahaan untuk menilai tingkat keberhasilnya dalam meraih tujuan bisnis yang telah ditetapkan.

Setiap industri pasti telah memiliki sejumlah KPI yang lazim digunakan untuk mengukur level kinerja perusahaan yang bergerak di dalam industri tersebut.

Berikut akan ditampilkan sejumlah contoh KPI untuk beragam industri seperti KPI untuk perbankan, KPI untuk industri perhotelan, KPI perusahaan telekomunikasi dan lainnya.

Daftar rinci KPI untuk semua jenis industri sedang saya susun, dan jika sudah selesai akan dipublikasikan di www.manajemenkinerja.com. Continue reading

Ranking 10 Perusahaan Terbaik di Indonesia

Kalau kita rajin menelisik laporan keuangan atau juga annual report perusahaan besar Indonesia yang sudah go public, kita tahu, kegiatan ekonomi bisnis di negeri ini sungguh terus bergerak dengan kencang. Saya punya positive expectation and feeling : suatu saat ekonomi negeri ini akan menjadi salah satu pilar penting dalam dinamika ekonomi global, bersama China, India dan Brazil.

Dan perjalanan untuk menapak menjadi world class players itu juga amat ditentukan dari seberapa bagus kinerja bisnis perusahaan – perusahaan top di negeri ini. Dalam tulisan kali ini, kita akan memetakan peringkat 10 Perusahaan Terbaik di Indonesia (10 Best Companies di Indonesia).

Peringkat ini disusun dengan mengacu pada empat kriteria penting : aspek finansial (sejauh mana mereka mampu mencetak profit secara berkesinambungan); aspek operasional bisnis (bagaiamana mutu proses bisnis yang mereka sajikan); aspek reputasi (bagaimana dampak bisnis mereka terhadap masyarakat) dan juga aspek SDM (sejauh mana mereka cakap dalam mengelola SDM-nya).

Berikut daftar pemenang 10 Perusahaan Terbaik di Indonesia untuk tahun 2011. Continue reading

The Power of Social Media for Business

Revolution 2.0. Begitu salah satu pengamat menyebut tentang momen bersejarah di tepi sungai Nil itu. Atau sebuah pergerakan revolusioner yang di-fasilitasi oleh hadirnya social media seperti twitter dan facebook. Social media, atau acap disingkat menjadi socmed, memang telah memberikan dampak masif dalam sejumlah segi kehidupan, baik dalam aspek social, budaya, politik dan juga bisnis.

Social media kita tahu, merujuk pada sebuah situs yang berfokus pada user-generated contents and conversation. Milis sejatinya merupakan bentuk social media paling awal (apakah sekarang Anda masih rajin buka Milis?) Website berupa forum (ingat Kaskus dan sejenisnya) kemudian mengikuti. Social media kemudian menjadi ledakan setelah hadirnya media Blog, Facebook, Twitter, Youtube dan sejenisnya.

Lalu, social media strategy semacam apa yang layak diusung oleh para pelaku bisnis? Tulisan berikut mencoba meracik dan menghidangkannya dihadapan meja Anda sekalian. Continue reading

What Are Your Business/Career Goals in 2011?

Tahun 2011 baru saja berjalan. Karena itu mungkin ada baiknya jika kita mencoba menelisik goals yang hendak kita rajut di tahun ini. Membentangkan sasaran tahunan (annual goals) yang jelas dan spesifik mungkin merupakan sebuah rute yang kudu dilakoni saat kita mau menjemput destinasi yang kita angankan.

Sebab dengan itulah kita bisa meracik sejumput action plan dan merajut sederet key initiatives supaya goals itu bisa menjelma menjadi kenyataan, dan bukan terus tergantung dalam ilusi. Sebab dengan itulah kita lantas bisa mengukur, apakah kita telah move on the right track atau tergelincir ke tepi jalanan.

So, what are your career and business goals in the year of 2011?

Kalaulah kita hendak berbincang, tentang career and business goals, maka mungkin kita bisa memilahnya menjadi dua bagian besar : sasaran tahunan yang telah dipatok oleh kantor dimana Anda bekerja; dan tentu saja your own personal/professional goals. Continue reading

Blog Strategi + Manajemen Ditendang dan Dipenalti oleh Google

Hingga hari ini Google masih menjadi dewa dalam jagat internet yang kian dinamik. Jutaan orang mengandalkan search engine yang mereka miliki untuk mencari kepingan informasi dalam jagat maya yang makin membuncah.

Dengan kata lain, Google masih merupakan pintu masuk bagi ribuan orang untuk menjelajah dunia web. Itulah kenapa, jika web atau blog kita tidak pernah muncul atau lenyap dalam hasil pencarian di Google, itu bisa berarti sebuah petaka.

Dan persis itulah yang terjadi pada blog ini. Sejak empat minggu lalu, blog strategi + manajemen ini resmi ditendang, dan dipenalti oleh Google. I was shocked and speechless.

What went wrong? Continue reading

Blog Strategi + Manajemen mendapat Award sebagai Blog Bisnis Terbaik No. 1

Blog Strategi + Manajemen yang tengah Anda nikmati saat ini telah dinobatkan sebagai blog terbaik No. 1 dalam kategori business entrepreneurship pada ajang pertemuan tahunan para blogger seluruh Indonesia yang digelar di Rasuna Epicentrum (pada tanggal 30 Oktober kemarin). Hadiahnya lumayan juga : sebuah netbook merek Acer plus uang 5 juta rupiah.

Namun bukan hadiahnya yang penting. Yang lebih utama, penghargaan itu memberikan dorongan agar blog ini terus menghidangkan tulisan-tulisan yang renyah nan bermutu dalam bidang management skills, business strategy dan people development. Dan memang, upaya semacam ini yang telah dengan penuh ketekunan coba terus dibentangkan sejak blog ini hadir menyapa pemirsa sekitar tiga tahun silam.

Esensi dari kegiatan blogging sejatinya adalah menulis. Atau bagaimana merajut kata dan menyulam diksi demi hadirnya sebuah tulisan yang bernas dan relevan bagi segenap pembaca. Dalam rangka merayakan penghargaan sebagai best business blog, saya akan mencoba mendiskusikan tiga tips praktis cara memproduksi tulisan yang bagus dan layak dikenang. Continue reading

Twitter, YouTube dan Viral Marketing

Judul lagu berirama dangdut disko itu agak aneh : Keong Racun. Namun lagu aneh yang dinyanyikan dua wanita muda dari kota Bandung ini sudah seminggu terakhir mengharu biru jagat twitter global. Video klip-nya yang amatiran di YouTube sudah ditonton oleh lebih dari 1,5 juta kali (lagunya sendiri asyik; waktu mendengarnya di Youtube, saya cuman bisa senyam-senyum sendirian).

Mendadak sosok dua perempuan muda yang culun itu melambung. Hanya melalui medium twitter dan youtube, dua anak muda yang tadinya bukan siapa-siapa sekejap menjadi “special people”. Para ahli komunikasi menyebut fenomena ini sebagai “social media effect”. Orang pemasaran menyebutnya “viral marketing”.

Viral marketing mungkin dapat diartikan sebagai proses pemasaran yang menjalar dalam waktu sekejap. Dan proses ini menjadi sangat mungkin terjadi lantaran merebaknya beragam social media site, semacam Youtube, Twitter, Facebook ataupun Kaskus. Continue reading