Berapa Besar Bonus Akhir Tahun yang Akan Anda Terima? 9 Kali Gaji?

Beberapa minggu lagi tahun ini akan segera berakhir. Mestinya bonus akhir tahun untuk segenap manajer dan pekerja sudah bisa mulai dihitung. Jadi berapa kali gaji bonus yang akan Anda terima?

Bonus. Sekeping kata magis yang layak dirindukan oleh segenap insan profesional yang telah berjibaku memenuhi target yang dikibarkan. Setelah berjibaku selama 12 bulan lamanya, wajar mestinya jika berharap akan adanya angpao bonus yang lumayan mak nyus.

Bonus yang memadai juga merupakan lelakon yang akan membuat slogan “our best asset is our employee” tak sekedar jatuh menjadi fatamorgana. Continue reading →

Business Moments of the Year 2013 : 4 Momen Bisnis Paling Historis di Tahun ini

Momen bisnis historis apa saja yang telah terjadi di sepanjang tahun 2013 ini? Yang layak dikenang dan ditabalkan sebagai Business Moment of the Year 2013?

Peristiwa bisnis yang dramatis bisa mendedahkan berkeping pelajaran tentang strategi inovasi, siasat bisnis ataupun juga tentang tren masa depan. Juga tentang bagaimana kejadian bisnis itu telah ikut membentuk wajah peradaban dunia.

Maka di penghujung tahun 2013 ini, kita layak melakukan refleksi : mengenang memorable business moment apa saja yang telah terjadi di tahun ini.

Berikut daftar kejadian-kejadian bisnis historis yang layak dikenang di tahun 2013. Continue reading →

Indonesian Business Person of the Year 2013

Tahun 2013 sebentar lagi akan berakhir. Lalu siapa sosok bisnis yang telah menorehkan jejak yang mendalam di sepanjang tahun 2013 ini? Sosok bisnis yang mungkin bisa membentangkan sejumput inspirasi dan harapan akan masa depan yang gemilang?

Dunia bisnis tak pernah kekurangan figur-figur menjulang yang visioner. Dunia bisnis juga tak pernah sepi dari sosok yang selalu bisa menebarkan kejutan inovasi tak terduga.

Jadi, siapa sosok yang layak dipilih sebagai Indonesian Business Person of the Year 2013? Berikut tiga figur yang layak dinominasikan. Continue reading →

7 Basic Digital Skills yang Harus Anda Kuasai di Era Smartphone

Dalam era digital dan smartphone seperti saat ini, kecakapan digital yang bersifat basic mungkin harus dikuasai. Setidaknya jilka Anda sudah lulus pendidikan sarjana S-1, maka 7 basic digital skills ini kudu bisa dipraktekkan.

Gaptek atau gagap teknologi mungkin masih bisa dimaafkan jika disampaikan 15 tahun silam. Not now. Menjadi gaptek di era smartphone hanya akan membuat kita tampak “aneh” di hadapan kecanggihan teknologi gadget.

Jangan biarkan kita hanya menjadi korban modernisasi gadget, tanpa pernah bisa menguasai 7 basic digital skills berikut ini.

So apa saja 7 basic digital skills yang layak kita kuasai? Berikut daftarnya. Continue reading →

Kenapa Perilaku Konsumtif dan Gaya Hidup Tidak Sehat itu Mudah Menular?

Kenapa perilaku yang konsumtif itu mudah menular? Jawabannya mudah : karena secara instingtif, manusia itu sangat mudah untuk berperilaku latah.

Teman-teman saya pakai Android. Saya harus pake juga dong. Tetangga kanan kiri saya sudah pakai Avanza/Ertiga/Jazz, maka saya harus beli mobil juga dong.

Dalam behavior science, istilah latah itu acap disebut sebagai “social proof” atau “social imitation”. Dan puluhan studi empirik kian menegaskan betapa manusia itu sangat mudah untuk meniru perilaku orang lain. Sangat rentan untuk jatuh dalam perangkap social imitation.

Ilustrasi berikut mungkin bisa menggambarkan bagaimana proses penularan perilaku itu terjadi. Alkisah, ada seorang anak muda yang berasal dari latar belakang yang relatif bersahaja.

Selepas lulus kuliah, ia diterima bekerja di sebuah perusahaan besar dengan kantor pusat yang megah di bilangan Thamrin, Jakarta. Dalam beberapa minggu pertama bekerja, ia mengalami sejenis “cultural shock”. Continue reading →

Hasil Survei : Hanya 30 % Orang yang Berhasil Mengubah Nasibnya

Lumrah jika banyak orang berkeinginan mengubah nasibnya : setidaknya dari yang penghasilannya pas-pasan naik kelas ke golongan penghasilan menengah (midle income), atau syukur-syukur ke kelas menengah atas (high income class).

Namun survey yang dilakukan oleh sebuah lembaga terkemuka bernama Pew Institute, menunjukkan fakta yang layak dicermati : hanya 30 % orang yang berhasil mengubah nasibnya ke arah yang lebih sejahtera. 70 % lainnya gagal, dan tetap termehek-mehek tertahan di golongan pendapatan rendah alias hanya pas-pasan untuk hidup.

Dari 30% yang berhasil itu, sejumlah 4% sukses melompat dari kelas low income ke kelas milioner (dari bisa beli Honda Vario menjadi bisa beli BMW). Dan 26% sukses melompat ke kelas pendapatan menengah (bisa beli Toyota Avanza). Continue reading →

Mindset : Pilar Utama untuk Melukis Garis Nasib Kehidupan Anda

Tulisan minggu lalu di blog ini tentang buruh lulusan SMP yang mengubah nasib melalui keajaiban internet, di-share oleh ribuan pembaca. Mungkin karena isinya dianggap memberikan inspirasi yang amat menggugah tentang garis nasib dan kehidupan.

Dulu, tulisan saya yang berkisah tentang : Anak Supir Angkot yang Menjadi Direktur di kota New York juga mengundang banyak komentar positif dan rasa empati.

Kedua kisah itu barangkali disatukan oleh satu benang merah yang sama : tentang bagaimana pribadi-pribadi underdog melakukan perubahan garis hidup secara inspiratif. Tentang bagaimana kekuatan mindset positif dalam mendedahkan garis nasib kita di masa mendatang. Continue reading →